18+ 18+ 18+
bijaklah dalam membaca dan BEBAS PROMOSI !!
Berawal dari ide gila Kakek Suryo yang ingin menikahkan kedua cucunya yang bernama Nayura (cucu kandungnya) dan Gema (cucu angkatnya), sehingga Suryo membuat sebuah rencana jebakan untuk mereka yang tidak saling kenal sebelumnya.
Hal itu dia lakukan karena keluarganya tidak pernah diberikan kesempatan untuk kenal ataupun bertemu dengan Nayura yang berprofesi sebagai model akibat kesalahpahaman puluhan tahun lalu. Ditambah lagi, sifat Nayura dan Gema sama-sama keras kepala jadi tidak mungkin mereka mau menikah kecuali dengan sebuah siasat yang mampu memaksa mereka.
Gema sudah memiliki seorang kekasih, kekasih yang tak pernah mendapat restu dari keluarganya. Dia juga sangat membenci profesi model dan merasa jijik dengan seorang model karena sebuah pengalaman buruk.
Sedangkan Nayura, dia juga sudah memiliki kekasih yang sangat ia cintai. kekasihnya itu merupakan cinta pertamanya.
Gema, lelaki tampan dan kaya disukai banyak wanita, Nayura model cantik dan sexy dikagumi banyak lelaki.
Setelah rencana penjebakan Kakek Suryo berhasil menikahkan kedua cucunya, akankah mereka mampu mempertahankan rumah tangganya atau justru saling melepaskan?
Ini adalah karya pertama, mohon dukungannya untuk like dan kasih masukan melalui komentar ya reader 🖤
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nonawidia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rencana Pernikahan
Naya meratapi nasibnya, mengapa dia harus mengalami hal semacam ini dan tak ada yang mau percaya padanya. Sudah dua jam lebih dia meringkuk dikamarnya bersandarkan dinding. Lututnya sebagai tumpuan kepala, air matanya kian deras mengalir.
Sisil, Naya tidak habis pikir dengan kakak perempuannya itu. Bagaimana bisa kakak perempuannya itu mengatakan bahwa Gema adalah cinta pertamanya. Memangnya sejak kapan dia mengenal Gema.
Naya sangat takut jika foto-foto itu tersebar, bukan hanya kariernya dan nama baiknya yang akan hancur, melainkan nama keluarga besarnya dan keluarga Bramantya yang akan hancur. Dan semua orang pasti menganggap bahwa Naya yang menjebak Gema supaya dia mendapatkan ketenaran dengan Skandal tersebut.
☘️☘️☘️
Didalam kamar orang tua Naya dan Sisil, Mami Rani masih tampak shock melihat semua itu. Mami Rani menyandarkan kepalanya di ranjang.
Sedangkan Papi Bayu hanya diam dengan tatapan kosong,
"Pih..." Panggil Mami Rani lirih.
"Hmmm..."
"Aku gak nyangka Naya melakukan semua itu pih, dan terlebih sama Gema."
"Mau bagaimana lagi Mih.. semua sudah terjadi.. Papi mau meminta pertanggung jawaban dari Gema. Papi tidak mau nama keluarga Dirgantara dan Bramantya hancur."
"Lalu bagaimana dengan Sisil pih? Sisil sangat mencintai Gema, Sisil semalam juga cerita sama Mami katanya dia bertemu dengan Gema di pesta. Dan dia sangat senang sekali."
"Mih.. tidak ada pilihan lain. Apa mami tega menghancurkan nama baik anak kandung mami sendiri?"
"Apa maksud papi? Meskipun Sisil bukan anak kandung kita, tapi Mami menyayangi Sisil seperti menyayangi Naya." Mami sudah mulai tersulut emosi.
"Maksud Papi bukan seperti itu mami... namun, saat ini nama baik keluarga kita. Nama baik Naya lebih penting daripada perasaan Sisil pada Gema."
"Tapi pih.. kasian Sisil mami tidak tega, Sisil tidak mau dekat dengan lelaki karena dia menginginkan Gema."
"Papi tahu itu Mih.. tapi, kalau memang Gema memiliki perasaan yang sama dengan Sisil, pastinya Gema tidak akan tidur dengan Naya. Lagipula Papi yakin Gema tidak tahu siapa Naya sebenarnya."
