NovelToon NovelToon
Istri Rampasan Mafia Dingin

Istri Rampasan Mafia Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Action / Pengantin Pengganti
Popularitas:20.2k
Nilai: 5
Nama Author: Miss_Dew

Di hari yang seharusnya menjadi hari bahagianya Sonya Munic terpaksa harus membatalkan pernikahannya dengan Sagara Sardi tepat saat akan mengucapkan janji pernikahan. Batara Moretti datang merampas pengantin atas alasan utang keluarga. Padahal keluarga Munic telah mengatur pernikahan Batara dengan Talitha Munic, adik tiri Sonya. Di bawah ancaman nyawa ketua mafia paling berbahaya, Sagara terpaksa menyerahkan calon istrinya.
Tak mudah bagi Sonya, gadis yang terkenal lemah lembut hidup di lingkungan mafia dan sikap dingin Batara yang hanya menganggapnya sebagai istri pelunas hutang. Selain menagih hak suami istri Batara selalu diam dan acuh, saat Sonia mulai berdamai dengan keadaan, satu persatu kebenaran mulai terkuak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss_Dew, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sagara Sardi

​Di sudut lain Kota Laviata, gema kehancuran akibat keserakahan klan Moretti tidak hanya menyisakan luka di kediaman Munic. Di sebuah rumah bergaya kolonial yang asri namun kini terasa redup, Lilyya Embergis tampak begitu frustrasi menghadapi kelakuan anak lelaki semata wayangnya pasca-kegagalan pernikahan yang tragis sebulan lalu.

​Sagara Sardi, pria yang seharusnya menyandang status sebagai suami sah Sonya dan mengecap indahnya bulan madu, kini tak lebih dari seonggok daging tanpa jiwa. Kamarnya berantakan, dipenuhi botol-botol minuman keras yang kosong berserakan di lantai. Di bawah temaram lampu meja, Sagara duduk meringkuk dengan mata cekung kehitaman. Setiap hari dia hanya mabuk-mabukan, berbicara sendiri dengan suara serak sambil menatap layar ponselnya yang menampilkan foto selfie Sonya yang sedang tersenyum manis.

​Hati dan pikirannya telah hilang, tepat saat matanya melihat Sonya dibawa paksa secara brutal oleh Batara Moretti di depan altar yang hancur.

​"Gara... mau sampai kapan kamu seperti ini, Nak?" ratih Lilyya, air matanya menetes melihat tubuh putranya yang kian kurus. Dia melangkah mendekat, mencoba merebut botol wiski dari tangan Sagara. "Wanita di dunia ini bukan Sonya saja! Apa kamu mau menunggu Mamah masuk ke dalam peti mati baru kamu mau sadar?!"

​Sagara mendongak, tatapan matanya kosong, namun ada kepedihan yang teramat sangat di dalamnya. "Mamah tidak mengerti..." bisiknya dengan suara serak, parau penuh pilu. "Sonya itu belahan hati Gara, Mah. Dia separuh jiwa Gara! Dia wanita yang sangat Gara cintai sejak dulu. Tapi pria iblis itu... pria itu merebut calon pengantin Gara tepat di depan mata Gara sendiri!"

​"Sadar, Nak! Sadar!" Lilyya mengguncang bahu Sagara dengan histeris. "Dia bukan jodohmu! Sonya sudah menjadi wanita milik pria lain sekarang! Dia tidak akan pernah kembali kepadamu, Gara... selain menjadi mayat jika kamu nekat mencarinya! Sudah sebulan lebih kamu mengurung diri seperti ini. Kalau kamu terus begini, Mamah lebih baik mati saja!"

