NovelToon NovelToon
Maafkan Aku Istriku

Maafkan Aku Istriku

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Tamat
Popularitas:294.8k
Nilai: 5
Nama Author: frangki s

Tak sengaja Rena melihat suami nya sedang bersama dengan seorang wanita, padahal dia sedang dalam kondisi hamil 3 bulan, dari awal sebelum menikah dia sudah mengatakan bahwa dia paling tidak suka di bohongi, dan suami nya mengiyakan permintaan nya.

Namun setelah melihat apa yang di lakukan suaminya Rena pergi dan berniat untuk menuntut cerai. Rena adalah gadis bercadar yang kecantikan nya hanya di perlihatkan kepada suaminya, dia tidak pernah membenci seseorang, tapi dia paling benci di bohongi apa lagi itu suami yang di cintai nya.

suaminya sudah berusaha untuk membuat Rena kembali dan percaya, namun semua sia - sia. tiba - tiba datang seorang gadis berjilbab yang Rena lihat waktu itu bersama suami nya. gadis itu melemparkan sebuah kunci kepada Rena, sambil menangis dia mengatakan.

"jika kamu ingin mencari kebenaran ambil kunci ini, jika tidak buang lah, namun jangan pernah membenci nya, karena Malaikat pun akan membencimu walaupun kau berbakti kepada orang tua mu."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon frangki s, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19 Manager Polos

Mata kuliah Kampus sudah selesai untuk hari ini. Rena, Santi dan Dewi sedang bersiap untuk pulang.

"Kita mampir dulu di Rumah Makan yang kemarin ya...Siapa tau bisa dapat Rezeki." Kata Sinta bercanda.

Rezeki apa nih' Makanan gratis atau yang traktir kemarin?''

Sambung Dewi mencoba menggoda Rena.

Rena hanya tersenyum, Sebenarnya Rena ingin sekali lagi datang di Rumah Makan itu tapi dia malu harus mengatakan pada kedua sahabatnya. Untung saja Santi punya Indra ke enam yang bisa membaca pikiran Rena.

Akhirnya mereka bertiga pun sampai di tempat itu. Baru saja mereka mau membuka pintu, Seorang Karyawan sudah lebih dahulu membukakan Pintu untuk mereka, Seakan-akan kedatangan mereka sudah di tunggu sejak tadi.

"Selamat siang Kak' Mari silahkan masuk."

Kata Karyawan itu berusaha melakukan pelayanan yang terbaik. Mereka di bawa ke sebuah pondok yang berada di tengah-tengah kolam Ikan.

Tempat itu adalah salah satu tempat terbaik di Rumah Makan itu. Di situ mereka bebas berbicara tanpa merasa ada Orang yang terganggu dengan suara mereka.

"Kalau begitu saya permisi dulu kak' Pesanannya sedikit lagi datang." Kata Karyawan itu sambil meninggalkan mereka bertiga yang masih bingung sama sekali.

"Kamu pesan tempat ini San?" Tanya Dewi

"Aku saja heran." jawab Santi yang masih tidak percaya dengan apa yang sedang mereka alami.

"Ren' Kamu kok tenang - tenang saja." Kata Dewi yang melihat sikap Rena yang biasa - biasa saja, seperti tidak merasa ada yang aneh.

"Terus aku harus bagaimana? Kan aku jalan nya sama kalian." Kata Rena polos.

Santi dan Dewi pun langsung menepuk jidat mereka bersama.

"Iya Ren' Kalau itu aku sama Sinta juga tahu. Aku cuma takut saja jangan sampai mereka salah melayani Orang, Terus kita di mintai bayaran yang tinggi." Kata Dewi membayangkan sesuatu yang buruk jika hal itu terjadi.

"Kalau hanya di minta untuk bayar sih' Tidak apa. Hanya saja aku tidak mau di buat malu karena mereka salah mengenali kita."

Kata Santi menambahkan.

Memang kalau hanya urusan soal uang, Bukanlah masalah bagi Santi tapi masalah bagi Dewi.

"Sudah kalian tenang saja nanti kalau Karyawan nya datang mengantar makanan kita tanyakan saja, Supaya tidak terjadi salah faham."

Kata Rena yang masih kelihatan tenang.

Sedangkan Santi dan Dewi malah lebih heran dengan sikap yang di tunjukkan Rena barusan, Karena biasanya dia hanya diam sambil tersenyum.

Rena sangat menyukai tempat ini,Hatinya merasa tenang. Kolam yang berisi Ikan Mas yang bermacam - macam, Membuat Orang ingin berlama-lama di situ. Setelah 30 Menit menunggu akhirnya makanan pun segera datang.

Dua Orang Karyawan langsung melayani mereka bertiga. Satu Laki-laki dan satunya seorang Perempuan. Kalau di lihat dari seragamnya dia bukan merupakan seorang pelayan ataupun kasir.

