NovelToon NovelToon
Mak Comblang Cilik

Mak Comblang Cilik

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / CEO / Anak Genius
Popularitas:10k
Nilai: 5
Nama Author: kikoaiko

Keisya Mahardika hanya punya satu keinginan sederhana, yaitu memiliki seorang mama.

Sayangnya, ayahnya, Arya Mahardika, adalah CEO dingin yang lebih mencintai pekerjaannya daripada urusan hati. Sampai suatu hari Keisya bertemu Alya di kantor ayahnya, wanita baik hati yang langsung ia pilih menjadi calon mamanya.

Sejak saat itu, dimulailah berbagai misi rahasia sang mak comblang cilik untuk mendekatkan mereka berdua.

Di balik rencana-rencana kecil yang lucu dan menggemaskan, perlahan dua hati yang sama-sama terluka mulai saling menemukan.

Tapi apakah cinta bisa benar-benar tumbuh dari ulah seorang anak kecil?Atau justru sang mak comblang cilik harus menerima bahwa tidak semua keinginan bisa menjadi kenyataan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kikoaiko, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 7

Setelah mengantarkan putrinya ke sekolah, Arya melanjutkan perjalanan menuju perusahaannya. Pagi itu, udara kota terasa hangat namun segar, seolah memberi semangat baru untuk Arya dalam memulai aktifitasnya.

Begitu tiba di perusahaannya, Tony, asistennya yang setia dan selalu sigap, sudah menunggu dengan senyum ramah. “Selamat pagi, Tuan,” sapa Tony dengan suara penuh semangat, berusaha menghidupkan suasana yang terasa kaku.

Arya membalas dengan singkat, “Pagi,” tanpa menatap wajah Tony, matanya lebih banyak menatap ke lantai dan pintu lift yang terbuka lebar. Arya memang jarang tersenyum, pria itu sangat kaku.

Mereka melangkah bersama ke dalam lift yang berkilauan, pintu tertutup rapat dan perlahan membawa mereka naik ke lantai atas. 

Di dalam ruang sempit itu, hening yang singkat menyelimuti, hanya suara mekanis lift yang terdengar. Tony diam, memberi ruang bagi Arya untuk menata pikirannya. Arya menatap ke depan, tangan terkepal ringan di samping tubuhnya, berusaha mengumpulkan fokus sebelum membuka pintu ruangannya dan menghadapi tumpukan berkas yang menanti tandatangannya.

"Bacakan jadwalku hari ini" pinta Arya setelah duduk di kursi kebesarannya.

“Kebetulan hari ini Anda tidak ada meeting dengan siapapun, Tuan,” terang Tony sambil berdiri rapi di depan meja kerjanya. “Hanya menandatangani beberapa berkas dan mengecek laporan keuangan bulanan.”

Arya mengangguk pelan, jarinya mengetuk-ngetuk meja. “Suruh bagian keuangan ke sini. Bawa hasil laporannya langsung,” titahnya dengan nada bos yang khas.

“Baik, Tuan,” jawab Tony patuh sebelum berbalik dan meninggalkan ruangan.

Sesampainya di divisi keuangan, Tony langsung mencari target utama. “Nona Alya, Anda dipanggil Tuan Arya ke ruangannya,” ucap Tony dengan suara netral.

Alya yang sedang sibuk di depan komputer langsung membeku. Jantungnya berdegup kencang seperti ada drum band di dalam dada. Wajahnya yang tadinya fokus mendadak memerah. Kenapa harus aku? batinnya panik.

“Ada apa ya, Tuan Tony?” tanya Alya sambil berusaha menjaga suaranya tetap tenang, meski tangannya sudah agak gemetar.

Tony tersenyum tipis, “Beliau ingin melihat laporan keuangan perusahaan. Mungkin mau bahas langsung hasil bulan lalu, karena meeting kemarin tidak sampai selesai membahasnya.”

Alya mengangguk pelan, tapi dalam kepalanya sudah berputar seribu skenario. Apakah ini hanya panggilan biasa? Atau… Keysa sudah mulai beraksi lagi? Ia buru-buru merapikan map laporan, mengambil laptop, dan mengikuti Tony menuju ruangan Arya.

Sepanjang perjalanan menuju lift, Alya merasa jantungnya mau copot. Kemarin ia jadi bahan ejekan teman-teman karena ulah Keysa, dan sekarang ia dipanggil ke ruangan bos secara pribadi. Tenang, Al. Ini pasti soal kerjaan. Jangan mikir yang aneh-aneh, katanya dalam hati.

Sesampainya di depan pintu ruangan Arya, Tony mengetuk dua kali lalu membukanya perlahan.

“Tuan, Nona Alya sudah datang,” ucap Tony sopan.

Arya mengangkat kepala dari dokumen yang sedang dibacanya. Tatapannya langsung bertemu dengan Alya yang berdiri gugup di ambang pintu. Untuk sesaat, suasana terasa agak canggung. 

“Silakan masuk, nona Alya” kata Arya dengan suara yang lebih lembut dari biasanya.

Alya mengangguk hormat dan duduk di kursi di depan meja Arya. Ia meletakkan map dan laptopnya dengan hati-hati, berusaha terlihat profesional meski pipinya masih sedikit panas.

Tony yang merasa suasana mulai panas memilih mundur pelan. “Kalau begitu saya tinggal dulu, Tuan,” katanya sambil menutup pintu perlahan.

Di dalam ruangan sekarang hanya ada Arya dan Alya, suasana terasa hening sejenak. 

Arya berdehem kecil sebelum memulai. “Jadi… tolong jelaskan laporan keuangan bulan lalu. Ada beberapa poin yang ingin saya tanyakan,” ujar Arya sambil membuka map yang dibawa Alya.

