NovelToon NovelToon
Perjodohan Dua Pewaris Tunggal

Perjodohan Dua Pewaris Tunggal

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:4.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rani

Sabrina dan Satya adalah dua pewaris tunggal perusahan terkenal. Mereka harus terjerat dalam pernikahan tanpa cinta hanya demi mempertahankan perusahaan Sabrina yang sedang berada di ambang kehancuran.

Gadis sekeras Sabrina tidak bisa menolak ketika orang tuanya menikahkan dirinya dengan laki-laki yang ia anggap lemah seperti Satya. Tapi, Sabrina tidak tahu apa yang laki-laki yang ia anggap lemah itu punya.

Akankah Sabrina bisa jatuh cinta pada laki-laki yang ia anggap lemah seperti Satya? Mampukah Satya menaklukkan hati seorang gadis judes, galak, dan jutek seperti Sabrina?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#19

Satya langsung meninggalkan Sabrina setelah mengatakan kata-kata itu pada Sabrina. Sabrina yang mendengarkannya hanya bisa diam sambil melihat punggung Satya yang berjalan semakin menjauh, lalu menghilang di balik pintu kamarnya.

'Apa itu bisa dikatakan dengan kata-kata peduli sama gue Satya?' tanya Sabrina dalam hatinya.

"Gue bingung, laki-laki itu sama aja terkadang. Sama-sama ngeselin dan gak bisa gue tebak apa isi kepalanya," kata Sabrina bicara pada dirinya sendiri.

____

Satya tidak menampakkan batang hidungnya setelah bicara dan mengobati Satya sore tadi. Ia memilih diam di kamarnya sampai jam makan malam tiba.

"Satya." Sabrina mengetuk pintu kamar Satya yang letaknya bersebelahan dengan kamarnya.

Beberapa kali panggilan dari Sabrina, tidak ada satupun jawaban dari Satya. Hati Sabrina mulai dilanda kecemasan saat orang yang ia panggil tidak memberikan respon sama sekali.

"Satya! Lo ada didalam kan Sat," kata Sabrina lagi.

Masih sama. Tidak ada respon sama sekali. Sabrina mendadak panik. Ia memikirkan sesuatu yang buruk yang membuat hatinya merasa takut akan pikirannya sendiri.

Tanpa pikir panjang lagi, Sabrina langsung mengumpulkan semua tenaga dan kekuatan yang ia miliki. Sabrina berniat untuk mendobrak pintu kamar Satya yang tertutup rapat.

Sabrina mendorong badannya sekuat-kuat yang ia bisa. Agar pintu kamar Satya terbuka. Malang tidak berbau, takdir tidak bisa ditolak.

Tepat saat Sabrina menerobos masuk dengan cara mendobrak pintu kamar, itu berpas-pasan dengan Satya yang ingin membuka pintu kamar setelah ia mendengarkan suara samar-samar dari kamar mandi tadi.

Iya, Satya tidak menjawab panggilan Sabrina karena ia sedang berada di kamar mandi. Bunyi air yang keluar memenuhi kamar mandi sehingga Satya tidak bisa mendengarkan panggilan Sabrina.

Hasil yang sudah bisa ditebak karena ulah Sabrina yang berniat mendobrak pintu kamar Satya, Sabrina tidak bisa menahan tubuhnya untuk tidak menabrak Satya yang berada didepan pintu kamar.

Mereka berdua terjatuh keatas ranjang milik Satya yang sudah menanti tak jauh didepan pintu masuk. Sabrina menindih Satya yang hanya menggunakan handuk, yang hanya menutupi bawah pusat dan lutut saja.

Wajah Sabrina benar-benar tidak ada penghalang lagi. Memang benar-benar menyentuh dada Satya yang tidak mengunakan sedikit penutup pun. Ia seperti sedang berada dalam dekapan Satya saat ini.

Baik Satya maupun Sabrina, mereka sama-sama merasa kaget atas apa yang baru saja terjadi. Seolah-olah, waktu sedang berhenti seketika saat mereka jatuh berpelukan di atas ranjang milik Satya.

