NovelToon NovelToon
My Princess

My Princess

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: Lissaju Liantie

Tidak ada kata tidak untuk dirinya, segala hal yang membuat dia tersenyum dan bahagia pasti akan aku lakukan, meski harus mengorbankan perasaan aku sendiri, karena dia adalah prioritas utama dalam hidupku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lissaju Liantie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#018

"Ayo naik!" Pinta Rakes yang menyusul Zea dengan sepeda motornya.

Rakes terus mengikuti Zea yang berjalan di trotoar.

"Ayo naik, abang akan mengantarkan kamu ke sekolah." Jelas Rakes yang kembali memelankan laju motornya agar bisa sejajar dengan Zea yang berjalan tepat di sampingnya.

"Nggak perlu!" Tegas Zea lalu semakin mempercepat langkahnya.

"Daerah ini rawan, taxi pun jarang lewat sini."

"Aku udah kirim alamat jalan ini ke Rayyan, bentar lagi juga dia sampai."

Motor Rakes langsung berhenti mendadak, dengan cepat Rakes turun dari motornya lalu segera menghadang Zea dari depan membuat Zea melangkah mundur menjaga jarak dari Rakes.

"Kenapa minta Rayyan datang untuk menjemput kamu, abang kan bisa antar kamu sampai ke sekolah." Jelas Rakes dengan tatapan tajam.

"Terserah aku dong mau minta jemput sama siapa, apa hubungannya sama abang, emang abang siapanya aku?"

"Zea!"

"Waaaaaah, kenapa meneriaki aku? emang ada yang salah sama ucapan aku barusan?"

"Apa kamu tau kalau bocah itu mencintai mu?"

"Bagus dong, paling nggak ada satu laki-laki yang mencintai aku dengan segala sifat aneh aku, berarti yang harus aku lakukan sekarang hanya membalas cintanya."

"Apa kamu mencintai bocah itu?"

"Iya!"

"Lalu apa arti pernyataan mu untuk abang barusan? apa kamu bercanda melamar abang?"

"Apa artinya cinta sepihak, sekuat apapun aku berusaha abang tetap tidak akan membalas perasaan aku, sedangkan Rayyan dia mencintaiku, aku hanya perlu mendekat dan belajar untuk membalas perasaannya."

"Nggak! nggak ada sesiapa pun yang boleh kamu cintai termasuk Rayyan dan Roger, karena kamu hanya boleh mencintai abang!"

"Jangan ngaco, awas sebentar lagi Rayyan sampai!"

"Tujuh belas tahun abang menantimu, tujuh belas tahun abang hanya mencintai dan menyayangimu, segala hal yang abang lakukan hanya demi kamu. Abang bahkan mengorbankan semuanya hanya supaya abang bisa terus melihatmu. Abang mati-matian menjagamu, agar tidak ada satu orang pun yang melukaimu termasuk abang sendiri, selama ini abang terus menjaga jarak bukan karena abang benci sama kamu, tapi semua itu abang lakukan karena abang sayang sama kamu, abang tidak ingin menyakiti mu, abang tidak ingin menyentuhmu karena bagi abang kamu adalah gadis yang harus abang jaga meski harus dengan nyawa abang sendiri." Jelas Rakes dengan nada pelan dan tatapan dalam yang terus menatap wajah Zea yang menatapnya tanpa berkedip sedikitpun.

"Abang..."

"Abang terus bertahan agar tidak melewati batas, tapi kamu terus saja menyiksa abang, kamu terus mendekat dan menggoda iman abang, bahkan pertahanan abang hampir saja roboh dalam sekejap. Bukan karena abang tidak ingin menyetuh kamu, tapi karena abang ingin menjaga kamu."

"Abang tidak sedang membohongi aku kan?"

"Apa belum cukup semua pengorbanan abang selama ini? yang terus menatapmu dari jauh, yang mencintaimu dalam diam? abang tersiksa Zea, abang melihat cinta di matamu untuk Roger bukan untuk abang, karena itu abang sedikit mundur, bukan menyerah, tapi menata hati ini kembali untuk memperjuangkan mu hingga akhir. Abang sangat mencintai mu, bahkan sebelum kamu datang ke dunia ini, abang sudah lebih dulu mencintaimu."

"Lalu kenapa tadi menolak lamaran aku?"

"Apa abang mengatakan tidak?"

"Itu....."

"Kamu selalu mengambil kesimpulan tanpa tau apa yang sebenarnya terjadi. Lagi pula, kenapa kamu yang melamar?"

"Itu, itu karena aku tidak bisa lagi memendam perasaan aku untuk abang, aku tidak sejago abang yang mampu mencintai dalam diam. Sejak kejadian itu aku benar-benar terpesona dengan abang, aku jatuh cinta dengan abang Rakes yang bisa menyelesaikan semuanya dengan begitu tenang."

"Zea, maukah kamu menjadi istri abang?"

"Dengan senang hati!" Jawan Zea lalu melangkah maju mendekati Rakes.

Zea melebarkan kedua tangan dengan kaki yang terus mendekat lalu hendak memeluk Rakes, seketika Rakes langsung mengelak membuat wajah Zea cemberut seketika.

"Sedikit aja?" Pinta Zea sambil mengedipkan sebelah matanya lalu bertingkah manja.

"Nggak!" Tegas Rakes dan kembali melangkah mundur.

"Sekarang aku ini pacar abang kan? pegang-pegang sedikit boleh lah!" Regek Zea dengan tangan yang kembali mengarah pada tubuh Rakes.

