NovelToon NovelToon
Valesha, Penyesalan Terdalam

Valesha, Penyesalan Terdalam

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:46.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ita Am

Pernikahan, menikah dengan orang yang paling aku cintai, seharusnya menjadi hal yang sangat aku impikan..
"Maukah kau menikah denganku? Valesha?"
Aku melihat harapan yang indah untuk masa depan kami..
Dia memberiku segenggam kebahagiaan dan cinta, meski setelah itu, aku menyadari, cinta yang dia bawa untukku, hanyalah tabu..
"Aku tak pernah mencintaimu.."
Rupanya menikah dengan dia, bukan hal mudah seperti yang aku pikirkan..
Bahkan aku menyesal memutuskan untuk menikah dengannya..
"Jika kau tidak mencintai aku, lalu mengapa kau menikahi aku?"
"Karena dendam ini harus aku balaskan!!"
Dan aku harus menelan kenyataan pahit, kalau suamiku, akan menjadi iblis yang menghancurkan hidupku secara perlahan..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ita Am, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#Membungkam Mulut Valesha

Mendengar perkataan dari istrinya barusan, Axelo lekas berbalik dan menatap wajah istrinya yang sudah lebam kesana kemari, namun ternyata masih saja mencemaskan dirinya. Ya, sejujurnya dia sangat bahagia karena itu.

Melihat tatapan aneh dari kedua mata Axelo yang tertuju padanya membuat dia mundur dengan ngeri, ya, melihat suaminya bertingkah seperti pria Casanova itu memang sangatlah menjijikan baginya.

Namun sang suami agaknya juga tak mau kalah. Dia tak ingin melepas wanita itu begitu saja, dia yang melihat sang istri mulai menjauh pun dengan sigap menangkap pinggang istrinya, dan kemudian mendaratkan tatapan mautnya pada sang istri, hingga membuat wanita itu mulai dia buat salah tingkah.

"Axelo, jangan macam-macam kamu, lepaskan aku, aku bukan bermaksud.."

Cup!

Hanya kecupan dari bibirnya yang bisa dia gunakan untuk membungkam istrinya itu. Entahlah dia tidak punya cara lain lagi untuk membuat wanita itu diam di hadapannya, sejujurnya Valesha jauh lebih sulit dia taklukkan di banding Sheilin.

Dia sangat lembut melakukannya, apalagi tanpa perlawanan dari Valesha, karena sekarang wanita itu hanya bisa tertegun, sembari menikmati lidah Axelo yang semakin jauh menelisik dalam mulutnya.

Semakin lama permainan Axelo semakin terasa nikmat, Valesha bahkan dibuat nikmat, memejamkan matanya, dan kemudian membalas kecupan hangat dari Axelo. Kini keduanya pun nampak asik saling berbalas ciuman mesra.

Tak hanya asik bermain di lidah, Axelo agaknya tak akan pernah puas jika hanya sampai disitu saja. Dengan perlahan dia mulai berbuat nakal, menelisik kaus mungil nan tipis yang dikenakan oleh istrinya, lalu kemudian memainkan pinggang mulus milik Valesha itu.

Dia hanya bisa menikmati alur yang diberikan sang suami padanya, hingga saat kedua tangan suaminya mulai bergerak nakal pada dua benda bulatnya, dia akhirnya tersadar.

Hap!

Dengan cepat dia tangkap tangan suaminya itu, lalu dia singkirkan tangan Axelo dari tempat itu, bersamaan dengan ciuman yang juga dia lepaskan dari suaminya.

Ia mundur, mundur dan kemudian meringkuk di atas kasur Axelo dengan wajah kesal pun juga sedih. Tak bisa terkatakan dengan jelas bagaimana perasaannya pada saat itu, dia benar-benar hancur.

Axelo yang bingung hanya bisa menatap istrinya dengan tatapan merengek, seolah ingin sekali mendapat kepuasan dari Valesha, hanya saja, wanita itu tak mau memberikannya.

Dia mulai mengunci tubuh istrinya dengan kedua tangannya yang kekar, lalu mendekatkan wajahnya pada wajah Valesha.

"Mundur kamu!" Tolak Valesha dengan cepat, hanya saja, dia sendiri tak bisa lepas dari jeratan tangan Axelo.

Pria yang menguncinya itu tak kunjung bergeming, hingga pada suatu momen, dimana Valesha mulai dengan berani menatap wajah Axelo dengan penuh keberanian, pada akhirnya, pria itu mulai melunak.

