NovelToon NovelToon
Jodoh Tak Terduga

Jodoh Tak Terduga

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan / Spiritual
Popularitas:121.9k
Nilai: 5
Nama Author: Fitri risdi

Kisah seorang santri bernama Zahra Khoirunnisa yang di jodohkan dengan seorang pengusaha muda bernama Arkan yang tak lain adalah teman dari kakak nya.

Di satu sisi Zahra sudah menyukai seseorang dalam hatinya. Di sisi lain Zahra tidak bisa menolak keinginan ayahnya.


"Bagaimana aku bisa menikah dengannya, sedangkan hatiku sudah untuk orang lain"_Zahra

"Aku bukan orang baik, aku pemabuk dan aku juga tidak suka wanita sepertimu" _Arkan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitri risdi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Zahra kesal

Zahra POV

Aku pergi ke kamar setelah melihat pemandangan yang melukai hati ku.

Aku sendiri tidak tahu itu salah paham atau apa, yang pasti saat ini aku percaya apa yang aku lihat.

"Dasar pria, saat ada wanita sexy bertamu, istri sendiri di cuekin," Rutukku dalam hati.

Bagaimana tidak kesal, seorang wanita cantik tiba tiba datang kerumah menanyakan suamiku. Setelah itu memeluk nya dan mengucapkan rindu, menjengkelkan.

Aku duduk di ruang televisi meninggalkan mereka di depan pintu.

Tiba tiba mereka menghampiri ku.

Entah sengaja atau tidak, Mas Arkan duduk di depanku dengan wanita itu di sebelahnya.

Sungguh, rasanya tangan ini ingin menjambak mereka kemudian mencabik cabik, memotong mereka kecil kecil dan ku buang ke luar.

Aku kesaal.

"Zahra, ambilkan minuman untuknya." Ucap mas Arkan padaku.

Ku pandang dia sinis.

Berani sekali dia menyuruhku sedangkan dia sendiri berduaan dengan wanita yang entah siapa.

"Ambil aja sendiri, itukan tamu Mas" ucapku jutek.

"Justru karna dia tamuku, aku harus menemani dia di sini" titahnya lagi.

Ya ampun memang nya siapa wanita ini, ingin rasanya menanyakan itu padanya. Tapi ku urungkan mengingat disini masih ada orang lain.

Akhirnya aku bergegas ke dapur untuk mengambil minum.

Ku buatkan dua minuman.

Dari dapur aku bisa mendengar mereka bercengkrama, dan sesekali tertawa. Deg aku tiba tiba cemas, "Apa dia kekasih mas Arkan?" Pikirku.

Pikiranku kacau sekarang, karna tak ingin membuat mereka berduaan terlalu lama, segera aku kembali kesana dengan minuman di tangan.

Baru kakiku sampai di pintu dapur, ku lihat wanita itu menindih tubuh suamiku, dengan bantal kursi yang berantakan.

Menyadari aku ada disana, mereka langsung duduk.

Sungguh sakit rasanya melihat itu, darahku terasa berdesir, pikiranku kacau dan mataku tak bisa menahan lahar bening yang dari tadi berusaha ku tahan agar tidak keluar.

Kulihat mas Arkan berjalan menghampiriku.

"Zahra ini tak.." ucapan nya terhenti saat aku menjatuhkan minuman yang ada di tanganku.

Dia menatapku dengan pandangan menyesal. Segera aku berlari kekamar, tak ku hiraukan dia yang memanggil namaku.

Sampai sekarang aku masih mengurung diri di kamar, aku berusaha menghindarinya. Saat ini aku kesal dan tak ingin melihatnya.

Aku keluar kamar saat Dzuhur, karena aku yakin mas Arkan sudah ke mesjid.

Aku menyiapkan makan siang untuk nya, karena aku yakin dia akan lapar sepulang dari mesjid. Mas Arkan terbiasa makan tepat waktu.

Sampai aku selesai masak, mas Arkan tak kunjung kembali. Aku pun bergegas ke kamar untuk sholat.

Selesai sholat rumah masih sepi. Tak ku dengar suara panggilan Mas Arkan atau pun ketukan pintu. Aku pun memutuskan tidur siang.

##

Aku terbangun dari tidur ku karena ada suara berisik mengganggu tidur ku.

Aku belum ingin bertemu dengannya.

Akhirnya aku memutuskan untuk sholat ashar.

Selesai sholat aku hanya menghabiskan waktu dengan membaca Alquran.

Sampai waktunya tidur, tak ku buka pintu kamar. Jangan harap dia bisa masuk dan tidur disini.

"Sayang, kamu yakin tidak ingin tidur denganku?" Teriaknya dari luar.

"Kamu tidak ingin bermesraan denganku?" Teriaknya lagi.

Kemudian aku membuka pintu. Ku llihat dia tersenyum.