​Sagara seolah menulikan telinganya dari rintihan sang ibu. Jemarinya yang gemetar mengusap permukaan layar ponsel, menyentuh wajah Sonya di dalam foto. "Sonya... Sonya cantikku. Kakak akan membawamu kembali," gumamnya lirih dengan senyuman delusif yang mengerikan. "Kakak sudah membeli rumah pengantin yang baru di pinggir kota, persis seperti impian yang sering kamu ceritakan dulu. Kamu yang sabar menunggu Kakak datang menjemputmu ya, Sayang... Kakak janji."

​Lilyya tidak tahan lagi. Dia berbalik dan berlari keluar dari kamar terkutuk itu, langsung ambruk menangis di dalam pelukan suaminya, Robert Sardi, yang sejak tadi berdiri diam di lorong rumah.

​"Pah... anak kita, Pah... Sagara bisa gila kalau terus begini," tangis Lilyya pecah, membasahi dada kemeja suaminya.

​Robert Sardi hanya bisa menghela napas berat, mendekap istrinya dengan erat. Wajah paruh bayanya tampak tegang dan dipenuhi garis-garis keriput yang sarat akan beban masa lalu. Robert tak bisa berbuat banyak. Meskipun di masa mudanya dia adalah mantan anggota senior klan mafia yang disegani, namun dia sudah mengambil masa pensiun total demi kedamaian. Dia tidak ingin terlibat lagi dalam adu darah dan lingkaran setan dunia hitam. Robert hanya ingin menghabiskan sisa hidupnya dengan tenang bersama keluarga kecilnya yang sederhana.

​"Apa Papah tidak bisa melakukan sesuatu?" tanya Lilyya, mendongak menatap suaminya dengan pandangan memohon. "Gunakan koneksi lama Papah, tolong..."

​Robert menggelengkan kepalanya dengan perlahan, tatapannya beralih menatap pintu kamar Sagara yang tertutup. "Melawan Batara Moretti saat ini adalah hal yang paling bodoh, Lilyya. Pemuda itu kini memegang takhta tertinggi, dia yang paling berkuasa di seluruh distrik hitam. Meskipun Papah nekat kembali ke dunia mafia itu, seluruh kekuatan lama Papah tidak akan sebanding dengan satu jentikan jari pasukan The Inferno."

​"Tapi bagaimana dengan Sagara, Pah? Dia anak kita satu-satunya!"

​"Dia tidak apa-apa... dia hanya sedang patah hati," ucap Robert mencoba menenangkan, meski hatinya sendiri berdenyut sakit melihat kondisi putranya.

​Namun, kalimat santai suaminya justru membuat Lilyya semakin kesal dan frustrasi. Dia melepaskan pelukannya dengan paksa. "Patah hati kamu bilang?! Dia hampir mati karena merusak dirinya sendiri setiap malam, Robert! Kalau kamu memang pengecut yang takut mati, biar aku sendiri yang mencari cara!"

​Melihat istrinya berjalan pergi dengan amarah yang meluap, Robert Sardi berdiri mematung di tengah kegelapan lorong. Dia menunduk, menatap kedua telapak tangannya yang dulu pernah berlumuran darah musuh. Perlahan, jemarinya mengepal begitu kuat hingga urat-urat tangannya menonjol tegang.

​Haruskah aku kembali ke dunia hitam yang penuh kutukan itu demi anakku? batin Robert, kilatan mata mafianya yang telah lama padam kini perlahan-lahan mulai memercikkan api yang berbahaya.

​Sementara itu, di belahan distrik lain yang jauh dari kedamaian, atmosfer di Pelabuhan Utara Kota Qislan terasa sangat dingin dan mencekam. Jarum jam menunjukkan pukul dua dini hari. Kabut tebal turun menyelimuti deretan ratusan kontainer besi berukuran raksasa yang tersusun seperti labirin raksasa.

​Batara Moretti berdiri tegak di area dermaga yang sepi, berlindung di balik bayangan sebuah crane tua. Pria itu tengah menunggu penyelesaian sebuah transaksi penyelundupan besar malam ini. Sebuah cerutu premium menyala di sela jarinya, mengepulkan asap abu-abu yang pekat ke udara, berbaur dengan aroma asin air laut.