Setelah mampu menguasai diri dengan kesadaran yang ia miliki. Sabrina bergegas bangun dari jatuhnya. Ia menutupi wajahnya dengan kedua tangan.

"Apa-apaan sih lo Satya. Ngapain cuma pakai handuk doang," kata Sabrina dengan sangat gugup dan berusaha menjauh dari Satya.

"Lo yang apa-apaan. Ngapain masuk kamar gue dengan cara seperti itu."

"Ya gue manggil lo, lo gak ada respon sama sekali," kata Sabrina berusaha membela dirinya.

"Mana dengar gue. Gue kan lagi ada di kamar mandi. Lagi mandi."

"Ya udah deh. Serah lo mau ada dimana. Gue cuma mau manggil lo buat makan malam doang kok."

"Iya udah. Nanti gue keluar."

Sabrina tidak menjawab. Ia terus saja menutupi wajahnya dengan kedua tangan dan tetap berdiri ditempat ia berdiri tadi. Dengan posisi membelakangi Satya yang masih duduk di atas ranjang.

"Sampai kapan lo mau berdiri di situ. Apa lo mau temani gue ganti pakaian?" tanya Satya tidak mengerti.

"Ih, najis gue," ucap Sabrina sambil berjalan keluar dengan langkah besar.

"Ampun deh. Kok gue jadi bego gini ya," kata Sabrina sambil menuruni anak tangga.

"Bikin malu aja," ucap Sabrina lagi.

Makan malam kali ini tidak ada yang mengeluarkan suara. Baik Satya maupun Sabrina, sepertinya sedang bahagia dengan memilih mode diam. Hanya dentingan sendok yang terdengar sekarang.

Kejadian yang memalukan itu masih terbayang jelas dalam benak Sabrina. Entah kenapa, kejadian itu terus saja berada diingatan Sabrina setiap kali ia ingin menutup matanya. Hasilnya, Sabrina malam takut untuk menutup mata.

1
Pichaacha
kampus apa sekolah sih? kok dri deskripsinya kyk sekolah 🤔

entahlah.. semangat berkarya thor💪🏻
lily
masih bingung,, Sabrina bilang si Satya itu anak manja yg ngandelin harta ortunya, Lah dia sendri emangnya gak ngandelin harta ortunya kah? dia udah kerja?
lily
haish sama2 masih menumpang di ortu gak usah banyak omong sab, semua sama kuliah jga masih yang nguliahin ortu , hidupnya jga masih bergantung sama ortu,, blum pada kerja kan ,,,
Felycia Fernandez
wow...
luar biasa kamu Sabrina...
Felycia Fernandez
bar bar nih Sabrina 😅😅😅
Yun Bundanyalutfhi
Luar biasa
noera
watak perempuannya agak tdk suka y sombng
Bebise: /Smile/
total 2 replies
Tut Eny
lanjut
Fitria Vivin
simple
seperti baca chicklit
fian widy
👍🏻
duoNaNa
agak berbelit....kurang berbobot...mgk byk yg bosen tp masih bisa dipahami dan yaaa aku masih penasaran kelanjutannya. makasih thor atas karyanya 👍👍
Ida Damayanti
tetap stay di ceritamu author 😘
aqu
bagus
Venita Marsel Tyssenraad
ini author nya pasti suka bgt sm warna hijau
di semua novel nya, tokoh utamanya suka warna hijau
Rani: wkwkwkwkw...
sssttt 🤫🤫 itu rahasia🤭🤭
total 1 replies
Opung Boru Caroline
kasihan karmila tp ko nyesal gue ada cewek seperti karmila tdk jaga harga diri
♕𝒴𝓾𝓛 🐍👏꧂
nyimak dlu thor.. awalnya okeh.. 👍
🍒 rizkia Nurul hikmah 🍒
sini aku ksh tau Sean Adrian klo si Sabrina dan Satya udh nikah 😂
Kong Nanan E
makin mantaf ceritanya
Kong Nanan E
bagus ceritanya
Cicik Yuliana
mkasih thor karyamu best....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!