NovelToon NovelToon
Cinta Lelaki Biasa

Cinta Lelaki Biasa

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Contest / Cintapertama / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:961.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: ntaamelia

Alya Safitri gadis berusia 18 tahun itu kini harus menikah dengan laki-laki bernama Ardi Wijaya, laki-laki pilihan sang ibunda yang di gadang-gadang baik dan lemah lembut tutur katanya, mampu mengasihi dan menjaga Alya dengan sepenuh hati.

Alya menyangkal, namun rasa sakit yang ia terima dari ibu orang tercinta nya mendorong nuraninya untuk menerima tawaran ibunda nya. Meski tak ada rasa ia terpaksa mengambil langkah.

Dia mempertaruhkan hidup, cinta dan masa depan nya demi menjujung harga diri yang telah porak poranda.

Tak ayal bahwa terkadang sebuah ucapan memang lebih menyakitkan dari bilahan pisau tajam. Mampukah Alya menerima Ardi dalam kehidupan dan cinta nya? Atau Ardi hanya akan menjadi tameng balas dendam sakit hati nya?


Ini adalah novel pertama ngothor nganu 👑

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ntaamelia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 19

Alya membuka sedikit matanya begitu ia merasakan ada hawa panas yang menjalar tapi itu bukan berasal dari tubuhnya, melainkan dari tubuh seseorang yang kini sedang terlelap dengan posisi memeluknya. Ia coba menyadarkan diri, beberapa kali mengerjap untuk mengusir rasa kantuk yang masih melanda. Begitu menyadari hawa panas itu berasal dari tubuh sang suami, Alya segera mengangkat tangannya menuju kening Ardi untuk memeriksa suhu tubuh suaminya.

"Ya ampun, kenapa badan kamu jadi panas begini ." ucapnya sambil mengelus elus kepala Ardi.

"Dingin Dek ." gumam Ardi tanpa membuka matanya, lalu kembali mengeratkan pelukannya .

Alya reflek membenamkan kepala suaminya ke dalam dada, sambil menarik selimut agar menutupi badan kekar Ardi yang kini sedang ringkih.

"Iya, iya nanti aku buatkan sarapan terus mas minum obat ya. " ucapnya, lalu tanpa sadar mengecup kening yang terasa panas milik suaminya.

Tidak ada jawaban dari Ardi, sepertinya suaminya itu tertidur kembali, Alya membelai kepala suaminya menyalurkan ketenangan dan kenyamanan bagi seseorang yang kini ada dalam dekapan nya.

"Maafin aku ya, kemarin udah ajak Mas ujan-ujanan jadi Mas sakit deh sekarang." gumamnya, tak peduli suaminya itu mendengar atau tidak ucapan nya.

Ya, karena kemarin sepulang dari makan seblak , hujan turun begitu derasnya, bukannya pulang, Alya malah meminta Ardi untuk jalan-jalan sebentar menikmati rintik hujan, dengan saling bercengkerama dan berpelukan.

Sudah hampir setengah jam Ardi dan Alya tak mengubah posisi tidur mereka. Namun karena Alya teringat mereka belum menunaikan sholat Subuh pagi ini, akhirnya ia mencoba membangunkan sang suami, dengan mengusap usap pipinya perlahan.

"Mas bangun dulu yuk, kita belom sholat Subuh loh. " ucapnya sambil terus mengusap usap pipi hangat milik Ardi.

Karena tak ada respon Alya kembali memanggil suaminya, kali ini dengan sedikit guncangan.

"Mas Ar ." dengan suara lembut tak seperti biasanya.

"Hemmmm. " gumam Ardi.

"Sholat dulu yuk, abis itu gapapa bobo lagi ." ujar Alya.

Ardi mengangguk didalam dekapan Alya, membuat Alya merasakan geli karena gerakan suaminya.

Untung lagi sakit. gumam Alya.

"Yaudah lepas dulu dong pelukannya. " ujar Alya meminta Ardi untuk melepaskan diri terlebih dahulu. Tapi bukannya melepas pelukannya ditubuh Alya, ia malah menggeleng kan kepala.

"Terus gimana kita bisa sholat Mas? Emang sholat ada gerakan berpelukan apa?" mulai kesal karena suaminya enggan untuk menuruti perintah nya.

"Kok Adek marah-marah si, kan Mas lagi sakit. " balas Ardi dengan nada manjanya.

Emang ada ya orang sakit ngeselin begini?

Tapi lebih baik dia mengalah hari ini, biarkan saja untuk kali ini ia akan menuruti semua perintah sang suami.

"Maaf-maaf, terus maunya Mas bagaimana?" tanyanya.

"Mas gak kuat berdiri Dek, tapi pengen ke kamar mandi. " keluhnya pada sang istri.

Alya mengerut kan keningnya.