"Yasudah terserah Papi baiknya seperti apa, Mami tidak bisa berpikir jernih. Mami serahkan semua sama Papi karena Mami yakin papi dapat mengambil keputusan yang terbaik untuk semuanya."
Tak lama, dering telfon Papi Bayu berbunyi,
📞 *Hallo..
📞 Hallo.. Mas Bayu?
📞 Iya?
📞 Mas ini aku Intan mas.. mas Bayu apa kabar? Mas aku ingin ketemu sekarang denganmu dan Rani.
📞 Dari mana kamu mendapat nomorku Ntan?
📞 Itu adalah hal mudah dan tidak penting mas. Yang penting sekarang adalah anak-anak kita! Temui aku di Cafe Mawar Jl Biru. Aku tunggu sekarang! Ajak Rani!
📞 Baiklah aku akan segera kesana bersama Rani.
📞 Oke mas! aku tunggu*.
Biru menutup telfonnya,
"Siapa pih?" Tanya Mami Rani.
"Intan, dia mengajak kita bertemu sekarang. Mau membicarakan anak-anak kita Mih."
" Baiklah kita segera bersiap dan berangkat pih. Lebih cepat lebih bagus untuk membicarakan masalah ini."
"Yuk."
Papi Bayu dan Mami Rani bersiap-siap untuk pergi ke Cafe Mawar bertemu adik Papi Bayu yang bernama Intan dan tak lain adalah Ibu dari Gema, Lelaki yang di dalam foto tidur bersama Naya.
Setelah menempuh perjalanan selama 15 menit, karena memang lokasinya tidak begitu jauh, kini mereka sudah sampai Cafe Mawar. Intan tampak duduk menunggu kakaknya dan dia juga telah memesankan minuman favorit Bayu dan Rani.
"Intan...." Sapa Rani dengan sangat lirih, kerinduan yang sangat mendalam pada sahabatnya tersebut. Intan yang memutar kepalanya tertuju pada orang yang memanggilnya.
Tanpa menjawab, Intan langsung memeluk Rani dengan sangat erat. Tak ada kata lain yang terucap hanya air mata kerinduan yang terus mengalir. 21 tahun bukanlah waktu yang singkat untuk mereka.
"Sampai kapan kalian akan berpelukan." Suara bariton Bayu menghancurkan suasana haru tersebut.
"Mas... aku merindukanmu mas..." Intan melepas pelukannya Rani dan beralih ke Bayu. Air matanya terus mengalir tanpa henti.
"Mas... rumah seperti kuburan tanpa kalian.. 21 tahun penuh dengan drama." Tambah Intan.
"Mas juga merindukanmu Intan.. sudah ayo duduk. Kita membicarakan hal yang lebih penting dulu saat ini. Nanti baru sesi curhat-curhatan kalian." Ucap Bayu. Karena dulu ketika tinggal serumah, Rani selalu digeret Intan buat tidur dikamarnya untuk sesi curhat semalaman suntuk hingga pagi.
"Iya.. silahkan duduk Mas.. Ran.. Aku udah pesankan minuman untuk kalian."
"Kau ternyata masih mengingat minuman kesukaanku dan mas Bayu Tan, terima kasih ya." Ucap Rani.
"Tentu saja Ran.. aku tidak akan melupakan hal sekecil apapun dari kalian."
"Oh ya Ran, apa yang ingin kau bicarakan?"
Tanya Bayu.
"Mas..." Intan menyodorkan foto-foto Gema dan Naya. Foto yang sama yang dikirim seseorang ke kediaman Dirgantara.
"Aku sudah tahu itu Ntan.. tadi ada seseorang yang mengirimnya kerumah." Kata Bayu sambil memejamkan matanya karena kenyataan memalukan tersebut.
"Maafkan aku mas.. Ran.. aku tidak bisa menjaga putraku dengan baik sehingga...."
"Sudahlah Ntan semua sudah terjadi. Akupun demikian merasa gagal menjadi seorang ibu." Sahut Rani.
"Tapi aku berani jamin bahwa Ayura adalah orang yang pertama untuk Gema mas. Maafkan aku kecolongan mas. Maaf..." Intan mengeluarkan air matanya.
"Tak perlu meminta maaf. Mereka berdua harus mempertanggung jawabkan perbuatan mereka." Ucap Bayu.