​Di dekatnya, Jevan baru saja menutup pintu salah satu kontainer besi yang terbuka.

​"Barang yang bagus. Kamu sudah cek seluruh isi kontainer yang lain?" tanya Batara. Suaranya rendah, datar, namun menggelegar di tengah kesunyian pelabuhan.

​Jevan melangkah mendekat, membungkuk pelan dengan sikap hormat yang mutlak. "Sudah, Tuan Besar. Saya pribadi sudah memeriksa kelima kontainer cadangan di sektor B. Semua jumlah dan kualitasnya sesuai dengan pesanan."

​"Bagus," ucap Batara pendek, mengisap cerutunya dalam-dalam. "Mineral tambang mentah ini adalah barang bagus. Kali ini, Inferno akan mendapatkan suntikan kas rahasia yang sangat besar dari pasar gelap Huria."

​"Benar, Tuan," sahut Jevan dengan seulas senyum tipis. "Barang mentah dengan kemurnian setinggi ini sangat laku keras di luar negeri. Pihak pembeli dari Husia sudah menyiapkan dana cair di rekening penampung kita."

​Batara mengetukkan abu cerutunya ke lantai dermaga. "Lalu bagaimana dengan dokumen manifes kapal penyelamatnya? Di mana kaptennya?"

​Wajah Jevan mendadak berubah agak serius. "Itu dia, Tuan Besar. Saya sejak tadi sedang mencoba menghubungi pihak penanggung jawab pelabuhan dan kapten kapal pengangkut, tetapi seluruh ponsel mereka tiba-tiba tidak aktif. Sinyal radio di area ini juga mendadak mengalami gangguan jamming yang cukup parah."

​Mendengar laporan itu, mata hitam Batara yang setajam elang seketika berkilat berbahaya. Naluri dan insting mafianya yang telah terlatih melalui ratusan pertempuran hidup dan mati langsung menangkap adanya kejanggalan yang tidak beres.

​Batara membuang sisa cerutu mahalnya ke atas lantai beton, lalu menginjaknya dengan ujung sepatu kulitnya hingga padam total. Suasana pelabuhan mendadak terasa terlalu hening. Angin laut yang berembus tidak lagi membawa aroma garam yang biasa.

​Hidung Batara yang sangat peka mencium sesuatu yang asing di udara yang dibawa angin dari arah timur.

​"Ini..." Batara menjedakan kalimatnya, rahangnya mengencang sempurna. "Bau mesiu yang baru dibakar."

​Belum sempat Jevan mencerna kalimat atasannya, keheningan malam itu pecah berantakan oleh suara rentetan senjata api yang memekakkan telinga.

​Dor! Dor! Dor! Dor!