Terus aku harus apa? mengantar dan menungguimu di dalam kamar mandi begitu?

"Adek ." panggil Ardi.

"Hemmmm. " balas Alya singkat.

"Mas pengen buang air kecil. " ujarnya seraya mendongakan kepala, bibirnya begitu pucat , menandakan ia benar-benar sedang sakit sekarang.

"Lalu, aku—aku harus apa? " bingung sendiri dengan apa yang harus dilakukan nya.

"Anterin dong Dek. " pinta Ardi.

"Tapi nggak nyampe masuk ke dalem kan? Aku nunggu diluarkan?" memastikan bahwa dirinya tak mungkin mengantar suaminya hingga ke dalam kamar mandi.

"Terus nanti yang pegangin Mas siapa? " tanya nya sambil menunjukkan wajah sedih.

"Ya duduklah Mas. " jawab Alya.

"Terus nanti yang bantu berdiri lagi siapa?" lebih sedih.

"Ya Mas tinggal teriak panggil aku." tegas Alya.

"Kan suara Mas juga lagi lemah, " lebih sedih lagi.

"Baiklah-baiklah, iya aku ikut masuk," Alya mengalah.

Akhirnya Alya benar-benar ikut masuk ke dalam kamar mandi untuk membantu suaminya buang air kecil dan berwudhu .

"Dah Mas pipisnya duduk ya, aku ngadep belakang sambil tutup mata. " ucap Alya begitu mereka sampai dikamar mandi.

"Gak kuat duduk juga. " balas Ardi dengan suara lemah lembut tapi ada maunya.

"Ya terus bagaimana Mas? Gak mungkin kan Mas pipis berdiri terus aku yang pegangin?. " ujar Alya.

Mungkin jika tidak dia tahan, lahar amarahnya sudah meletup letup dari tadi. Dan dia akan berubah jadi singa betina sekarang juga.

"Boleh. " jawab Ardi menyetujui ide sang istri .

Sudah gila ya? Boleh katanya?

"Mas ini gila juga ada batasnya dong. " sudah ingin frustasi meladeni tingkah Ardi.

"Kan adek yang bilang sendiri tadi, kok jadi marah-marah sama Mas. " balas Ardi tanpa merasa bersalah.

Astaghfirullah ini orang , sakitnya aja ngeselin, untung sayang, eh keceplosan kan.

Alya menarik nafas lalu membuangnya perlahan.

"Iya-iya baik suamiku. " ujar Alya sambil menenangkan dirinya.

"Yaudah bukain. " pinta Ardi pada istrinya.

Bukain? buka apa maksud nya?

"Buk—buka? Buka apa? " dengan tergagap Alya mencoba mencari kejelasan arti dari kata buka yang dilontarkan suaminya.

"Celana nya lah Dek, emang mau gini aja?"

Sungguh diwajahnya tidak ada tampang berdosa karena sudah mengerjai istrinya.

Sudah sinting ya dia.

"Tidak mau!!" tolak Alya, dengan permintaan aneh suami nya.

"Niat nolong Mas gak sih dek?" sudah menunjukan wajah lesunya. Karena dengan ini pasti Alya akan menuruti lagi kemauannya.

Ya Allah yg maha besar, hamba kalah lagi kan.

"Yaudah tapi bukain aja ya. " pinta Alya sudah hampir mencebikkan bibirnya.

Ardi mengangguk setuju. Dengan tangan gemetar Alya mencoba membantu suaminya untuk membuka celana dengan membuang mukanya.

Untung saja tidak sampai memegangnya, kalo iya aku bisa pingsan berdiri saat ini juga, akhhh Ibu, tolong anakmu.

"Kenapa Adek buang muka begitu, kan Adek sudah sering melihatnya. " ujar Ardi.

Cih! memangnya aku itu kamu, yang tidak tahu malu.

Alya tak membalas apa-apa perkataan suaminya, ia hanya mampu menelan salivanya dengan kasar sambil menunggui lelaki yang katanya sedang sakit ini hingga selesai.

🌻🌻🌻🌻🌻

Setelah sholat Alya mengemasi mukena nya, mulutnya komat kamit menggerutu dan merutuki sang suami yang bertingkah seolah sakit pagi ini.

"Katanya ngga kuat apa-apa, tapi tadi sholat gerakannya lancar-lancar saja." gumam Alya, tapi masih bisa didengar suaminya.

"Kalo buat jadi imam Adek ya Mas harus kuatlah, kalo imamnya aja lembek gimana makmumnya." tanpa mengganti sarung yang ia pakai, Ardi langsung kembali ke atas ranjang.

Bisa saja menjawabnya.

Melihat istrinya yang hendak keluar dari kamar, sontak Ardi menghentikan Alya dengan bertanya.

"Adek mau kemana?"

