NovelToon NovelToon
Dibuat Mandul Oleh Suami Pengkhianat, Aku Pun Bangkit Membalas

Dibuat Mandul Oleh Suami Pengkhianat, Aku Pun Bangkit Membalas

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga
Popularitas:290.6k
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

BERTAHUN-TAHUN DIANGGAP MANDUL, TERNYATA ITU ADALAH JEBAKAN SUAMI DAN ORANG KETIGA. SETELAH MENGETAHUI KEBENARANNYA, AKU PUN MULAI MEMBALAS DENDAM!

Demi menikahi Lavanya, Aditya tega memberikan obat anti-ovulasi kepada Kemuning, agar tidak pernah bisa punya anak. Aditya juga memanipulasi hasil tes kesuburan Kemuning.

Namun, takdir berkata lain ketika kecelakaan menimpa Kemuning. Dari hasil pemeriksaan diketahui kalau ada zat berbahaya di dalam rahimnya.

Dengan bantuan Arkatama, Kemuning menyusun pembalasan kepada Aditya dan Lavanya. Membuat mereka merasakan pembalasan yang tak disangka-sangka.

Niat ingin menguasai harta milik Kemuning, yang Aditya dapatkan malah gigit jari.

Akankah rahim Kemuning bisa subur kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27

Di desa, suasana kehidupan berjalan jauh lebih tenang dibanding hiruk-pikuk ibukota. Sejak pagi, halaman peternakan milik Kemuning sudah terlihat ramai oleh para pekerja yang datang lebih awal dari biasanya. Beberapa orang berdiri di dekat kandang sambil mengobrol pelan, sementara yang lain duduk di kursi plastik dengan wajah penasaran.

“Tumben disuruh kumpul pagi-pagi begini.”

“Katanya ada pengumuman.”

“Jangan-jangan dapat pesanan besar lagi.”

Suara mereka saling bersahutan penuh rasa ingin tahu. Karena semua pekerja berkumpul, termasuk yang kerja shift siang dan malam.

Ada pekerja bagian kandang yang bajunya masih bau pakan ayam. Ada bagian pemotongan yang baru selesai mencuci tangan. Sopir distribusi juga ikut berkumpul sambil memegang topi masing-masing. Semua menunggu Kemuning keluar dari kantor kecil di samping peternakan.

Tidak lama kemudian, pintu terbuka. Kemuning keluar sambil membawa beberapa amplop cokelat cukup tebal di tangannya. Wanita itu memakai kemeja lengan panjang sederhana dan celana panjang berwarna lembut. Penampilannya tidak berlebihan, tapi selalu terlihat rapi dan nyaman dipandang.

Begitu melihat Kemuning datang, para pekerja langsung berdiri lebih tegak.

“Pagi, Bu.”

“Pagi semuanya,” balas Kemuning sambil tersenyum ramah.

Kemuning berdiri di depan mereka dengan wajah tenang. Tidak ada sikap tinggi hati meski sekarang peternakan itu berkembang pesat di tangannya.

“Bulan ini pesanan kita naik banyak,” ucap Kemuning pelan, tapi cukup jelas terdengar oleh semua orang. “Bahkan hampir sepuluh kali lipat dari biasanya.”

Beberapa pekerja langsung saling pandang dengan mata melebar. Senyum pun menghiasi wajah mereka.

“Serius, Bu?”

“Pantesan ayam keluar terus tiap hari.”

“Kirain cuma saya yang ngerasa makin sibuk.”

Kemuning tersenyum kecil melihat reaksi mereka.

“Karena itu aku mau berbagi rezeki sama kalian,” lanjutnya sambil mulai memegang amplop-amplop itu lebih erat.

Suasana langsung berubah ramai oleh sorak-sorai gembira para pekerja.

“Wah, rezeki anak istri!”

“Terima kasih banyak, Bu!”

Kemuning mulai membagikan amplop satu per satu. Ia menyebut nama mereka dengan sabar, lalu menyerahkan bonus itu langsung ke tangan masing-masing.

“Ini buat Pak Rahmat.”

“Terima kasih, Bu.”

“Pak Jono juga jangan lupa dijaga kesehatannya.”

“Iya, Bu.”

Cara Kemuning berbicara selalu lembut, tetapi perhatian kecil seperti itu membuat para pekerja merasa dihargai.