"Stop! pacaran bukanlah sebuah status dalam Islam, pacaran tidak membuat seorang perempuan bisa menyentuh lelaki yang bukan mahrimnya. Zea, abang bilang stop Zea, jangan goda abang, pertahanan abang juga ada batasnya."

"Sedikit aja, pegang dada kotak-kotak juga boleh!"

"Zea..." Panggil Rayyan yang baru saja tiba.

"Heii, udah sampai ternyata, aku kira kamu bakal kewalahan mencari alamatnya." Jelas Zea yang mengalihkan pandangannya pada Rayyan.

Rayyan segera keluar dari taxi, lalu menghampiri Rakes dan Zea yang masih berdiri mematung karena kedatangannya.

"Ayo kita pulang!" Ajak Rayyan.

"Oh, hmmm!" Ujar Zea dengan mata yang terlihat jelas menunggu persetujuan dari Rakes.

"Kalian pulanglah duluan, ada hal yang harus abang urus! Rayyan tolong jaga adik abang dengan baik ya!" Jelas Rakes.

"Oke, ayo Zea!" Ujar Rayyan.

"Hmmm baiklah, kami pulang duluan, abang hati-hati di jalan, sampai jumpa di rumah!" Jelas Zea lalu mengikuti Rayyan memasuki taxi yang memang sedang menunggu keduanya.

Taxi yang di tumpangi Zea dan Rayyan beranjak meninggalkan area tersebut, diikuti dengan Rakes yang mengambil arah yang berlawanan dari taxi tersebut.

Mobil terus melaju, menelusuri setiap sudut jalan, Zea dan Rayyan hanya terdiam di sepanjang perjalanan, hingga akhirnya Zea mulai angkat bicara.

"Sorry karena mengganggu mu di jam belajar!" Pinta Zea.

"Nggak masalah. Zea..."

"Hmmm, kenapa?"

"Kenapa kamu bisa berada di tempat tadi bersama Rakes? apa yang kalian lakukan di sana?" Tanya Rayyan yang tidak lagi bisa menahan rasa ingin tahunya.

"Tadi itu, hmmmm, abang Rakes janjian ketemu sama kawannya, kebetulan kami lagi di jalan menuju sekolah, jadi ya udah sekalian abang bawa aku ikut bersamanya, karena urusannya tidak bisa di tunda." Bohong Zea.

"Benaran? kamu tidak sedang berusaha membohongi aku kan?" Tanya Rayyan penuh penekanan.

"Kapan aku pernah bohong? nggak ada kan?"

"Semuanya khawatir, mereka takut kalau kejadian tempo hari kembali terjadi, mereka nggak mau kamu terluka!"

"Maaf dan juga terima kasih karena sudah mengkhawatirkan aku, tapi tenang aja, aku baik-baik aja kok."

"Syukurlah!"

"Yang lain masih di sekolah?"

"Iya, terus gimana sekarang? mau pulang atau ketemu sama mereka?" Tanya Rayyan.

"Ke tempat biasa aja, langsung suruh mereka ke sana sekarang, udah lama kita nggak ngumpul di lapak kita, jadi rindu." Jelas Zea antusias.

"Siap bigboss, aku udah chat di grup, mereka udah OTW!"

"Wuiiiiih! langsung cabut aja, dasar anak-anak bar-bar!" Seru Zea dengan tawa bahagia.

"Let's go!" Seru Rayyan.

Taxi tersebut segera meluncur menuju lokasi sesuai perintah Rayyan.

Kelimanya berkumpul di markas mereka, menghabiskan waktu bersama, berbagi cerita, tertawa dan juga berbicara hal-hal yang sama sekali tidak ada manfaatnya. Candaan yang di lontarkan Bian sukses membuat keempat sahabatnya tertawa berulang kali. Setelah puas menghabiskan waktu berjam-jam bersama, akhirnya mereka memutuskan untuk pulang.

🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁

Jangan lupa LIKE KOMEN n VOTE ya 😉😉

Stay terus sama My Princess 😘😘😘

KaMsaHamida ❤️❤️❤️❤️❤️

1
Yosi Eprina
judul cerita elsiana dan Iqbal ap y kak?
Lissaju Liantie: Cinta Elsaliani
total 1 replies
Oma Umi
zea princesnya rakes ya....
JeliTa
naah kan bener firasat ku, Roger cuma bersandiwara selama ini, dia bergerak sendirian...
JeliTa
sepertinya Roger cuma bersandiwara untuk melindungi Zea n Rakes....
sehun
chanyeol donk kadikan rakes
kai baru marvel
Rand Yani
👍👍
Harniah Harny
cinta mati
Sal Sabila
😍😍
Sal Sabila
menegangkan....
Harniah Harny
bikin baperrr..... cerita yang menegangkan...
Harniah Harny
keren ceritanya.... jangan lupa mampir di karyaku juga ya..
Lissaju Liantie: makasih😊
siap, udah mampir kok😉
total 1 replies
Sal Sabila
wuiiiiih kerennya keterlaluan banget😘😘
Sal Sabila
gila atau tidak waras? hmmmm🤨🤔🤔
Sal Sabila
waktu@ Rakes yg mengamuk, bakal di sikat habis nih kayaknya
Sal Sabila
tishu mana tishu😭😭
mengandung bawang banget
Happyy
😘😘😘😘😘
Sal Sabila
seru tambah seruuuuu
Sal Sabila
tambah seru aja, jalan crita@ emang best gk banyak bom yg meledak sna sini, seruuuuuuu
Sal Sabila
lucu aja sama pertemanan mereka😁
denisa ajja
akhirnya aku brthan sampai tamat juga. ti tunggu lanjutan cerita azan n uzun y jga crita trbaru lain nya.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!