"Aku mau buat bubur buat Mas Ar, kan nanti kamu mau minum obat," balas Alya.

Ardi menggeleng, seperti berkata jangan. Lalu ia menepuk tempat kosong disebelah nya agar Alya membaringkan tubuhnya juga disana.

Alya memutar bola matanya jengah.

Terserah, terserah, terserah kau rajanya.

Tak mau membuat Ardi menunggu akhirnya Alya kembali merebahkan dirinya disamping suaminya. Melihat itu semua senyum seketika tercetak di bibir tipis nan pucat milik Ardi, lalu dengan segera ia melingkar kan tangannya ke perut sang istri.

"Memangnya Mas tidak lapar?" tanya Alya sambil mengecek kembali suhu tubuh suaminya.

"Tidak, melihat Adek saja rasanya sudah kenyang," balas Ardi.

Lagi sakit aja, masih bisa ya dia.

"Terus gimana Mas bisa minum obat kalo gitu?" mengingat kan sang suami pada sakitnya.

"Kan Adek obatnya. " jawab Ardi dengan mendongakkan kepala menatap wajah Alya.

Lihat, sikapnya sama sekali tidak berubah dari biasanya, sakit tidak sakit sama saja.

"Yasudah sekarang Mas mau apa?" tanya Alya pada suaminya dengan memakai nada yang sehalus-halusnya.

"Kalo Mas bilang ingin bercinta bagaimana?" seperti tak berdosa.

Plak!

"Sakit Adek, " keluhnya.

"Mas ini gila atau bagaimana?" frustasi sendiri dengan pemikiran si suami.

"Mas kan hanya bertanya." dengan suara sendu nan manja.

Astaga, bisa-bisa aku ikut gila.

🙈🙈🙈🙈🙈

Ngga ngerti aku sama sakitnya mas ar 🙈😆

Like and koment selalu aku tunggu dari kalianku 😇🙏

Semoga selalu suka ❤

1
komalia komalia
waah siaga satu kamu mas ar
komalia komalia
semua nurun dari Amah nya
komalia komalia
jadi ingat sama kata kata anak ku,kalau lagi pc selalu bilang mah ujang ini kaya ngurus dua anak ya Mamah nya ya anak nya,hahaha
komalia komalia
🤣🤣🤣🤣si ira gesrek
komalia komalia
udah ku tebak si jomblo karatan nikah nya Pasti sama arya
komalia komalia
kasihan juga kamu ar akibat Orang mama nya jadi kamu menderita,padahal baik juga kamu ar
komalia komalia
ko tledor di rumah sendiri mandi kamar pun engga di kunci bahkan,,terus tadi engga sampai di stubuhin kan sama si arya
komalia komalia
ooh Ini juga calon suami masa depan ku.
LENY
DUH ARA BANDEL KERAS KEPALA GAK BISA DIOMONGIN
LENY
PARAH ARYA INI GILA KALI GAK MIKIR PERASAAN ISTRI IRA ORANG TUA IH AMIT2 😡
LENY
Baru jg 23 thn msh muda pak / Bu😊
LENY
TAPI ARYA SALAH BAWA ANAK ORANG TANPA PAMIT IZIN SAMA DGN CULIK ITU. DAN LAGI ARA MAU AJA DIBAWA ORANG YG GAK KENAL YA. BIASA ANAK2 DIWANTI WANTI JGN PERCATA SAMA ORANG TG BELUM KENAL.
LENY
DUA2 NYA HYPER GAK LIHAT TEMPAT& WAKTU 🙈
LENY
CANTIK NYA ARA GEMESS❤🥰
LENY
DUH ALYA GAK TAHU DIRI JG GAK LIHAT SUAMI LG KERJA DAN ORANG ANTRI MAU NYA DITURUTIN TERUS LIHAT SIKON ALYA KASIHAN SUAMI MU😱
LENY
MENGENAI RENA TERBALIK KOK PEREMPUAN YG MELAMAR LAKI2😊
Cici Mamatoni: di daerah asal suamiku..di lamongan ada adat dimana pihak wanita yg melamar duluan ke pihak pria..namanya NGGANJURI...lalu setelah itu barulah pihak pria datang ke rumah si gadis untuk menentukan hari pernikahan
total 1 replies
LENY
BENAR2 TERHARU ARDI DI DUNIA NYATA MUNGKIN HAMPIR TAK ADA ORANG SEPERTI KAMU SETIA AGAMIS BERHATI MALAIKAT😭
LENY
Ara cantik bener ❤👍👍
LENY
DUH MASAK BAYI NYA NYUSU BARENG SAMA BPK NYA JG BENER2 GILA DUNIA HALU.
LENY
Duh Alya hamil bnyk bener mau nya bikin suami susah kasihan Ardi hrs kerja kurang tidur kl kecapekkan ngantuk celaka gmn
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!