NovelToon NovelToon
Jangan Benci Aku

Jangan Benci Aku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Action / Contest
Popularitas:293.8k
Nilai: 5
Nama Author: Jenika Rahmawati

Jeni seorang perempuan yang lemah lembut, sopan dan diberikan kelebihan memiliki paras yang sangat cantik. namun sejak dia berusia 4 tahun ayahnya pergi meninggalkan dia dan juga sang ibu untuk selama - lamanya

yang membuat ibunya harus banting tulang untuk menghidupi Jeni, sejak kecil Jeni terbiasa dengan kehidupan yang sederhana yang membuatnya selalu bersyukur dengan apa yang dia miliki

tapi kehidupannya baru saja dimulai saat dia mulai beranjak dewasa cobaan silih berganti mendatanginya, akan kah Jeni tetap kuat menghadapi cobaan demi cobaan yang datang kepadanya

apa kah Jeni akan bahagia dengan pernikahan yang sangat tidak pernah dia duga sebelumnya, walau pun dia menikah dengan sahabat masa kecilnya namun tetap saja itu berbeda sekarang mereka sudah dewasa sudah tidak sama lagi dengan masa kecil mereka

kalau penasaran dengan ceritanya, silahkan dinikmati ceritanya

mohon maaf jika ada kekurangan didalam cerita ini, karena ini adalah karya pertama say

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jenika Rahmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cerita 17

" aku pesan kopi panas tanpa gula " jawab pelanggan itu, sambil membolak balikan buku menu cafe

Tunggu aku kok sepertinya kenal dengan suara perempuan ini

batin pelanggan

pelanggan cafe itu pun mendongakkan kepalanya agar bisa melihat wajah dari orang yang berdiri di samping meja yang ia duduki itu

" Jeni " ujar laki - laki itu, dengan ekspresi kagetnya

" mas Devan kan " jawab Jeni, dengan senyuman ramahnya

" iya aku Devan, kamu kerja di cafe ini " kata devan, ia berusaha untuk mengajak Jeni mengobrol

" iya aku kerja di sini, sudah hampir satu tahun " jawab Jeni

" oh begitu ya, wah sebuah kebetulan bisa ketemu sama kamu lagi " ujar Devan

" ya sudah mas. kalau begitu saya kembali kerja ya " ujar jeni, dengan nada sopan nya

" loh kok buru - buru sih, saya masih pengen ngobrol sama kamu loh " jawab Devan, dengan diiringi dengan senyuman

" bukannya begitu mas, aku nggak enak ini kan masih jam kerja nanti kalau kelihatan sama bos aku nanti bisa gawat " jawab Jeni, berusaha menjelaskan kondisinya

" Iya juga, memangnya kamu pulang kerja jam berapa " sahut Devan

Jeni yang mendengar pertanyaan dari devan, ia merasa agak sedikit bingung mengapa dia tiba - tiba menanyakan jam berapa ia selesai bekerja, namun Jeni tidak mau ambil pusing yah mungkin saja laki - laki itu hanya kepo pikir Jeni

" Setir jam setengah 6 sore mas, kalau begitu saya lanjut kerja ya, silahkan ditunggu pesanannya " ujar jeni, lalu ia pun meninggalkan meja yang diduduki oleh Devan itu

aku sudah berusaha selama beberapa hari ini untuk melupakan wajah kamu dalam pikiran aku, tapi kamu kembali menggagalkannya maka jangan salahkan aku Jeni

batin Devan

################################

Tokk...Tok...Tok....

suara ketukkan pintu terdengar dari luar kamar Sarah

" Sarah " ujar Wati, ia terus mengetuk pintu kamar Sarah

namun Wati sama sekali tidak mendapat respon apa - apa dari orang yang ada didalam kamar itu, dan setelah ia mencoba untuk membuka pintunya ternyata pintunya tidak terkunci

melihat pintunya tidak dikunci Wati pun memutuskan untuk masuk kedalam kamar Sarah, dan alangkah terkejutnya ia setelah melihat

" astaga Sarah " teriak Wati, matanya membulat sempurna, detak jantungnya menjadi sangat cepat

Wati melihat Sarah tergeletak di depan pintu kamar mandi yang ada didalam kamarnya itu, ia benar - benar sangat ketakutan dengan apa yang ia lihat

