NovelToon NovelToon
AIR MATA MARISA

AIR MATA MARISA

Status: tamat
Genre:CEO / Obsesi / Cinta Seiring Waktu / Angst / Tamat
Popularitas:173.5k
Nilai: 5
Nama Author: Jayapn

Marisa gadis muda, pinta dan cantik, yang merupakan anak pembantu di rumah mewah milik keluarga Wijaya.

Kedamaian dan ketenangan di dalam rumah mewah milik keluarga Wijaya ini sudah lenyap bersamaan meninggal nya Putra Wijaya, ayah dari sang Tuan muda Fahar.

Tuan muda Fahar Wijaya, yang terkenal Kejam, Angkuh dan sombong, di sela-sela Ibunda nya Marisa pergi belanja bulanan
keperluan dapur rumah mewah itu. tuan muda Fahar Wijaya memperkosa Marisa hingga hamil.

Karena hamil, Marisa terpaksa di nikahi oleh sang tuan muda Fahar.

Mampukah Marisa bertahan yang notabene nya anak pembantu di rumah mewah dimana kedamaian keluarga sudah lenyap?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jayapn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Obralan dengan Calon Tunangan Mas Fahar.

Dibawah pancuran shower dengan air hangat, aku curahkan semua air mata ini. Isak tangis Ku terhalang oleh curahan air dari shower.

Cepat atau lambat hal ini akan terjadi, hanya menunggu waktu untuk pergi dari kehidupan mas Fahar.

Saat ini aku masih menjadi istri sirih mas Fahar, tapi setidaknya mas Fahar tidak perlu membawa perempuan itu kemari.

Berpikir lebih jauh dan menggunakan akal sehat, jika aku terus-menerus dibawah pancuran shower ini, jadinya masuk angin dan itu berpengaruh terhadap janin ku ini.

Tidak baik menyiksa calon anak yang ada kandungan Ku ini, sebab dia tidak bersalah.

Setelah mengeringkan tubuhku dengan handuk kering, lalu berpakaian dan mengeringkan rambut dengan hairdryer.

Lalu duduk di ranjang sambil bermain dengan handphone genggam milikku.

Tak bisa aku pungkiri kesedihan Ku, air mata mengalir di pipiku dan handphone gemgam aku letakkan di atas meja kecil.

Lalu rebahan dan memalingkan wajah ini ke arah tempat rebahan mas Fahar nantinya, dan lagi-lagi aku tidak sanggup membendung air mata yang tertumpah ruah ini.

Air mata ini aku hapus, karena terdengar jejak langkah mas Fahar masuk ke kamar ini. lalu berpura-pura untuk menjadi tegar dan pura-pura tidur.

Ternyata air mata membuat mata ini untuk tidur kembali.**

Bangun pagi seperti biasanya, dan setelah beres-beres lalu mandi dan berpakaian. kemudian membangun mas Fahar yang masih tidur.

Mas Fahar mencium keningku lalu beranjak ke kamar mandi, ciuman itu hanya sebagai penghibur bagiku.

Tidak berapa lama mas Fahar keluar dari kamar mandi, dan membantunya untuk berpakaian sebagaimana seorang istri kepada suaminya.

Setelah pakaian mas Fahar rapi, lalu mas Fahar mengambil map dari tasnya kemudian memberikannya kepadaKu.

"itu kontrak akan iklan animasi yang kamu buat, nanti lampirkan aja no rekening mu atau kirimkan aja ke Renta."

"mas, bisa uang nya Marisa terima dalam bentuk cash. karena akan Marisa gunakan untuk membuat tanda di makam mama serta memberikan sedekah kepada panti asuhan yang biasa disantuni oleh mama."

"terserah aja, nanti bicarakan aja dengan Renta ya.

Itu uang pribadi, dan mas akan tetap memberikan mu nafkah. terserah kamu uang itu untuk dipakai apa, dan semoga uang itu berguna untuk Mu."

"iya mas, terimakasih ya mas."

Tanpa menyahut omongan Ku, mas Fahar hanya menatapku dengan tatapan tajam.

"kenapa kamu harus memanggil mas seperti itu?"

"tuan muda? karena harga diri mas serta wibawa mas Fahar harus aku jaga sebagai istri mas saat ini.

Bagi seseorang yang berpendidikan tinggi, harga diri dan wibawa harus terjaga dengan sempurna mas."

"sepertinya kamu terlalu cepat dewasa dengan usia mu yang cukup muda."

ucap mas Fahar lalu langsung pergi meninggalkan aku di kamar ini, dan aku hanya bisa menangis.

Lalu aku menuju ruang makan, karena anak yang aku kandung ini butuh makanan sehat dariKu.

Kali ini mpok Nori tidak tersenyum, beliau seperti biasa seperti ketika aku belum menjadi istri mas Fahar.

Baru aja selesai makan dan minum susu hamil, perempuan yang datang semalam kini hadir lagi.

Dia duduk di sofa dan sangat begitu anggun, dia menolah Ku dengan senyuman sinis.

"duduk aja, karena kamu sedang mengandung anak dari calon suami ku."

Lalu aku duduk yang berjarak agak jauh darinya, dan mpok Nori pun menyajikan teh untuk nya dan air minum untuk Ku.

"pernikahan itu seperti apa menurutmu?"

ujar Fika, calon tunangan atau calon istrinya mas Fahar atau apapun itu.

"entahlah non, saya belum pernah memikirkan sampai ke situ. dulu dalam benakku hanya belajar agar bisa lulus ujian Nasional, lalu berburu beasiswa.

