NovelToon NovelToon
Azka Dan Rasya

Azka Dan Rasya

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Teen School/College / Tamat
Popularitas:84k
Nilai: 5
Nama Author: Azkara Senja

kisah cinta yang bersemi antara Azka dan Rasya saat keduanya duduk di bangku SMA. Melewati indahnya masa-masa SMA, hingga sebuah kecelakaan yang mengharuskan kedua nya berjuang bersama menyembuhkan sebuah trauma. masa lalu yang hadir, masa depan yang menghampiri. Akankah mereka tetap bersama?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Azkara Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 19

“Azka, nanti ke lab duluan. Aku mau latihan nasyid dulu” ucap Alfan dari mushola, yang Azka jawab dengan acungan jempol.  Azka berjalan sendiri menuju lab komputer. Hari ini Ocha tidak ikut kumpul SC komputer, karena Ia disuruh pulang lebih cepat oleh Ibu nya. Suasana hening dalam lab membuat Azka urung untuk masuk kesana.

“Males banget cuma sendiri gini. Kak Andre belum dateng, Mas Alfan masih nasyid, Ocha gak ada. Harisa mana sih??” Ia bergumam. Lalu memutuskan untuk ke kantin Pak De yang masih belum tutup tetapi sudah sepi pembeli.

“Pak De, masih ada apa buat dimakan?”

“Ada soto, mau?”

“Gorengan gak ada?” tanyanya lagi

“Baru  goreng, tapi tinggal sedikit lagi”

“Nunggu gorengan deh Pak De”

“Iya  boleh”

Azka menunggu sambil memainkan ponselnya, mengecek apakah Rasya menghubunginya atau tidak. Ternyata tidak ada pesan apapun, membuat Ia akhirnya meletakkan ponselnya di meja. Dari kejauhan terdengar suara gaduh, yang diantara suara itu Azka mengenali suara Alfan.

“Eh, kamu disini toh Ka. Kok gak ke lab?”

“Males sendirian Mas. Kak Andre juga belum dateng”

“Oh iya, aku lupa yah gak kasih tau kamu, hari ini kita latihan sendiri, hehe Kak Andre gak bisa dateng”

“Kenapa gak bilang sih Mas, tau gitu udah aja kita gausah SC komputer” rengek Azka ketika Alfan dan empat orang lainnya masuk ke kantin

“Sorry Ka. Kan aku pikir kita masih bisa latihan pake soal yang udah aku cari”

“Deuh berdua doang gak seru lah” ucap Azka manyun

“Nah, karena itu kita gak berdua, ini ditemenin mereka” jawab Alfan sambil menunjuk cowok-cowok yang dibawanya tadi. Kelihatannya anak-anak kelas sepuluh yang katanya satu tim nasyid bareng Alfan

“Ooooh”

“Gak mau kenalan?” tanya Alfan lagi

“Emang harus Mas?” Azka balik bertanya

“Ya terserah sih”

“Paling mereka udah tau aku”

“Dih, PD amat! Hehehe” Alfan terkekeh. “Yaudah, aku aja yang ngenalin. Hei anak-anak! Kenalin sini. ini Azka, orang paling bawel se-jagad pertemanan saya” Azka memukul lengan Alfan karena sudah mengatainya

“Duh, sakit. Hehe becanda.. Ini Azka temen sekelas saya. Azka, ini Juan, ini Nando, ini Tama, ini Riki” ucap mas Alfan sambil menunjuk satu persatu dari mereka

“Hai mba”

“Hei Ki, hehe. Dia mah adik kelas Gue SMP” Azka menjawab sapaan Riki, lalu megedarkan pandangan kepada yang lain.

‘Eh, bukannya ini si anak kelas X itu?’ batin Azka ketika mengenali orang yang disebut sebagai Juan.

Azka mengingat percakapan antara dirinya dan teman-temannya di depan kelas saat masa orientasi. Ia dan teman-temannya menunjuk beberapa adik kelas laki-laki yang mereka nilai cukup menawan. Dan, Juan adalah pilihan Azka saat itu.

‘Oh, namanya Juan’ pikir Azka lagi

“Woy, Ka. Ngelamun aja” seketika lamunan Azka buyar

“Eh, apa? Enggak”

“Ini yang mau gorengan udah mateng, Pak De taruh disini ya” ucap Pak De ke arah mereka berenam, lebih tepatnya kepada Azka yang tadi memang memesan gorengan.

“Iya Pak De, makasih” ucap Azka mengalihkan pandangan ke arah gorengan dengan asap yang masih mengepul

Azka beranjak dari kursi, mengambil mangkok dan mengisinya dengan cuka. Mengambil beberapa gorengan lalu kembali ke meja.