Wati pun berlari keluar dari kamar Sarah, ia berniat untuk meminta bantuan dari penghuni rumah mewah itu, ia berlari kearah ruang keluarga dan melihat Melinda yang sedang fokus dengan majalah yang ada ditangannya

" nyonya tolong " teriak Wati, dengan nafas yang ter engah - engah sehabis lari

Melinda pun kaget mendengar orang yang memanggil namanya, ia menaruh majalah yang ia baca dan melihat kerah Wati yang terlihat wajahnya sangat pucat

" Ada apa, kamu tenang dulu baru cerita " ujar Melinda, karena ia melihat kondisi wati

" nyonya tadi saat saya ingin mengajak Sarah untuk makan siang, tapi saat saya mengetuk pintu kamarnya tidak ada sahutan sama sekali, dan pintu kamarnya nggak terkunci dan setelah saya masuk saya lihat Sarah pingsan " jelas wati, dengan wajah cemas nya

" apa.... kamu bilang " jawab Melinda, ia benar - benar kaget dengan apa yang baru saja ia dengar itu

Melinda pun langsung berjalan kearah kamar Sarah, diiringi oleh Wati yang beda di belakang nya, setelah sampai di kamar Wati alangkah terkejutnya ia setelah melihat kondisi Sarah

" Wati tolong suruh pak jali untuk siap kan mobil untuk bawa Sarah ke rumah sakit " ujar Melinda, dengan wajah khawatirnya

Melinda dan dibantu beberapa pelayan yang lain mengangkat tubuh Sarah untuk dimasukkan kedalam mobil, untuk segera membawanya ke rumah sakit

dengan perasaan yang campur aduk Melinda menyandarkan kepala Sarah di bahunya, setelah kurang lebih 15 menit mereka pun sampai di rumah sakit

" suster tolong bantu saya bawa pasien ini untuk diperiksa sekarang " ujar Melinda, dengan raut wajah cemas nya

" baik Bu " sahut suster rumah sakit itu

beberapa orang membantu mengangkat sarah dari mobil untuk dipindahkan ke kursi roda, lalu kemudian langsung di bawa masuk kedalam ruang UGD untuk diperiksa oleh dokter

semoga saja Sarah nggak kenapa - kenapa, kalau dia sampai kenapa - kenapa aku nggak akan memaafkan diri aku sendiri, kenapa aku bisa selengah itu majikan macam apa aku

batin Melinda

terlihat raut wajah Melinda sangat kusut ia beberapa kali mondar mandir didepan pintu ruang UGD yang tertutup itu, wajahnya terlihat sangat khawatir sesekali ia menggigit ujung kuku nya

################################

" Dit aku pulang duluan ya " ujar Aira, berpamitan kepada sahabatnya itu iapun berjalan ke arah luar cafe sambil melambaikan tangannya kepada Dita

" iya hati - hati ya " sahut Dita, sambil tersenyum kearah Jeni

setelah itu Jeni pun berjalan kearah pintu untuk keluar dari tempat ia bekerja itu, setelah ia beberapa langkah menginjakkan kakinya di luar cafe tiba - tiba saja ada orang yang memanggil namanya

" Jeni...." ujar Devan, dengan suara beratnya

Jeni yang mendengar namanya dipanggil pun menoleh ke sumber suara itu, siapa kah gerangan orang yang memanggilnya itu pikir Jeni

" ehh.... mas Devan " jawab Jeni, setelah ia melihat orang yang memanggil namanya itu adalah orang yang dia kenal

" kamu sudah selesai kerja " ujar Devan, sambil berjalan untuk mendekat kearah Jeni yang sedang berdiri tidak jauh dari nya

" iya aku sudah selesai kerja, oh ya kok mas Devan bisa disini " jawab Jeni, dengan raut wajah yang penasaran

" kebetulan kantor aku nggak jauh dari sini dan hari ini juga pulang nya emang agak awal, yah nggak sengaja ketemu kamu disini " jawab Devan, sambil tersenyum

tentu saja ia berbohong, ia pulang sebelum pekerjaannya selesai hanya untuk bisa bertemu dengan Jeni karena seperti yang Jeni bilang ia selesai bekerja jam setelah 6 sore. maka ia pun langsung meninggalkan pekerjaannya

