NovelToon NovelToon
Istri Kecil Gabriel

Istri Kecil Gabriel

Status: tamat
Genre:CEO / Beda Usia / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:998.7k
Nilai: 5
Nama Author: Virzha

Gabriel Arshaka, pria dengan sejuta pesona yang digilai banyak wanita. Tak ada satupun wanita yang memiliki tahta tinggi dihatinya selain kekasihnya.

Namun karena sebuah kesalahan, ia terpaksa menikahi Jingga, wanita yang menjadi sahabat adiknya dan juga sudah dianggap sebagai adiknya sendiri.

"Aku tidak akan berhenti mengejarmu, sebelum aku berhasil membuatmu jatuh cinta padaku kak" ~ Jingga Oceana.

"Berhentilah melakukan hal sia-sia, tidak ada dalam kamusku jatuh cinta pada bocah ingusan sepertimu" ~ Gabriel Arshaka.

Akankah cinta tumbuh di hati Gabriel untuk Jingga? Bagaimana caranya Jingga menaklukkan hati Gabriel yang selalu menganggapnya seperti anak kecil?

JANGAN LUPA TEKAN TOMBOL LIKE, KOMEN, FAV DAN VOTENYA YA KAK. KARENA ITU SANGAT BERARTI BAGI AUTHOR.

*****

Sebuah Spin off dari novel MARRIAGE BY MISTAKE. Menceritakan putra kedua pasangan Bella dan Axel dengan putri dari pasangan Dio dan Karin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Virzha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tegangan Tinggi.

Eril masuk ke dalam rumah dengan langkah tergesa-gesa, wajahnya benar-benar sangat kesal saat melihat foto Jingga bersama Rain tadi. Ia langsung mencari Jingga di kamarnya karena sejak kedatangan Mamanya beberapa waktu lalu, mereka sudah tidak pernah pisah kamar lagi.

Saat Eril masuk kamar, ternyata Jingga baru selesai mandi. Wanita itu menggosok-gosok rambutnya yang masih setengah basah. Kenapa Jingga harus keramas sore-sore? Mata Eril menggelap membayangkan apa yang sudah terjadi.

"Darimana saja kau?" tanya Eril dengan suaranya yang datar dan dingin.

"Kak Eril? Kakak udah pulang?" Jingga menyahut terkejut saat melihat Eril tiba-tiba sudah berada di kamar.

"Kau darimana?" Eril mengulangi pertanyaan yang sama karena Jingga belum menjawabnya.

Jingga mengernyitkan dahinya, merasa aneh mendengar nada bicara Eril yang tidak biasa.

"Aku baru pulang dari kelas memasak, kenapa memangnya?" ucap Jingga tak begitu memperdulikan Eril, ia malah sibuk memakai lotion perawatan dirinya.

"Oh, kau sudah mulai berbohong ya? Bagus sekali, kau ingin balas dendam?" sergah Eril semakin geram karena Jingga tidak menjawab dengan jujur.

"Bohong apa sih Kak? Balas dendam apalagi?" tanya Jingga sungguh tak mengerti apa maksud Eril.

Eril membuang nafas kasar, ia menghampiri Jingga lalu memegang kedua lengannya erat. "Katakan apa yang sudah kau lakukan di kampus tadi? Apa hubunganmu dengan Rain?" Eril langsung bertanya tanpa basa-basi.

Jingga sedikit terkejut saat Eril menanyakan hal itu, tapi ia berusaha untuk tenang. "Kenapa Kakak bertanya? Kakak cemburu?" ucap Jingga menatap Eril dengan senyum tipisnya.

"Cemburu hanya untuk orang yang tidak percaya diri. Aku hanya tidak ingin orang yang melihatmu akan menjadi salah paham, apa kau lupa statusmu saat ini?" ucap Eril menyangkal perkataan Jingga. Mana mungkin dia cemburu hal dengan hal sepele seperti ini.

Jingga tersenyum, ia melepaskan tangan Eril yang ada di lengannya. "Kak Eril bisa berkata seperti itu, apa Kakak juga pernah berpikir bagaimana orang menilai jika melihat Kakak masih menjalin hubungan dengan wanita itu?" ucap Jingga memutar pertanyaan itu untuk diri Eril sendiri.

"Tapi perbuatan mu itu juga salah Jingga! Kau seorang wanita, seharusnya kau menjaga dirimu agar tidak terlalu dekat dengan lawan jenis. Kenapa kau begitu murahan sampai mau berdekatan dengan pria itu? Sudah sejauh mana hubungan kalian?" Eril justru semakin tersulut emosinya, ia tak sadar suaranya mulai membesar memenuhi seluruh penjuru kamar.

"Kakak menyebutku apa tadi? Murahan? Aku murahan dimana nya Kak? Apa aku membuka bajuku di depan pria lain? Atau aku membuka kakiku untuk pria lain?" ujar Jingga tak rela Eril menyebutnya wanita murahan.

