NovelToon NovelToon
Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:323.6k
Nilai: 5
Nama Author: Sri Hasnayani

Aisyah adalah seorang gadis yang pernah kecewa, pernah terluka, bertemu dengan seseorang pria tampan bernama Azzam kaya raya yang begitu mencintainya .

melalu proses ta'aruf mereka akhirnya menikah . Azzam selalu meletakkan kebahagiaan Aisyah di atas kebahagiaannya . cobaan silih berganti menerpa biduk rumah tangga mereka .

Mampukan mereka bertahan ?

Yuk kita ikuti alur ceritanya. !

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sri Hasnayani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 20 Persiapan Pengajian

Okey, kamu istirahat ya , jangan lupa wudhu dan baca doa , mohon perlindungan sama Allah " kata Azzam .

" Iya mas , makasih , mas juga ya "

"iya , Good night , Assalamualaikum "

Waalaikumsalam "jawab Aisyah lalu menutup telpon .

Aisyah merebahkan tubuhnya di tempat tidur , begitu dengan Azzam . Keduanya terbuai dengan perasaan mereka masing -masing hingga terlelap melewati malam .

***

Matahari menampakkan sinar cerahnya . Tepat pukul 10 .00 sebuah mobil sedan putih stop didepan rumah keluarga Pak Sulaiman , tampak seorang laki -laki keluar dengan tas ransel dipundaknya. Laki -laki itu adalah Ahmad yang baru pulang dari luar kota . Setelah Ahmad kekuar monil itu kembali melaju di jalan raya .

"Assalamualaikum " kata Ahmad yang sedang berdiri di depan pintu .

"Waalaikumsalam " jawab Bu Yani .

Ahmad lalu mencium tangan ibunya

"Masuk , kamu pasti capek , ibu buatin minum ya "

Ahmad mengangguk

"Teh hangat aja bu , Ahmad mau ke kamar "

"Iya , nanti ibu antar kekamar "kata Bu Yani lalu pergi kedapur

Saat melintas di depan kamar Aisyah , Ahmad mencoba mengetuk pintu , namun tidak ada jawaban , karena penasaran , dia mencoba membuka pintu yang tidak terkunci itu . Tidak ada siapa -siapa didalam . Kemudian dia menutup kembali pintu kamar Aisyah dan menuju kamarnya.

Di kamarnya Ahmad meletakkan ranselnya , lalu mengganti pakaian. Setelah selesai dia duduj di pinggir tempat tidur mengambil ponselnya berniat ingin menelpon Aisyah , tapi keburu ibunya masuk ,

"Tehnya ,Bang "

"Iya Bu ,"

Ahmad lanhsung menghirup teh hangat yang dibuatkan Bu Yani untuknya .

"Ais, kemana bu , tadi Abang liat kekamarnya kosong ?"

"Aisyah pergi ke masjid Al- Iklas "

"Ngapain kesana ?"

"Ada pengajian besok "

"Ohh gitu , tapi ,Aisyah kesananya nakk apa ?"

"Naik taksi online , ibu gak ijinkan dia naik motor sendiri "

"Baguslah bu , nanti Ahmad aja yang jemput dia pulang "

"kamu telpon aja dia . Ya udah ibu keluar dulu ya , kamu istirahat aja dulu "

"Iya bu , makasih "

Ahmad pun melepon Aisyah .

Saat itu Aisyah sedang sibuk membantu panitia mempersiapkan acara pengajian besok .Tidak ketinggalan sahabatbya Putri yang juga ikut andil dalan acara tersebut .

"Aisyah , ponselmu bunyi !" Tegur Putri yang mendengar ponsel Aisyah berdering dari dalam tas .

Aisyah lalu mengambil ponsel, tampak panggilan dari abangnya Ahmad

"Assalamualikum " kata Aisyah

" Waalaikumsalam , sibukkah ?"

"Gak juga kenapa ? Sudah dirumah kah ?"

"Iya , baru nyampe . Nanti pulangnya Abang jemput ya ?"

"Iya , nanti kalo mau pulang , Ais telpon Abang ".

"Oke, jangan terlalu capek ya , kamu baru sembuh , lho ."

"Iya "

"Assalamualaikum "

"Waalaikumsalam "Jawab Aisyah mengakhiri sambungan telpon

Aisyah sangat bersyukur punya seorang Abang seperti Ahmad , yang begitu menyayanginya . Aisyah kembali melanjutkan kerjaannya menata bunga di sudut masjid ,

Acara pengajian itu merupakan kegiatan rutin yang yang dilakukan tiap tiga bulan sekali. Walaupun letak masjid itu lumayan jauh dari rumahnya Aisyah selalu ikut andil dalam setiap acara yanh dilaksanakan di masjid itu .karena waktu masih kecil Aisyah adalah salah satu murid terbaik almarhum Kiayi Abdullah ayah Ustadz Ali .

