NovelToon NovelToon
Cinta Suci Seorang Selir

Cinta Suci Seorang Selir

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / TimeTravel / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 4.9
Nama Author: souzouzuki

Ikuti aturan. Dibawah 21 jangan baca.

Belum pernah ada yang bisa merebut hati Kaisar Zhou Shen Wang sebelumnya. Setiap pernikahan hanya ia laksanakan sebagai formalitas semata. Itupun karena permintaan ibunya Shen Wang agar ia dapat segera menimang cucu pewaris bagi Kerajaan Zhou.

Bagi Shen Wang tak ada yang spesial dari wanita, selain dari pada kecantikan dan sikap manis palsunya dihadapan seorang kaisar bermartabat sepertinya.

Tapi karena sebuah kejadian yang tak terduga, Shen Wang mengalami sakit parah. Satu satunya tabib yang handal pun sedang diutus mengatasi perang di wilayah perbatasan. Akhirnya seorang gadis bernama Liang Kim Hwa, putri dari tabib handal itu dipaksa untuk mengobati Shen Wang.

Dengan tekun Kim Hwa mengobati sang kaisar muda dalam waktu yang cukup lama. Tak disangka, akhirnya Shen Wang dapat merasakan yang namanya jatuh cinta. Ternyata cinta itu rasanya tidak masuk akal. Ternyata cinta itu tak mengenal waktu dan tempat.

Tapi apakah ia akan mengambil

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon souzouzuki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 19 - Kejadian Sepuluh Tahun Lalu

Pemberontakan pertama sepuluh tahun yang lalu, awal dari perubahan hidup Shen Wang. Saat itu ia berumur lima belas tahun.

Tarian-tarian para penari terbaik tersaji di halaman luar istana. Banyak alat musik yang dimainkan. Suara-suara tawa yang begitu menggembirakan dari warga istana juga terdengar.

Lampion-lampion merah berjejer menghiasi istana hingga festival ini terlihat semakin mewah. Tak terkecuali bau-bauan dari dupa yang dibakar untuk sembahyang pada dewa pada perayaan festival kue bulan tahun ini.

Bulan purnama sebesar tampah sajian pada bangsawan kerajaan yang ditunggu-tunggu sesudah masa panen itu bersinar terang, menerangi wilayah itu.

"Shen Wang, coba ini." Putra Mahkota Shen Yauw dengan cekungan manis yang tercetak mengikuti senyuman di pipinya itu menyodorkan sepotong kue bulan pada Pangeran kedua Shen Wang.

Shen Wang pun menerima dan melahapnya dengan senang hati. "Kakak juga makanlah." Shen Wang mendongak dengan senyuman.

"Aku sudah memakannya. Ah astaga lihat itu Wang Wang! Bulannya besar sekali!" Shen Yauw menunjuk ke arah bulan dengan mata berbinar hingga Shen Wang ikut menatap ke atas.

Shen Wang tersenyum damai. Menatap bulan memang menyenangkan sampai ia dapat merehatkan sejenak dirinya dari waktu yang terus berputar.

Duar! Duar!

"Waahh hebat!" Suara terpuk tangan dan tawa semakin menggema memenuhi lingkungan istana.

"Hah!" Shen Wang dan kakaknya menoleh cepat pada sumber suara ledakan.

"Aku kira apa." Shen Wang memasang wajah datar dengan tatapan mata yang masih tertuju pada kembang api yang meledak dan dipuja-puja di sana.

Sekelompok kasim membuang petasan dalam potongan bambu itu ke dalam api hingga timbul suara ledakan-ledakan kecil dari dalamnya.

"Eih jangan remehkan itu, suara ledakan kembang api itu bisa mengusir roh jahat lho." tutur Shen Yauw pada adiknya.

"Ah aku tidak percaya." Shen Wang memutar bola matanya bosan.

"Lihat lihat, seru juga ya!" Shen Yauw belum puas kalau Shen Wang belum melihat ke arah kembang api itu.

Shen Wang menatap kembang api itu dengan terpaksa. Tapi lama-lama pemandangan indah dan suara ledakan yang membuat banyak orang tersenyum itu membuat Shen Wang ikut ikutan tersenyum terbawa suasana.

"Kembang apinya... kenapa di ledakkan disana juga?"

Shen Wang menatap kakaknya yang sedang menoleh ke belakang dengan heran.