1
❤️⃟Wᵃfαиιєℓα
terserah kamu lah jevan , kapan semua kebohongan dokter dan semua yang terkait pendonoran darah Sonya terbongkar.
❤️⃟Wᵃfαиιєℓα
semoga nantinya Sonya yang diculik musuh Batara biar kapok .
Kamu ga dosa Sonya yang ada suami mu gatau diri 😏
❤️⃟Wᵃfαиιєℓα
gila sudah Batara mending lepasin aja Sonya , ada ya suami istri nya ada loh malah pilih jalang😏
❤️⃟WᵃfRahma『⃟𝐉 💋👻ᴸᴷ♬⃝❤️
apa bisa menghapus rasa kecewa setelah tahu di depan mata kita sendiri bahwa suami sendiri dengan perempuan lain mempunyai hubungan yang sungguh menyakitkan 😭😭
❤️⃟WᵃfRahma『⃟𝐉 💋👻ᴸᴷ♬⃝❤️
hahaha ternyata kamu bisa bilang gitu juga Jenna 😁😁
❤️⃟WᵃfRahma『⃟𝐉 💋👻ᴸᴷ♬⃝❤️
rasanya cepat cepat pingin ku ungkapkan kebenaran ini, biar Batara tak gampang goyah ini, apalagi perangkap si ular betina sangat licik sekali rencananya
❤️⃟WᵃfRahma『⃟𝐉 💋👻ᴸᴷ♬⃝❤️
Ayo bangkit lah Sonya, jangan sampai terpuruk terlalu dalam. buktikan kepada mereka, kamu pasti bisa bahagia tanpa mereka. lawan rasa sakit yang kamu rasakan semoga setelah ini kamu bisa bebas dari kandang singa
❤️⃟WᵃfRahma『⃟𝐉 💋👻ᴸᴷ♬⃝❤️
sungguh biadab ini si Batara, apa dia tak mikir gimana kalau Sonya tahu. udah lah Sonya lebih baik kamu melupakan rasa yang kamu pendam. hapus sedikit demi sedikit pasti kamu bisa.
❤️⃟WᵃfRahma『⃟𝐉 💋👻ᴸᴷ♬⃝❤️
eh kenapa panggil Talitha ini, tak rela aku, Sonya oh Sonya dimana kamu tadi larinya
❤️⃟WᵃfRahma『⃟𝐉 💋👻ᴸᴷ♬⃝❤️
hais masak mau masuk perangkap busuk ini si Batara
❤️⃟WᵃfRahma『⃟𝐉 💋👻ᴸᴷ♬⃝❤️
tapi kenyataannya memang sakit beneran kan Sonya, itu artinya hatimu sudah mulai ada rasa yang sesungguhnya dengan Batara
❤️⃟WᵃfRahma『⃟𝐉 💋👻ᴸᴷ♬⃝❤️
Ya wajar dong kan Sonya istrinya, mau tidur sampai kapanpun ya halal aja
❤️⃟WᵃfRahma『⃟𝐉 💋👻ᴸᴷ♬⃝❤️
Tapi sayangnya Sonya pasti tak bakal mau lagi dengan dirimu Sagara
😈ˢ⍣⃟ₛ 𝕯𝐄𝐌𝐈𝐓
cuman pelayanan ya kok gitu, gak ada haknya. Lagian kenapa gak di usir aja ya
😈ˢ⍣⃟ₛ 𝕯𝐄𝐌𝐈𝐓
haha gak enak ya ketika harapan mengkhianati
❤️⃟𝐖ᵃ𝐟☘𝓡𝓳♉Um𝐀⃝🥀🤎𝐁⃟⃝ᰲ⃞
Kamu bisa tunduk juga Batara sama Sonya, kalo nurut kan baik jadinya, jangan sampai kamu terjebak dengan rencana licik nya Talita, Batara dia itu berhati iblis yang sangat licik
❤️⃟WᵃfTɑ˪ˡʈʜΑ𝐇⃟⃝ᵧꕥ●⑅⃝ᷟ
ya bener aja sih kalo si jevan yg ngurus masalah ini orang si Batara lagi dalam lingkaran masalahnya
😈ˢ⍣⃟ₛ 𝕯𝐄𝐌𝐈𝐓
son kamu yakin tahan liat beginian?😭 kalau aku udah lari bantu sabunin🥴😭
❤️⃟WᵃfTɑ˪ˡʈʜΑ𝐇⃟⃝ᵧꕥ●⑅⃝ᷟ
mafia kok oon padahal udah beristri tapi masih bisa diperdaya sama wanita ular kyk gini 😑
❤️⃟𝐖ᵃ𝐟☘𝓡𝓳♉Um𝐀⃝🥀🤎𝐁⃟⃝ᰲ⃞
Seorang istri yg sudah merasakan ada nya benih-benih cinta pasti akan merasa gelisah apabila suami nya kenapa-kenapa dan pasti tidak akan bisa tidur nyenyak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!