NovelToon NovelToon
My Husband, My Partner

My Husband, My Partner

Status: tamat
Genre:CEO / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:151k
Nilai: 5
Nama Author: Janesalen

Berawal dari tegukan wine, hingga menjadi belahan jiwa, begitulah kisah James Davies dan Evelyn Lawrence yang sama-sama mengepalai perusahaan dan menggeluti dunia perbisnisan.

Meskipun berawal tanpa cinta, mereka sepakat akan terus menjaga baby mereka. Karena kebersamaan itulah, berbagai misteri terungkap dan cinta tumbuh bersemi dan mekar walaupun dimusim panas yang tandus dan musim hujan yang dingin.

Yuk simak kisahnya disini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Janesalen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Seyna Seyla

Rumah sakit yang berada di jantung kota itu tampak ramai dengan para pengunjung, tenaga kesehatan berlalu lalang disemua koridor rumah sakit.

Jimmy memarkirkan mobilnya di tempat khusus keluarga Law, LawCare Hospital adalah rumah sakit dibawah naungan Lawson Group.

Jimmy datang bersama Eve untuk menepati janjinya kemarin, sekaligus menemani Eve bertemu dokter tetap keluarga Lawson.

“Kita ke dokter kandungan dulu” Jimmy memegang tangan Eve, dan mereka berjalan beriringan.

“Keadaan Ibu dan bayi Ny. Eve sehat, perkembangan janin juga baik” Ucap Dokter tersebut tersenyum ramah setelah selesai memeriksa kondisi Eve.

“Sekarang telah memasuki usia 9 minggu, harap Ny. Eve jangan terlalu lelah ya, supaya tidak menganggu perkembangan janin”

Jimmy duduk disamping Eve mendengarkan penjelasan dokter, dia hanya diam. Sekaligus memperhatikan wajah Eve. Dalam hati ia berpikir bagaimana dia menjaga Eve dari kemungkinan teror orang yang tak dikenalinya yang sudah terjadi dua kali.

“Baik dok, terimakasih” Jawab Eve setelah mendengarkan semua nasihat dan saran dokter, serta memberikan obat dan vitamin yang harus rutin dikonsumsi

“Kau kenapa?” tanya Eve setelah keluar dari ruangan dokter, Eve menyadari Jimmy hanya diam sedari tadi.

“Dokternya ganteng” Jawabnya dengan raut muka bercanda, berusaha menyembunyikan kekhawatirannya.

Eve memutar bola matanya malas setelah mendengar jawaban nyeleneh Jimmy, lelaki yang tadi pagi romantis sekarang berubah jadi menyebalkan kembali.

“Dimana ruangan doktermu itu?” Tanya Jimmy merasa heran, karena sudah jauh mereka berjalan tak kunjung sampai juga.

“Itu” Eve menunjuk sebuah ruangan dihadapannya, bertuliskan dr. Seyna Adiguna beserta embel-embel kedokterannya.

Jimmy tertegun melihat nama Adiguna, namun dia tetap mengikuti langkah kaki Eve yang lebih dulu memasuki ruangan.

“Hai dokter Sey” sapa Eve ramah sembari menutup pintu, yang segera didorong Jimmy kembali untuk masuk,

“Oh Hai Evellyn, lama tak jumpa” sapanya kembali seraya cipika-cipiki dengan Eve.

Jimmy hanya mengatakan hallo kepada Seyna, kemudian dia duduk di ruang tunggu yang terletak agak jauh dari meja kerja Seyna, menunggu Eve yang sedang berbincang serius dengan Seyna sambil memainkan ponselnya.

Sekali-sekali ia melirik Eve yang tampak begitu akrab dengan dokter Seyna. Tertawa ringan, ntah apa yang mereka bicarakan, Jimmy tak bisa mendengar dengan jelas.

“Suamimu tampan sekali, pantas kau rela meninggalkan dokter Ken” dokter Seyna memuji ketampanan Jimmy, dan meledek Eve yang tidak lagi menanyakan dokter Ken.

