NovelToon NovelToon
Takdir Janda Muda

Takdir Janda Muda

Status: tamat
Genre:Romantis / Pernikahan Kilat / Tamat
Popularitas:720.6k
Nilai: 4.2
Nama Author: Tinayuni

Dara Sabrina adalah gadis yang ceria dan begitu dewasa, penampilannya yang selalu berhijab terlihat begitu anggun dan cantik. Sehingga banyak sekali yang menyukainya sejak dia sekolah menengah atas, Tak terkecuali pria bernama Reiki Tonda (REI) yang baru dikenal Dara sejak 3 bulan. Mereka memutuskan menikah karena secara tiba-tiba Reiki melamar Dara tanpa sepengetahuan Dara. Akan tetapi pernikahan mereka hanya berjalan selama 1 bulan.

Ikuti terus kisahnya, dijamin seruu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tinayuni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pernikahan Kin Dara

Hari sudah menjelang malam, rumah keluarga Sanjaya di penuhi oleh orang-orang yang berlalu lalang mempersiapkan acara untuk esok hari. Dekor pernikahan yang juga sudah terpasang di dominasi warna putih dan hijau terkesan menyegarkan mata.Semua sudah di atur sedemikian rupa untuk pernikahan anak sulungnya.

"Kin, suruh orang untuk menjemput Dara, Nak! untuk malam ini biarkan Dara tidur disini bersama Nina! "

" Iya, ma, biar Kin nanti yang jemput " sambil memainkan ponselnya.

" Jangan, kamu di rumah saja mempersiapkan diri, biar Kenzo yang mama suruh menjemput Dara " mama segera berlalu dari hadapan Kin dan mencari Kenzo untuk segera menjemput Dara.

Apa harus begini, calon pengantin tidak boleh keluar.

Kenzo menuruti permintaan mamanya untuk menjemput Dara di Hotel.

tok

tok

tok

" Kak Dara, ini aku Kenzo "nKenzo mengetuk pintu kamar Hotel Dara. Dara yang mendengar teriakan Kenzo segera keluar.

" Iya Kenzo "

" Ayo kak, mama menyuruhku menjemput kak Dara "

" Iya, sebentar aku ambil koper dulu "

Kenzo sudah bersama Dara menuju ke kediaman Sanjaya. Ini untuk kedua kalinya Dara memasuki rumah itu. Ketegangan masih memenuhi dirinya, dia masih teringat saat pertama kemari, mama Kin masih belum terlalu menerimanya.

Dara di sambut oleh Kin, dia menyuruh Dara masuk dan duduk di sofa. Mama Renita menghampiri mereka. Dara pun berdiri kembali dan memberi salam kepada Mama Renita. Wajah mama Renita masih seperti biasanya saat menatap Dara.

" Kin, bawa Dara ke kamar Nina, biar dia istirahat di sana " setelah berkata demikian, mama Renita segera meninggalkan mereka bertiga di ruang tamu.Dara masih menatap mama Renita yang masih tidak bisa menerima keberadaan Dara di sana.

" Ayo, aku akan mengantarmu ke kamar Nina"

Dara mengikuti Kin menuju ke kamar Nina.

"Apa kau sudah makan? " tanya Kin yang sudah berhenti di depan kamar Nina.

" Sudah Kin" Dara mencoba tersenyum.Kin mengelus kepala Dara,

"Jangan berbohong, sekarang masuklah, aku akan mengambil makanan untukmu! "

" Aku sudah makan tadi Kin"

" Ya sudah, masuklah ke kamar, Nina ada di dalam! "Dara masuk ke dalam kamar dengan membawa kopernya. Saat itu Nina yang baru saja mandi, melihat Dara memasuki kamarnya, dan ia segera menghampiri calon kakaknya itu.

" Kak Dara " Nina memeluk Dara dengan erat.

" Aku senang kakak sudah datang, ayo duduklah! "

Dara duduk di tempat tidur Nina. Nina masih menggosok rambutnya yang masih basah dengan sebuah handuk kecil.

Malam semakin larut, suasana yang sebelumnya begitu ramai, kini terlihat sepi. Semua sudah tertidur dengan begitu lelapnya, rasa lelah seperti sudah hilang kalau sudah bertemu dengan kasur yang begitu empuk.

***

Keesokan paginya, Dara sudah begitu cantik dengan mengenakan gaun pengantin berwarna putih dan make up yang tidak terlalu mencolok, meninggalkan kesan yang begitu anggun di wajah Dara. Nina yang sedari tadi di samping Dara juga tidak lepas memandang keanggunan Dara.

" Kak Dara sangat cantik sekali, aku jadi ingin segera menikah " sambil menatap cermin dan meletakkan kedua tangannya di pipinya sendiri.

" Suatu saat kau juga akan memakai seperti ini Nina, kalau sudah waktunya " Dara menatap dirinya sendiri di cermin.

Ini kedua kalinya bagiku berpakaian seperti ini.

" Dara, apa kau sudah siap? " mama memasuki kamar Nina memastikan kalau Dara sudah siap.

" Dara sudah siap tante " mama Renita memandang Dara yang terlihat cantik. Secara tidak sadar, mama memegang pipi calon menantunya itu.

" Aku sudah menyerahkan anak sulungku kepadamu, jangan kecewakan aku Dara! " mama Renita menatap tajam Dara dengan penuh arti. Dara hanya mengangguk tanpa berkata apapun.