Kepiawannya dan kemerduan suaranya dalam melantunkan ayat -ayat suci Al Quran yang membuatnya selalu mendapat tugas sebagai pembaca ayat suci Al-Quran dalam setiap acara di masjid itu . Sedangkan sahabatnya Putri yang rumahnya tidak jauh dari masjid itu selalu mendapat tugas sebagai pembawa acara .

"Istirahat dulu , minum dan makan kuenya "tegus Ustazah Halimah Istri Ustadz Ali .

"Iya , Ummy " jawab Putri .

Mereka duduk melingkar dengan masing -masing kelompok , 1 kelompok laki -laki dan 1 kelompok perempuan .sambil menikmati minumam dan kue yang disuguhkan Ustadzah Halimah yang mereka panggil Ummy .

Dikelompok perempuan tampak ustazah Halimah bergabung bersama mereka .

" Ustadz Ali kemana , Ummy , dari tadi gak keliatan " tanya Putri

"Keluar tadi mau ketemu sama donatur acara kita ini " Jawab Ustadzah Halimah

"Ais, kalo kamu nikah , akad nya di masjid ini aja , inikan masjid yang bersejarah buat kita " ucap Putri dengan santainya . Membuat semuanya menatap Aisyah penuh tanda tanya .

Aisyah yang sedang minum menjadi terdedak mendengan ocehan Putri .

"Pelan -Pelan minumnya "tegur Ustadzah Halimah sambjl mengusap pundak Aisyah .

"Heemmm, kak Aisyah mau nikah ya ? " tanya Mila yang bergabung bersama mereka

Aisyah mencubit lengan Putri , membuat Putri sedikit kesakitan mengusap lengannya .

"Benar begitu Aisyah ?" Tanya Ustadzah Halimah membuat muka Aisyah memerah .

"Masih proses ta'aruf , Ummy , " Jawab Putri lagi dan kembali mendapat cubitan di lengannya oleh Aisyah .

"Aduuuh , sakit " keluh Putri

"Alhamdulillah. Ummy senang mendengarnya , semoga lancar ya sampai proses ijab jabul " kata Ustadzah Halimah .

"Terima kasih, Ummy " balas Aisyah

Tugas panitia perempuan sudah selesai tinggal mereka yang laki mengatur sound sistem saja . Saat waktu sholat dzuhur mereka melaksanakan sholat dzuhur berjamaah , setelah itu mereka menikmati hidangan makan siang yang sudah disiapkan oleh panitia yang perempuan .

Jam di dinding sudah menunjukkan pukul 3 sore , Aisyah yang mau pulang menelpon Abangnya Ahmad , namun berkali -kalidia coba tidak ada jawaban ,

"Gimana , Ais...? Tanya Putri

"Gak dijawab , mungkin lagi tidur "

"Gimana kalo aku antar kamu pulang ?"

"Gak Usah, Nanti aku pesan taksi online aja , "

"Ya udah deh "

Aisyah lalu berpamitan dengan semuanya , dan pulang dengan taksi online .

Saat sampai di rumah Aisyah melihat ibunya sedang duduk di teras

"Assalamualaikum " Sapa Aisyah

"Waalaikumsalam , tadi Abangmu mau jemput katanya "

"Iya , tapi berkali -kali Aisyah telpon gak diangkat ."

"Ohhh..mungkim lagi tidur , kecapeen kali Ais ."

"Iya bu , Ais ngeti koq , Aisyah ke kamar dulu "

Aisyah masuk kedalam rumah , dia melewati pintu kamarnya terus ke kamar Abangnya , di lihatnya Ahmad sedang tertidur pulas , masih menggunakan sarung dan baju koko , rupanya sesudah sholat dzuhur tadi Ahmad langsung tidur .

Aisyah balik menuju kamarnya , untuk mandi , sambil menunggu waktu sholat Asar Aisyah mengulang -ngulang bacaan Ayat yang akan dia baca besok .

Tidak lama kemudian terdengar suara Azzan berkumandang , Aisyah oun bersiap -siap untuk melaksanakan sholat Asar .

Setelah sholat Asar , Aisyah mau keluar , membatu ibunya memasak atau beres -beres , namun ponselnya berdering , dia tersenyum saat tau Azzam yang menelponya .

"Assalamualaikum " Sapa Azzam

"Waalaikumsalam "

"Lagi apa , dek ? "

Aisyah terdiam saat mendengar Azzam menyebutnya dek .

"Koq , diam ?"

"Gak papa , Mas sendiri lagi apa ?"

"Pertanyaan saya belum kamu jawab "

"Lagi mau bantuin ibu beres -beres rumah "

"Oh gitu , Hmmm , kamu tau gak saya ada dimana sekarang ?"

