NovelToon NovelToon
Lembah Hijau

Lembah Hijau

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Hijau Daun

Pram adalah tentara muda, tubuhnya tinggi tegap dengan wajah rupawan. Namun ketampanannya tidak serta merta menjadikan kisah masa remajanya berjalan lancar, nyatanya ia menemui banyak liku-liku percintaan hingga akhirnya menemukan tambatan hatinya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hijau Daun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episod 19

Hari minggu telah tiba, walaupun Pram hari ini libur ia tetap bangun pagi untuk melaksanakan sholat Subuh berjamaah di masjid. Setelah sholat Pram korve barak bersama dengan penghuni lain juga sekitar barak.

Pram selalu mengajak teman-temannya untuk mengganti sprei pada kasur mereka dan menjemur sementara spray di cuci.

Rumput di sekitar barak yang mulai memanjang juga di pangkas menggunakan mesin pangkas rumput. Tanaman yang layu di gunting dan yang masih segar disiram agar tumbuh semakin lebat.

Pukul tujuh semua telah selesai dengan kegiatan mereka. Lanjut makan pagi yang telah disediakan dapur. Pram pagi ini malas ke dapur, ia minta tolong adik lettingnya membawakan sarapan didalam kotak makan.

Pram rebahan di ranjang yang tanpa kasurnya. Ia mengirim pesan pada Linda untuk memastikan apakah hari ini jadi jalan. Setelah dibalas Pram meletakkan kembali HP-nya.

Pram memakan sarapan yang telah dibawakan adek lettingnya dan langsung mencuci bekasnya. Setelah sarapan Pram membereskan meja kecil serta lemari pakaiannya.

Setelah semua bersih Pram memasukkan kasurnya kembali dan istirahat menyambut siang. Pram baru memejamkan matanya ketika HP-nya bergetar tanda panggilan masuk.

Pram : "assalamualaikum" masih sambil memejamkan mata.

Linda: " waalaikumussalam, bang lagi apa?"

Pram: "Mau tidur, ada apa Lin?"

Linda: "Bang gimana kalau ketemuannya sekarang aja?"

Pram: " Kenapa mendadak?"

Linda: " gak apa-apa, pengen cepet aja"

Pram: " Ya sudah nanti Abang telepon lagi kalau sudah mau berangkat."

Linda: " Ok bang! Assalamualaikum."

Pram menyimpan HP-nya lalu duduk ditepi ranjang.

Baru juga mau tidur sudah mengganggu saja, guman Pram kesal.

Pram segera mandi dan merapihkan dirinya. Memakai baju santai untuk jalan dan sepatu Kets andalannya.

Pram sudah siap jalan, setelah menelepon Linda memberi tahu bahwa dia siap berangkat, tiba-tiba adzan sholat dhuhur terdengar. Pram kembali ke baraknya dan sholat dulu. Setelah selesai sholat Pram baru melajukan motornya menuju mall tempat ia dan Linda janjian.

Diperjalanan yang sangat panas Pram hanya mampu mengerutkan keningnya. Helmnya tak mampu menghalangi panas yang menembus kulitnya.

Pram telah sampai di mall of city. Dia memeriksa HP-nya mengecek apakah ada pesan dari Linda, ternyata Linda sudah menunggu di loby mall, Pram segera menuju loby untuk mencari keberadaan Linda.

Dia menoleh kekanan dan kiri mencari sosok Linda. Ternyata Linda sedang duduk di salah satu coffe shop sedang meminum ice chocolate. Pram segera menghampiri Linda dan Linda segera menyadari kedatangan Pram, dia bangun dari duduknya dan menganggukkan kepala.

"Bang Pram sudah datang. Panas ya? Sampe kringat semua gitu? Hehehe" Linda tersenyum melihat Pram dengan peluhnya karena diluar sangat panas.

" Iya Lin panas sekali di luar. Udah lama nunggu ya? Maaf ya." Pram meminta maaf karena dilihatnya ice chocolate Linda sudah hampir habis.