"Kamu pasti tidak bisa tidur tanpa aku kan?" Godanya dengan menaik turunkan alis.

Lalu ku lempar selimut ke arahnya, terlihat dia terkejut.

"Bermesraan saja dengan para nyamuk nyamuk tercinta," Ucap ku sembari masuk ke kamari.

Biarkan malam ini dia tau rasa karna berani membuatku kesal. Aku akan meminta penjelasannya besok.

Akhirnya aku bergegas ke tempat tidur, sebenarnya aku tidak biasa tidur tanpa mas Arkan, tapi mau bagaimana lagi, aku ingin membuat dia jera.

Beberapa jam berlalu, tapi aku belum bisa memejamkan mataku. Aku merasa ada yang kurang, tidak ada mas Arkan yang biasanya memeluk ku. kami terbiasa berbincang ringan sebelum tidur. Tapi sekarang aku hanya melamun.

"kira kira mas Arkan udah tidur belum ya" gumam ku.

"kayak nya dia tidur nyenyak malam ini. Secara udah dapat pelukan dari cewek seksi, iiih kesel"

kebayang lagi kejadian tadi siang.Aku tambah kesal dan sakit hati. bisa bisanya dia melakukan itu di depan istri sendiri.

Jika benar mas Arkan punya kekasih, aku juga bingung harus bagaimana. Kami sudah menikah,dan aku juga sangat mencintai mas Arkan. Aku tidak ingin kehilangan nya.

"Mas Arkan kok tega banget sih sama Zahra. Katanya Sayang sama Zahra, tapi karena kok gini sih" keluh ku dalam hati.

"Duh haus banget" gumamku.

Aku pun keluar untuk mengambil air.

Saat aku buka pintu kamar, ku lihat sekeliling, sepi.

"Bener kan dugaan Zahra, Mas Arkan pasti udah tidur nyenyak"

Kesel banget pokoknya sama mas Arkan, awas aja besok pagi gak akan Zahra bikinin sarapan.

Aku pun kembali ke tujuan ku mengambil air minum.

Saat di dapur Aku lihat makanan yang ku masak tadi sudah tinggal separuh, itu artinya mas Arkan sudah makan. Terlihat juga piring kotor di wastafel.

"Sebelu cuci piring mending makan dulu deh, laper juga nih belum makan dari tadi,"

Akhirnya aku makan malam dulu sebelum tidur. pantes aja tadi gak bisa tidur ternyata bukan karena gak ada mas Arkan, tapi karena aku belum makan.

Aku pun makan sendiri dalam keheningan, sedikit aneh sih, karena biasanya ada mas Arkan di sebelah ku.

Selesai makan aku langsung mencuci piring kotor bekas ku dan mas Arkan.

Dengan terburu-buru ku selesai kan pekerjaan ku karna sudah merasa ngantuk.

Setelah itu aku tak lupa membawa segelas air minum dan kembali ke kamar.

Ku lafalkan ayat ayat Alquran pengantar tidur, setelah itu doa sebelum tidur dan akhirnya aku pun tertidur.

#happy reading readers ku. makasih udah setia nungguin Zahra dan Arkan

1
Kim
apakah diam" Ustadz Rama menyukai Zahra
Aris Sunarto
ditunggu lanjutannya..😇
Aris Sunarto
lanjutanny..ada..?
Aris Sunarto
lanjutan ada dak
Nurlela
mana lanjutannya
Nurlela
lanjut nya doong mn nie
Nurlela
lanjut doong
Nurlela
kira"siapa ya yg manggil"zahra
Rinjani
upppp kok lamaaa
Wakgoes Encuzse
pasti sepupunya nya temannya zahra tu siapa namanya lupa
Aulia Caem
lanjut
Al Vi a
dunia nyata sangat jauh dari dunia novel😂
Al Vi a
ntah lah Thor.. hatiku sangat rapuh klo tentang penghianatan.. tp nyatanya Arkan tidak berkhianat.. hanya saja dia tidak tegas dalam menyikapi wanita itu..😭
Al Vi a
bahkan ustadz.. prilaku mu jauh lebih buruk dari perilaku Arkan sebelum menikah.. menyandang gelar ustadz.. namun prilakunya jauh untuk di katakan pantas sebagai seorang ustadz😏
Al Vi a
ustadz kyknya
Al Vi a
dalam sebuah hubungan KOMUNIKASI itu sangat penting
Al Vi a
Allah SWT.. akan memberikan apa yg kita butuhkan.. bukan apa yg kita inginkan..
Al Vi a
karena yg terlihat buruk belum tentu buruk juga dalem nya
Al Vi a
hhhmm karena sesungguhnya RENCANA ALLAH Jauh lebih indah dari apa yg kita inginkan..
Al Vi a
pilihan yg membingungkan memang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!