"Mak.. maksud mas?" Tanya Intan.
"Aku mau anakmu bertanggung jawab kepada Naya dengan menikahi Naya. Karena aku juga berani menjamin, Gema adalah lelaki pertama yang berani menyentuhnya meskipun Naya sudah memiliki kekasih tapi mereka tidak pernah melakukan hal aneh-aneh apapun." Pinta Bayu.
"Aku setuju mas!" Jawab intan dengan cepat dan mata berbinar-binar.
"Yes! Rencanaku berhasil!" Ingin sekali jingkrak jingkrak!" Batin Intan.
"Bagaimana menurutmu Ran?" Tanya Bayu.
"A.. aku? sebenarnya bukan hal mudah untukku mas.. ntan.. karena anakku harus menikah dengan cara seperti ini. Namun, ini adalah yang terbaik meskipun ada hati yang akan tersakiti." Jelas Rani.
"Tersakiti?" Tanya Intan.
"Iya ntan, Sebenarnya Naya sudah memiliki kekasih bernama Ardi, namun beberapa minggu ini kekasihnya tiba-tiba menghilang tanpa kejelasan. Dan Sisil sangat mencintai Gema, Sisil dari dulu tidak pernah mau dekat dengan lelaki manapun bahkan diusianya yang hampir 28 tahun, gara-gara dia melihat foto masa kecilnya dengan Gema. Dan dia ingin kelak dewasa menikah dengan Gema. Ternyata itu bukan omongan bocah semata Ntan."
"Aduh Sisil. Iya gadis itu. Aku harus atur jadwal untuk segera menemuinya." Gumam Intan dalam hati.
"Tapi, kita tak punya pilihan lain. Demi nama baik anak-anak kita, dan keluarga. Kita harus melakukan ini. Sebenarnya, Gema juga sudah memiliki kekasih, tapi aku menentangnya karena suatu hal dan Karena aku udah janji padamu Ran, jika anakmu perempuan, maka akan ku nikahkan dengan Gema." Jawab Intan.
"Karena sesuatu apa?" Tanya Bayu penasaran.
"Karena kekasihnya Gema adalah anak dari Riana! Orang ketiga dalam rumah tanggaku."
"Apa?" Ucap Bayu dan Rani bersamaan.
"Sudahlah tidak perlu dibahas. Gema memacarinya juga karena rasa bersalah bukan karena cinta. Jadi semua sudah setuju, jadi bagaimana? kapan pernikahannya?"
"Lusa! Hari ini Kita akan bicarakan semuanya pada anak-anak kita." Kata Bayu.
"Gema sudah setuju untuk nikah mas. Tinggal Naya."
"Oke baiklah serahkan padaku." Jawab Rani.
Setelah kesepakatan rencana pernikahan Gema dan Naya diadakan Lusa. Mereka akhirnya sampai pada sesi curhat. Curhat emak-emak rempong yang membuat Bayu mengantuk.
tp kasian jg k naya kek cinta dia d permainkan kakeknya
gabisa sedewasa naya
mana sukanya diem klo marah
mending ceplas ceplos kek naya
dikira tuhan bisa tau isi hatimu
sumpah yg ga aku suka sm cowo kek gema tu gitu
emang dia bucin care meratukan pasangan tp klo udah jealous tiba² diem pen nampol komuknya sumpah
Masa iya gabisa cinta ke rachel si kn udah bobol gawangnya
sisil itu bener² gatau malu ya
masih aja disitu abis merong² gajelas
muka tembok😌
btw mama intan adalah mertua idaman semua umat
posisi rachel abis d perkaos dan trauma berat
mana ortunya di jerman
pasti lah naya dilema
dilain sisi dia juga berat gabisa ikut gema
ya pasti lah naya berat di rachel dg kondisi dia yg kek gitu
jd ga kebanyakan mendem👍🏿
pas udah berpawang bawaannya pen maen mulu dah
nyambungnya ke situ mulu🤣🤣🤣
btw suka bgt sm naya
ni dewasa dan bijak
maksudnya dia tu ga gampang tantrum
paling banter tiba² netes air mata doang
ga yg uring²an gajelas klo lg ada masalah
mending cerai aja dah
balik ma ardi nayanya
naya kemakan omongannya sendiri kekekkekekke
keluarga trllu goblok