"Kenapa diledakkan di sana juga?" Shen Yauw masih bertanya-tanya walau Shen Wang tak menjawab karena tak tahu apa jawabannya.

"Ayah!!"

Shen Wang terperanjat kaget mendengar teriakan kakaknya. "Ayah awas!!"

Shen Yauw berlari mendekat.

"Kakak! Ada apaa??" Shen Wang memanggil-manggil dan ikut berlari mengikuti kakaknya karena khawatir.

"Ayah!"

Ayahnya itu malah membuka lebar-lebar tangannya bersiap menerima pelukan dari Shen Yauw yang berlari mendekat ke arahnya.

"Ada apa hm? Kenapa putraku?" Kaisar tersenyum pada Shen Yauw.

"Tadi- tadi ada sesuatu disini. Ada yang akan meledakkan sesuatu disini..." Shen Yauw menatap api unggun di dekat ayahnya itu dengan kebingungan. Keringat sampai menetes di pelipisnya karena ia merasakan firasat buruk.

"Itu kembang api putraku. Berdirilah dengan tegak, jangan cemas seperti itu." Kaisar menepuk-nepuk pundak Shen Yauw.

"Tidak tadi ada disini. Aku yakin. Ayah ayo minggir kesana! Ayo ayah!" Shen Yauw menarik-narik ujung pakaian bagian lengan ayahnya.

"Shen Yauw! Jangan bersikap tidak masuk akal."

Shen Yauw melepaskan tarikan tangannya. Ia menatap ayahnya dengan tatapan tak percaya karena baru saja dibentak.

"Kakak! Ada apa??"

Shen Yauw melempar pandangannya pada Shen Wang. "I-itu." Shen Yauw menunjuk pada api unggun itu lagi.

Shen Yauw mengarahkan pandangannya pada seorang pelayan yang membawa benda mencurigakan ditangannya itu. "Dia, dia pelayan pribadi Perdana Menteri Ban Poo, kan?" lirih Shen Yauw. Suara nya terlalu lirih hingga Shen Wang tak terlalu mendengarnya.

"Memangnya ada apa?? Kak katakan!" Shen Wang bertanya lagi, dengan panik ia mengguncang kecil lengan Shen Yauw.

Pelayan yang dicurigai Shen Yauw itu tersenyum menang pada Shen Yauw. Kaisar dan kedua anak laki-lakinya sedang berdiri di tempat ini, jadi pelayan itu langsung bersiap melempar benda mencurigakan tadi ke dalam api unggun itu lagi.

"Shen Wang! Ayah! Lari menjauh sekarang!!!" seru Shen Yauw.

Shen Wang langsung berlari sekencang mungkin setelah mendengar aba-aba dari kakaknya itu. Sementara ayahnya yang tak percaya tetap berdiri disana hendak memarahi Shen Yauw yang membuat keributan.

"Lari Shen Wang! Larii!!" Shen Yauw masih berteriak.

Bugh.

Shen Yauw terjatuh karena tersandung saat berlari terlalu kencang.

"Shen Wang! Lari!!!" Ia masih sempat sempatnya berteriak lagi sebelum ledakan hebat pun terdengar.

Duarr!! DUAR!!! Suara ledakan dan dentaman bom menggetarkan sendi-sendi istana.

Shen Wang terus berlari sambil menutupi telinganya.

"Ibu? Ibu dimana? Ibu..." Shen Wang menoleh ke kanan dan ke kiri dengan air mata.

"Kakak? Kakak??" Shen Wang berhenti berlari. Orang-orang yang berhamburan berlari kocar kacir itu sempat menghalangi pandangan Shen Wang.

"Kakak!! Kau dimana!! Kakak!!!"

"Hiks hiks" Isakan pilu dengan tubuh yang bergetar ketakutan serta trauma hebat dari Shen Wang mulai terdengar.

"Kakak!! Huuuhuu..." tangisnya di balik asap kabut tebal yang menutupi pemandangan.

Shen Wang mengusap air matanya, tangannya mengepal. "Kakak... bertahanlah..." Ia berlari masuk menerjang tebalnya asap yang mengepung wilayah istana itu.

Bugh.

Sebuah pelukan berhasil menahan laju kaki Shen Wang. "Kakak?" Shen Wang menoleh.

