NovelToon NovelToon
Bukan Salah Cinta

Bukan Salah Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Badboy / Cintapertama / Playboy / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:491.2k
Nilai: 5
Nama Author: Riana Kristina

follow yuk ig : @riana.kristina

Sekuel "Di Antara Dua Hati"
Jangan lupa siapkan tissu🤧

Plakkk!!

Sebuah kisah yang berawal dari ciuman yang tidak terduga. Mengharuskan gadis bernama Cinta Yasmila Pratama melayangkan tamparan keras ke wajah tampan seorang Adipati Rangga Wijaya.
Pemuda yang selama ini menganggap para gadis hanyalah boneka barbie.

Hingga pada akhirnya mereka saling jatuh cinta, Rangga harus dihadapkan pada kenyataan pahit lantaran Cinta adalah adiknya sendiri.

"Apapun yang terjadi di antara kita, itu semua bukan salah cinta. Tidak ada yang bersalah jika kita saling mencintai."

Bagaimana kelanjutan kisahnya?
Apakah hubungan keduanya harus kandas lantaran adanya hubungan darah?


Penasaran? Ikutin kisahnya ya di,,

"Bukan Salah Cinta"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riana Kristina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jalani Hidupmu Seperti Sebelum Bertemu Denganku

"Temani aku sebentar saja," mata Rangga terlihat sayu.

Cinta merasa iba melihatnya tapi, dia tidak boleh menuruti keinginan Rangga. Dia harus menjauhi pria ini dan melupakannya.

"Maaf tapi, aku harus pulang. Aku takut ibu khawatir." lirih Cinta. Dia melepaskan cengkraman tangan Rangga lalu berbalik dan melangkah menuju pintu.

Namun, belum sempat menggapai pintu, Rangga mengejarnya dan memeluknya dari belakang. Dia mengalungkan satu tangannya di leher Cinta dan tangan lainnya melingkar di pinggang gadis itu. Kemudian, dia juga menumpukan dagunya di bahu Cinta. Dia tidak perduli jika gadis itu akan membantingnya kali ini.

"Jangan pergi! Kumohon jangan meninggalkanku!" ujarnya dengan suara serak.

Cinta terperangah bukan karena ucapan Rangga tapi, hembusan nafas pria itu terasa panas di lehernya. Reflek dia menyentuh dahi pria itu dengan telapak tangannya. Dia terkejut karena suhu tubuh Rangga benar - benar panas. Dia lalu berbalik mengahadap pria itu.

"Badan kamu panas," ujarnya. Dia menatap mata Rangga yang nampak memerah dan mulai sayu.

"Kan aku sudah bilang kalau aku lagi sakit," jawabnya lemah.

Cinta meraba pakaiannya yang masih basah, "Sepertinya kamu masuk angin karena kehujanan. Lebih baik kamu ganti baju dulu." nadanya terdengar cemas.

"Aku gak mau, entar kamu pergi pas aku ganti baju," jawabnya dengan nada manja.

Cinta menghela nafas, "Iya, aku tidak akan pergi."

"Janji!" mengacungkan jari kelingkingnya.

"Hm," Cinta mengangguk.

Rangga kemudian masuk kedalam kamarnya, sedangkan Cinta mendudukkan dirinya di sofa.

Selang berapa lama, Rangga sudah keluar dari kamarnya dengan pakaian yang baru berbarengan dengan bunyi bel kamarnya.

"Sepertinya pesananku sudah datang," gumam Cinta sembari bangkit dari duduknya dan membuka pintu.

"Benar ini kamar pak Adipati?" tanya orang itu.

"Iya benar, dari ojol ya?

"Iya benar Non, ini pesanannya." menyerahkan kantong kecil kepada Cinta.

Cinta menerimanya dan menyerahkan beberapa lembar uang.

"Terima kasih Mas, kembaliannya buat Mas aja," katanya sumringah.

"Terima kasih Non," balas ojol itu senang.

"Sama - sama Mas." Cinta menutup pintu dan masuk kembali. Dilihatnya Rangga tengah duduk di sofa sambil menikmati makanan yang Cinta buat untuknya.

"Siapa?" tanyanya.

Cinta menghela nafas dan duduk di sebelahnya. "Mas ojol, aku delivery obat buat kamu." Membuka kantong yang dibawanya tadi dan mengeluarkan isinya.