"Belum bang. Mau minum kopi dulu ga?" Tanya Linda.

"Engga lah nanti Abang mau beli air mineral aja. Ga bagus siang-siang gini minum es." Pram melirik stand yang berjualan softdrink lalu membeli air mineral.

"Yuk mau belanja apa? Dimana?" Pram menenggak botol minum di tangannya hingga habis setengah.

Linda mengajak Pram kesalahsatu butik yang ada di mall itu. Dia memilih beberapa baju dan meminta pendapat Pram mengenai bajubyang dipilihnya setelah di coba.

Pram memilih beberapa baju yang cocok dipakai oleh Linda.

"Bang boleh ga Linda dibeliin baju ini oleh Abang?" Tanya Linda dengan wajah super imut.

Apa minta di bayarin? Yang benar saja bahkan kita belum pacaran dan baru seminggu bertemu.

" Semua Lin? Apa tidak terlalu banyak?" Tanya Pram.

"Kan tadi Abang sendiri yang bilang baju-baju ini bagus. Abang gimana sih?" Jawab Linda cemberut.

" Ya sudah hayuk kita bayar." Pram berjalan ke kasir dan menyerahkan kartu debitnya.

"Satu juta lima ratus empat puluh sembilan ribu rupiah pak" kata kasir pada Pram sambil memasukkan baju-baju yang telah dipilih oleh Linda tadi.

Pram menganggukkan kepala. Kartu debit itu adalah kartu gajinya, yang hanya di ambil beberapa setiap gajian untuk memberi orang tuanya dan kebutuhannya untuk sebulan. Sehingga isinya lumayan banyak karena untuk nanti persiapannya menikah dan membeli rumah.

Ada satu lagi kartu yang menyimpan tunjangannya. Kartu itu sengaja disimpan di orang tua Pram. Alasan Pram supaya tidak khilaf untuk berbelanja barang yang tidak perlu. Orang tua Pram menjaga kartu itu dan tidak pernah memakainya.

Uang pemberian dari ketiga anaknya juga hasil dari bertaninya sudah lebih dari cukup untuk kehidupan sederhana mereka. Bahkan orang tua Pram memiliki tabungan dengan jumlah lumayan.

Untuk nanti umroh dengan Pram. Itu cita-cita orang tua Pram. Mereka sudah haji beberapa tahun yang lalu sehingga ingin pergi umroh lagi untuk mengobati kerinduannya pada tanah suci.

"Bang!" Panggil Linda melihat Pram yang diam saja.

"Kenapa diam saja? Yuk ke toko sepatu. Sepatu Linda sudah mau copot nih." Linda berjalan mendahului Pram masuk ke dalam toko sepatu.

Linda mencoba semua sepatu yang ada di display toko. Dia memilih satu sepatu yang menurutnya paling nyaman dan enak dipakai, selain itu model sepatu itu juga terbaru dan limited edition. Walaupun merk sepatu yang menengah tapi harga sepatu itu nembus angka juta membuat Pram menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

Linda kembali meminta Pram membayarkan sepatu yang telah dipilihnya itu.

"Satu juta tujuh ratus sembilan puluh sembilan ribu rupiah" kata kasir lagi.

Pram menyerahkan kartu debitnya kembali pada kasir.

"Terima kasih kak, selamat berbelanja kembali." Ucap kasir setelah menggesek kartu Pram.

Pram tersenyum dan menganggukan kepala.

Linda menerima tas berisi sepatunya dan tersenyum manis pada Pram.

"Terima kasih bang. Yuk makan biar Linda yang tlaktir" ucap Linda meninggalkan Pram lagi menuju salah satu restoran.

Pram dengan langkah gontai mengikuti Linda. dia meletakkan semua belanjaan Linda disamping sofa tempat Pram duduk.

Linda tersenyum sangat manis pada Pram, lalu memanggil pelayan restoran untuk meminta menu.

