NovelToon NovelToon
MAWAR BERDURI

MAWAR BERDURI

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Balas Dendam / Mafia / Mengubah Takdir / Chicklit / Tamat
Popularitas:55.1k
Nilai: 5
Nama Author: Zheyra

Kisah ini menceritakan mengenai gadis bernama Sofia gadis muda yang lahir di penjara karena mendekam di penjara karena fitnah dari seseorang.

Ibunya meninggal setelah melahirkan Sofia, hidup di dunia yang keras dan merasakan pahitnya penjara.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zheyra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Raditya, yang romantis

"Pergi dari sini!" seru Carlos.

"Aku kemari karena aku harus mengambil barang-barang milikku." jawab Sofia.

"Barang apa?" tanya Carlos yang seperti orang bodoh.

"Jangan berlagak bodoh, aku kemari membawa anak buah ku untuk mengambil semua barang milik perusahaan QUEEN QUINA." jawab Sofia.

Senyum yang di tunjukkan oleh Carlos Seketika memudar saat Sofia mengatakan mengenai hal itu.

"Apa maksudmu?" tanya Carlos.

"Kau tidak usah berlagak bodoh, aku pasti akan mengambil barang-barang milikku." setelah mengatakan hal itu Sofia langsung meminta anak buahnya untuk mengambil properti milik perusahaan QUEEN QUINA.

"Jangan kurang lebih ajar?!" seru Carlos. pria itu langsung mendekati Sofia dan hendak melakukan sesuatu.

TAP...

Raditya langsung menangkap tangan Carlos, pria tua mendorong tubuh Carlos dengan kasar.

"Jangan berani melakukan apapun! jika kau berani melakukan sesuatu,, maka aku akan membunuhmu!" ancam Raditya.

"Pergi dari sini!" seru Carlos.

"Ambil seluruh properti milik perusahaan QUEEN QUINA, jika ada yang berusaha untuk menghalangi, maka singkirkan mereka!!" perintah Sofia kepada anak buahnya.

"Kalian jangan mendekat!" seru Carlos.

Setelah mengatakan hal itu akhirnya Sofia bersama Raditya memerintahkan anak buahnya untuk segera mengambil seluruh properti milik perusahaan Queen quina. Carlos tidak bisa melakukan apapun karena Raditya sudah memberikan ancaman bahkan pria itu menelepon polisi untuk mengamankan proses pengambilan seluruh properti milik perusahaan. mengenai harta yang dimiliki perusahaan Sofia berhak mengambilnya, karena hal itu Sofia dengan begitu leluasa akan mengambil seluruh miliknya. senyum jahat mulai ditunjukkan Sofia kembali sedangkan Carlos tentu saja pria itu tidak bisa melakukan apapun, Carlos Hanya bisa menatap dengan tatapan mata yang benar-benar begitu sedih karena seluruh propertinya akan diambil oleh Adik tirinya tersebut.

"Sofia, Aku adalah kakakmu aku juga berhak dengan barang-barang itu kan?" Carlos yang berusaha untuk berbicara dengan Sofia.

Dengan segera Sofia menghentikan langkahnya menatap pria yang ada di sampingnya itu. "Saudara, kakak?" tanya Sofia.

"Tentu aku adalah saudaramu." jawab Carlos.

Sofia hanya menunjukkan senyum mengejek kembali, sesaat kemudian wanita itu menatap Carlos dengan tatapan mata yang penuh dengan penghinaan. "Jangan pernah kau mengatakan hal itu padaku, aku sudah katakan kalau kita berdua tidak ada hubungan. kau bukan saudaraku pria itu bukan Ayahku, jadi jangan pernah mengatakan kalau kita ini adalah saudara. seluruh properti dan seluruh aset perusahaan Queen Quina adalah milikku, milikku sendiri." ucap Sofia yang kemudian mendorong Carlos untuk segera pergi. dengan begitu cepatnya Sofia setelah mengambil seluruh aset milik perusahaan QUEEN QUINA.

"Selamat tinggal dan selamat bersenang-senang dengan semua barang-barang mu sendiri, karena aku bisa mengambil barang-barang itu Jadi aku minta padamu untuk tidak pernah berusaha untuk melakukan sesuatu dengan perusahaan ku." ucap Sofia yang kemudian pergi meninggalkan perusahaan karena pria itu nampak berdiri menatap Sofia dan Raditya yang sudah pergi meninggalkan perusahaan.

Carlos benar-benar begitu marah, dia tidak akan pernah mengira kalau gadis muda yang baru datang itu sudah membuatnya tidak bisa berkutik sama sekali. sedikit cerita memang Sofia sedikit merubah wajahnya karena hal itu Carlos tidak mengenal Sofia sama sekali.

"Tuan." panggil anak buah Carlos.