"Maaf tadi aku pakai ponsel kamu gak ijin dulu." Cinta membaca petunjuk yang tertera di obat itu.

Rangga hanya mengangguk sembari menyuap bubur ke mulutnya.

"Cepat habiskan makananmu, setelah itu kamu harus minum obat ini. Aku harus pulang." menengok ke arah Rangga.

"Sekarang? Aku belum selesai," protesnya.

"Tuan Adipati, Anda sudah bukan bocah lagi. Kamu cuma masuk angin. Setelah makan dan minum obat, beristirahatlah, maka kamu akan sembuh." Cinta bicara dengan suara tertahan.

Rangga hanya menatapnya, dia tidak tahu harus berkata apa lagi untuk menahan Cinta pergi. Terus terang dia tidak ingin berpisah dengan gadis ini sekarang.

Cinta mengambil kantong belanjaannya dan melangkah menuju pintu.

"Apa kamu akan benar - benar melupakanku?" tanya Rangga pasrah.

Cinta menghentikan langkahnya tapi enggan menjawab. Sejurus kemudian kembali melanjutkan langkahnya.

"Apa sedikitpun tidak ada rasa cinta untukku lagi di hatimu?" Rangga meletakkan mangkuknya di atas meja.

Ucapan Rangga kembali membuatnya menghentikan langkahnya.

"Dari awal kita tidak saling mengenal jadi tetaplah seperti itu. Aku membantumu hari ini hanya karena nurani kemanusiaanku , bukan hal lain." Cinta bicara tanpa membalik badannya, suaranya terdengar bergetar.

"Apa kebersamaan kita di Maldives tidak ada artinya buatmu?" Rangga kini melangkah mendekati Cinta.

Cinta menelan ludahnya, "Bagiku yang terjadi di Maldives hanyalah mimpi! Mimpi yang harus aku lupakan begitu aku terbangun, seperti biasanya."

Rangga kembali memeluknya dari belakang. Kali ini dia memeluknya lebih erat dan menumpukan dagunya kembali di bahu Cinta.

"Jika itu memang hanya mimpi buatmu maka, aku tidak ingin kamu terbangun. Aku tidak ingin ada jarak yang memisahkan raga kita. Aku tidak sanggup menjauhkan kenangan yang sudah kita semat bersama, dalam kerinduan yang paling dalam." Rangga mendekatkan bibirnya di telinga gadis itu, "aku mencintaimu Cinta," bisiknya.

Rangga lalu mengecup telinganya, lehernya, dan bahunya pelan. Kemudian kembali menyusuri leher jenjang gadis itu dengan bibirnya.

Cinta memejamkan matanya dan menggigit bibir bawahnya kelu. Air mata yang sedari tadi ditahannya mulai menetes. Sungguh dia tidak pernah menyangka kenapa ini harus terjadi padanya. Di saat untuk pertama kalinya dia jatuh cinta pada seorang pria.

"Hentikan Adipati!" Cinta setengah berteriak. Suaranya bergetar. Dia berusaha melepaskan diri dari pelukan Rangga.

"Aku mohon lupakan itu semua. Lupakan yang pernah terjadi di antara kita." katanya tegas. Dia berbicara tanpa menatap ke arah Rangga.

"Aku tidak ingin ayahmu melakukan hal yang buruk pada keluargaku. Restoran itu satu - satunya milik kami. Jadi, aku mohon jauhi kami. Jalani hidupmu seperti kamu belum bertemu denganku, karena aku juga akan melakukan hal sama. Permisi."

Cinta bergegas meraih pintu dan keluar dari apartemen itu sebelum Rangga berhasil mengejarnya lagi.

Sementara Rangga hanya bisa menatap tubuh gadis itu menghilang dari balik pintu. Hatinya terasa hancur. Untuk pertama kalinya dia jatuh cinta pada seorang gadis tapi, gadis itu malah menghancurkan hatinya. Apakah ini karma untuknya? Karena dulunya dia yang sering menghancurkan hati para gadis yang mengejarnya.

...****************...

Musik terdengar berdentum keras, diiringi suara dentingan gelas yang saling beradu, serta tawa orang - orang yang berjoget di lantai dansa.

"Woiii, Adipati!" Arga menepuk pundak Rangga yang sedang duduk di meja bartender, "mimpi apa nih tumben nongol lagi." cibirnya yang langsung disahuti gelak tawa oleh teman - temannya yang lain.