Salah satu pekerja yang masih muda membuka amplopnya pelan. Begitu melihat isinya, matanya langsung membelalak lebar.

“Bu, ini bonusnya banyak banget!” ucapan itu membuat yang lain langsung penasaran dan ikut membuka amplop mereka masing-masing. Reaksi mereka hampir sama.

“Ya Tuhan ...!”

“Ini mah kayak THR!”

“Baru kali ini saya pegang bonus sebanyak ini!”

Seorang pemuda sampai tertawa lebar sambil memegangi amplopnya erat-erat. “Mamaku pasti senang banget, Bu!” katanya semangat.

Yang lain langsung ikut tertawa. Bahkan ada yang buru-buru mengambil ponsel untuk memberi kabar keluarganya.

Kemuning ikut tersenyum melihat wajah-wajah bahagia di depannya. Entah kenapa, melihat mereka tersenyum seperti itu membuat hatinya ikut terasa hangat.

“Gunakan uangnya baik-baik, ya!” ucap Kemuning sambil bercanda kecil. “Jangan habis buat main burung merpati lagi.”

Semua langsung tertawa keras. “Waduh, ketahuan Bu Kemuning!”

“Si Ujang mah emang suka enggak bener.”

Suasana pagi itu terasa hidup dan hangat. Tidak ada jarak antara pemilik usaha dan pekerjanya.

Kemuning memang tidak pernah berubah sejak dulu. Walaupun sekarang usaha peternakan berkembang pesat di tangannya, ia tetap memperlakukan para pekerja dengan baik. Ia tahu peternakan itu bisa berjalan besar bukan hanya karena dirinya, tetapi juga karena orang-orang yang bekerja keras setiap hari.

Para pekerja sadar akan hal itu. Mereka semakin hormat pada Kemuning. Bukan karena takut, tetapi karena tulus menghargainya.

“Bu Kemuning memang beda,” bisik salah satu pekerja pada temannya. “Jarang ada bos kayak begini sekarang.”

“Iya. Pantes usaha beliau makin maju.”

Seperti biasa, kabar baik tidak pernah berhenti hanya di satu tempat. Sore harinya, cerita tentang bonus besar dari Kemuning mulai menyebar ke seluruh desa. Dari warung kopi, pasar, sampai ibu-ibu yang sedang duduk di teras rumah.

“Katanya bonus pekerjanya sampai jutaan.”

“Baik banget itu si Kemuning.”

“Pantes orang-orang betah kerja sama dia.”

“Memang rezeki enggak ke mana kalau orangnya baik.”

Banyak yang memuji Kemuning. Banyak yang mulai kagum melihat perubahan hidup wanita itu. Dulu dipandang sebelah mata. Sekarang justru berhasil berdiri sendiri dan mengembangkan usaha lebih maju.

Namun tidak semua orang senang mendengar kabar tersebut. Di rumahnya yang sederhana, Bu Ratih duduk sambil mengupas bawang di dapur ketika seorang tetangga datang bercerita dengan wajah antusias.

“Bu Ratih, si Kemuning bagi bonus gede banget, lho! Pekerjanya sampai senyum semua.”

Tangan Bu Ratih langsung berhenti bergerak. Wajahnya perlahan berubah masam.

“Katanya hampir kayak THR,” lanjut tetangga itu tanpa sadar. “Memang sekarang peternakannya makin maju.”

Bu Ratih mendengus kasar. “Pamer aja terus!” gerutunya sinis.

Tetangga itu langsung terdiam canggung. Dia baru ingat kalau Bu Ratih suka sentimental jika ada yang membicarakan Kemuning.

Bu Ratih membuang bawang yang dipegangnya ke meja dengan kesal. Dadanya terasa panas setiap kali mendengar nama Kemuning dipuji orang-orang.

Entah kenapa, semakin hidup Kemuning terlihat bahagia dan sukses, semakin sulit Bu Ratih menerimanya. Setelah perselisihan dahulu, sampai sekarang ia masih membenci mantan menantunya itu.

***

Terima kasih semuanya, berkat dukungan kalian karya ini bisa kontrak. Insya Allah hari ini dan seterusnya crazy up, ya!

