NovelToon NovelToon
Second Half: Velix The Next Legend

Second Half: Velix The Next Legend

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Reinkarnasi / Sistem
Popularitas:20.3k
Nilai: 5
Nama Author: Wawan wan

Velix Purnama umur 26tahun seorang pekerja kantoran tanpa sengaja kembali ke masa lalu saat dia masih menduduki bangku SMP.

"Dengan sistem aku akan mengejar apa yang menjadi mimpiku", ujar Velix

bagaimana kisah Velix menjadi legenda sepakbola mari kita saksikan bersama sama!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wawan wan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 19: Peluit Pertama di Partai Puncak

BAB 19: Peluit Pertama di Partai Puncak

Hari penghakiman itu akhirnya tiba. Stadion Mini Jakarta Timur tidak pernah sepadat ini sepanjang turnamen bergulir. Tribune semen yang biasanya menyisakan ruang kosong kini penuh sesak oleh lautan manusia. Kibaran bendera sekolah, tabuhan bass drum yang konstan, hingga yel-yel provokatif dari kedua kubu suporter saling bersahutan, membakar udara sore yang terasa begitu terik dan mencekam.

Babak Final Turnamen Antar-Kecamatan: SMP Merah Marun melawan raksasa sepak bola pelajar, SMP 21.

Di pinggir lapangan, kedua tim sudah berdiri berjejer untuk melakukan jabat tangan seremonial. Velix, yang kini berdiri dengan postur $163.5\text{ cm}$ yang tampak lebih tegap dan berisi, menatap lurus ke arah barisan pemain lawan.

Pandangannya langsung terkunci pada sosok nomor 9 milik SMP 21. Reyhan.

Tinggi anak itu memang tidak bohong—hampir $175\text{ cm}$ dengan pundak lebar dan otot kaki yang sudah terbentuk layaknya atlet remaja profesional. Saat bersalaman, Reyhan menatap Velix dan Danu dari atas ke bawah dengan senyuman meremehkan yang kentara.

"Jadi kalian berdua yang katanya bikin repot SMP 2?" sindir Reyhan dengan nada santai, suaranya terdengar berat. "Saran gua, mending lu berdua taruh bus di depan gawang dari menit pertama. Kalau nggak, jala gawang lu bakal gua robek tiga kali hari ini."

Danu yang emosinya tipis langsung mendelik, namun sebelum dia sempat membalas, Velix menepuk pundak sang kapten dari belakang.

Velix menatap Reyhan dengan ketenangan sedingin es yang disuntikkan oleh efek pasif Cold-Blooded Mentor. Detak jantungnya stabil di angka 72 BPM, sepenuhnya kebal dari intimidasi psikologis lawan.

"Simpen tenaga lu buat lari nanti, Rey. Lapangan ini bakal terasa sangat luas buat lu," balas Velix dengan suara bariton yang tenang, diikuti senyuman ramah yang misterius.

Mendengar balasan yang begitu dewasa dan tanpa rasa takut sedikit pun, senyum meremehkan di wajah Reyhan perlahan memudar, digantikan oleh kernyihan heran. Dia tidak menyangka akan mendapat tekanan mental dari seorang anak berusia 14 tahun.

Kedua tim segera mengambil posisi di lapangan. Velix berdiri di posisinya sebagai gelandang serang nomor 11. Mode seriusnya langsung terkunci 100%. Di sudut pandangnya, layar Sistem mendadak menyala dengan pendaran cahaya keemasan yang luar biasa megah.

[MISI UTAMA: JUARA KECAMATAN - BABAK FINAL]

[Target: Kalahkan SMP 21 dan kunci gelar juara.]

[Bonus Kondisi: Matikan suplai bola ke Reyhan hingga tingkat konversi peluangnya berada di bawah 20%.]

[Hadiah Utama Klaim: 100 System Points (SP), +5.0 Semua Atribut Fisik, dan Membuka Akses ke Toko Tier Perak!]

[Evaluasi Taruhan: Tinggi. Kegagalan akan mengunci perkembangan Sistem selama 1 tahun.]

'Seratus poin... dan peningkatan fisik massal. Aku tidak akan membiarkan misi ini gagal,' batin Velix, mengepalkan tangannya erat-erat seiring gairah mudanya yang membara.

Prreeettt!

