NovelToon NovelToon
Tiba-Tiba Membawa Madu

Tiba-Tiba Membawa Madu

Status: sedang berlangsung
Genre:Poligami / Pelakor / Selingkuh / Cerai / Keluarga & Kasih Sayang / Penyesalan Suami / Chicklit
Popularitas:77.7k
Nilai: 5
Nama Author: July Khan1114

Rania Izzara adalah Istri dari Aditama, mereka membina rumah tangga sudah sepuluh tahun, namun tiba-tiba Rania di kejutkan dengan suaminya yang membawa seorang perempuan ke dalam rumahnya. Alangkah terkejutnya Rania ketika tahu bahwa suaminya telah menikah siri tanpa sepengetahuannya. Rania shock bukan kepalang mengingat selama sepuluh tahun mereka membina rumah tangga baik-baik saja namun kini di hadapakn dengan sosok seorang perempuan yang menjadi madunya.
Akan kah Rania bertahan atau justru dia meningglkan Aditama? padahal Aditama sangat mencintai Rania, namun Aditama memiliki alasan kenapa dia menikah lagi.

yuk simak kisahnya mereka Rania, Aditama dan Khansa sebagi madu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon July Khan1114, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19. Siasat.

Sepanjang jalan tidak ada percakapan di antara Iqbal dan Rania. Iqbal ragu untuk memulai menanyakan prihal ucapan Rania, hanya helaan napas yang keluar dari mulutnya.

Terlihat Rania sedang menatap keluar dengan Adriana yang sudah tidur di mana posisi kepala Adriana ada di pangkuan Rania.

"Apa kamu serius akan balikan lagi jika Aditama menceraikan Khansa?" tanya Iqbal pada ahirnya.

Rania menghembuskan napasnya lalu dia gelengkan kepalanya.

"Aku hanya ingin tahu seberapa serius dia pingin balikan, makannya aku bicara seperti itu, tidak ada niatan untuk kembali. Sikapnya suduh cukup menandakan bahwa dia tidak bisa melepaskan Khansa," ujar Rania yang tangan kanannya mengusap kepala Adriana yang tidur dengan pulasnya.

"Jadi... Ucapan seperti itu hanya menguji dia?" tanya Iqbal memastikan.

"Iya," jawab Rania.

"Dasar Women," ujar Iqbal sambil tersenyum, lalu dia kembali menatap kaca spion di mana Rania terlihat tersenyum dengan manisnya.

"Yess, aku ada kesempatan," gumam Iqbal dalam hati sambil mengembangkan senyumamnya.

Rania yang melihat perubahan wajah dari sahabtannya mengerutkan keningnya karena terlihat wajah dia yang memancarkan kebahagiaan.

"Kenapa kamu terlihat bahagia sekali," ujar Rania, membuat Iqbal spontan melihat ke arah spion.

"Iya aku sangaaattt bahagia," sahut Iqbal yang sekarang fokus ke jalan.

Rania kembali melihat ke arah jendela bayangan Khansa yang menatap dirinya dengan tajam dan pembelaan dari Aditama sudah cukup bukti bahwa Aditama menginginkan keduanya, namun Rania tidak mau jika justru dia jadi istri kedua biar bagai mana pun Rania belum siap jika di poligami, bukan karena dia menentang poligaminnya hanya saja cara Aditama seperti itu sangat sangat salah karena tidak sesuai syariat.

"Tidurlah jika kamu ngantuk aku akan mendengarkan musik, agar tidak jenuh," lanjut Iqbal yang sekarang pandangannya lurus menatap ke jalan.

Rania menganggguk lalu dia memejamkan matanya.

Iqbal kembali menoleh kaca spion terlihat Rania sudah terlelap.

"Kamu tidak berubah Rania,"

Sementara itu Khansa sudah berada di rumah sakit tangannnya sudah di pakai selang infus.

Aditama menatap tajam ke arah Khansa karena dia belum sadar juga, dia menyandarkan tubuhnya ke sofa dengan sambil mengusap wajahnya dengan kasar.

"Aku janji Rania, jika Khansa melahirkan aku akan ceraikan dia," gumama Aditama yang terus menatap Khansa, terlihat gerakan di jemari Khansa membuat Aditama bangkit dari duduknya lalu dia mendekati Khansa.

Mata Khansa perlahan membuka, lalu menoleh di dapatinnya seseorang yang begitu dia cintai berada di dekatnnya, Khansa tersenyum sambil menyentuh wajah suaminya.