Bismillah, bisa ♥️

1
Sri Widiyarti
kebiasaan di novel kenapa mantan selalu kembali dengan tidak tahu malunya 🤦🤦🤦
Mundri Astuti
bagus arka jangan biarkan masa lalu kembali merecoki keluarga kamu yg skrg, kemuning mau menerima Arya itu poin pentingnya arka, sehingga bisa harmonis, masa lalumu tdk bisa kehadiran Arya di rmh tanggamu yg dulu
Jetva
keren..
Jetva
SUDAH BENAR ARKA RAK TANGANI KASUS TAMARA...DIPERSIDANGAN BISA SAZA MOMEN ITU DIPAKAI UTK MENGHUJAT BALIK TAMARA N ARKA..SECARA RAMLI DULU SELINGKUH DGN TAMARA..BISA SAZA ADA TUDUHAN TAMARA BALIK LAGI AMA ARKA ATW ARKA PEGANG KASUS TAMARA AGAR BERCERAI DR RAMLI AGAR BS KEMBALI BERSAMA TAMARA..........ARKA OTAKNYA SEHAT...TAMARA KAYAKNYA GA TAU DIRI...
Fyrly
Benar Arka tegas tidak mau menjadi pengacara Tamara biar meminimalkan dampak buruk bagi rumah tangganya, sepertinya Tamara mau memanfaatkan perceraiannya untuk mendekati Arka lagi
Lee Mba Young
Bagus Arka kl bisa teges gk berhub dng masalalu. krn nnti kl sidang a lot mereka bertemu tiap Hari pa gk cinlok lagi 🤣 palagi pernh berhub 😄. inget rasa lah...
gina altira
Sudah bener Arka jgn mau terlibat dengan masa lalu. Ada kemuning dan Ziya yg harus kamu lindungi,
Zhang Wuyang (张五阳)
jadian dong pliss kalau gak jadian ku jodohin sama walid
🌸 Sunshine 🌸: Enggak pernah nonton, Kak. Tahu Walid karena rame aja di grup sama cuplikannya di tiktok.
total 3 replies
Eonnie Nurul
laki2 ya gitu harus tegas kalau masih bisa jangan berhubungan dengan mantan dan lebih tepat nya buanglah mantan pada tempatnya 🤪
Sri Supriatin
Semoga tercapai beli HP barunya Thor, sy bc marathon nich 🤭💪💪💪
Vie
sama2 pernah merasakan hati yang hancur dan sekarang sama2 saling menyembuhkan dengan kekuatan cinta mereka berdua.... luka tidak akan pernah bisa hilang sepenuhnya, selalu meninggalkan bekas walau itu hanya samar,, dan itu akan tersimpan sangan jauh dan dalam di hati yang terdalam, tapi tidak sepenuhnya bisa ditutupi......
Sri Supriatin
Sedih bcnya Thor, pengalaman anak itu diurus n dioerhatiiin lebih meresap dan berbakti drpd dicerewetin... Tapj tergantung juga sy g. Bisa bandingin Karena cuma dititipin satu anak laki2... Alhamdullilah putraku sampe skrng buat ibunya bersyukur 🙏🙏🙏
Ma Em
Tamara penyesalanmu sdh terlambat , semoga saja Arkatama tdk akan kembali lagi pada Tamara setelah mendengar bahwa Tamara menyesal .
Ita rahmawati
nah kalo kamu beneran menyadari kesalahanmu Tamara harusnya kamu menjauh dari arkatama yg udh bahagia bknnya malah mendekat mepet LG 🤦
sengaja kamu ya jgn2 ada udang di balik batu 🤣
Retno Harningsih
up
Sugiharti Rusli
karena baik Arka dan Kemuning sama" korban pengkhianatan mantan pasangan nya, semoga mereka bisa saling menguatkan yah dalam mengarungi rumah tangganya,,,
Sugiharti Rusli
yah semua memang berasal dari kebodohan dan sifat egois seseorang yang mencari kesenangan dengan orang lain,,,
Sugiharti Rusli
makanya konsen Arkatama dalam membela seorang istri yang dikhianati dan disakiti karena ibu dan dirinya sendiri jadi korban yah,,,
Sugiharti Rusli
jadi dia tahu persis luka yang abangnya alami, apa lagi secara ga langsung Arka jadi korban tuai yang ayahnya berikan kepada bu Arumi yah ini,,,
Sugiharti Rusli
oh bahkan dahulu si Arya yah yang jadi saksi perselingkuhan kakak iparnya Tamara
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!