NovelToon NovelToon
Istri Yang Tak Diinginkan

Istri Yang Tak Diinginkan

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Nikahmuda / Duda / Supernatural / Tamat
Popularitas:3.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: meidina

true story....


Noviant Juan adalah seorang pria yang tertutup, dia seakan punya dunia sendiri tapi semua berubah karena kedatangan seorang gadis di hidupnya.

Meyda Shakira harus mu hidup bersama orang yang tak mengharapkan kehadirannya.

Naira putri Noviant adalah cahaya cinta keduanya.

akankah mereka bahagia?
atau Vian akan kembali pada cinta lamanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meidina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

berubah baik.. meski

Akira harus menginap di rumah sakit setidaknya tiga hari sesuai perintah dokter.

setiap hari Vian akan menjaga Akira jika malam dan pagi Mak Nur yang menjaganya, meski Vian berubah tapi Akira masih merasa ada dinding di antara mereka berdua.

seperti malam kedua ini, Vian bahkan terlihat begitu dingin dan tak bicara dan fokus pada ponselnya.

Akira tahu diri jika dia tak bisa terus mengandalkan Vian yang mungkin lelah bekerja.

Akira turun dari ranjang nya, dengan sedikit kesulitan, apalagi infus juga membuatnya makin repot.

Vian bahkan tak memperhatikan istrinya yang berjalan ke kamar mandi sendiri, Vian sedang binggung karena pabrik miliknya bersama Bima sedang bermasalah.

ya pabrik mereka ternyata mengalami kerugian karena seseorang menyabotase hasil krupuk, tapi beruntung Vian dan Bima sudah menemukan siapa pelakunya.

Vian mengalihkan pandangannya dan tak menemukan Akira di ranjangnya, Vian pun panik.

"dek," panggil Vian panik.

Vian keluar dan tak melihat Akira, tapi dia melihat pintu kamar mandi tertutup.

Vian pun menunggu di depan pintu kamar mandi dengan khawatir, Akira pun keluar dan kaget melihat Vian sudah berdiri di depannya.

"mas," panggil Akira.

"kenapa kamu sudah jalan sendiri ke kamar mandi, kenapa tak memanggilku," kata Vian datar.

"maaf, habis tadi mas kelihatannya begitu sibuk dan juga seperti ada masalah," jawab Akira mengalihkan pandangannya.

Vian pun membantu Akira kembali ke ranjang, kemudian Vian duduk di ranjang Akira.

"seandainya aku jatuh miskin, apa kamu akan meninggalkan ku?" tanya Vian.

"tidak, berarti kita harus mulai usaha dari awal lagi dan mas gak boleh putus asa," jawab Akira.

"tapi kita akan tak memiliki apapun," tambah Vian.

"mas lupa, aku sudah terbiasa hidup sederhana, aku juga orang tidak mampu loh mas," jawab Akira tersenyum.

"gadis bodoh, aku hanya bertanya, dan kamu malah membahas yang lalu, lagi pula hanya pabrik krupuk yang di kelola Bima, dan kami sudah membereskan masalahnya," jawab Vian.

"owh.. mas aku boleh minta sesuatu?" tanya Akira.

"apa dek," jawab Vian.

"bisakah aku pulang besok,aku sudah tak betah di sini, lagi pula aku sudah baikkan, aku mohon..." mohon Akira dengan sedih.

"tapi dokter bilang kamu masih sehari lagi disini," kata Vian.

"aku sudah merindukan Aira, kasihan mbak Anis harus menjaganya terus, boleh ya," kata Akira lagi.

"baiklah nanti saat dokter visit biar mas tanyakan, sekarang kamu istirahat dulu ya," kata Vian.

Akira hanya menurut, Vian pun keluar untuk membeli kopi dan juga cemilan, juga ingin bertanya pada dokter yang menangani Akira.

Vian sampai di ruangan dokter yang menangani Akira, dokter pun menjelaskan tentang kondisi Akira.

Vian hanya mengangguk dan kan berusaha menjaga istrinya itu, meski Vian tak akan sanggup mengatakan kejujuran nya pada Akira.

"aku kangen Aira, gadis kecil itu sedang apa ya," gumam Akira melihat langit-langit kamarnya.

"pasti dia sedang merengek dan membuat Anis pusing, lagi pula besok om Hamka akan mengadakan lamaran," kata Vian yang masuk ke kamar inap itu.

"aku penasaran seperti apa calon istri om Hamka, lagi pula om Hamka kan pria yang baik," jawab Akira.