"Pergi dariku!!" seru Carlos. pria itu benar-benar sangat kesal dengan semua yang terjadi karena tidak akan pernah mengira kalau dia akan kalah dengan hati muda yang ada di depannya aku pasti akan membalasmu teriak Carlos dengan nada suara yang begitu keras satu cerita yang tidak akan pernah parles ketahui dekat dia sampai melawan Raditya maka Carlos akan tahu seperti apa pria itu pria yang tidak diketahui dari mana asal usulnya Siapa dirinya dan apa yang sebenarnya dilakukan oleh pria itu titik di tempat lain terlihat Sofia sedang berada di salah satu restoran yang tidak jauh dari perusahaan milik Carlos

"Kamu ingin makan apa?" tanya Raditya kepada Sofia.

"Apapun yang kau pesankan aku mau." jawab Sofia.

"Gadis nakal." ucap Raditya.

Terlihat Sofia mengambil ponselnya, gadis muda itu sedang menatap ponselnya.

"Ada apa?" tanya Raditya kepada Sofia.

"Aku mau pergi ke suatu tempat dulu." jawab Sofia.

"Memangnya kau mau ke mana?" tanya Raditya kepada Sofia.

"Aku harus menemui temanku dahulu, katanya dia berada di sekitar tempat ini bersama salah satu temanku." jawab Sofia.

"Baiklah kalau begitu, aku akan mengantarmu."ucap Raditya.

"Apa Gerald tidak akan mencari?" tanya Sofia..

"Aku akan melakukan sesuatu, kepada pria yang bernama Xander, pria itu sudah melakukan sesuatu kepada gadis kecilku." jawab Sofia.

"Baiklah kalau begitu, kamu harus berhati-hati. lagi pula aku pasti nanti akan pergi ke suatu tempat." ucap Sofia.

"Tentu, kamu juga harus berhati-hati. nanti hubungi aku." pinta Sofia.

"Baiklah, nanti kamu harus melakukan sesuatu kepada Carlos. aku yakin dia akan melakukan sesuatu." ucap Raditya.

"Baiklah, aku pasti hati-hati." jawab Sofia.

Hari ini Sofia datang agak sore, dua datang bersama dengan salah satu anak buah Raditya.

"Sayang!!" seru seorang wanita yang sedang bersama dengan Gerald.

Saat baru memasuki rumah besar milik Gerald, terllihat Gerald sedang bersama dengan kekasihnya.

"Sofia!" panggil Qila, kekasih Gerald.

"Iya, aku tadi menyelesaikan pekerjaanku." jawab Sofia.

Tatapan mata Gerald menatap Sofia yang baru datang.

"Apakah kau sudah melakukan pekerjaan mu?" tanya Gerald.

"Sudah." jawab Sofia.

"Apa yang sudah kau lakukan? aku mendapat informasi kalau kau telah melakukan pengerusakan di salah satu perusahaan milik Fredrik?" tanya Gerald kepada Sofia.

"Kenapa aku harus mengatakan hal itu kepadamu, kamu sudah bilang kan kalau aku harus mengurus diriku sendiri. jadi aku tidak perlu mengatakan padamu kalau aku harus melakukan apapun, lagi pula sekarang kau memiliki pekerjaan lain kan." jawab Sofia yang kemudian pergi meninggalkan Gerald.

Tatapan mata Gerald terus menetap Sofia, terlihat pria itu sedang membersihkan luka-luka yang ada tubuhnya.

"Karena Raditya tidak ada di sini mulai besok aku yang akan memantau seluruh pergerakan mu!!" seru Gerald.

Sofia tidak menghiraukan apapun yang dikatakan oleh Gerald, wanita itu langsung masuk ke dalam kamarnya dengan semua lelah yang ada di tubuhnya.

"Kenapa kau harus selalu marah-marah kepada Gadis itu, Gerald. Memangnya Apa yang dia lakukan?" tanya Kila kepada Gerald.

"Kamu tidak usah tahu apa yang harus aku lakukan, cukup kau melakukan pekerjaanmu untuk merawat lukaku. Jika kau berani mengatakan atau menanyakan sesuatu kepada ku, maka aku harus memberikan hukuman." ucap Gerald.

Beberapa minggu Raditya bersama Sofia Hal itu membuat Gerald sedikit kesal. senyum yang selalu ditunjukkan oleh Sofia kepada Raditya membuat pria itu benar-benar merasakan sesuatu yang begitu menyakitkan.

** BERSAMBUNG **

mohon dukungannya buat Kakak pembaca, semoga aku bisa membuat karya yang lebih baik. mohon tinggalkan komentar dan jejak ya. terimakasih banyak 😊😊

1
Yunita Widiastuti
wis tamat...cepetmen.... makasih thor
Eka oktavia
Mulai baca…semoga menarik…cuss
shafrilla
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!