“Meninggalkan? Punya hubungan aja tak pernah” jawaban Eve terdengar pasrah.

“Ada apa kau menemuiku? Apa sakitmu kambuh?” tanya Seyna memperhatikan tubuh Eve

“Tidak, aku kesini ingin menanyakan apa kau punya saudara atau kerabat yang bisa membantuku di perusahaan” Eve menyampaikan tujuannya yang ingin merekrut karyawan untuk membantu Adrian di kantor.

“Aku tidak punya” jawabnya cepat,

“Aku merasa orangmu mudah untuk diajak bekerja sama”

“Serius Eve, aku tak punya keluarga atau kerabat yang sedang off, ada sih adikku dia baru kembali dari Itali, tapi dia Chef sama sekali bukan bidangnya jika berurusan dengan perusahaan lagipu…” Ucap Dokter Sey terus terang, karena memang adiknya tidak akan memahami dunia perkantoran, dia tak mempunyai pengalaman tentang itu.

“Siapa namanya” Eve bertanya cepat memotong penjelasan Seyna

“Seyla, aku dan dia beda dua tahun” jawab Seyna

“Seyla Adiguna?” tanya Eve memastikan dengan menambahkan nama keluarga mereka,

“Iya, Seyla Adiguna. Tapi dia lebih mirip mama. Jadi kami terlihat seperti bukan saudara walaupun nama kami seperti anak kembar”

jelasnya sambil terkekeh pelan.

“Yang jelas, dia pasti cantik sepertimu dok”

“Tapi dia keras kepala”

“Aku juga keras kepala” tawanya pelan, memang Eve di cap keras kepala sejak kecil, karena dia suka bertindak semaunya dan suka berkelahi.

“Baiklah, terimakasih telah meluangkan waktu. Aku segera pergi karena ada urusan lain” setelah dirasa sudah cukup mendapatkan informasi, Eve berpamitan pada Seyna.

ya sebenarnya Eve tidak sedang mencari staff baru, ia sengaja mengatakan itu sebagai alasan semata menggali informasi dari dokter Seyna secara halus.

“Lain waktu aku akan menghubungimu” tambahnya lagi lalu berdiri dan berlalu menuju Sofa dimana Jimmy duduk.

Melihat Eve telah selesai berbicara, Jimmy mengantongi ponselnya dan mengikuti langkah kaki Eve keluar ruangan.

...***...

“Apa yang kalian bicarakan?” Jimmy bertanya memecah keheningan dalam mobil

“Nanti akan ku ceritakan, sekarang kita ke rumahku” Eve tampak lelah ia memijat pelipisnya dan menyenderkan kepalanya mencari posisi yang nyaman.

“Tidurlah, kau lelah”

50 menit perjalanan yang mereka tempuh untuk sampai di rumah Eve, Jimmy memarkirkan mobilnya di pekarangan rumah dan membuka seatbelt lalu membangunkan Eve yang sudah tertidur pulas.

“Ev, sudah sampai. Ayo bangun” Jimmy membangunkan Eve dengan menggoyang-goyangkan wajahnya

Eve bangun, lalu membuka seatbeltnya dan keluar memasuki rumah.

“Bi…. Aku pulang” Suara Eve bergema di ruangan tengah, mencari keberadaan bi Asih. Tapi tak ada jawaban. Sudahlah mungkin bibi sedang di belakang, batin Eve

Eve melangkah menuju kamarnya, untuk mengambil berkas-berkas kantor di kamarnya. Jimmy hanya mengekor dari belakang.

“Vellyn” Jimmy bergumam pelan memperhatikan foto gadis diatas nakas. Ini kali pertama Jimmy menginjakkan kaki dirumah Eve, sehingga dia tampak celingukan mengenali setiap sudut rumah tersebut.