"Mas, Aa..ku.. Minta maaf," ucap Khansa terbata dengan genangan air mata yang sudah penuh jika dia berkedip maka air mata itu akan jatuh.

"Sudah lah, kamu harus jaga kesehatan bagai mana pun kamu sedang mengandung anak aku,"ujar Aditama datar seketika air mata Khansa lolos begitu saja.

"Aku panggilkan dokter," Aditama melangkah meninggalkan Khansa.

Khansa menatap langit kamar rumah sakit bayangan Rania yang meminta Aditama bercerai begitu jelas, sorot mata yang terlihat emosi dengan gigi gemeretak.

"Kamu lihat saja Rania pembalasan aku," guman Khansa.

Jika dia menangis di depan Aditama itu karena rasa sayang dan cinta dia yang begitu dalam dia tidak mau berpisah kembali, usaha dia sudah berhasil menyingkirkan Rania, dia tidak mau menyerah begitu saja, Aditama yang mulai ada rasa namun kini terlihat beda, gurtan emosi di wajahnya, dan sedikit dingin tidak seperti waktu pertama kali mereka menikah.

"Akan aku dapatkan cinta kamu lagi, mas," kembali Khansa bergumam.

Pintu perlahan terbuka Khansa menoleh terlihat Aditama dan dokter masuk melangkah mendekati Khansa.

"Sebelumnya, saya ucapkan selamat ya Bu, Pak atas kehamilannya," ujar Dokter dengan ramah.

khansa mengangguk lalu menatap pada Aditama yang diam saja.

"Usia kehamilannya sudah memasuki lima minggu, di jaga ya jangan terlalu banyak pikiran sehingga mengakibatkan ibu stres , itu akan mengaggu pertumbuhan janin, Bapak juga harus ikut andil di dalamnya agar sang istri tidak banyak pikiran dan stres, hormon Ibu hamil sering berubah-ubah," papar dokter itu tersenyum.

"Baik Dok, terimakasih," sahut Khansa.

lalu dokter itu keluar setelah mengecek kondisi Khansa dan memberi tahu apa saja yang boleh untuk ibu hamil dan yang tidak.

Khansa terlihat bahagia karena di perutnya kini sedang mengandung anak dari orang yang sangat dia cintai.

Berbeda dengan Aditama yang terlihat tidak suka, bukan tanpa alasan ke bencian Aditama karena Khansa sudah keterlaluan.

"Mas, aku ingin makan buah," rengek Khansa membuat Aditama mendengus dengan kesal.

Aditama lalu bangkit dan memotong buah pir.

"Suapin, bukannya tadi kata dokter seorang suami harus ada andil agar istri tidak stres," kembali Khansa bicara dengan nada manja membuat Aditama perlahan memasukan pir itu ke dalam mulut Khansa.

Sementara di bandung Rania sudah sampai dia membersihkan debu-debu yang menempel sangat tebal mengingat rumah itu jarang di bersihakn.

Adriana membantu semampunya dan sebisanya, walau rumah ini tidak sebesar rumah Aditama tapi Rania bersyukur, Rumah yang terdiri dari tiga kamar serta ruang tamu dan ruang tengah serta dapur yang menyatu dengan ruang makan dan kamar mandi dua di mana yang satunya ada di kamar utama karena dulu waktu Rania nikah kamar mandi itu di tambah di kamar utama.

Iqbal tidak bisa membantu dia sendri ke ruamhnya menemui ibu dan bapaknya.

Setelah selesai Rania masak menyiapakan buat makan malam, terlihat Adriana nampak murung.

"Kenapa nak,?" tanya Rania yang tangannya masih sibuk mengaduk karena terlihat Adriana murung.

"Adriana benci papa," ujarnya dengan linangan air mata.

Khansa mematikan kompornya lalu mendekat dan memeluknya dengan erat, tidak mudah bagi Adriana ketika melihat pertengkaran orang tuannya.

"Maafkan, Mama Nak," Rania menyeka sudut matannya dia burusaha untuk tidak menangis.

"Semoga kamu suka tinggal di sini ya Nak, rumah yang sangat sederhana tapi di rumah ini banyak kenangan bersama nenek, kakek kamu," Rania membelei rambut Adriana yang panjang dan lurus serta tebal.

Merekapun lalu makan bersama sesekali mereka bercanda agar kesedihan sang anak sedikit berkurang, hingga jam sudah menunjukan pukul delapan malam mereka ke kamar tak lupa Rania menemani Adriana.

