NovelToon NovelToon
Ketika Kakakku Menyentuhku

Ketika Kakakku Menyentuhku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / Chicklit / Tamat
Popularitas:35.1k
Nilai: 5
Nama Author: Khansa Ecak

Kisah ini berawal dari sebuah tragedi di mana nafsu seorang kakak terhadap adek kandungnya, dari tragedi itu munculah sebuah kutukan yang mengakibatkan rusaknya hubungan keturunan, banyak sekali masalah ataupun teka-teki yang akan menghancurkan masa depan seorang gadis akibat kutukan mimpi, dan novel ini menceritakan dari lahirnya seorang gadis dari keturunan kutukan yang menghadiahkan seorang kakak pemangsa handal, akankah keturunan gadis ini akan mengakhiri kutukan itu dan mampu menjalani hubungan terlarang dari pernikahan bersyarat.

"Teryata!! Fras anak soni dan mereka berdua memiliki nama samaran seperti empat nyawa yang berbeda.... Hebat!!" ucap furqon di dalam hati tidak percaya akan seperti ini kisah hidupnya.

Jika kalian penasaran dengan alur ceritanya, yuk ikuti alurnya hinga memberikan ending yang tepat untuk kalian komentari trimakasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khansa Ecak, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 19

_TERBONGKAR_

🌊selamat membaca🌊

~2023~

"Rizal" pangil santi.

"Ini bukan mimpi ayah!! Rizal.... Ini bunda!" ucap santi dengan perasaan gembira ia tak berfikir panjang segera memeluk putranya, rizal hanya terdiam, ia merindukan pelukan bundanya.

"Rizal rindu" ucapnya tidak bisa meluapkan emosinnya, rizal luluh dengan pelukan bundanya.

Selesai rasa rindu itu di ungkapkan ayah segera meminta rizal untuk kembali ke rumah dan memperkenalkan rizal ke pada refa.

"Refa ini kakakmu" ucap furqon kepada refa, tetapi refa hanya terdiam tidak percaya, ia tercengang.

"Kenapa jadi seperti ini ya tuhan? Apakah ini alasan lelaki itu memiliki ikatan batin padaku, ia membantuku" batin refa bertanya-tanya, tidak percaya.

"Ayah, bunda..... kenapa kalian menyembunyikan ini semua!!! dan siapa kakfras? siapa dia? Jadi selama ini kalian membuat drama di depanku? Begitu?" ucap refa benci, tidak terasa fras sudah pergi entah kemana.

Fras pergi saat mengetahui jika rizal adalah anak kandung mereka, ia tidak di butuhkan lagi.

"Aku hanya penganti, benarkan" batin fras sambil menangis, mereka tidak mempedulikannya, ia pergi dengan meninggalkan sepucuk surat yang di tuliskannya sebelum masuk rumah itu.

"Refa!! Ini bukan drama, Ini nyata nak, bunda dan ayah tidak merencanakannya, ini semua untukmu untuk kebaikanmu saat kakakmu hilang" ucap furqon meyakinkan putrinya sedangkan santi masih mengelus-elus kepala rizal, ia tidak percaya anaknya kembali.

"Oke seperti itu" ucap refa mengakhiri, ia tidak ingin mendengar drama yang di buat oleh orang tuannya, ia membalikkan badanya untuk menuju kamarnya.

"Refa!! Dengerin ayah sedang bicara" ucap furqon menghentikan langkah refa.

"Apa lagi yah, cukup!! Refa gak mau tau" ucapnya berbalik badan kembali.

"Nak dengerin ayah" ucap furqon menghampiri refa di depan pintu rumah.

Furqon menceritakan semua kejadian itu dari kutukan mimpinya sampai penculikan soni dan defana.

"Itulah mengapa nak, ayah mengadopsi fras untuk mu" ucap furqon dengan nada sedih.

"Ayah tidak menginginkannya, tapi itu untukmu nak" sambungnya mengelus pundak refa.

Refa yang mencerna semua cerita dari ayahnya, ia memberikan sebuah pertanyaan yang membuat keduannya berfikir dua kali.