Pelayan datang membawa menu dan siap menulis pesanan mereka. Seperti biasa Pram memilih nasi goreng seafood dan jus alpukad Pram ingin minuman manis untuk mengembalikan mood nya. Sedangkan Linda memesan makanan Chinese dan minuman yang Pram sangat asing namanya.

Pelayan mengulangi membacakan menu pesanan dan menanyakan apakah adalagi yang diperlukan. Linda mengatakan cukup dan tersenyum.

Pram dan Linda sudah mengobrol dengan santai kembali. Pram tidak mengingat-ingat belanjaan Linda yang telah menguras tabungan Pram itu.

Biarlah sesekali Pram menggunakannyaz jangan terlalu pelit batin Pram.

Pesanan mereka datang dan mereka menikmati makan sore mereka dengan lahap.

1
Lendra malayu
sangat menarik,, udah ada lanjutannya blm thorr?
NURHIDA MUJUR
Thor bikin ank2 mereka dong
Rasya Putrawansyah
keren Thor
Nishie Tastra
Luar biasa
Qaisaa Nazarudin
Thor kenapa aku ngos ngosan baca persiapan pernikahan mereka?? Mmg nya kalo nikah dgn tentara harus seribet itu ya? Bikin kepala ku makin puyeng, Maaf soalnya gak pernah tau kalo nikah sama tentara harus seribet itu..🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Qaisaa Nazarudin
Ribet juga iya ternyata nikah sama tentara,..
Qaisaa Nazarudin
Udah diputusin juga, ngapain ngejar2 lagi, kek cewek murahan ngejar2 cowok..
Qaisaa Nazarudin
pengen 🤮🤮🤮🤮 aku dengernya…
Qaisaa Nazarudin
Nah kan Hendri dan Dika sama2 Tegasnya..Tau dr awal langsung ditinggal, Pram yg jadi penampungan cewek Matre 😆😆😜😜
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk kan ku bilang juga apa, Jangan menilai buku dr sampulnya 😆😆😆
Qaisaa Nazarudin
KARMA buat Pram, Niatnya mau main2 ama cewek, Sekarang malah Pram yg di permainkan…🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk 11 12 sama Sherly, Mending langsung tinggalin aja nih cewek..🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Kan udah keluar tuh sikap sebenarnya Linda, Yg dulu malu2 sekarang malu maluin…
Qaisaa Nazarudin
Jangan menilai buku dari sampulnya, Jangan menilai orang dari luarannya, Menurut novel2 yg sudah ku baca, sopan pakaiannya tapi perilaku nya gak sesopan pakaiannya, tapi malah ada yg lbih parah, Semoga yg ini benar2 cewek baik2 ya..😬
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk mampos loe..Dasar matre,, Sebagai perempuan aku malu dgn sikap loe Sher, Harusnya loe jaga hubungan loe dgn Pram, Orang setia dan juga serius, Eh malah loe yg gak suka org seriusin loe, itu namanya BEGO ,,
Qaisaa Nazarudin
Nah kan, Apa ku bilang, Dika gak serius niatnya cuman pacaran doang, Dan Ternyata Sherly emang Matre, Jadi Pram harus tegas dgn perasaan nya, Sekarang udah tau kan kalo dia Matre dan tukang selingkuh dan gak setia org nya,ngapain juga mau diperjuangin lgi,,
Qaisaa Nazarudin
Ku pastiin Dika gak taunkalo Pram pacarnya Sherly, Percaya deh ,
Qaisaa Nazarudin
Nah itu paling benar 👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Waah nih cewek ternyata Matre, Menurut ku mending Pram tinggalin cewek kel gini, Pram bisa cari yg lain, kita liat gimana akhirnya kisah Sherly dgn Dika, Apa Dika juga serius atau hanya niatnya cuman utk pacaran doang, Biar tau rasa nih cewek, Berlagu banget, Kesel aku,,,
Qaisaa Nazarudin
Gila nih cewek mainin perasaan cowok, Katanya cuman Pram doang,,🤦🏻‍♀️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!