"Mari silahkan di nikmati hidangannya Kak' Semoga Kak Rena dan teman nya senang Makan di tempat ini. Kalau ada yang kurang, Kak Rena bisa langsung menekan tombol di sebelah kanannya Kakak,

Saya akan langsung datang kemari.

Kata Perempuan itu sambil tersenyum ke arah Rena dengan ramah. Padahal mereka belum menyebut kan makanan dan minuman apa yang akan di pesan, Namun tanpa di sebut pun makanan dan minuman nya sama seperti yang mereka inginkan.

Sinta dan Dewi kaget bukan main mendengar Perempuan itu menyebut nama Rena. Begitu pun dengan Rena. Ketika mereka akan bertanya. Perempuan itu sudah berbicara terlebih dahulu.

"Saya permisi dulu ya Kak." Sambil pergi meninggalkan mereka bertiga.

"Ren' Kalau kamu yang pesan tempat ini kenapa tidak bilang dari tadi. Memang nya hari ini kamu ulang tahun." Tanya Dewi yang langsung mengambil menu dan minuman di atas Meja.

Rena hanya bingung mendengar apa yang di katakan Dewi.

"Pokoknya kita makan dulu aku juga sudah lapar."

Kata Santi sambil mengambil makanannya. Rena pun mengikuti Santi dan menikmati makanan yang telah di hidangkan.

***

Telpon Awan berdering.

"Selamat sore Kak."

"Sore juga' Ada apa Afya? Apa ada masalah di tempat kerja?" Tanya Awan.

"Tidak ada Kak' Aku cuma mau kasih tahu Kakak. Kalau Kak Rena sama teman - temannya ada di sini." Kata Afya dia tahu Awan pasti menyukai Rena.

Mendengar apa yang di katakan Afya Awan sangat bahagia sekali. Apa lagi ada kata Rena nya di kalimat itu. Kata - kata yang yang pernah melintas di pikir nya waktu itu hilang sejenak.

"Afya."

"Iya Kak."

"Kakak belum bisa ke sana, Soalnya ada masalah yang harus Kakak selesai kan Di kantor, Jadi Kakak mohon sama kamu, Berikan pelayanan terbaik kamu untuk Rena dan sahabatnya ya..." Kata Awan memohon.

"Siap Kak' Kalau itu sudah pasti. Berarti makanan Kakak sebentar aku suruh Karyawan antar saja ya...Biar Kakak tidak kelaparan."

"Iya kalau bisa untuk tifa Orang ya...Soalnya Mas Raka sama Karyawan Kakak yang satunya kayaknya belum makan."

"Malas aku Kak' Kalau mau menyiapkan makanannya Mas Raka. Abisnya dia Orang nyebelin, Tidak pernah senyum kalau ketemu." Kata Afya bercanda.

"Mas' Dengar loh..apa yang barusan kamu katakan, Jadi selama ini, Mas Orang nya nyebelin ya." Kata Raka yang mendengar percakapan mereka berdua, sedangkan Winda hanya tersenyum kecil di bibirnya.

"Waduh aku cuma bercanda, Mas Raka Orang nya asik kok' Ganteng lagi." Kata Afya berusaha membujuk Raka.

''Kak Awan ada yang mau Afya tanyakan?"

"Boleh kamu mau tanya apa." Balas Awan.

"Sebenarnya Kak Rena itu siapa sih Kak' Aku jadi penasaran." Kata Afya pura-pura bertanya.

"Dia adalah Orang istimewa di Hati Kakak." jawab Awan tanpa malu - malu.

"Oke Kak' Afya janji akan memberikan juga pelayanan yang istimewa untuk Kak Rena. Kakak tunggu ya makanan nya. By Kak Awan ganteng."

Kata Afya sambil menutup telpon nya, Afya adalah Karyawan terbaik Awan. Dia di angkat jadi Manager karena Awan sangat percaya padanya dan itu bisa Afya buktikan semenjak dia menduduki posisi itu. Afya sudah di anggap Awan sebagai Adiknya dan dia adalah Putri dari Pak karni yang pernah Awan hajar waktu itu.

***

Rena menekan tombol seperti apa yang di katakan Afya tadi. Dari arah Pintu Afya pun datang dengan membawa salad buah.

"Tolong di makan ya Kak..' Ini adalah makanan penutup." Kata Afya sambil tersenyum.

"Nama kamu siapa." Tanya Rena.

"Aku Afya Kak' Kalau teman Kakak siapa namanya." Kata Afya balik bertanya.

"ini Dewi dan itu Santi." Kata Rena memperkenalkan kedua sahabat nya.

"Af' Ada yang mau Kakak tanya kan nih." Kata Rena.

"Tanya saja Kak' Aku pasti jawab kok."

"Kamu kenal tidak dengan Orang yang kasih Kakak Hadiah kemarin." Tanya Rena sementara Dewi dan Santi masih terus menikmati salad buah sambil mendengar kan pembicaraan Afya dan Rena.