"Aku hanya minta hak atas diriku." Ucap Axelo dengan rasa kecewanya.

"Lalu apa tanggapan kamu mengenai hak atas diriku? Bukankah kau tak pernah memberikannya padaku?" Tanya Valesha berbalik pada suaminya, "Axelo, kau mengencani Sheilin, dan kau menikahi aku, tidak bisakah kau lihat hal itu amat menyakitkan? Lalu dendam itu, aku tidak pernah terlibat dengan masa lalu kamu, jika kau minta tebusan dari keluarga kami, bukankah ayahku sudah lumpuh, dan sekarang seharusnya kau sudah puas dengan hal itu." Ucap Valesha, rupanya dia wanita yang sangat berani mengungkapkan pendapatnya.

"Tidak! Hak aku atau hak kamu, tidak ada hubungannya dengan dendam itu."

"Jika memang benar seperti itu, kenapa kau slalu menyiksaku? Kenapa kamu membuat rasa cintaku padamu menjadi mati? Kalau begitu, bukanlah sudah jelas kau juga menyertakan dendam masa lalu dalam pernikahan kita?" Dia semakin pandai dalam menjawab, "bukankah sejak awal kau juga menikahi aku karena dendam? Ingat Axelo, aku mungkin putri dari Wishnu Fotham, pria yang kau bilang telah menghancurkan rumah tangga kedua orang tuamu, dan sekaligus juga orang yang membunuh ayah kamu, tapi aku yakin ayah kamu juga sama-sama bersalah atas kejadian ini," ucap Valesha tepat di depan wajah suaminya.

Mendengar pernyataan yang baru saja terlontar dari mulut sang istri, dia hanya bisa menahan marahnya, bukannya memasukkan perkataan itu dan kemudian menyaringnya dengan sangat baik, dia bahkan hanya bisa menahan amarahnya karena tidak terima sang ayah disalahkan pula pada perdebatan kali ini bersama istrinya.

"Marah saja jika kau ingin marah, tapi satu hal yang harus kamu tahu, tidak ada asap jika tidak ada api, seharusnya kau yang cerdik juga berpikir sampai ke arah sana, dan sekarang, kau melampiaskannya padaku, kenapa kau tidak melampiaskan semuanya pada ayahku? Apa kau takut? Apa kau punya kenangan buruk di masa lalu yang menghalangi kamu untuk membalas dendam langsung pada ayahku?"

Wanita itu tampaknya masih belum lelah untuk berdebat melawan suaminya. Namun suaminya tak suka cara seperti ini. Dia tak bisa marah dan kemudian memukul istrinya, tapi ucapan demi ucapan Valesha barusan sangat menyakitkan.

Cup!

Hingga akhirnya satu kecupan pun berhasil dia daratkan di bibir istrinya, sebelumnya caranya membunkam mulut istrinya dengan kecupan memang berhasil, dan agaknya dia ingin melakukannya lagi, supaya sang istri lekas terdiam.

Meski hal itu hanya beberapa saat lamanya, usahanya pun akhirnya berhasil. Wanita itu terdiam dan tertegun di atas ranjang, dan hanya bisa menatap kedua matanya dengan tatapan kosong.

"Berbaringlah, aku akan minta seseorang membawakan kamu makanan dan kompres, tunggu di sini!"

Tanpa berbasa-basi lagi, segera saja Axelo membaringkan tubuh istrinya kembali di atas kasur, lalu kemudian dengan bergegas dia keluar membawa sesuatu di tangannya.

Melihat hal tersebut, Valesha jadi semakin bingung. Sikap suaminya terkadang memang tidak sesuai dengan tebakannya. Jika sejak awal Axelo menikahi dirinya hanya karena dendam, tapi sekarang yang dia saksikan malah sebaliknya.

Pria itu terlihat sangat baik, juga sangat halus dalam berkata-kata. Dia juga sangat perhatian, apalagi saat dia melihat tampang gaharnya saat menatap Nyonya Armei pada saat dia kembali, jujur saja, pada saat itu, Valesha pun merasa amat terlindungi dengan kedatangan Axelo.

Pria itu tampak kembali terduduk di samping ranjang yang kini tengah ditempati oleh Valesha.