“Boleh aku memanggilmu Vellyn?” Jimmy meraih bingkai foto tersebut dan mengamatinya, foto seorang gadis dan seorang pria, yaitu Eve bersama Evan kakaknya tampak tersenyum hangat memegang stik golf di hamparan rumput hijau.

“hanya orang terdekatku yang memanggil itu” Eve sibuk mencari berkasnya di meja kerjanya.

“Aku kan orang terdekatmu”jawabnya memperhatikan Eve yang sedang kesusahan mengangkat buku besar, lalu mendekat ingin membantu.

“sudah ketemu” Eve mengamankan berkas yang ia temukan tersebut di tasnya.

“Jim, Rico tadi pagi adalah hacker, karena harus ke luar kota, makanya kami mengadakan pertemuan pagi sekali”

“lalu?” Jimmy mendudukan dirinya di kasur berwarna biru langit kesukaan Eve, dia mencoba fokus dan mendengarkan penjelasan Eve yang tampak serius,

“Jadi… .. @#$%^!@$%^&” Eve menceritakan persis apa yang diceritakan Rico tadi pagi.

Jimmy tersentak kaget mendengar nama seseorang yang disebut Eve, dia mulai terlihat sangat gelisah, tapi dia mencoba untuk tenang menunggu Eve selesai bercerita.

“dan satu lagi, Adik dokter Seyna bernama Seyla Adiguna, itulah yang ku coba cari tahu tadi” Eve mengakhiri penjelasannya.

Jimmy terdiam, dia sibuk bergelut dengan pikirannya, bagaimana mungkin, orang itu adalah Seyla? Mengapa dia senekat itu hingga ingin melenyapkan nyawa seseorang? Apakah ini karena dia menikahi Eve? Apa karena aku memutuskan hubungannya dengannya? Batin Jimmy

“Jim, kau kenapa?” Eve melempar sebatang pulpen kepada Jimmy, karena kesekian kali ia memanggil tak dijawab oleh Jimmy. Pulpen itu mengenai leher Jimmy membuatnya tersentak kaget.

“Ah yaa?” Jimmy menjawab gelagapan

“Menurutmu, apa ada hubungannya dengan dokter Seyna? dialah yang mengenal ku lebih dekat, dan Seyla aku tak pernah mengenalnya apalagi berurusan dengannya. Tapi kenapa dia ingin mencelakaiku?”

...■■■■■■...

1
Ka'Unna
semangat kak🥰
Yu Sara
support novel ini jga ya
Ratna0789
mampir sini juga
Icha Tangahu
mampir
Mega Ackerman
Cerita yang keren, mantap thor semangat 👍
Gontenk
aku mampir kk.. bayi ceo tampan
NanLexa
aqu mampir ya thorrrr..... 😁😁😁
Salam dari Nan lexa........ 👍
Cahyaning Fitri
nyicil dulu , sekaligus sambil ketak-ketik .....✌️✌️
Elwi Chloe
Jimmy jangan curigaan dong, kepercayaan itu penting loh
Elwi Chloe
lanjut baca bacaa
Your name
Kok aku senangnya kalau momen Jimmy sama Ev bersikap tidak peduli gitu. Padahal sih aslinya peduli mereka.

Btw pikiran Jimmy mengarah ke Ev nih kayaknya, eh tahunya ketebak dalam diri Ev.
Yukity
Akhirnya...selesai juga..💗💗
Yukity
mampir di sini bawa boom like..👍🏼😍
Your name
Untungnya Jimmy sigap
Your name
Bahkan Jimmy tidak menyangka jika barusan Eve juga mengatakan hal yang hampir sama dengannya. Meski dalam hati.
Your name
Makin penasaran aja nih jadinya, pengen tau lebih detail lagi tentang Eve.
Your name
hmm, cemburu nih ye
Your name
Salah faham lagi dong
Your name
Skat matt
Ufuk Timur
oke tapi cium aku dulu😭😭apakabar para jomblowers disana
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!