" oh begitu ya " jawab Jeni, ia pun membalas senyum dari Devan

" kamu sibuk nggak " kata Devan, dengan sedikit ragu - ragu

" emmmm kayaknya eng......" bicara Jeni terputus oleh suara telpon yang ada di dalam tasnya

Tut....Tutt.....Tut......

suara telpon dari dalam tas jeni, ia pun langsung mengambil dan Melihat siapa orang yang sedang menghubunginya itu

namun ternyata nomer yang menghubunginya itu nomer yang tidak ia kenal, Jeni pun agak ragu untuk mengangkatnya, namun ia berpikir kembali mungkin ini adalah panggilan penting, Jeni pun menerima panggilan telpon itu

TERIMA KASIH😊🙂🌼

JANGAN LUPA UNTUK LIKE, COMEN, VOTE, DAN TAMBAHKAN KE FAVORITE

LOVE YOU GUSYYY❤️👋

1
rina fauzia
EYD tolong diperhatikan lg Thor...nama orang sering diketik dg huruf kecil...harusnya kan di huruf awal nama orang huruf besar...kemudian istilah" lebih diperhatikan spt Remdy menelepon ditulis di situ "sauk sauk suara Rendy" mungkin maksud nya sayup-sayup ya...
Iba Shayra
ni jeni ko polos bngat ya.. uda punya suami. ga pake izin lansung tancap gas sj
Iba Shayra
smg rendy ga trgoda dgn rayuan citra ya.. dsar garall
Iba Shayra
thor jgnbsmpai ada pelakor dlm RTnya rendy jeni ya 🙏🙏
Iba Shayra
rendy blokir aja tu no deviba dn ppa mmax..biar ga usa d ladani
Iba Shayra
bkin devina mati skalian sj thor. spaya jgn ada plakor
Iba Shayra
jeni cba jujur sm tnte melinda to.. mngenai elsa alias sifa..bidoh bngat sih jeni
Iba Shayra
ni elsa bkin critax tmba rumit sja... dn jeni jg mudah prcaya orang sih..
Iba Shayra
knpa jeni hrus tinggal d rumahx sih ga ada boddy guard lg yg jgain jeni.. mga elsa orang baik ya
Iba Shayra
jgan sampai candra ga teima pmbatalan prjidohan. dn cndra blas dendam lgi hendra
Iba Shayra
jgn sampai ada poligami y thor
Iba Shayra
😭😭😭😭😭😭...ya tuhannnn knapa nasib jeni ko gituan bngat..
bkin rendi mmbenci devina dn kluargax.. trus nikahi jeni dn hidup bahgia
Iba Shayra
hiii qu bnci sm rendi...bkin rendi ttap mnikahi jeni thor..uda brbuat bkanx brtanggung jwab malah mnyuruh jeni minum obat pncegah hmil.. melinda dn hendra hrus brtindak dong...ksiang jeni 😂😂
Iba Shayra
jgn egois donh hendra.. klo hendra pkirkan pa candra tuk menjodhkn rendy dgn citra.. . trus bgimna dgn masa dpanx jeni yg uda d rusakin sm rendy..hrus tnggung jwab dong
Iba Shayra
dsar bodoh rendy... di bilangin orang tua dmi kbaikanx...ayo nikakan aja rendy sm jeni.. tunggu aoa lgi.. db bkin prysahan tono bangjrut
Iba Shayra
jgn " nnti rendi lampiadkan jeni d rumah.. waw seru ni 🤣
smg ppax rendy tau lngsung hacurkan prusahanx tono
Iba Shayra
jgan" minumanx trtukar. sm devina.. ayo billy cpt brtindak
Iba Shayra
tegah ya ppa mmax devina sm anak kndung sendiri ko d pelakukan ky pembatu.. pilih ksih bngaet... klo qu elsa mnding pergi aja.. boro" brtahan tp ga d anggap anak
Iba Shayra
bwt jeni jgn trllu ngelamun.. jdila wanita tu jgn trllu lemah dn cngeng.. hidup tu keras jeni hrus kuat dn tegar.. biar jgn d tindas orang 💪💪
Iba Shayra
blang aj jwni biar suci d pecat biar tau rsa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!