"Oh....Kalau itu bukan Orang Kak' Namanya Kak Awan." Kata Afya yang merasa bahagia karena Rena sudah mau bertanya tentang Awan.

"Jadi kamu kenal? Kalau begitu tolong bilang ya sama Mas Awan. Abi nya Kak Rena mau ketemu sama dia, Sekalian mau mengucapkan terima kasih."

"Pasti Kak' Apa Kakak senang dengan Hadiah dari Kak Awan?" Afya balik bertanya.

Rena hanya tersenyum sambil berkata.

"Iya' Bilang sama Mas Awan terima kasih karena telah mengembalikan barang yang paling berharga bagi hidup Kakak." jawab Rena.

"Ada yang mau aku kasih tahu sama Kakak tapi Kakak jangan marah ya sama Kak Awan. Soalnya Afya tidak mau lihat Kak Awan sedih." kata Afya sambil menundukkan Kepalanya.

"Insha Allah Kakak tidak akan marah kok." jawab Rena meyakinkan Afya.

"Makanan yang Afya hidangkan untuk Kakak semua tolong di terima ya...Jangan di bayar plis...." Kata Afya memohon.

"Memang nya kenapa kita tidak boleh bayar." Tanya Rena lagi."

"Karena Kak Awan yang minta Kak' Waktu aku tanya kenapa? Kak Awan hanya bilang, Karena dia Istimewa bagiku."

1
ayu cantik
suka
Rosidah Wiswanda
Luar biasa
Ida Siswati
seru ceritanya
Shifa Burhan
muak lihat wanita kayak rena, dia susah sekali memaafkan suaminya, suami dia buat kayak pengemis minta maaf, dia ungkit terus kesalahan suami,, dia tenang sekarang mudah dimaafkan dan biasa pada suami seakan dia tidak buat salah, perempuan egois kayak gini tidak pantas diperjuangkan
Shifa Burhan
malas kalau pemeran utama wanita mudah dimaafkan

tapi kalau pemeran utama pria harus mengemis dan menderita baru dimaafkan

kalau sudah begini dimana keadilan yang harus ditegakkan
Shifa Burhan
kenapa muak aku lihat rena sok mengajarkan dia saja kebaperan dengan lelaki lain
Lina RA
kek@ agak gimana gitu, dikit2 mencium kaki
Lina RA
emg benaran boleh mempelai laki2 nya diwakilkan?
kok g pernah dgr,
boleh kasih penjelasan lbh akurat, atau vid ulama y membahas@?
Sri Wahyuni
sdah bnyk baca crta novel yg s istri y dri pesantren tpi pda sabar dan sopan lah ini s rena amit2 dech
Sri Wahyuni
sgala sesuatu itu hrs d hadapi dngn sabar jngn pke emosi yg menurut mu bner d liat blm tentu bner knyataan nya..anak ddikan pesantren ko bgty mudah blng kata tabu cerai
Amsya
bukan muhrim peluk peluk
re
,Nah kenapa dengan Rena
Nyi Nur
g rela bgttt y ko tamat,walou pun bab ny sedikit tp puasss,sukses selalu 😘😘😘😘😘😘😘
Kamsiayati Yati
bagus alur cerita nys
amelia rahmi
hmm itinya komunikasi
Rara_Octa
masak Wanita sholehah,,Anak kyai pemilik Pesantren kek gtu cara ngomongny????pdhl itu sama suami sndiri..meski dia tersakiti tpi g selayakny dia berkata² kasar kek gtu..seakan dia g berpendidikan serta g punya akhlak & moral sbgai anak kyai.
Rofi'ah Suhendra
seneng sama ceritanya Thor
gk rela kayaknya nya klo ud end😔😢
frangki sahari: maaf kak' soalnya jari - jari saya udah pedis, mau di istrahatkan dulu sebentar. soalnya nulisnya hanya lewat aplikasinya langsung. terima kasih ya kak 😄🙏
total 1 replies
Sudi Abil
thor maaf ..maaf bngt bkn tdk paham sifat dan watak manusia itu berbeda beda gt jg tingkat pengetahuan atau ilmu nya tp...maaf lg nih klo orng sudah bercadar khususnya di indonesia tingkatan ilmu agamanya biasanya udah di atas rata2 paling tdk pengendalian diri dan emosinya baik trus orng yg berpegang pd agama dan syariat islam wanita tdk akan mudah melangkahkan kaki ke luar rmh ninggalin suaminya sebelum bertanya sm suami tdk cuma dngn asumsi sendiri
blm tau ke benaran yg pasti sikapnya begitu ke suami dr segi mn solehanya thor...sorry...
frangki sahari: makasih komentar kak' terima kasih sudah mampir😄
total 1 replies
Rofi'ah Suhendra
kenapa awan
Nur Haini
alhamdulillah akhir y happy endingp💪🏻💪🏻💪🏻💖💖💖💖sekebooon ditunggu up selanjooot y
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!