NovelToon NovelToon
Istri Rahasia Tuan Arjuna

Istri Rahasia Tuan Arjuna

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Nikah Kontrak / CEO
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: e_Saftri

"Saya akan berikan kamu satu milyar, jika kamu bisa melahirkan anak laki-laki untuk saya!"

Demi kesembuhan sang ibu, malam itu Aluna mengambil keputusan yang begitu besar dalam hidupnya

Arjuna Bimantara, pengusaha ternama yang ingin mencari seorang wanita untuk melahirkan penerus bagi Bimantara sebab istrinya yang super model menolak memberikan anak

Akankah kesepakatan Arjuna dan gadis muda itu menghadirkan cinta? Atau selamanya Aluna hanya akan menjadi istri rahasia pria bernama Arjuna?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon e_Saftri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SEMBILAN BELAS

Pagi-pagi sekali Aluna harus menemani sang suami yang hendak pergi keluar kota. Sebenarnya Arjuna juga tidak ingin meninggalkan istrinya seperti ini

Namun ini adalah pekerjaan yang penting yang tidak bisa diwakilkan oleh asisten pribadinya walaupun Joseph sangat bisa diandalkan

"Ingat ini! Jangan pernah menyentuh makanan yang tidak sehat! Kamu harus menjaga kesehatanmu dan anak-anak kita"

Aluna tersenyum, hatinya menghangat saat Arjuna mengatakan anak-anak kita, ini seperti menandakan jika dirinya adalah seorang ibu

"Tenang saja! Aku bisa jaga diri" Aluna mengecup pipi suaminya membuat pria itu membeku

Selama ini dirinyalah yang selalu memulai kecupan, tapi ini Aluna berinisiatif melakukannya tanpa perlu diperintah

"Jaga dirimu!" Arjuna mengecup kening lalu bibir ranum itu

Aluna melambaikan tangan saat mobil mewah yang membawa suaminya meninggalkan halaman hingga tidak terlihat lagi

***

Arjuna melakukan pekerjaannya dengan baik agar bisa segera selesai. Baru berpisah beberapa hari dirinya sudah sangat merindukan istri kecilnya itu

Bahkan selama ia menjalani pernikahannya bersama Zoya, ini tidak pernah ia rasakan

"Tuan, ada yang ingin bertemu" Joseph datang menemui atasannya

"Siapa?"

"Arjuna"

Suara itu mengalihkan Arjuna dari layar laptop nya, wajah yang tadinya cerah seketika berubah dingin dan menusuk

"Mau apa anda disini?" Tanyanya dengan suara teramat dingin

Wiliam tersenyum, putranya ternyata begitu membenci dirinya

"Papa datang untuk menemui kamu" Dengan santai nya pria paruh baya itu duduk dihadapan sang putra yang wajahnya terlihat penuh kebencian

"Untuk apa? Sebaiknya anda siap-siap saja untuk melepaskan perusahaan ibu saya" Ujar Arjuna dengan dinginnya

"Apa kamu sudah menyelesaikan persyaratan dari opa?" Tanya William seolah menantang

"Bukan urusan anda!" Ketusnya

"Papa kesini tidak untuk bertengkar, papa cuma mau kamu menjadi salah satu tim kampanye papa"

Arjuna tertawa remeh, bisa-bisanya pria pengkhianat ini datang dan meminta bantuan

"Apa anda pikir saya akan bersedia?"

"Papa tidak memaksa" William menatap lekat putra semata wayangnya itu "Lagi pula Papa kesini sekalian ingin bertemu wanita yang tengah mengandung calon cucu Papa"

Arjuna mengepal, ia tidak akan bisa membiarkan pria baji____ ini menyentuh Aluna

"Jangan mengusik hidup saya, dan jauhi orang-orang yang saya sayangi"

"Waah, apa kamu mencintai wanita itu? Secepat itu kamu melupakan istri kamu?" William seolah menantang

"Zoya? Kenapa tidak anda nikahi saja?"

"Papa tidak tertarik sama menantu sendiri, lagian Papa sudah bosan dengan Zoya" Ujar William dengan santainya

"Memang baji____"

"Tapi sepertinya Papa ingin mencari yang baru dan ....."