"Ngomong - ngomong band kita jadi sepi gara - gara loe gak ikut manggung. Loe ikut manggung lagi dong," celotehnya.

Rangga enggan menjawab, dia lebih memilih meneguk habis minumannya. Kemudian meminta bartender mengisi gelasnya kembali.

"Gue kira loe beneran insyaf dan gak mau datang ke tempat beginian lagi," cibir Gilang lagi.

Namun, lagi - lagi Rangga tidak menggubris ucapan mereka. Dia hanya fokus pada minumannya. Berharap alkohol bisa membuatnya melupakan masalahnya.

"Loe kenapa?" Gilang berhenti tertawa dan menyadari sikap aneh sahabatnya ini.

"Dimarah bokap loe lagi?" tanya Arga.

"Bukan!" jawabnya sebelum meneguk minumannya.

"Lalu?" tanya Gilang heran.

"Gue diputusin!"

"Diputusin?!" Gilang dan Arga saling bertapapan lalu tergelak bersama.

"Bhahahaaaa..Gak salah dengar nih gue," goda Arga.

"Seorang Adipati sang badboy diputusin cewek? hahahaaaa..." Gilang tertawa lagi.

"Apa dunia udah mau kiamat kali yak, hahaaa.." seloroh Arga, "jadinya pada kebalik."

Rangga tidak menanggapi cibiran temannya dan kembali meneguk minumannya.

"Sejak kapan seorang Adipati menjalin ikatan dengan seorang gadis? Hingga sekarang bisa diputusin. Bukannya para gadis hanya berlaku satu malam saja," ujar Gilang.

"Yoi kayak lagu dangdut itu, cinta satu malam oh indahnya, cinta satu malam buatku melayang." Arga pun bernyanyi.

Memang benar yang dikatakan temannya, selama ini dirinya belum pernah mengikat hubungan dengan gadis - gadis yang pernah berkencan dengannya. Mereka melakukan one night stand, setelahnya bersikap tidak saling mengenal. Walaupun di antara gadis - gadis itu kadang mengejarnya dan ingin menjalin ikatan dengannya tapi, Rangga tidak pernah mengubris mereka. Baginya para gadis adalah boneka barbie. Bosan? Beli baru lagi!

Namun, setelah bertemu Cinta semuanya berubah. Ada dorongan dalam hatinya untuk memiliki gadis itu selamanya. Sayangnya gadis itu menolaknya.

"Shit!"

*bersambung...

Ayo dong readers jangan lupa dukunganya ya,, habis baca ingat vote, like n coment😁 ikutin terus ya,,makasih🤗*

1
Tri Ulidar
masih susah dicerna alur y
Tri Ulidar
mudah mudahan ga bosenin
my name
modusnya rangga tuh 😁
my name
agnes gatel banget udah tau angga ngak cinta masih juga diintilin terus, angga juga kenapa ngak bisa tegas sama agnes 😤
my name
baca sampai ngos2an ngak tau nya cuma mimpi🤣🤣🤣🤣 authornya ngeprank 🤣🤣🤣
my name
yah....mana bisa kapok tuh rangga, cinta terlalu lemah
my name
sokor nyeselkan sekarang makanya jangan suka main api
thor tolong y sembunyikan cinta sampai dia melahirkan dan bikin rangga prustasi berat
my name
sambel mana sambel sumpah pingin banget tuh muka mereka ber2 pakai sampel level 100 😡😡😡
my name
nah kan bener pasti ketahuan, rangga siap siap aja bakalan kena damprat bukan hanya cinta dan cika tp pasti rayhan bakalan turun tanggan
my name
awas aja kalau sampai rangga tergoda 👊👊
my name
mampus rangga 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
my name
bagus cinta 👍gue suka gaya loe 😄
my name
nah kan....rangga cari masalah sih 🙄
my name
hadech rangga cari masalah aja 🤦‍♀️😤
my name
cinta ngidamnya bisa tiap hari gitu y
my name
akhirnya semua terbuka tinggal rayhan aja yg belum mengetahui kebenaranya
my name
ngak sabar banget nunggu part dimana jonathan jujur
my name
nyesek thor kenapa mereka malh saling menyakiti sih 😭😭😭😭
my name
saat ini yg dibutuhkan adalah kejujuran jo kalau sebenarnya rangga anak kandungnya bukan anak rey
my name
seandainya jo jujur kalau rangga adalah anak kandungnya mungkin mereka bs bersatu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!