Jangankan memikirkan pernikahan, pacar pun tidak punya. anak babu itu tidak pantas untuk bermimpi, hanya perlu berharap yang pasti dan itupun harus ekstra kerja keras."

"iya iya...

Ini hanya sekedar menambah wawasan mu, pernikahan ku kelak bersama mas Fahar adalah karena kesepakatan bisnis, pernikahan yang akan membawa kekayaan yang berlimpah karena bersatu nya dua perusahaan multi nasional menjadi satu.

Itu akan menambah kekuatan modal usaha dan tentunya itu akan membuat usaha semakin maju melejit.

Pernikahan adalah bisnis kontrak dan harus menghasilkan, tidak cukup hanya bermodalkan cinta.

Cinta akan datang nantinya, dengan mengalir nya pundi-pundi keuangan dari dua perusahaan raksasa yang di gabungkan."

Aku hanya terdiam dan tetap mendengar Nya, walaupun aku ngak ngerti apa yang di ucapkan olehnya.

"Papi nya mas Fahar dan Papi ku sudah menjodohkan kami berdua, demi kelangsungan bisnis yang berkelanjutan.

Mas Fahar tampan dan berwibawa serta gagah, itulah sebabnya aku menyetujuinya. sebagai suami nantinya yang bisa menjadi ajang pamer ke teman-teman yang lainnya."

"menurut non, cinta itu seperti apa?"

Terlihat perempuan yang bernama Fika itu terdiam dan sejenak berpikir.

"harta yang banyak, kebebasan dan masa depan yang cerah. itulah cinta, lalu menurut gimana?"

"awalnya hanya nyaman aja non, kemudian berangsur-angsur menjadi getaran dalam dalam hati selanjutnya saya tidak tahu lagi."

"ternyata definisi cinta berbeda ya, sesuai dengan kasta seseorang.

oh iya, saya penasaran. bagaimana kamu bisa diperkosa oleh mas Fahar? atau kamu sengaja menjajakan tubuh mu?"

"saya pikir non sudah melewati batas privasi, sebagai orang yang berpendidikan tinggi dan sudah bergaul dengan masyarakat yang menjunjung tinggi privasi.

Tidak sepantasnya non bertanya hal itu, karena itu sudah berada di zona privasi."

"okey, santai dong. lalu jika anak mu itu kelak perempuan, kamu mau kemana? dan bagaimana cara mu hidup?"

"kemana aja kaki ini membawa ku pergi non, saya juga percaya, selama masih bisa kerja seseorang tidak akan kelaparan.

Bagi seorang anak babu, kehidupan yang sangat sederhana itu hal yang wajar. jika itu terjadi lagi itu artinya perulangan."

"okey, lalu apa yang kamu rasakan saat bersama mas Fahar?"

"saya saya tidak perlu menjawabnya."

Fika seketika terdiam akan jawaban dari Ku, dan kemudian dia menolah ku lagi.

"kamu kok ngak nanya tentang hubungan ku dengan mas Fahar, saya siap loh menjawab nya. tanya aja, apapun itu dan pasti aku jawab."

"ngak perlu non, karena itu tidak penting. saya mengetahui atau ngaknya, itu tidak akan mempengaruhi nasibku.

Biarlah itu menjadi kenangan non bersama tuan muda, untuk menjadi kenangan nantinya."

"kamu bijaksana juga ya, padahal umur masih sangat begitu muda."

"saya juga tidak paham non, saya hanya mengucapkan apa yang ada dalam benakku."

"apa kamu siap melepaskan mas Fahar?"

Rasanya jantungku berdetak kencang akan pertanyaan dari Fika ini.

"saya sudah terbiasa dengan kekecewaan non, cepat atau lambat, saya dan tuan muda akan berakhir kok."

Aku tidak tahu, apakah ucapan ini menyinggung perasaannya. sehingga membuat nya meneguk teh yang disajikan oleh mpok Nori.

1
Aris Bos
menarik tapi pendek pratnya
Akun Goggle
karya yg bagus,,,tapi maaf banget ya thor typo nya di kurangin
Eri Erisyah
dr awal dah lumayan bagus ceritanya, ku kesini"agak aneh ceritanya
Eri Erisyah
ga jelas
Sri Wahyuni
mungkin d fahar mngidap suatu pnykit mka y udah ngmong ug aneh2 deolah itu wasiat trakhir
Sri Wahyuni
udah bnyk dosa pke bunuh diri lagi ya murtad
kavena ayunda
kok aneh ya trs vidio berhubungan itu gmana hadeh
kavena ayunda
males.liat lelaki menjijikan
kavena ayunda
tunggu kehancuranmu laki dajjal
Winda Puspa Anggraeni
😭😭😭😭
Ani Safitri
semangat Thor...lanjut...buat fajar hancur
Kasih
makin penasaran dengan kelanjutannya.

lanjut thor
Ani Safitri
laki dajal
kavena ayunda
fahar bangkrut bentar lagi marisa.dpet pasangan kaya nyesel nangiss darahh lu brengsekk
Kasma Aisya
saya berharap fahar bangkrut
Kasma Aisya
laki2 macam fahar tidak pantas untuk Marisa.
kavena ayunda
laki bejattt
Yeni Azhar
tanjut thot
Kasma Aisya
ninggalin aja laki2 macam itu
Kasma Aisya
ternyata fahar tidak belajar dari pengalaman, nanti kehilangan dua kali baru tahu rasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!