"y dia pria bik, tak seperti aku kan," kata Vian yang duduk di kursi samping Akira.

"bukan seperti itu, om Hamka kan emm... itu," kata Akira binggung melihat Vian yang melotot ke arahnya.

"ahh gak tau ah," tambah Akira yang langsung berbaring membelakangi Vian.

di rumah Anis sedang terjadi peperangan besar, bagaimana tidak Aira yang menangis dan Fandi yang terus-menerus merepotkan.

"dek, ini mana sih baju mas kok gak ada, besok kan mau di pakai," tanya Fandi yang mengacak lemari.

"sebentar mas, ini Aira lagi rewel, itu carinya jangan di acak-acak kenapa sih," kata Anis masih mencoba membuat Aira diam karena dari tadi terus menangis.

"sudah ya Aira, besok ibu kecil bawa ke rumah sakit ketemu bunda ya, sekarang Aira tidur yuk," ajak Anis.

"janfan menjanjikan yang tidak mungkin dek," saut Fandi.

Anis menatap Fandi tajam, pasalnya dia tak membantu sama sekali, dan Aira makin menangis.

melihat tatapan Anis, Fandi langsung mengendong Aira keluar karena istrinya sudah mengeluarkan peringatan tingkat tiga untuknya.

"Aira putri om yang cantik diam ya, kita video call ayah sama bunda yuk," ajak Fandi membujuk Aira.

"iya om," jawab Aira masih sesenggukan.

Fandi langsung menghubungi nomor ponsel Vian, tak lama terlihat Vian yang mengunakan kacamata baca.

"ada apa Fandi?" tanya Vian.

"ini bang, Aira kangen bundanya, dari tadi nangis, terus Anis badmood juga," kata Fandi.

"kamu yang menyebalkan mas," saut Anis dari dalam rumah.

sedang Vian sudah tau jika Fandi yang membuat Anis marah, sedang Fandi hanya tersenyum bodoh.

"Aira putri ayah kenapa belum tidur?" tanya Vian.

"Aila kangen bunda...." tangis Aira kembali pecah.

mendengar tangisan Aira, Akira langsung bangun dan menyodorkan tangannya dengan tatapan sedih.

Vian pun memberikan ponselnya pada Akira, "Aira putri cantik bunda," panggil Akira.

"bunda Aila kangen bunda, Aila sedih gak bisa tidur baleng bunda," adu Aira dengan wajah yang memerah.

"iya bunda juga kangen Aira, besok bunda minta pulang sama dokter ya, jadi Aira harus nurut sama ibu kecil dan om," kata Akira.

"tapi Aila mau bunda," rengek Aira..

"iya sayang, besok bunda pulang, sekarang Aira tidur ya sudah malam, itu kasihan om Fandi, kan besok harus kerja nak," bujuk Akira.

"iya bunda, tapi bunda janji nanti tidul baleng Aila ya," kata Aira menunjukkan jari kelingkingnya.

"iya bunda janji, kalau bunda pulang, bunda akan tidur bareng Aira," jawab Akira menunjukkan jari kelingkingnya.

"selamat malam bunda," kata Aira sambil memberikan ciuman jarak jauh untuk Akira.

panggilan pun berakhir, Vian hanya bisa menghembuskan nafasnya, karena Aira lebih dekat dengan Akira daripada dengannya.

"sekarang bunda juga tidur, besok kita sudah bisa pulang kok," kata Vian pada Akira.

"baiklah mas, selamat malam," kata Akira yang kembali tidur.

sedang Vian memilih untuk membaca buku yang tadi di bawanya dari rumah.

sedang di rumah Fandi, Aira juga sudah tenang, bahkan kini Fandi menidurkan Aira di kamarnya.

sedang Anis sedang memilih beberapa jenis roti yang akan di buatnya dan di gunakan untuk lamaran besok.

"istirahat dek, kamu sibuk terus loh dari kemarin," kata Fandi menepuk bahu Anis.

"tunggu mas, ini masih kurang dua lagi, lagi pula ini tuh penting," jawab Anis.

" sayang kita bisa membeli kue jadi untuk besok, kenapa kamu harus sesibuk ini, ingat pesan dokter tentang kondisi mu," kata Fandi

"tidak mas, itu akan berbeda, lagi pula ini untuk om Hamka yang begitu berjasa di hidupku," jawab Anis.

"di hidup kita dek, aku juga sangat berterima kasih padanya, ya sudah kalau begitu aku bantu ya," kata Fandi.

"jangan mas, kamu nanti lelah," jawab Anis.