"Kau bahkan menolak suamimu sendiri waktu itu, mana mungkin aku bisa tahu kalau kau tidak melakukan hal itu?" kata Eril langsung meluncur begitu saja, ia jika sedang marah, memang tidak bisa mengendalikan ucapannya sendiri.

"Menolak Kak? Bukankah itu kebalik? Kakak yang menolak ku karena di hati Kakak masih ada wanita itu! Mungkin Kak Eril bisa mudah menyentuh wanita tanpa memiliki cinta, tapi apa Kakak pernah berpikir, jika aku sudah menyerahkan milikku, itu artinya aku sudah menyerahkan semuanya Kak! Hidupku dan juga seluruh jiwa ragaku!" Jingga menjerit penuh amarah dan juga sakit hati. Dadanya sangat sesak saat suaminya sendiri justru meragukan kesuciannya.

"Aku tidak mau membahasnya, pokoknya jangan menemui Rain lagi." ujar Eril tak punya sanggahan apapun untuk menjawab perkataan Jingga.

"Baik. Tapi Kakak juga jangan menemui Jenny!" kata Jingga menatap Eril tajam.

"Kau tidak berhak ikut campur urusanku!" sahut Eril.

"Kalau begitu, Kakak juga tidak berhak ikut campur urusanku. Mulai sekarang urus, urusan kita masing-masing. Kakak dengan Jenny, aku dengan Rain." Kata Jingga mengambil ponselnya dan bersiap untuk pergi dari kamar itu. Hatinya sudah panas mendengar semua kata-kata Eril yang menyakitkan.

Eril yang sejak tadi sudah dikuasai oleh amarah, semakin tersulut saat Jingga malah menantang dirinya. Ia tak tahu apa yang dipikirkan saat itu, ia tiba-tiba menarik tangan Jingga lalu membenturkannya di pintu dengan kasar.

"Argh!!" Jingga memekik kaget, punggungnya terasa nyeri sekali karena benturan keras tadi.

"Katakan sekali lagi kau ingin berhubungan dengan Rain." Eril mengertakkan giginya erat seraya menatap Jingga dengan wajahnya yang menyeramkan.

"Aku rasa Kakak tidak tuli, menyingkir lah Kak!" kata Jingga mendorong tubuh Eril tapi pria itu sama sekali bergeming.

"Katakan kalau kau mau berhubungan dengan dia!" bentak Eril memukul pintu dibelakang Jingga dengan keras.

Tubuh Jingga seketika langsung terhenyak, ia menatap Eril marah. "Iya! Aku akan berhubungan dengan Rain! Kau dengar itu Eril, aku sudah muak dengan semua sikapmu! Aku mau emmmmpppptttt ..."

Eril langsung me lu mat bibir Jingga dengan kasar sebelum wanita itu menyelesaikan ucapannya. Ia menekan kepala Jingga dan memperdalam ciumannya dengan kasar. Bayang-bayang Jingga akan pergi bersama Rain dan meninggalkannya, membuat Eril menggelap.

Jingga hanya milikku. Tidak ada yang boleh memilikinya selain aku.

"Kak Eril stop!!!" Jingga berteriak seraya menangis histeris saat Eril menurunkan ciumannya ke lehernya, menggigitnya kuat hingga meninggalkan bercak kemerahan.

Eril benar-benar menggila kali ini, ia menarik tali handuk kimono Jingga dengan kasar hingga tubuh indahnya terpampang. Pandangan Eril semakin liar dan hasratnya kian meningkat.

"Jangan lakukan itu Kak," pinta Jingga menutup kedua mencoba menutup bagian tubuhnya. Ia berharap Eril mau mengehentikan perbuatannya jika melihat air matanya.

"Kenapa? Kau bilang mencintaiku 'kan? Kau harus jadi milikku malam ini," ucap Eril tanpa memberi Jingga kesempatan membantah atau melawan, ia kembali mencium bibir wanita itu lalu menggendong tubuhnya ke kasur.

Jingga sudah menolak dan terus menangis saat Eril mencium dan menjelajahi tubuhnya. Ia memang ingin menyerahkan tubuhnya kepada Eril, tapi bukan dengan cara seperti ini.

"Kak, aku mohon. Kakak akan menyesal jika melakukan ini," kata Jingga menahan dada Eril, sekali lagi membuat Eril sadar kalau perbuatannya ini salah.

Eril tak menggubrisnya, ia malah mengangkat kedua tangan Jingga lalu membungkam mulut wanita itu dengan ciuman panasnya. Perlahan Eril mengarahkan senjatanya ke lembah sempit yang sudah menunggunya.

"Akhhhhhhh!!! Sakit Kak!" Jingga menjerit sangat keras saat merasakan benda tumpul itu ingin merobek miliknya.

