Dunia seakan runtuh ketika aku menghadiri pernikahan adik kembar ku yang ternyata juga merupakan pernikahan dengan seseorang yang aku benci.
Kisah si kembar identik yang memiliki impian untuk menikah dalam waktu bersamaan. Namun ketika tahu ternyata salah satu dari suami mereka adalah laki laki yang di benci membuat runtuh dunia seketika.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lady_Viola, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPS 19 Di Malaysia
EPS 19 🌴🌴🌴 Di Malaysia 🌴🌴🌴
"Sore ini juga kita langsung ke proyek." Mr Joseph dengan suara beratnya jelas sekali sudah tak sabar.
"Kau pastikan cecunguk itu jangan sampai bisa menghirup udara bebas setelah mencemari nama baik ku." Mr Joseph dengan suara beratnya memberi instruksi pada Mr Mike.
"Baik." Mr Mike pun langsung menelpon seseorang dan memastikan semua rencana mereka berjalan mulus. Sejak awal sebelum berangkat ke Malaysia, Mr Mike sudah menemukan titik terang atas dugaan penyelundupan bahan produksi yang di gunakan di proyek pembangunan hotel tersebut. Dengan bantuan Steveline, koordinasi pun dilakukan dari Jakarta. Sudah ada dua orang tersangka yang di amankan di sebuah gudang tempat yang sudah di sepakati untuk dilakukan pertemuan.
"Nelson, pastikan dua orang itu melihat indahnya langit sore untuk yang terakhir." Mr Mike menelpon anak buahnya yang sudah menunggu sambil memberikan kode dengan mengedipkan sebelah mata kepada Mr Joseph.
Sesampainya di gudang.
"Rupanya ada cecunguk kecil yang berani berkhianat padaku, hah?" Mr Joseph membuka percakapan. Ia dibuat cukup terkejut dengan sosok yang dilihatnya yaitu Devan. Devan diikat di sebuah kursi kayu. Devan adalah teman lama Mr Joseph dulu sejak kuliah. Devan adalah salah satu teman yang cukup bisa diandalkan.
"Apa perlu aku bertanya siapa yang menyuruhmu?"
"Ti-tidak ada yang menyuruhku ba-bajingan!"
Devan dulu adalah sosok kutu buku dan tidak pernah terlibat perkelahian laki laki. Mr Joseph yakin sekali tak mungkin dia adalah dalang untuk melakukan penyelundupan ini.
"Rupanya si kutu buku tua ini mau bermain main sedikit denganku."
"Aku lebih baik mati dari pada harus berbicara jujur padamu!"
"Ah, sudah cukup lihai kau rupanya. Tunggu biar ku baca dulu detail riwayat terakhirmu. Hmm, sekitar tiga tahun aku memberimu pekerjaan, untuk kau dapat menghidupi keluargamu. Apa kau yakin akan merelakan ibumu tercinta untuk sebuah umpan?"
"Cih!" Devan meludah sebagai bentuk tanda penghinaan terhadap kedua sahabatnya dulu.
"Oh ayolah Devan, kami rasa tak ada gunanya lagi kau bekerja dengan kami untuk sebuah misi sialan itu. Pergilah kau pengkhianat!" Mr Mike yang sudah tak sabaran mengeluarkan pistol dan mengarahkan tepat ke arah kepala Devan. Sontak Devan bergidik ngeri dan badannya langsung gemetar.
"Tenanglah Devan, aku tak sekeji binatang. Kau masih sahabat kami dari dulu hingga sekarang." Walaupun otaknya tak lagi mampu mengontrol ketakutan pada dua sahabatnya itu, namun nampaknya Devan masih enggan untuk berbicara. Joseph dan Mike yakin sekali ada yang memanfaatkan temannya si kutu buku ini agar berkhianat.
"Baiklah aku tak ingin membuang waktuku sia sia dengan bertanya siapa yang menyuruhmu, aku yakin kau akan setia pada majikanmu saat ini dan ku hargai itu." Kata Joseph.
"Boleh aku mengajakmu minum, hanya satu gelas saja, mungkin dapat mencairkan suasana tegang kita. Lagipula sudah lama kita tak menikmati sore yang tenang. Untuk itu mari kita bersulang." Mr Mike memberikan dua gelas pada Mr Joseph dan Devan. Rupanya Devan yang entah memang haus atau masih saja lugu seperti dulu, langsung meneguk minuman beralkohol ringan itu. Setelah meminum minumannya, Devan merasa agak pusing. Mr Mike memanfaatkan kesempatan dengan mulai bertanya.
"Kawan, kau ingat siapa dulu cinta pertama mu?"
"Ma-Matilda! Aku mencintainya! Tapi dia mencapakanku, dia hanya mencintai Joseph temanmu yang arogan." Satu pancingan berhasil.
"Lalu apakah saat ini kau masih memiliki hubungan dengan wanitamu itu?"
"Ya tentu saja, beberapa waktu lalu aku bertemu nya di sebuah hotel, kami menghabiskan malam bersama. Lalu .. lalu Matilda mengancam akan pergi lagi dari kehidupanku dan tak akan pernah mau menemuiku lagi jika aku tak mau menuruti permintaan dia."
"Apa kau mau kami membantu mu untuk bersama Matilda?"
"Tentu aku mau."
"Kalau begitu cepat katakan, apa yang diinginkan dari wanitamu itu?"
"Matilda menyuruhku menyelundupkan barang. Dengan menggantikan bahan produksi pokok pembangunan hotel akan berantakan. Sebagai kepala penanggung jawab atas proyek ini tentu dapat ku lakukan dengan mudahnya."
"Lalu?"
"Apa kau tahu? Matilda bilang dia mencintaiku, akhirnya setelah bertahun tahun lama nya, aku menantikan. Setelah aku berhasil membantunya menghancurkan Joseph, Matilda berjanji akan menikah dengan ku. Bahan malam ini kami akan menghabiskan waktu lagi bersama."
Tak lama setelah membongkar kelakuannya sendiri, Devan pun tertidur. Maklum pria kutu buku itu dari dulu tak pernah bisa minum sedikitpun yang mengandung alcohol.
di eps 8 bilng matilda adik diadora yg di cintai ma mr. Josept
dan udh mati di bunuh diadora
terus di eps 20 ini kok di bilng matilda itu jahat dan merupakan kakak dari Miranda ibu denzel
ada 2 matilda ya
mungkin blm pd mampir ni k lapk authorny
ttep semangat thor🤩🤩😇
.tapi kok sayang yang ngelike cuma dikit...
semangat ya othoor....