Di bawah, semua orang sudah bersiap menyaksikan ijab qobul yang akan dilakukan Kin dan Dara. Banyak tamu yang sudah datang menghadiri pesta pernikahan Kin dan Dara, salah satunya adalah Fandi, relasi Kin yang juga teman Dara. Masih menjadi tanda tanya bagi Fandi, seingat dia, Dara sudah menikah dengan Rei. Saat pernikahan Dara bersama Rei, Fandi juga datang menghadiri pesta mereka. Tapi dia hanya menyimpan banyak pertanyaan itu sendiri.

Dara turun bersama mama Renita dan Nina yang membantu memegang gaun Dara. Semua mata tertuju kepada Dara, terutama Kin, dia menelan ludahnya melihat kecantikan calon istrinya itu. Sejak dulu, baru sekarang Kin melihat Dara berdandan secantik saat ini. Kenzo menahan tawa melihat reaksi Kin menatap Dara. Wajahnya itu terlalu berlebihan saat melihat calon istrinya.

Dara duduk di samping Kin yang masih menatapnya. Dara pun mendekatkan wajahnya ke telinga Kin dan membisikkan sesuatu.

" Jangan menatap ku seperti itu Kin! " Kin segera tersadar dari lamunannya.

Ijab qobul akan segera di mulai, semua mata tertuju kepada Kin dan penghulu yang berperan utama saat ini. Para rekan dan kerabat sudah mengabadikan momen berkesan itu dengan ponsel dan kamera mereka masing-masing. Ijab Qobul berjalan lancar, Kin dan Dara sudah sah menjadi suami istri. Mereka mencium dan memeluk orang tua Kin bergantian meminta doa restu.

Acara di lanjutkan dengan resepsi dan jamuan makan serta sesi pemotretan.

Para tamu undangan mengucapkan selamat atas pernikahan Dara dan Kin. Doa terbaik mereka berikan kepada pengantin.

" Kak Kin, selamat, semoga kalian hidup bahagia sampai kakek nenek " ucapan dari Kenzo di akhiri dengan sebuah pelukan.

" Kak Kin kak Dara, selamat ya " Nina tak kalah hebohnya memberi doa untuk pengantin. Jerry juga datang dan memberi doanya kepada mereka.

" Kin, Dara, selamat untuk pernikahan kalian ".ucapan dari Fandi.

Hari sudah menjelang sore, para tamu undangan satu persatu sudah meninggalkan kediaman Sanjaya. Seorang pria yang baru saja datang menghampiri Kin dan Dara.

" Selamat untuk kalian dan maaf sepertinya aku terlambat " Rei menatap Kin, dan berpindah ke Dara " Bunda tidak bisa datang Dara, maafkan bunda " Dara mengiyakan.

Rei melangkah mendekati Kenzo " Hai Bro,, apa kita masih berteman? " Kenzo memukul pundak Rei " tentu saja bro "mereka tertawa dan mengobrol bersama.

Jerry yang berada di dekat Nina melihat Nina sedang menatap Rei.

" Hei, wanita, kau kenapa melongo begitu? "

" Pria itu siapa? " tanya Nina menunjuk Rei. Jerry berbisik di telinga Nina.

" Dia mantan suami Dara " Nina begitu terkejut dan tidak percaya.

" Benarkah? " Nina masih belum percaya

" Memang kenapa, apa ada yang salah? "

" Dia gagah sekali " Nina terkesima melihat Rei yang berbadan besar dan tingi juga tampan.

" Bukankah aku juga gagah seperti dia, lihatlah, lihatlah! " Jerry menunjukkan otot lengannya yang terlihat.

" iya kak Jerry, tapi masih gagahan kak Rei " jawab Nina sambil tertawa.

Fandi yang melihat Rei menjadi memiliki kesimpulan kalau Dara bercerai dari Rei.

Saat itu mereka seperti bahagia. ah sudahlah, itu urusan orang lain, kenapa aku jadi penasaran.

1
Mumy Zurai
Luar biasa
Mumy Zurai
Lumayan
Nisarii Yanti
menarik
Alya Yuni
Si Dara trllu bodoh
Alya Yuni
Hade Dara jdi prmpuan jngn lembek
mkanya knl dulu in br 3 bln dah mau di ajak nikah
Alya Yuni
Katanya dah crai ngapain ikut si lgi
Dara jadi prmpuan jngn di manfaatkn aja
Lia Kiftia Usman
'mempunyai circkle pertemanan yg baik' suatu keberkahan .
Umar
dara belagu banget jijay liat cewek kek gtu
Fitri Gilang
baru nyimak
Kheysha Oktavia
mama nya nina yg benar namanya siapa thor leni atau fenata😁
Devita Fazasa
aq suka tohr
Azka Bayu
abisin ini dulu
ㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤ _ 𝐙⃝🦜 🌼
aku udah baca tapi karena agak lupa baca ulang lagi ahh sambil rehat 🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
Susi Ana
jempol hadir, mampir ya
rara violeta
aku dengan setia menunggu thor...
Melia Sari Nasa
aku masih setia menunggu kelanjutan nya Thor
Sri Wahyuni
aku masih menunggu kelanjutannya kaka
Onih Sumarni
aku msih baca thor,masih di jdikan favorit,biar tau ada up lg.
semangat buat author ditnggu kelnjutannya
꧁🌳~T|MB€®🌳꧂: makasih😊
total 1 replies
Daffodil Koltim
pake pintu ke mna sja😀😀😀
Daffodil Koltim
qlo org model rei kyakx ga cocok dpt ksempatan kedua,,,,🙁🙁🙁😯
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!