Keesokan harinya Khansa sudah pulang dari rumah sakit dia akan pergi ke bandung tanpa memberi tahu Aditama, Khansa akan memberikan pelajaran terhadap Rania.

Setelah Aditama berangkat ke kantor, Khansa sudah siap-siap untuk pergi, lalu dia bilang sama Aditama akan keluar tapi tidak memberi tahu dia akan ke bandung.

"Lihat, saja kamu Rania!" ujar Khansa dengan sorot mata tajam dia genggam kemudi itu kuat-kuat.

Sementara itu Aditama juga diam-diam dia kebandung untuk membujuk Rania.

1
Mma Fifirizkayanti
apkh ada kelanjutanya novel ini kok setengah2 aja
July Khan: tunggu karya yang lain ya kak, novel ini sudah lama hiatus. In Sya Allah akan ada karya yang lain dan baru.🙂.
total 1 replies
Rieya Yanie
lnjut kak
cinta semu
Aditama mudah labil ... 😁😜 beruntung Rania wanita tangguh ...cowok pengkhianat langsung di hempaskan 😎
Sekar arum
kekurangan di novel ini tuh lama bnget up nya
July Khan: 😅😅 sibuk ke hal lain🤭
total 1 replies
itin
seumur umur yang pakai nama Aditama baru ini ketemu karakter tokoh penyelingkuh tapi yang nelangsa. xoxo
biasanya aditama ini tokoh pria tegas berkarakater dan idaman para wanita.
Siti Zaid: Thor..kenapa lama sangat up nya...crita nya kakak suka..semangat thor..syg klau crita separuh jalan...
total 3 replies
Forta Wahyuni
dasar lelaki murahan yg tdk bisa menjaga pandangan, lht cew cantik langsung selera. dasar anu murahan..
Sekar arum
Rania kamu harus main cantik
Sekar arum
kapan up lg thoorr
July Khan: lagi sibuk menggarap novel yang lain kak, jadi ini sedikit terbengkalai😁 insya allah nanti akan adil, biar pembaca gak pada kabur🤭. terimakasih kak
total 1 replies
Yati Syahira
laki bodoh otak selakangan jgn smpi rujik andriana
Rosnelli Sihombing S Rosnelli
Nggak ngerti lah apa yg kau utarakan thor ...sebentar bilang mau nolong kanza trus cinta sama istri pertama trus kau bilang rania cinta pertama si tama kayak nya memang aditama manusia yg plin plan sok tegas tapi melempem nggak suka aja dengan rada cinta ke anak adriana. memang nggak cinta kok dengan istri pertama dan anak kandungnya sendiri. tolonglah thor kau pertegas sampai dimana rasa cinta si tama sama istri pertama. awal jumpa sama kanza niat nolong. kau bilang si tama orang kaya dan pintar masa nggak bisa si tama nyelidiki keluarga kanza. dingin kali cerita mu ini ngga ada yg buat aku gregetan
Nadrah Nandar: maaf Thor kalo bisa jalan ceritanya jangan terlalu melebar aga rkita pembaca ga bingung konflikx jangan terlalu berbelit Belit agar enak di baca masa sih mantan suami dan mantan madu menang terus yg ga masuk akal sudah di perlihatkan bukti video masih juga ga percaya malah berbahagia addehh pemeran utama menderita terus
total 7 replies
Nur Adam
ljjuur
Deo Dega
Lanjut thor 💪💪🥰🥰
Ulan
sudah selesai ya, lg seru2nya
July Khan: tunggu kelanjutanya setah kontrak turun ya kak😊 masih di revew soalnya😉
total 1 replies
July Khan
lagi nunggu kontrak turun jadi sementata tidak up dulu🤭
blecky
semngt rania
blecky
hahahaha Aditama bodoh
Sekar arum
kok malah hamil sih tu pelakor, harusnya mandul, gimana sihh ntar makin besar kpla aja tu ulat bulu
Sekar arum
kapan nih lanjutannya thoorr jgn gntungin atuh
July Khan: di tunggu ya kak, ini lagi proses di dunia nyatannya agak sibuk🤭😁 peluk dari jauh.
total 1 replies
Norhayati Hanipah
menarik jalan cerita
July Khan: terimakasih kak🥰
total 1 replies
Masitoh Masitoh
semangat ya nulisnya biar jln ceritanya lancar...up
July Khan: terimakasih kak😊 semoga suka dengn certanya.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!