"kalau begitu kita istirahat besok biar Ela yang membantu mu," kata Fandi yang langsung menggendong Anis ke kamar mereka.

mereka bertiga pun tidur bersama, Anis begitu senang saat Bu Ageng meminta Anis menjaga Aira.

"selamat tidur putri ibu kecil," kata Anis mencium kening Aira.

1
RS
dasar Rizal sampai GK sadar aku ngakak🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
RS
lemet singkong,kl di daerahku Jawa barat namanya karimus,,,kl Mendut telo di kampungku Bugis tapi dr tepung ketan,,ahhh jadi rindu kampung
RS
Luar biasa
Rhmad Flash
aku suka tor ceritanya lanjut.kata katanya bgs d mengerti bacany
Aris Bos
lumayan
Fausta Vova
Haloo kakak ceritanya bagus dan seru. Apalagi tentang mistis Indonesianya. Berkarya terus yah. Novel yang kakak buat banyak banget. Penasaran bagaimana bisa mendapat ide sebanyak itu? 🤔🤩

Kalau berkenan boleh mampir dan support karyaku yang berjudul Sungguh Mencintainya 🙏😉☺️
Ida Darwati
tapi lani pake pelet,,itu buktinya pas aira bawa daun kelor bapanya vian langsung sadar,,pegang kepala sakit
Rasya muhammad
cerita nya bikin pusing. sebenarnya bagus tapi terlalu di paksakan jadi boring baca nya
Ganuwa Gunawan
aku suka gaya nya Vian..
tegas mirip Romo Jalal
Meidina: awas nanti kucewa setelah baca lebih banyak loh 🤣🤣
total 1 replies
Een Uchroniyah
.. d 0 .0g1
Ririn Saftaliana
mari tertawa berjamaah, mengabaikan kemanusiaan sesaat...🤣🤣🤣🤣
Sri Rahayu
agak risih bacanya Thor,
Sri Rahayu
Jgn bnyak kali "pun" nya thor
Ria Sari
terkasang males baca novel....npa ga ada audio ny shi
Riri Andini
kog cedera kepala?? bukannya alfin ketusuk pisau yaa??
Riri Andini
nah..ini nih yg skrg terjadi sama anak tetangga kami.dari bayi selama 2 minghu tdk ada asuoan apapun kedlm tubuhnya,tpi dia baik2 saja.saat tidur sering dibawa jalan2 sama perewangannya.si ihu jdi stress mikirin baby nya.kadang pasti waktu magrib, dia mengetuk pintu rumah.minta tolong untuk melihat anaknya dirumah.
pernah suatu waktu anaknya nangis g mau diam.lsg dibawanya kerumah.alhamduliah begitu kami gendong si baby lsg tenang.
aku sarankan untuk mencari ustadz yg berpengalaman.krna anak ini ada yg jagain.jdi klo ada yg niat g baik dg mengirimi sesuatu, penjaganya marah. itu yg buat si anak rewel..
alhamdulillah..skrg si anak sdh balita.
Meidina: anak istimewa kak, karena tak semua bayi yang punya perewangan bisa tumbuh dengan baik.
total 1 replies
Riri Andini
ini hanya orang yg berilmu dan punya keberanian serta konsentrasi yg tinggi serta sdh meninggalkan keduniawian yg bisa begini.
semangat Thor..🤩🤩
cerita ini sesikit banyak mengingatkan tentang kampung halaman.
pohon rambutan kembar di depan pintu. dijaga macan loreng putih. begitu diceritakan banyak yg tak oercaya dan beranggapan hanya bualan.
giliran surup (menjelang magrib datang) ada balita yg membagikan jajanan beng-beng ke maung di dwpan beberapa ibu2 tetangga.
padahal mrka tak melitah apapun didepan balita itu.
begitu ditanya,si balita bilang..jajannya buat miong yg duduk baik.
nah loh.. kicep lsg para emak2 yg denger.auto bubar masuk rumah masing2..😁😁
Riri Andini
nah looo...baru ngeliat teguh natap alira dah ngerasa empet n nyesek.
apakabar akira selama ini vian..??
Riri Andini
wes yak bedek,mesti sari kelor iki.
hempaskan susukk..😆😆😆
Riri Andini
pernah ada kejadian serupa di kampungku jga.
g ada yg nyangka klo jenasah blm mau pulang tanpa maaf dri orang tsb.

jagalahblisan dan perbuatan. krna kadang tanpa kita sadari kita menyakiti orang lain tanpq sengaja dan meninggalkan luka yg mendalam.
Meidina: di tempat ku sering kak 😯😯
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!