"Sekarang dengerin refa, ayah memungut kakfras dari jalanan sedangkan kakfras masih memiliki keluarga, apakah ayah bukan pencuri? Membiarkan kakfras terpisahkan dengan keluargannya, seperti ayah kan?" ucap refa berfikir cerdik, dari cerita ayahnya, refa menyimpulkan kejadian itu dengan mimpinya dahulu, ia teringat kembali.

***

MIMPI REFA 7 TAHUN YANG LALU BELUM TERPECAHKAN

"Kamu pencuri!" ucap seseorang lelaki di dalam sel menampakkan ayahnya yang juga berdiri di sana.

"Kamu pencuri c*k!!" ucap ayah menunjuknya geram.

"Kamuu pencurii b*j*ngan!!" ucap seseorang itu membalas umpatan ayahnya.

"Kamuu membuat anankku mati!!" di sambung lagi oleh ayahnya dengan sedikit tangisan.

"Kamu menculik anaku!! kamu asuh dia c*k!!" ucap seseorang itu marah.

Mereka berdua saling mengumpat satu sama lain.)

***

"Sekarang ayah dan bunda paham maksud refa, bun lelaki itu!!! ah.... " sambung refa tidak bisa mengungkapkan siapa yang membuatnya seperti ini.

"Dia menyentuhku dua kali yah" batinya terjeda di dalam hati, ia tidak sangup mengeluarkan kata-kata itu.

Refa melanjutkan introgasinya.

"Apakah ayah dan bunda pencuri? Apakah ayah tidak memikirkan itu? Sudah lah" ucap refa megakhiri, sesekali ia melihat rizal yang terdiam di sebelah bundanya, lelaki itu memandangnya, mereka saling bertatap muka, refa tak percaya lelaki ini adalah kakaknya yang dengan lantang menjilat mulutnya, memainkan tubuhnya dan meremas dadanya, refa merasa jijik dengan kakaknya.

Refa inggin sekali mengadu tentang perbuatan kakak kandungnya kepada orang tuannya, tapi itu mustahil, ia lebih mementingkan kebahagian orang tuannya.

Furqon dan santi bertatap muka saling mengerti satu sama lain, mereka malu dengan ungkapan refa.

"Itu benar kita pencuri" batin mereka berdua.

"Nak, maafin ayah dan bunda ya, ini semua di luar kendali kami" ucap furqon meminta maaf kepada keduanya telah memberikan sebuah drama besar di kehidupan mereka.

Sedangkan refa masih tetap dalam posisinya ia tidak percaya jika kakaknya adalah rizal.

"Kakakku dia!!!!" batinnya menjerit tak percaya.

Rizal hanya tersenyum tipis dengan nyeri di bibirnya kepada refa.

Refa tidak bisa mengungkapkan siapa lelaki itu pada ayahnya, ia tak inggin merusak kebahagiaan orang tuanya.

"Lebih baik tak punya kakak, mereka sama saja" batin refa geram dengan keadaanya.

"Ya tuhan" ucap refa keras dan meninggalkan ketiganya.

Furqon yang masih dalam pikirannya, santi yang memikirkan ucapan refa dan rizal yang tidak kuasa menahan sakit di hati dan bibirnya, rizal hanya bisa terdiam.

***

"Apa ini" gumam refa saat membersihkan bagian cendela yang berantakan di dalam kamarnya.

"Sepucuk surat? Dari siapa?" batinya menerka-nerka.

Refa segera membuka kertas itu bertuliskan.

📜 DEAR REFA

Mafin kakfras ref, semoga kita bisa bertemu di lain waktu, kakak pergi.

From fras

Aaaa....

"Kak fras!! Kakfras jahat... Tapi refa gak mau kakfras pergi, refa sayang kakak... Itu semua hanya omong kosong, bunda dan ayah sayang kakfras, kenapa kakak tega!" ucap refa lirih sambil menahan isak tangisnya setelah membaca surat kecil dari fras.