"Sstttt, Jingga lihat aku, semua akan baik-baik saja, oke," ucap Eril juga sangat gemetaran saat ini karena ia juga baru pertama kali menyentuh seorang wanita.

"Sakit!!! Aku nggak mau! Lepasin Kak!" teriak Jingga terus menjerit karena tak tahan rasa sakitnya, padahal itu baru ujungnya saja yang masuk, belum sepenuhnya.

"Dilepas gimana?" Eril bisa gila kalau saat ini gagal untuk menuntaskan semuanya. Tapi Jingga yang terus merengek dan menjerit meski Eril sudah menenangkannya. Akhirnya mau tak mau Eril mengurungkan niatnya dan hanya tidur dengan memeluk Jingga.

"Sakit! Kak Eril jahat!" Jingga memukul-mukul dada Eril untuk meluapkan kekesalannya.

"Maafkan aku, kau tidur saja. Kita akan mencobanya lain kali," ucap Eril memejamkan matanya erat, mencoba meredam hasratnya yang sudah di ubun-ubun.

"Nggak mau! Sampai kapan pun aku nggak mau! Sakit!" jerit Jingga menolak mentah-mentah, ia tahu saat pertama kali bercinta itu sakit, tapi ia tak menyangka akan sesakit ini.

"Jingga ..." Eril men de sah frustasi, ia kembali mencium bibir Jingga seraya melakukan making out dengan caranya sendiri. Bodo amat Jingga melihat kegilaannya, ia akan lebih gila jika malam ini tidak menuntaskannya.

Happy Reading.

Tbc.

1
Qaisaa Nazarudin
MAAF THOR CUMAN MASUKAN,NOVEL YG TERLALU BANYAK KOMPLIK DAN PELAKOR JUGA TDK BAGUS,RIDERS MEMBACA NOVEL ITU UTK HIBURAN,TAPI KALI SELALU DI SUGUHKAN DGN KOMPLIK MULU,BISA BIKIN JENGAH RIDERS UTK MEMBANCA NYA,BIAR BAB GAK SAMPAI RATUSAN TP TO THE POINT AJA,DARI HARUS BAB PANJANG PENUH KOMPLIK KAYAK DRAMA IKAN TERBANG..🙏🙏🙏
Qaisaa Nazarudin
Kenapa peran Jingga terkesan Lebay dan BODOH gini..sok baik jugak gak bagus,Apa emang dia mau kalo SUAMInya di EMBAT PELAKOR,heran aku dgn sikap sok polosnya Jingga..🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
BODOH..MENGGALI LUBANG KUBUR SENDIRI..JALANG TERIAK JALANG..😏😏😏
Qaisaa Nazarudin
Bukan Bara,Tapi pria lain..
Qaisaa Nazarudin
Ini lah wajah2 wanita BODOH demi seorang pria sanggup menghalalkan segala cara,Dan akhirnya dia sendiri yg menanggung akibatnya,sedangkan pria yg di kejar2 malah hidup bahagia tanpa nya..Begitu bodoh kan si wanita yg tenggelam dgn OBSESI ini..
Qaisaa Nazarudin
Tiada kejujuran dan kurangnya komunikasi,Awal dari masalah salah paham yg terjadi..
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk Mampos kau Andrean,Saat saat kehancuran mu sudah di mulai..👏👏👏👏
Qaisaa Nazarudin
Andrean mmg goblok,Menggali lubang kubur sendiri,Udah punya isteri tapi selingkuh,Dan sekarang dgn watados nya menikahkan selingkuhan dgn pria ber istri ckck..
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk Halu aja loe,Noh Bella udah fi bebasin oleh Axel,Mau ngapain loe lg..😏😏
Nofarahin Mohd Kamel
hummm... arap² jingga dapat lelaki yang lebih bagus dri suaminya..biar tahu menyesal suaminya 🤣
Neni Triana
kapok kau eril...uda tinggal aja jingga
Neni Triana
🤣🤣🤣 kapok kau eril
Indria Agustini
berasa sinetron ikan terbang aja nih......
Indria Agustini
Ceritanya bagus dan bikin baper juga
Ig: @putriaayu_98: terimakasih dukungannya kak
total 1 replies
Maya Imuch
🤣🤣🤣
Su Tari
yeeee
Ilan Irliana
jd kek Sinetron...yg licik menang terus....
Hadiqotul Umayah
ngeselin bgt baru baca 1atau 2 bab keganggu iklan..bisa ngga zi iklannya ga muncul bntar "mengganggu bgt
Ig: @putriaayu_98: Itu dah dari aplikasinya ya kak 😌
total 1 replies
Erlangga Saputra
jingga kaya ga ada laki lain mau aja.cinta sih cinta tapi jangan jadi cewe bodoh
Agung Ika Dewi
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!