Peluit babak pertama ditiup nyaring oleh wasit. SMP 21 yang memegang bola pertama langsung memperagakan gaya bermain yang sangat agresif. Lini tengah mereka diisi oleh dua gelandang pengangkut air bertubuh kekar yang langsung mengirimkan umpan panjang (long ball) diagonal menuju area sayap, mencoba memanfaatkan kecepatan penyerang sayap mereka untuk memberi suplai pada Reyhan.

Menit ke-5, taktik itu hampir membuahkan hasil. Sayap kanan SMP 21 berhasil melepas umpan silang deras ke dalam kotak penalti.

Reyhan melompat dengan kekuatan fisik sekundernya, memenangkan duel udara melawan bek tengah Merah Marun. Dug! Sundulan kerasnya menghantam tiang gawang dengan telak sebelum bola dibuang keluar oleh Danu.

"Sialan! Kuat banget fisiknya!" teriak Danu panik, napasnya mulai memburu melihat keganasan Reyhan di awal laga.

"Danu! Jaga jarak! Jangan biarkan gelandang mereka punya waktu untuk melihat posisi Reyhan!" teriak Velix dengan suara baritonnya yang lantang, mengomandoi lini tengah. Sisi taktis dewasanya langsung bekerja. 'Sesuai rencana, matikan otaknya, maka tubuh raksasa Reyhan tidak akan berguna.'

Menit ke-12, gelandang serang SMP 21 menguasai bola di lini tengah, mencoba mencari celah untuk kembali mengirimkan umpan terobosan ke arah Reyhan yang sudah bersiap melakukan lari vertikal.

Namun, sebelum gelandang itu sempat mengayunkan kakinya, Velix menggunakan fitur Analisis Lawan untuk membaca kecenderungan arah operannya yang condong ke kiri. Menggunakan akselerasi fisiknya yang kian bugar, Velix melakukan gerakan menutup ruang potong (interception) secara instan.

Sret!

Velix memotong jalur umpan tersebut dengan ujung sepatunya. Bola berbelok dan langsung dijinakkan menggunakan keahlian Sentuhan Pertama Sutra milik Berbatov. Bola itu mati, lengket di kaki Velix dalam sekali sentuh.

"Transisi! Serang balik!" teriak Pak Joko dari pinggir lapangan sampai melompat berdiri.

Dua gelandang bertahan SMP 21 yang bertubuh kekar langsung berlari kencang menerjang Velix dari dua sisi, berniat melakukan pelanggaran taktis untuk menghentikan serangan balik tersebut.

Velix menatap terjangan dua badak itu dengan pandangan sedingin es. Waktu seolah berjalan melambat di dalam otaknya yang dipenuhi kalkulasi taktis pria dewasanya. Orkestrasi serangan balik babak final baru saja dimulai dari ujung sepatunya.

1
Sri rahayu
wwwooowwwe
Sri rahayu
prreeeet p4reeeettt ada juga ppriiiitttt Thor
Riyanganz
gelo top fans ke 1💪💪
Marthen
seLamat VeLix resmi menjadi pemain muda berbakat manchestr city...
GO TO LONDON.....👍👍👍
Riyanganz
bagus novelnya, lanjutkan thor semangat 💪💪
Riyanganz: cuma bisa ngasih bunga 🙏
total 1 replies
Revv~~
Btw fitur misi berhadiah + toko udah ngaada kah?, atau memang belum waktunya? karena kulihat udah beberapa chapter fitur itu nga muncul, beda pas awal awal setiap gerak ada misinya
Revv~~: ouh gitu
total 2 replies
Riyanganz
seru banget min
Ramadhan
lanjut min
Ramadhan
lanjutkan Thor jgn berhenti dong update trs
NoxVeil: author lgi sakit, maaf yh
total 1 replies
Riyanganz
seru novelnya ga bertele-tele,tpi kok sepi, semangat thor 💪
Riyanganz
keasikan baca smpe lupa komen,klo like sih di like trus👍👍
Jujun Adnin
lanjut
Arya Rizki Sukirman
ayo thor update banyak lagi
Riyanganz
bagus ceritanya mengalir, punya sistem tpi ga instan prosesnya
Riyanganz
nah kya gini bagus thor makin hidup ceritanya 👍👍
Riyanganz
thor bikin scene ngobrol sma ortunya apa sma lingkungan gitu biar makin hidup ceritanya,ga cuma main bola aja, cuma saran ya thor🙏
Riyanganz
semangat thor💪
Riyanganz
bagus 👍
Riyanganz
ringan ceritanya mengalir, semoga aja kedepannya ga boring ceritanya
Alia Chans
lanjut🌹✍️🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!