"Jangan pernah mengusik wanitaku" Arjuna menatap tajam

"Sepertinya kamu benar-benar jatuh cinta, hal ini membuat Papa semakin tertarik"

"Lakukan apapun diluar sana! Asalkan jangan pernah mengusik kehidupan saya"

"Kalau begitu kenapa kamu tidak tinggalkan saja perusahaan Bimantara?" William menyeringai

"Perusahaan itu milik ibu saya, saya akan menyelamatkannya dari orang-orang serakah seperti kalian!" Arjuna menatap tajam pria yang merupakan ayahnya itu

"Apa kamu akan membawa dia masuk ke keluarga kita?" Arjuna tidak menanggapinya

"Kamu tau keluarga kita penuh bahaya, apa kamu siap membahayakan nyawanya? Kamu tidak takut dia akan berakhir seperti ibumu?"

Arjuna mengepal, ingin rasanya ia pecahkan kepala pria didepannya ini

"Joseph" Seorang pria masuk

"Ya tuan?"

"Antarkan tuan William keluar dari sini!"

Perintah ini adalah mutlak, Joseph mengiyakan dan bersikap sopan

"Mari tuan William!"

"Papa pasti akan menemukan wanita itu, sekalipun kamu menyembunyikannya dilubang semut" William keluar setelah dipermalukan oleh putranya sendiri

"Perketat penjagaan Aluna! Jangan biarkan dia keluar dari Villa jika itu tidak penting" Arjuna mengkhawatirkan keadaan istrinya

William jelas tidak ingin dirinya menang, pria paruh baya itu jelas akan melakukan segala cara untuk menggagalkan nya, dan nyawa Aluna akan terancam

Malam hari yang membuat Aluna kesal, sejak tadi ia tidak bisa terlelap. Wanita hamil itu malah berbalik kesana kemari diatas ranjang empuk nya

"Ini pasti karena kebiasaan dipeluk, sekarang malah tidak bisa tidur" Wanita Hamil itu beringsut bangun lalu mengusap perut buncitnya

"Ada apa? Kalian kangen sama papa?" Aluna seolah tengah bicara dengan calon buah hatinya

"Sabar yaa sayang! Papa kan lagi kerja, sekarang biarin Mama tidur!" Aluna kembali berbaring, ia tidak mungkin menelepon karena takut akan mengganggu suaminya

Ditempat berbeda juga sama, sejak tadi Arjuna tidak bisa terlelap karena selama beberapa bulan ini ia selalu tidur sambil memeluk wanita hamil itu

"Apa Aluna sudah tidur?" Gumamnya

Tak tahan, pria tampan itu mengeluarkan ponsel dan melakukan panggilan video pada istrinya

Aluna yang mendapat telepon, jelas saja gembira. Bahkan wanita hamil itu sudah  duduk bersandar

"Tuan sibuk banget yaa? Kok baru telepon?" Arjuna terkekeh saat wajah cemberut itu terpampang di layar ponselnya

"Maaf yaa" Permintaan maaf itu tak lantas membuat wanita itu mengubah raut wajahnya

"Kenapa belum tidur? Begadang gak bagus loh buat ibu hamil"

"Aku gak bisa tidur"

"Kenapa?" Tanya Arjuna, walaupun ia bisa menebak kenapa istrinya itu sulit tidur

"Gak tau, mungkin anak-anak kangen sama Papa nya" Aluna menunduk, menyembunyikan rona merah pada pipinya

"Jangan nyalahin anak-anak saya kalau Mamanya yang kangen" Arjuna tersenyum menggoda

"Enggak kok, mana ada aku kangen. Beneran anak-anak" Aluna cemberut membuat pria diseberang sana tertawa

"Ya udah, biar Papa temenin deh bobonya dari sini"

Wajah cantik itu seketika berbinar, Aluna berbaring lalu meletakkan ponselnya agar ia dapat melihat wajah tampan itu

"Jangan ditutup yaa sampai aku tidur!"

"Baiklah, sekarang tidur! Ini sudah larut"

Aluna menurut, wanita cantik itu memejamkan matanya walaupun sesekali dibuka membuat Arjuna terkekeh

"Ayo tidur!"

"Beneran ditemenin yaa"

"Iya sayang" Aluna menyembunyikan wajahnya dibalik bantal, panggilan itu membuatnya tersipu

Aluna memejamkan matanya, sementara sang suami benar-benar menemaninya

Arjuna tersenyum, memandangi wajah polos yang entah kenapa membuat hatinya berdesir

Arjuna masih memandangi wajah cantik istrinya saat bayangan ucapan sang ayah tiba-tiba saja terlintas

"Bagaimana kalau William bisa menemukan keberadaan Aluna? Aku tidak mungkin membuat mereka dalam bahaya"

Arjuna teringat, di lubuk hatinya ingin benar-benar menjadikan Aluna sebagai istri dan bukannya istri rahasia seperti ini

Ia ingin membangun keluarga yang indah bersama wanita yang telah mengandung buah hatinya

Namun ucapan William membuatnya ragu, bukankah dengan menjadikan Aluna sebagai istri maka akan membawa wanita ini dalam kesengsaraan?