***

Hari berlangsung, rizal mulai bersekolah dan refa mendaftar perkuliahan, tetapi furqon masih dalam pemikiranya, ia ingin mencari keberadaan orang tua kandung fras.

"Bun, gimana klo kita cari orang tua fras, ayah gak tau bun fras sekarang ada di mana, tapi kita bisa cari orang tuanya untuk meminta maaf" ucap furqon saat mereka berada di meja makan berdua.

"Iya yah, bunda setuju, tapi anak kita gak akur lagi yah" ucap santi sedih dengan kekecewaaan refa yang masih menghantuinnya.

"Tidak apa-apa bun, itu bagus" ucap furqon santai.

"Bagus bagaimana yah? Mereka seperti bukan saudara" ucap santi tidak setuju dengan ucapan furqon.

"Jika kedekatan itu sedikit maka peluang untuk kutukan itu kecil bun" ucap furqon menjelaskan.

Santi berfikir, ia lupa akan kronologi mimpi itu, cepat atau lambat mereka akan mengalaminya.

"Bunda takut yah" ucap santi tidak ingin anaknya bernasib seperti dirinya dahulu.

"Ayah tau bun, sekarang ayah akan fokus dengan pencarian orang tua fras" ucap furqon yakin.

"Bunda akan mendukung ayah, sini" ucap santi meminta furon untuk mendekat.

Mereka berpelukan hangat untuk menyalurkan batin mereka.

***

"Hai adikku tersayang, kamu gak mau deketin kakak" ucap rizal saat refa berjalan di depannya.

Refa hanya terdiam sambil berjalan cepat menuju dapur, sedangkan rizal mengejarnya.

"Aku merindukan tubuhmu" ucap rizal berada di telinga kanan refa, ia terkejut.

"Tidak!!!" batin refa menjerit.

"Kenapa mimpiku terjadi" sambungnya menjerit dalam hati.

"Jangan!!" ucap refa menghindar dari tubuh rizal, sedangkan orang tua mereka sedang pergi, ini kesempatan rizal untuk bermain dengan refa.

Rizal mendekat lagi.

"Jangan, ku mohon" ucap refa ketakutan.

"Aku merindukan mu adikku tersayang" ucap rizal sambil tersenyum simpul.

"Tidak!!" teriaknya tidak ingin memenuhi keinginan rizal, ia segera pergi ke dalam kamarnya.

Rizal mengejar seperti serigala lapar.

TUK... TUK... TUK...

"Refa kakak tungu di sini" ucap rizal santai, ia menungu refa di depan kamarnya.

"Ya tuhan, kenapa mimiku bisa terjadi, alurnya sama!!!" gumamnya sambil mengunci pintu kamar.

"Bagaimana ini!!" batin refa ketakutan.

"Apakah benar kata-kata ayah, jika itu kutukan?" gumamnya tidak menyangka.

1
yosh—
bagus...
yosh—
😰😰
yosh—
hadir!!! dukung q juga ya...
Hanisah Nisa
lanjut thor....
Suchy Babylee Nakagawa: ini sebenarnya novel inses ya
total 1 replies
Ayano
Aku mendengar ada suara hati remuk
Ayano
Horror jiir😱😱😱
Bisa-bisa malah terjadi drama baru ini
Ayano
Takdir. Mau digampar ampe garing juga akan tetep kek gitu
Ayano
Ebuset. Renyah bener suaranya wee
Ayano
Mendadak jadi kehidupan pernikahan Indah yak 🤣
Ayano
Kena serangan mental jiiir
Ayano
Aku ijinin dah 🤣🤣🤣
hanafi
ini kok refa gitu aihh
hanafi
ini kok refa gitu aihh
hanafi
oi oi oi... mau lhh😭
hanafi
hihhhhhh gereja thorr, knp hrs terjadii
hanafi
pie sih rizal kiii... ibarat rak gunooo😡
hanafi
wewewewewehhhhh... pie iki
hanafi
sosweet kali looo
hanafi
panjang thorr
hanafi
sebenere rizal pie sih orange
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!