"Gak tau .."

"Saya barusan habis sholat asar di masjid tempat kita ketemu kemaren , kamu udah sholat ? jawab Azzam .

" Alhamdulillah sudah . Oh , ya...kenapa sholat disana ?"

"Tadi habis meeting sama kolega , di sekitar sini , Aisyah , saya senang bisa ngobrol sama kamu " kata Azzam agak malu -malu .

"Saya juga " jawab Aisyah spontan yang juga merasakan hal yang sama .

"Oya " Hati Azzam berbunga -bunga mendengar jawaban Aisyah

"Eeemm..Maksud saya ...." Aisyah.malu sendiri saat sadar dengan ucapannya

"Apa ? Apa maksudnya mau ke Jepang lagi " kata Azzam sambil tertawa kecil . Terbayang dibenaknya wajah Aisyah , pipinya tampak merona saat sedang salah tingkah ,seperrti yang dilihatnya kemaren membuatnya gemes .

Aisyah senyum -senyum sendiri mendengar Azzam mulai menggodanya .

"Okey dek , kalo gitu kamu bantuin ibu beres -beres . Saya juga mau balik ke kantor "

"Iya , mas "

"Satu lagi , dek , sehat terus ya untuk saya " kata Azzam lembut

"iya , kamu juga hati -hati "balas Aisyah

"Iya , assalamualaikum "

"Walaikumsalam " jawab Aisyah

Baru saja Aisyah membuka pintu mau keluar , muncul Ahmad mengagetkannya

"Astagfirullah , Abang , ngagetin aja "

"Maaf ya Abang ketiduran ."

"Gak papa , Ais , tau Abang pasti kecapean , trus sekarang mau kemana ?" tanya Aisyah melihat Ahmad sudah rapi memakai celana jeans dan jaket , berbeda dengan yang lihatnya tadi.

"Tadi pas terbangun , Abang liat handpone ada beberapa miss call kamu , ya , udah cuci muka lalu siap -siap mau jemput , ketemu ibu di depan , bilang ibu kamu udah pulang , " tutur Ahmad

" Ohh gitu " Jawab Aisyah .

"

1
Sum Arni
thor ko tega buat q sedih....mudah" han msih hidup cinta sejati nyx ...jgn pisah kan mereka author
Vivi Bidadari
Sebaiknya ga usah pake kata SAYA .. kan mereka sdh bersahabat sejak SMA kesannya jadi kaku gitu ada jarak
Citra Wati
apakah ini kisah nyata atau gmn ko sedih banhet sampai aku terisak sesak rasany dada ini..
Henii Muthmainah
cepet bngt tamat nya. trsentuh bngt baca nya dr awal smpai akhir.🥺
Henii Muthmainah
brhrap ada mujizat dari Allah.sedih bngt deh😭
Henii Muthmainah
mnyentuh bngt deh k hati😍
Henii Muthmainah
mas Azzam bisa aja ngmongnya "biar strong"🥰
Henii Muthmainah
Alhamdulillah....Aisyah udh ingat lg sama Azzam.....sllu smngt deh bcanya.😍
Farrel Hikaru
ka ngak buat noveltoon lagi , ini ceritanya ringan dan mudah di mengerti mungkin karna aku suka baca novel dri dulu
Oktavia
di cerita ini hp selalu klo ga ketinggalan kelupaan ya…. hari gini hp adalah hal yg sangat penting…. apalagi bagi pengusaha, hp selalu ada di sampingnya. ke culai di rumah pas sdh ama klrg. ga jelas nih cerita
Oktavia
krn keras kepala dan egois nya aisyah sendiri sih… sdh tau anak itu yg di nanti2 kan sok ga mau ngerepotin orng, pdhal kondisi kita beda dgn orng lain. ada yg mudah sok dipersulit. jd ga suka krn endingnya ga happy
Oktavia
kurang seru endingnya….. harusnya aisyah punya baby dulu kek pertama kd azam kan merasakan punya anak… setelah itu baru deh jika endingnya pd anak kedua azam meninggal. ini ga. nikah paling pertama… tapi pas anak lahir suami meninggal. miris bgt tau penulis
Oktavia
kaku aisyahnya…. kurang greget sama suami… manjanya dpt, harusnya utk pelayanan suami yg urusan lain juga paham lah
Oktavia
hambar ya hubungannya… aisyah terlalu kaku
Oktavia
vgampang bgt masuk keruangan bos…. utk persh besar susah loh
Oktavia
mibilnya kurang waw…..
Evi Ambon
sabar Azzam
Evi Ambon
heran aja cerita bagus dqn simpel gini g bertele2 ,kurang peminatnya
padahal bagus
Evi Ambon
bagus lo ini ceritanya
Evi Ambon
suka ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!