Aluna adalah gadis yang polos, bagaimana ia bisa hidup bersama manusia penuh racun

Dirinya tidak akan selalu bersama istrinya, dengan membawanya dihadapan William maka hanya akan mengantarkan nyawanya saja dan Arjuna tidak ingin itu

"Maafkan aku Aluna, aku belum cukup kuat untuk melawan para baji___ itu" Batinnya

1
Oma Gavin
aluna yg sabar ya ... kebahagiaan mu juga pasti akan datang meskipun bukan dgn arjuna biarkan ayah anak mu menikmati kebahagiaan palsu nya semoga jodoh aluna kedepannya bener" mencintai dan menerima aluna apa adanya
sunaryati jarum
Arjuna jangan buat istrimu yang hamil stres karena merindukanmu,nanti kamu yang rugi.Jujur sama kakekmu jika Zoya selingkuh dengan ayahmu itu penyebab ibumu meninggal ,dan kamu sudah beristri yang telah hamil anak kembar.
Lisa
Arjuna harus berani melindungi Aluna..klo g Aluna lari aj bersama Dokter Samuel yg jelas lebih baik drpd Arjuna.
sunaryati jarum
Jangan sampai ada yang menyentuh Aluna, Thoor.Arjuna terlalu pengecut seharusnya perselingkuhan mereka segera dibongkar.
sunaryati jarum
Kamu harus lindungi Aluna,posisimu seharusnya lebih kuat dari William ,dia hanya menantu.Pura- pura baik pada William dan membantu kampanye namun masukkan orangmu untuk jadi mata-mata merekam semua kecurangan William.Dan berikan pada saingannya.
sunaryati jarum
Kenapa belum ,pasang kamera di kamarmu bersama Zoya,Kau akan menemukan banyak bukti yang membuatnya bertekuk lutut.Pokoknya emak tidak ingin Aluna diketahui William, dan celaka.Jika itu terjadi emak berhenti mengikuti kisahmu .
sunaryati jarum
Cerita bagus
sunaryati jarum
Terlalu Arjuna membuat bumil selalu kelelahan,tapi itu juga menguntungkan Aluna,besok agar persalinan lancar tanpa Cesar.
sunaryati jarum
Jangan sampai keberadaan Aluna diketahui William dan Zoya.Mereka tenggelam dalam urusan kampanye pemilihan wakil walikota.
sunaryati jarum
Nah istri kecilnya telah melelehkan es kutub Utara,Arjuna. Semoga kau candu dan tumbuh benih cinta pada Aluna.Biarkan Zoya bebas bersama ayah brengsekmu.
sunaryati jarum
Makanya lemes dikit jangan seperti kanebo kering dan robot
sunaryati jarum
Yakin mau membebaskan Aluna, Arjuna.Bebaskan saja Zoya.Agar tidak hanya William yang dilayani.
sunaryati jarum
Sedikit berkurang kakunya Tuan Arjuna
sunaryati jarum
Semoga Aluna bisa melunakkan sikap kaku dan kejam Arjuna
Oma Gavin
akhirnya zoya ngga bisa bohong lagi udah di skak sama arjuna makanya jadi perempuan jgn gatel mertua sendiri diembat memang zoya dan william cocok lucknut mereka
Oma Gavin
demi kebaikan aluna terpaksa arjuna harus kejam jgn sampai aluna jadi sasaran william dan zoya
sunaryati jarum
Sungguh besar pengorbanan kamu demi ibumu
sunaryati jarum
Baru mampir
Eva Safitri: Makasih yaa udah mampir 😍
total 1 replies
Oma Gavin
makanya arjuna itu muka jgn jutek melulu kayak kulkas 8 pintu serem banget ngga salah dong aluna jujur apa adanya semoga twins nya cowo semua biar aluna dpt uang 2 ember dan saat lahiran tiba yg ada arjuna ngga bakalan melepas aluna
umi nur azizah
kka up lbh bnyak
Eva Safitri: Terimakasih udah mampir
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!