“Mau?” tawarnya pada mereka yang masih bergeming

“Makasih Mbak.” Ucap salah satu yang jika Azka tidak salah ingat namanya Tama

“Bang, jadi ke Lab gak? Ngegame yo” ajak salah satu dari mereka ke Alfan.

‘Bang? Dih, dipanggil abang dia. Abang-abang? Abang tukang bakso?’ Azka tersenyum sendiri

“Ka, kalo udah selesai aku tunggu di lab ya” Alfan berkata padanya sambil bangkit dari tempat duduk. Kini Alfan beralih pada empat orang yang tadi Ia bawa. “Ayok, nanti biar Azka nyusul ke lab”

Azka menikmati gorengan yang tadi Ia ambil, Ia menoleh sekilas ketika kelima cowok itu beranjak dari kantin menuju ke lab. Sejenak pandangannya bertemu dengan pandangan Juan. Azka menyunggingkan senyum, begitu pula dengan Juan.

‘Gilaa, senyum miring gitu aja dia keren’ ucapnya dalam hati. Hari itu Azka dan Alfan latihan seperti biasanya. Seperti yang dibilang Alfan, dia sudah menyiapkan soal-soal yang harus mereka kerjakan. Tapi hari ini Azka merasa sangat malas, sehingga Ia lebih banyak bertanya dan melihat Alfan menyelesaikannya.

“Ka, coba kerjain yang ini”

“Males Mas. Aku gak bisa mikir”

“Lah, nanti kalo lolos ke Propinsi kamu mau males kayak gini juga?”

“Kok kejauhan sih Mas mikirnya. Aku tuh cuma males hari ini karena gak ada temen”

Terdengar tawa dan celoteh ramai dari ruangan sebelah depan, “Tuh, banyak temen kok” ucap Alfan menunjuk arah suara dengan bibirnya

“Temen-temen kamu” kata Azka kesal. Azka cemberut, dan menumpukan dagunya di atas tumpukan buku di atas meja

“Jangan cemberut, jelek” ucap Alfan yang melihat tingkah Azka

“Pulang aja yuk Mas” ajaknya

“Huuft, yaudah ayok. Daripada gak bener gini latihannya” ucap Alfan sambil membereskan kertas-kertas soal. Beberapa menit kemudian Alfan sudah siap dengan jaket yang terpasang pada tubuhnya, juga tas yang tersampir di punggungnya.

“Ini anak, ngajakin pulang tapi malah diem aja. Mau jadi pulang nggak?” Azka mengerjap sebentar, menoleh ke arah Alfan yang sudah siap

“Eh, udah siap mau pulang?” Alfan mengangguk

“Huuft, ngantuk banget disini tuh” ucap Azka sambil membereskan barang-barangnya yang hanya sedikit Ia keluarkan. Alfan hanya berdiri disampingnya sambil memperhatikan.

“Ayo” ajak Azka sambil menarik ujung jaket Alfan

Sampai di ruangan depan, Azka menoleh ke arah anak-anak yang masih asik bermain komputer di ujung ruangan. Alfan menghampiri mereka, menyuruh mereka berhenti dan dengan telaten mematikan semua komputer yang masih menyala. Azka bergegas keluar, menggunakan sepatu dan menunggu di kursi yang ada di depan lab komputer. Tidak berselang lama Juan keluar.

“Mbak unyil permisi, mau ambil sepatu”

“Eh, Gue?” Azka menunjuk dirinya sendiri. Juan hanya mengangguk. Azka bergeser sedikit, lalu Juan duduk di tempatnya tadi. Juan memasang sepatu dalam diam. Azka hanya memperhatikannya. Tak lama setelah itu Tama, Riki, dan Nando keluar diikuti Alfan.

“Mau bareng gak Ka? apa mau pulang sendiri?” tanya Alfan sembari mengunci pintu lab dan menggembok teralis besi nya.

“Sendiri aja deh Mas, mau tidur diangkot”

“Awas kelewatan. Rumah kamu kan gak sejauh itu untuk tidur dulu di angkot. Lagian bahaya Ka” ucap Alfan mendekatinya. Tangannya masuk ke saku jaketnya menyimpan kunci pintu dengan suara bergemerincing.

“Gak apa-apa, aku sendiri aja Mas. Males naik motor vespa” jawabnya

“Yaudah aku pulang ya Mas. Semuanya, duluan” Azka berpamitan dan berjalan menjauh dari kelima

cowok di depan lab.

---

Azka hanya menghabiskan sore ini di kamar. Rasa malas yang sudah hinggap saat di sekolah tadi membuatnya enggan untuk beranjak dari kasur. Ia hanya mengutak atik ponsel tanpa benar-benar melihat apa yang Ia buka. Tiba-tiba suara nada dering dari ponselnya berbunyi.

