NovelToon NovelToon
Cinta Terlarang

Cinta Terlarang

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:502.3k
Nilai: 5
Nama Author: chiechi

Warning 21+

Sekuel Virgin

Harap bijak dalam membaca..

Valerie Angelina Putri merupakan seorang gadis yang terlahir dari kalangan keluarga berada, dengan semua fasilitas yang ia miliki ia bebas melakukan apa saja sesuka hatinya. Dulu Valerie adalah gadis yang begitu lugu dan polos namun setelah mendapatkan kekecewaan yang begitu mendalam kini ia berubah menjadi sosok yang bertolak belakang dengan sebelumnya.

Sampai suatu hari ia di pertemukan kembali dengan sosok pria yang selama ini ia rindukan, namun situasi dan kondisi yang telah berubah membuat gadis itu membenci sosok yang ia rindukan itu.

Bagaimana kisah selanjutnya? akankah semua nya berubah?

Sambungan dari novel Virgin (true love)

#Slow update
#banyak typo
#alur sesuai isi otak othor

salam othor kecil 🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon chiechi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20

Selesai dengan semua urusan di kampusnya, Vale berjalan menuju parkiran untuk mengambil mobilnya di tengah langkah kaki nya dengan tiba-tiba Rivan muncul di hadapan Vale dan membuatnya kaget hingga hampir terjatuh, namun dengan ketangkasannya tangan Rivan berhasil menarik pinggang Vale dan sebuah drama pun terjadi diantara keduanya.

"Kamu gak papa?" Tanya Rivan.

"Gak papa, untung gak jantungan ngagetin tiba-tiba ngapain coba?" Sahut Vale yang bertanya balik.

"Lagian jalan sambil ngelamun, mikirin apa sih?" Tanya Rivan.

"Gak mikirin apa-apa." Jawab Vale.

"Jalan yuk? keliling mall kayaknya seru." Ajak Rivan.

"Boleh, tunggu sebentar." Sahut Valeri.

Gadis itu pun mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang untuk membawa mobil nya pulang, sementara ia akan ikut bersama dengan Rivan. Selesai melakukan panggilan Rivan menuntun Vale menuju mobil milik nya yang terparkir tak cukup jauh dari mobil Valeri, Ia membukakan pintu untuk gadis yang telah bersedia ikut bersamanya itu.

Sampai di sebuah mall, Vale mengajak Rivan memasuki beberapa toko untuk mencoba beberapa barang yang terlihat lucu jika di pakai mereka berdua tak lupa juga Vale mengambil beberapa foto bersama dengan Rivan. Di sebuah toko kosmetik gadis itu memilih beberapa make up untuk di jadikannya sebagai koleksi.

"Coba ini, warnanya cocok untuk kamu." Ucap Rivan memberikan sebuah lipstik.

Vale pun mengambil lipstik itu dan mencobanya di depan sebuah cermin.

"Gimana? cantik gak?" Tanya Vale.

"Hm, kau selalu cantik memakai warna apapun." Sahut Rivan yang tak bisa berkedip ketika melihat wajah imut Valeri.

"Baiklah, sekarang giliran kamu, ayo coba." Ucap Vale yang memegang sebuah lipstik.

"Hey aku tidak memakai itu." Sahut Rivan yang berusaha menolak.

"Oh ayolah... sedikit saja, buat ku bantu mengoleskan." Ucap Vale dengan sedikit memaksa.

Akhirnya Rivan pun hanya bisa pasrah dengan gadis yang berada di hadapannya, Vale mulai mengoleskan lipstik di tangannya ke bibir Rivan dengan begitu lembut dan perlahan untuk hasil yang maksimal. Jarak keduanya sangatlah dekat, sampai Rivan tak sadar dengan apa yang dirasakannya saat ini, jantung yang berdetak lebih cepat dari biasanya serta tatapan yang tak bisa teralihkan dari wajah Valeri.

"Nah selesai, coba lihat." Ucap Vale yang memberikan Rivan sebuah cermin.

Rivan pun mengambil cermin itu dan melihat bibirnya yang sedikit lebih merah dari asalnya.

"Gimana? bagus kan? aura ketampanan mu lebih keluar hehe..." Ucap Valeri sambil cengengesan.

Pria itu hanya tersenyum dan mengacak rambut Vale yang kemudian pergi dari toko itu dan masuk ke toko lainnya. Setelah membayar beberapa barangnya, Vale segera menyusul Rivan yang kini telah berada di sebuah toko pakaian. Terlihat dia sedang memilih beberapa baju yang sepertinya akan di berikan untuk Valeri.

"Kau punya adik atau kakak perempuan?" Tanya Vale.

"Tidak, aku sama seperti mu anak satu-satunya." Sahut Rivan.

"Lalu untuk siapa kau memilih semua itu? apa untuk ibu mu?" Tanya Vale kembali.

"Untuk orang yang telah bersedia meluangkan waktunya, ini cobalah." Ucap Rivan yang memberikan beberapa baju pada Valeri.

"Sialan, untuk apa kau melakukan ini? jangan bilang kau sedang mengejar ku?" Sahut Vale.

"Tidak juga, sana cepat pakai aku ingin melihatnya mana yang cocok untuk mu dan mana yang tidak." Ucap Rivan yang mendorong pelan Vale masuk kedalam ruang ganti.