"Kemarilah, aku harus menyuapi kamu makan." Ucap Axelo dengan sangat halus, dalam tangannya tampak satu piring berisi nasi dan juga lauk pauk yang lengkap, tentu saja untuk istrinya.

Entah mengapa dia juga tak bisa membiarkan Valesha berada dalam keadaan tersiksa, rasanya memang sangat sakit, entah dia peduli hanya karena dia ingin hanya dia seorang yang membalas dendam di hatinya, atau dia peduli karena dia mencintai Valesha, tampaknya dia berdiri di tengah-tengah dua hal tersebut.

"Aku tidak mau makan!" Tolak Valesha dengan cepat sambil memalingkan wajahnya.

"Tidak bisakah kau menurut sedikit saja?" Tanya Axelo pada istrinya, tentunya agak sedikit mengimbuhkan penekanan, "lihatlah tubuh kamu, kau sangat kurus, kau juga tidak boleh sakit, makanlah."

"Memangnya kenapa kalau aku sakit? Bukankah artinya dendam kamu sudah terbalaskan?" Tanya Valesha, agaknya dia mulai kembali memancing api pertengkaran dengan suaminya.

"Ya, karena itulah aku ingin mengundur jadwal kematian kamu, makanlah, aku tidak mau melihat kamu sakit!"

"Ah?"

*Dia memang pria yang sangat aneh*.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Petronela Eldania
dasar Vanessa perempuan bodoh
yg TDK punya penderiaan
sudah jelas- jelas mereka jahat lalu untuk apa masih mau bertahan
Petronela Eldania
membosankan
Vanessa sdh menginginkan untuk berpisah, lalu mengapa dia harus bertemu lagi dengan Axelo.
cerita nya di buat rumit dan membosankan
Uti Enzo
Lumayan
Sri Lia Mulyati
❤❤
Denis blora
ayo bangkit Axelo kerahkan semua anak buahmu,untuk mencari valesya ..jangan malah mengurung diri sendiri
Denis blora
lanjut Thor 💪💪♥️
❀∂я 𝗗𝗘𝗪𝗜 𝗥⒋ⷨ͢⚤
Aku mampir Mak. semangat ya💪
mom_abyshaq
aku hadir kaka
tinta hitam: makasih kaka ☺️☺️
total 1 replies
Mila Karmila
saat bisa keluar rumah kenapa gak kabur aja sekalian...mmg suka ditindas???
tinta hitam: gak mau dia, takut ayahnya dibunuh kalau dia kabur 🥺
total 1 replies
mom_abyshaq
semangat berkarya othor
tinta hitam: makasih B5 nya 🥺
total 1 replies
mom_abyshaq
lawan terus alesha....
tinta hitam: ntar dikata istri durhaka gimana tuh 😗
total 1 replies
A̳̿y̳̿y̳̿a̳̿ C̳̿a̳̿h̳̿y̳̿a̳̿
waduuhhh, ada ini ni, kok minta jd istri segala 🤔
tinta hitam: buat ngutang malam pertama 😁
total 1 replies
A̳̿y̳̿y̳̿a̳̿ C̳̿a̳̿h̳̿y̳̿a̳̿
dasarnya ashkan ini🙄
A̳̿y̳̿y̳̿a̳̿ C̳̿a̳̿h̳̿y̳̿a̳̿
hadir kka
Bangu Thry Wulandari
hadir kak
tinta hitam: makasih kak ☺️
total 1 replies
A̳̿y̳̿y̳̿a̳̿ C̳̿a̳̿h̳̿y̳̿a̳̿
karya yang sangat menarik, suka sama alurnya 🥰
A̳̿y̳̿y̳̿a̳̿ C̳̿a̳̿h̳̿y̳̿a̳̿
hadir kembali kka 👻👍
tinta hitam: hantuku udah nongol lagi ☺️
total 1 replies
Bangu Thry Wulandari
aku hadir, ceritanya bagus kak, semangat ya..
tinta hitam: makasih kakak 😘
total 1 replies
A̳̿y̳̿y̳̿a̳̿ C̳̿a̳̿h̳̿y̳̿a̳̿
semangat terus lesha,, 🌹 untukmu 🤗
tinta hitam: makasih bunganya kaka
total 1 replies
A̳̿y̳̿y̳̿a̳̿ C̳̿a̳̿h̳̿y̳̿a̳̿
semangat valesha sayang, ntar tak jewer suami durjana mu itu
tinta hitam: jewer aja sampe merah kupingnya 😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!