“Astaghfirullah, Allahu Akbar. Kaget Gue! Siapa nih yang nelpon?” Azka setengah menjerit karena terkejut. Hampir saja ponselnya Ia lempar karena berbunyi tiba-tiba. Ia lihat layar ponselnya tertera nama –Ocha-

“Halo”

“Ka, tadi ngapain SC komputer?”

“Gak ada Lo gak rame Cha!”

“Emang siapa aja tadi yang dateng?”

“Berdua doang”

“Kak Andre?”

“Gak ada, kata Mas Alfan dia ada urusan”

“Oooh, ngapain aja tadi?”

“Males-malesan. Mana Mas Alfan bawa-bawa anak kelas sepuluh”

“Ngapain?”

“Mereka abis latihan nasyid, trus pada main di lab”

“Ooooh”

“Kamu udah beres urusannya?”

“Udah, hehe. Yaudah Ka. Sampe jumpa besok” Ocha mengakhiri sambungan telpon. Azka kembali melempar ponsel dengan acuh. Nada dering kembali terdengar. Azka meraih ponselnya dan menerima telpon tanpa melihat siapa yang menelpon.

“Kenapa lagi Cha?”

“Cha?” tanya suara di seberang telpon.

Azka terkesiap mendengar suara yang muncul bukan suara Ocha, tetapi..

“Kak Rasya?” tanyanya sedikit berteriak

“Heem, lagi apa? Abis telponan sama Ocha yah?” tanya Rasya beruntun

“Hehe, iya. Kenapa kak?”

“Gak apa-apa. Pertanyaan aku belum dijawab”

“Eh, yang mana?”

“Lagi apa dek?”

“Oooh, hehehe, lagi rebahan”

“Rebahan mulu, gak ada kerjaan lain apa?”

“Rebahan is my passion kak. Hahahaha”

“Bisa aja kamu. Bukannya nugas passion kamu tuh?”

“Besok jadi ambil buku-buku kemarin?” lanjutnya lagi

“Insya Allah, kalo gak mager. Hehehe”

“Loh, yang kemarin semangat banget mau ngajarin siapa ya?”

“Iya, iyaaa. Kangen tah? Maksa banget nyuruh ambil buku kesana”

“Siapa? Ih, jangan ke Ge-eR an”

“Huuuu yaudah”

“Yaudah, udah sore ah, mandi sana. Pasti abis pulang sore dari sekolah. Kan jadwal SC”

“Tau ajaa. Yaudah udah dulu ya Kak. Bye. Sampe jumpa besok, Insyaa Allah!”

“Iya, makasih ya, Assalamu’alaikum”

“Wa’alaikumsalam”

1
Milhiyah
setia kawan banget sih Agilnya....
Milhiyah
waalaikumussalam mantap nih ceritanya
Milhiyah
semakin seru thor ....
Milhiyah
lanjut thor
My_ChA
ini cerita yg bener2 real khdpn ank sekolah....bca cerita ini q jd ingat kenangan masa sekolah dlu...hampir sama dg apa yg pnh q rsakan... punya shbt cew cow yg bda2 kls....dsni q yg jd ocha yg gk pnh pun psngn cm punya gebetan aja.... hehehe.....ya bgtulh diantara qmi gk ada yg jodoh smpe nikah dg pangan wktu sekolah ....tp itulah kenyataan hidup...walo rasanya brt buat melepas cnt Qt...tp hrs besar ht demi kebahagiaan mereka dn org lain 😭😭😭😭
tp nm nya bca cerita q gk rla sebenarnya klo Rasya gk jd sm Azka 😭😭😭
mellifluous.dw: Izin promo ya kak☺️

Jangan lupa mampir dan baca novelku juga ya yang berjudul “Cruel Love Journey”😉

Langsung klik profilku ya kak😍

Jangan lupa tinggalkan jejak Lopyuuu😘

Salam dari saya penulis amatiran, terimakasih🥰
total 1 replies
My_ChA
mulai membaca....like like 😍😍
Muhammad Ari
keren thor.... ijin promo ya, jgn lupa mampir dan baca novel dg judul "sudden kiss" ya.... 😇😇😇
Azka: terima kasih..
total 1 replies
𝙳𝚑𝚢
Aku kesel sama Triaa, cemburunya begitu amat. jelas2 udah di jelaskan dari awal hubungan Azka sama Alfan itu gimana. jawaban Azka tepat banget aku suka,yg buat si Tria terdiam.
Keii68
daebak!
Reghiena ghiena
banjir air mata thor 😭😭😭
Azka: Terima kasih sudah baca Azka dan Rasya..💕