"Yang Mulia Pangeran Kedua! Jangan masuk kesana! Mari ikut hamba masuk ke dalam!" Suara tegas dari seorang prajurit yang masih selamat itu membuat Shen Wang terdiam.

"Tidak..." lirihnya.

"Kakakku ada disana! Cepat lepaskan aku! Selamatkan kakak!!" berontak Shen Wang.

"Yang Mulia! Mohon ampun! Hamba tidak bisa mematuhinya! Nyawa Yang Mulia, generasi laki-laki satu satunya saat ini lebih berharga!" Penjaga itu terus berlari masuk, tangannya menggendong dan mengunci Shen Wang dengan erat dan tak mau menuruti perintah Shen Wang.

"Tidak! Tolong selamatkan kakak! Aku akan menghukummu dasar prajurit rendahan!! Lakukan perintahku!!!" marah Shen Wang.

Tapi prajurit itu tetap tidak mau mendengarkan. Ia bahkan sampai mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan Shen Wang.

"Hukum hamba Yang Mulia! Tapi hamba, Wu Li! Tidak akan membiarkan Yang Mulia pangeran dalam bahaya!" tegasnya.

"Tidaak huuu hu... Kakak... kakak..." racau Shen Wang.

Syuut syuuut syuut

Banyak panah beterbangan yang menyasar Shen Wang. "Bunuh pangeran kedua!!" Terdengar suara khas laki-laki yang berat dari seorang pemimpin pemberontakan dengan kain yang menutupi wajahnya itu.

Syuut syuut syuut

"Ugh!" Prajurit tingkat tinggi berusia paruh baya bernama Wu Li itu menurunkan Shen Wang dan melindunginya dari segala sisi.

Wu Li menoleh mencoba mencari prajurit lain yang masih hidup. "Hu A Yong! Bawa pangeran masuk! Aku akan melindungi kalian!"

1
Murni Murniati
apa tak cari tau soal mentri bakpao itu,, kan hrs cari tau scra rahasia gitu
Iyus Iyus
bagusssss
Rachmahsetiawardani
Di sini ramai ya,thor.
Beda ma Yuzhen..
reva
apaan sich..??!! baik mmg.. !! tp trlalu naif..!! asli nyampe' sini nyesel aq baca.a..!!
reva
ko' gw sakit hati y.. klo si kaisar cinta k tiga".a..
ahh jgn gitu lah thor.. kasian si kim hwa.. biarpun ini ttg keadilan tp ini kisah conta tragis menurutq sih..
kaisar menang banyak.. jg melambangkan ke egoisan laki" menang telak d sini..!!!! 😥😥😥
reva
fix..!! kek.a ibu.a kim hwa adalah anak dr bai liu (paman.a permasuri) yg f buang oleh nenek.a permaisuri..
oh y thor,, bawang putih cina itu yg kek mana yak?? serius nanya.. mihon d jawab..🙏
reva: eh ralat.. mksd.a ibu.a kim hwa adik dr bai liu
total 1 replies
reva
saya suka.. saya suka..
reva
m"f thor.. d sini asli gw skip..
Afrina Nurulhikmah
Luar biasa
Surati
bagus ceritanya
A&R
bagus
azka aldric Pratama
ini maksudnya Kim hwa lupa GK inget am kehidupan yg di alami am pemilik tubuh/ada ingatan dr zaman modern yg kehapus🤔🤔🤔
azka aldric Pratama
mampir LG di karyamu Thor 😉😉
Ariyanti💫
kalo Kim sama an Ming
bukannya itu GK nyambung dengan judul yha
Ariyanti💫
apaan sih tour ini
kalo mau flashback yh GK harus gini juga udh dari kemarin GK selesai ²+sekarang bikin pembaca kecewa aj terlalu lama flashback ny😢
souzouzuki: anu... di lompati ke eps selanjutnya langsung gapapa
total 1 replies
Ariyanti💫
knp nyeritain masa lalu ny terlalu lama tour bikin pembaca menunggu SJ
menunggu itu GK menyebalkan tour
Lhady Uriyama
wkwkwk, seperti suami istri aja ngambekan ni yee
LUOZR X
kenapa ya aq benci sma pameran utama wanita ya...rela dijadikan isteri keempat dan kaisarnya jga...lelaki yg punya banyak isteri itu terlalu menjijikan
Anisatul Faiqoh
aku cari kok enggan ada ya kk ?
Four.
ceritanya keren kak, semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!