NovelToon NovelToon
Survival Kiamat: Ibu Peternak Dan Gudang Tanpa Batas

Survival Kiamat: Ibu Peternak Dan Gudang Tanpa Batas

Status: sedang berlangsung
Genre:Sci-Fi / Zombie / Sistem
Popularitas:357
Nilai: 5
Nama Author: miichi

Dunia berubah dalam semalam. Langit di atas tanah perbatasan Amerika berubah warna, bumi terbelah, dan makhluk-makhluk yang dulunya manusia atau ternak kini bangkit sebagai monster haus darah. Di tengah kekacauan itu, Elena Cross — janda pemilik Rocking Spur Ranch yang tengah hamil delapan bulan — berjuang sendirian mempertahankan tanahnya dari serangan pertama gerombolan ternak yang bermutasi.

Di saat paling genting, sebuah kekuatan misterius bangkit dalam dirinya: **Gudang Tanpa Batas**, sebuah sistem ajaib yang bisa memunculkan senjata, makanan, obat-obatan, dan perbekalan apa pun dari udara kosong — aktif hanya karena satu syarat: melindungi kehidupan baru di tengah kehancuran dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon miichi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8: Bayangan dari Utara

Ruang pertemuan Dewan Prescott—dulunya balai kota sebelum dunia berubah—dipenuhi ketegangan yang bisa dirasakan di udara. Elena duduk di antara Whitlock dan Elias, menghadap sekelompok tetua Dewan yang wajahnya dipenuhi kekhawatiran mendalam.

"Ceritakan apa yang kalian lihat," kata Margaret pada seorang pengintai muda bernama Cassius, yang baru saja kembali dari tugas jaga di menara utara.

"Mereka bukan makhluk mutan biasa," kata Cassius, suaranya masih bergetar dari apa yang disaksikannya. "Mereka bergerak dalam formasi, seperti pasukan. Kulit mereka bercahaya ungu pucat, sama seperti hewan-hewan yang berubah, tapi... mereka membawa senjata. Senjata yang tidak seharusnya dimengerti oleh makhluk seperti itu."

Elias, yang duduk kaku sejak masuk ruangan, tiba-tiba pucat pasi. "Itu bukan mutasi acak," bisiknya, lebih pada dirinya sendiri. "Itu terdengar seperti Subjek Uji Fase Tiga."

Semua mata beralih padanya. "Apa maksudmu?" desak Margaret tajam.

Elias menarik napas dalam, tangannya gemetar. "Sebelum kebocoran terjadi, Prometheus Reclamation punya divisi rahasia—aku hanya tahu sedikit, karena akses itu di luar wewenangku. Tapi aku pernah dengar istilah 'Fase Tiga' disebut dalam rapat yang tidak sengaja kudengar. Katanya, itu adalah eksperimen menciptakan... tentara. Prajurit yang bisa disesuaikan dengan lingkungan apa pun, tidak butuh makan, tidak butuh tidur, hanya butuh perintah."

Ruangan itu hening mencekam. Elena merasakan darahnya dingin. "Kau bilang mereka menuju kemari?"

Cassius mengangguk gugup. "Sesuai perhitunganku, mereka akan sampai di perbatasan luar Prescott dalam waktu dua hari."

Margaret memijat pelipisnya, tampak menua bertahun-tahun dalam hitungan detik. "Kita punya sekitar seratus lima puluh orang yang bisa memegang senjata di seluruh wilayah Aliansi. Kalau mereka benar pasukan terorganisir seperti yang dijelaskan Elias..."

"Kita tidak akan bertahan," selesai Whitlock, suaranya berat namun jujur.

Elena menatap ke sekeliling ruangan, ke wajah-wajah yang dipenuhi keputusasaan yang familiar—sama seperti yang ia lihat di wajah para pengungsi Redcliff malam pertama mereka datang ke ranch-nya. Namun kali ini, ancamannya jauh lebih besar dari sekadar segerombolan perampok.

"Gudangku membuka kategori baru setiap kali ada kebutuhan mendesak yang tulus," katanya perlahan, pikirannya berputar cepat. "Pertahanan Wilayah, lalu Perawatan Kehidupan. Mungkin—mungkin ada kategori lain yang belum kubuka, sesuatu yang bisa membantu kita menghadapi ancaman seperti ini."

"Bisakah kau mencobanya sekarang?" tanya Margaret, secercah harapan muncul di matanya.

Elena mengangguk, mengulurkan tangan ke arah kotak cahaya yang setia mengambang di sudut penglihatannya, memusatkan pikiran pada ancaman yang mereka hadapi—pasukan buatan yang mendekat, ratusan nyawa yang bergantung pada apa yang bisa ia temukan.

Kotak itu berdenyut, namun kali ini responsnya berbeda—lebih lambat, lebih berat, seolah permintaan ini menyentuh batas dari apa yang bisa ditawarkannya.

> **[Peringatan: Ancaman Terdeteksi Berasal dari Sumber yang Sama dengan Asal Kekuatan Gudang]**

> **[Akses Terbatas: Beberapa Item Memerlukan Pengorbanan atau Risiko Tambahan]**

> **[Kategori Tersedia: Senjata Pemurni (TERKUNCI - syarat belum terpenuhi)]**

Elena membacanya keras-keras pada yang lain, kebingungan jelas terpancar di wajahnya. "Terkunci? Syarat apa yang belum terpenuhi?"

Elias, yang membaca pesan itu dengan mata melebar, tiba-tiba berbisik pelan, "Sumber yang sama dengan asal kekuatan Gudang... Nyonya Cross, kupikir kekuatanmu dan makhluk-makhluk yang mendekat ini berasal dari eksperimen yang persis sama. Mungkin, untuk membuka senjata yang bisa benar-benar melawan mereka, kau butuh sesuatu yang berhubungan langsung dengan sumber itu sendiri."

"Seperti apa?" desak Elena.

Elias menatapnya dengan sorot mata campuran ketakutan dan tekad. "Seperti pergi langsung ke fasilitas itu sendiri, Nyonya Cross. Ke tempat semua ini bermula."

---

1
Dorinaanakjunny Dorinaanakjunny
bodoh buat apa bilang ada kekuatan
ajaib kenapa tidak rahsia kan saja
gila !!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!