Alya mengangguk cepat dan mulai menjelaskan dengan suara profesional. Tapi sesekali ia mencuri pandang ke wajah Arya yang sedang serius mendengarkan. 

"Hai jantung, diamlah. Kau membuatku tidak bsia fokus"

Suasana meeting berjalan cukup lancar. Arya bertanya dengan tajam dan terfokus, Alya menjawab dengan jelas dan terstruktur. Tapi di balik itu semua, ada ketegangan halus yang menggantung di udara.

Setiap kali Arya berdehem atau menggeser posisi duduk, Alya langsung tegang, takut bosnya tiba-tiba membahas kejadian memalukan itu.

“Secara keseluruhan laporannya sudah cukup baik. Kinerjamu sangat bagus" puji Arya akhirnya sambil menutup map.

“Terima kasih, Tuan,” balas Alya dengan senyum kecil, lega karena meeting sepertinya akan segera selesai.

Tapi sebelum Alya sempat merapikan barang-barangnya, Arya bersandar di kursi kebesarannya dan menatapnya lebih lama dari biasanya.“Ngomong-ngomong… soal kemarin,” ucap Arya pelan.

Jantung Alya langsung lompat ke tenggorokan. Ini dia, batinnya panik.

Arya mengusap tengkuknya, terlihat sedikit tidak nyaman. “Maaf soal sikap Keysa. Anak itu sedang dalam fase aktif sekali. Saya sudah tegur dia, tapi sepertinya dia punya misi sendiri.”

Alya tersenyum gugup, pipinya memerah lagi. “Tidak apa-apa, Tuan. Keysa lucu kok, saya menyukainya".

Arya tertawa kecil, suaranya rendah dan hangat. “Dia memang sangat lucu, dan tingkahnya sering di luar nalar"

Alya sambil menunduk sebentar. “Anak seusia Keysa memang masih polos. Dia melakukan sesuatu sesuai keinginannya"

Arya mengangguk, ekspresinya melunak. “Iya, dia dari dulu menginginkan seorang ibu. Tapi saya belum bisa memberikannya"

"Cari tuan. Anda tampan dan kaya raya, tidak mungkin ada wanita yang menolak anda" ceplos Alya yang langsung menutup mulutnya.

Arya terkekeh melihat Alya. "Tidak semua wanita menyukai saya. Contohnya kamu"

"Eh"

1
Ariany Sudjana
wah Oma buat heboh pagi-pagi 😂😂🤣🤣
Ariany Sudjana
coba untuk jujur Alya, Arya itu ingin tahu apa kamu pantas untuk jadi ibu sambung Keysa
Ipunk Hantu
lanjut KK thorrr
Ariany Sudjana
nanti kalau Keysa pindah sekolah, berarti Zara juga pindah yah? supaya bisa tetap bersahabat baik
Ariany Sudjana
dasar orang tua yang ga tahu diri, sudah tahu anaknya salah, masih juga dibela... ternyata Arya donatur sekolah, sudahlah pindahkan saja Keysa ke sekolah lain
❥␠⃝ ͭ🍁MI-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ: betul klo masih dilanjutkan mentalnya akan berpengaruh
total 1 replies
Eliermswati
cpt sembh y ank cantik biar bs comblangin papa Arya lg😍smngt thor up nya
Indriani Kartini
mau donk pa arya🤭
Chi Hoong Yap
wah, Alya terima saja Arya.Arya juga tak kisah Alya janda.yang penting rahasia keysa tertutup tunggu keysa besar baru di beritahu.😍😍
Ivone
iklan nya banyaaak banget jarang up date
Iffanaya 😽
kok bisa guru nya pergi gtu aja gk ada minta maaf sama sekali ke pihak keluarga 😱 sekolah nya emang gk beres
Ariany Sudjana
ternyata keponakan Arya, masih dekat hubungannya berarti, dan sekolah harus dituntut, karena membiarkan perundungan terjadi dan tidak memberi tahu ke orang tua, ketika anak korban perundungan mengalami kecelakaan
Ariany Sudjana
ini sekolah bisa dituntut, murid kecelakaan kok tidak memberi tahu orang tuanya
Chi Hoong Yap
pasti Alya donor darah, mungkin keysa anak kakak Arya
❥␠⃝ ͭ🍁MI-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ: kemungkinan begitu dan darah Alya cocok sama Keysa pihak sekolah harusnya menghubungi Arya mau bagaimanapun keadaan nya jangan anggap remeh luka anak kecil
total 1 replies
𝓮𝓵𝓯𝓪𝓷𝓪𝔂𝓪 ₳ⱤⱤ₣₳₳ 🕸🌪
eh kira² sapa td yg donorin darah buat keysa 🤔
Iffanaya 😽
next kk 🙌
Indriani Kartini
baru sadar pa Arya klau punya karyawan yg cantik dan bwt deg2an, knapa beru sekarang pa🤭🤭🤭
merry yuliana
💪💪💪🙏
merry yuliana
nah loh ayo tebak2an alya jawab apa 🤭....kasian keysa rindu kasih sayang seorang mama semoga kak thor cantik melancarkan jalan akya cepat jadi istri arya dan mama keysa😍💪💪💪🙏
❥␠⃝ ͭ🍁MI-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
jawab aja Alya kalo mau jadi Mamanya Key asal Papa Key juga setuju klo Aunty Alya jadi istrinya Papa otomatis jadi Mamanya Key🥳
𝓮𝓵𝓯𝓪𝓷𝓪𝔂𝓪 ₳ⱤⱤ₣₳₳ 🕸🌪
next kk 💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!