Yuk baca juga kisah RAGIL..
total 1 replies
𝙳𝚑𝚢
duh kak, tersentuh banget sama ceritanya sedih banget loh sama Rasya nya😢. sampe ikutan terisak kaya Azka, sampe2 rekamannya gagal berulang kali nih. ikutan nangis jadinya.

novel kaka, bener2 luar biasa bisa membawa aku sebagai pembaca masuk kedalamnya. semangat terus dalam berkarya kak💪❤
𝙳𝚑𝚢: Siap kak, makasih dukungannya🥰
total 2 replies
Rabaniyasa
aku bakalan sering mampir nih
Rabaniyasa
jejak like dulu thor..
Rabaniyasa
awal yang bagus thor
Azka: Terima kasih sudah membaca Azka dan Rasya..
Sering-sering mampir dan tamatkan yaa, 💕
Jangan lupa main ke karyaku yang lain 💜
total 1 replies
Hyemi Park
Semangat thor
Hyemi Park
Ceritanya bagus Kak Author. Semangat terus. Ak dtng bawa boom like. Jgn lupa mampir di karyaku yg Lingkaran Iblis 🤗❤ Biar saling mendukung. Makasih ya!
Azka: Terima kasih sudah membaca Azka dan Rasya. ditunggu di karyaku yang lain.. yaa
total 1 replies
by
Ceritanya seruuu!
Yuuk baca novel ku berjudul:

- Cinta di dalam perjodohan
- Cinta setelah menikah
- Kebahagiaan SEMENTARA
- SELEBGRAM

Aku tunggu kehadiran kalian... Semangat thor♥
Azka: Terima kasih sudah baca Azka dan Rasya..💕
total 1 replies
Ririn Apriani Lase
karya yg luar biasa
NAIM NURBANAH: cerita yang menarik...TOP..aku coba dubbing novel ini ya kak...sampai mewek baca nya..
total 2 replies
𝙳𝚑𝚢
𝔖𝔢𝔪𝔞𝔫𝔤𝔞𝔱 𝔨𝔞𝔨❤ 𝔠𝔢𝔯𝔦𝔱𝔞𝔫𝔶𝔞 𝔟𝔞𝔤𝔲𝔰 𝔟𝔞𝔫𝔤𝔢𝔱 𝔧𝔞𝔡𝔦 𝔱𝔞𝔪𝔟𝔞𝔥 𝔰𝔢𝔪𝔞𝔫𝔤𝔞𝔱 𝔲𝔫𝔱𝔲𝔨 𝔫𝔤𝔢 𝔡𝔲𝔟𝔟𝔦𝔫𝔤 𝔫𝔬𝔳𝔢𝔩𝔫𝔶𝔞 𝔴𝔞𝔩𝔞𝔲𝔭𝔲𝔫 𝔰𝔲𝔞𝔯𝔞 𝔫𝔤𝔤𝔞𝔨 𝔟𝔞𝔤𝔲𝔰🤭😂
𝔍𝔞𝔫𝔤𝔞𝔫 𝔩𝔲𝔭𝔞 𝔪𝔞𝔪𝔭𝔦𝔯 𝔧𝔲𝔤𝔞 𝔶𝔞 𝔨𝔢 𝔫𝔬𝔳𝔢𝔩 𝔨𝔲
*𝙈𝙀𝙉𝙄𝙆𝘼𝙃 𝘿𝙀𝙉𝙂𝘼𝙉 𝘿𝙊𝙎𝙀𝙉𝙆𝙐
*𝙈𝙀𝙍𝙀𝙆𝘼 𝙔𝘼𝙉𝙂 𝙏𝘼𝙆 𝙏𝙀𝙍𝙇𝙄𝙃𝘼𝙏
*𝙋𝘼𝘾𝘼𝙍𝙆𝙐 𝘽𝙊𝙎𝙎𝙆𝙐

𝔍𝔞𝔫𝔤𝔞𝔫 𝔩𝔲𝔭𝔞 𝔩𝔦𝔨𝔢, 𝔯𝔞𝔱𝔢5, 𝔡𝔞𝔫 𝔣𝔞𝔳𝔬𝔯𝔦𝔱𝔢 𝔧𝔲𝔤𝔞 𝔧𝔢𝔧𝔞𝔨 𝔨𝔞𝔩𝔦𝔞𝔫 𝔶𝔞.
𝔐𝔞𝔯𝔦 𝔰𝔞𝔩𝔦𝔫𝔤 𝔰𝔲𝔭𝔭𝔬𝔯𝔱❤❤❤
Azka: Terima kasih sudah jadi dubber untuk Azka dan Rasya.
Yang lain mampir juga yuk, di karyaku yang lain..
-RAGIL (Cinta Pertama)

beri cinta, like, dan komennya..
See u💕
total 1 replies
Lew
Semangat terus ya kak😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!