Dia saat Vale sedang mengganti bajunya ia menitipkan tas nya pada Rivan. Ponsel milik gadis itu tak hentinya terus berdering sampai membuat Rivan begitu penasaran dan akhirnya ia memutuskan untuk mengambil ponsel Vale dan melihat siapa yang sedari tadi menghubungi nya. Terlihat sebuah nama yang bertuliskan Jia Xin dalam panggilan tersebut, di saat Rivan menerima telpon nya Vale keluar dengan memakai gaun yang pria itu pilihkan, Rivan pun menaruh ponselnya dalam keadaan terhubung.

"Gimana? bagus gak?" Tanya Vale.

"Cantik, kau sangat cocok memakai gaun itu." Sahut Rivan.

"Ambil itu dan aku akan membayar nya." Sambung Rivan kembali.

Sementara dengan Elang yang mendengarkan obrolan itu, pikiran nya tidak bisa tenang, "Seorang pria? apa itu pria yang kemarin malam bersamanya?" Gumam Elang. Akhirnya Elang pun memutuskan sambungan telponnya dan mengirimi Vale sebuah pesan untuk menanyakan keberadaan nya.

Selesai melakukan transaksi pembayaran keduanya lanjut berjalan menuju tempat penjual eskrim, di tengah langkahnya dengan tidak sengaja Vale berpapasan dengan seorang wanita yang sepertinya ia pernah lihat sebelumnya, begitu juga dengan wanita itu yang ternyata masih mengenali Vale.

"Kau bukan kah Valeri putri om Ernan?" Tanya Jane.

"Ya, dan kau wanita yang bersama Elang tempo lalu? siapa namamu aku lupa." Sahut Vale.

"Aku Jane, teman sekaligus calon tunangannya Elang." Ucap Jane.

"Baru calon, jangan sombong dulu karena aku yakin hati seseorang bisa berubah dengan seiring berjalannya waktu." Sahut Vale dengan tatapan yang penuh kebencian.

"Kau benar, dan aku harap Elang akan berubah menjadi sosok pria yang benar-benar mencintai satu wanita." Ucap Jane.

"Ch, menyebalkan, ayo Van kita pergi aku udah gak nyaman main disini." Sahut Vale yang menarik tangan Rivan dan pergi meninggalkan Jane.

Jane yang masih berdiri di tempat menatap Vale jalan bergandengan dengan pria itu, ia mengambil ponselnya dan memotret mereka dari belakang.

"Dia siapa? sepertinya kalian tidak begitu akrab." Tanya Rivan.

"Wanita liar yang bertopeng bidadari." Sahut Vale.

"Hey... kenapa kau terlihat begitu kesal? punya dendam kah?" Tanya Rivan kembali.

"Entah lah aku juga gak tau yang jelas aku tidak menyukainya." Sahut Vale.

Di sebuah basement, di saat Vale hendak masuk ke dalam mobil Rivan. seseorang menghentikan niatnya dengan menahan pintu mobilnya, sontak hal itu membuat Vale kaget dan menoleh ke belakangnya.

"Om Leo? ngapain disini?" Tanya Vale.

"Perintah dari tuan Ernan, mari ikut saya non." Sahut Leo dengan begitu sopan.

"Aku akan pulang bareng Rivan, om pulang saja duluan." Ucap Vale.

"Maaf non, jika saya terkesan memaksa tapi ini perintah." Ucap Leo yang kemudian memaksa Vale untuk masuk kedalam mobilnya.

Melihat Vale yang berontak, Rivan pun tidak hanya tinggal diam ia mencoba menahan Valeri namun dengan mudahnya di luluh kan Leo meski dengan sebelah tangan.

"Akhh sial!" Desis Rivan yang meringis kesakitan setelah tangannya di pelintir oleh Leo.

Mobil berwarna hitam itu pun melaju meninggalkan basement mall. Vale yang duduk di kursi belakang hanya terdiam dengan penuh kekesalan, seperti nya ia tau maksud dari Ernan yang menyuruh Leo untuk membawanya secara tiba-tiba. Ya, siapa lagi kalau bukan Elang yang dengan seribu cara untuk bertemu dengan Valeri.

***

Bersambung. . .

1
Mbak Tami
Luar biasa
Rere Niae Cie'kecee
lnjut thor🙏☹️
Rere Niae Cie'kecee
mode cembru nya gemes elang😂😂😂🤗😘😘
Rere Niae Cie'kecee
😘😘😘🤗🤗🤗🤗
Rere Niae Cie'kecee
ga jdi anu"dech thor 🤣🤣😂
Ike rideva
aaaaaa suka thor visual y
Dini Kartika
penasaran sivake jadiannya sama sapa ya?
Rika Kartini
n
Ufika
aku mampir ya kak salam dari ustadz impian☺
etik_kurn
cerita alan nggak ada kak?
Rini Haryati
bagus
sukses
semangat
mksh
Rosalina Lilla
baik thor, terima kasih 💪💪💪
Sery Pounya Belo
kok tamat sih thorrr.....😥😥😥😥😥
Fr!$k@ wijayantie
tetp semangat yh kk thor.. smiga dpt ide bgus lg bwt cerita ny
Aifitri
lah ko langsung end sih thor pdahal nunggu kelahiran baby nya sma khancura vivi
Arika Kurniawati
up lg dg crta baikny
Sumawita
Pada hal masih nunggu kelahiran baby nya kak,,,jangn dulu end ya,,,,nunggu kelahiran baru end ya plisss di 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭
H a m t a r o .
seriusan ini udah the end?? wkwk
Nurul Aini
aku gemes sama elang....kudu tak bejek2 mukanya ...😏😏
Elsa Nuryanti 1312
ayo lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!