NovelToon NovelToon
My Brother

My Brother

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Contest / Romansa-Teen school / TimeTravel / Keluarga & Kasih Sayang / Tamat
Popularitas:116.1k
Nilai: 5
Nama Author: Norma Indah Susanti

Berdua, saudara kandung!!!

Indah, gadis mandiri dengan disiplin yang tinggi membuatnya lebih sering sendiri, dingin dan tak banyak bicara. Pecinta warna biru. Wanita terlalu cengeng dan lebih banyak menggunakan perasaan daripada logika dalam memutuskan dan berbuat sesuatu. Untuk itu dia lebih suka bermain dengan laki - laki daripada teman perempuannya, kecuali cewek yang sepemikiran dengannya.

Ibnu, Pria tampan yang tak mau menyakiti perasaan wanita karena tak ingin adik perempuannya tersakiti.

Indah dan Ibnu terpisah sejak Indah dilahirkan ke dunia.

Konflik batin terjadi saat Indah mengetahui tentang jati dirinya dan berakhir saat ia sadar bahwa dirinya membutuhkan saudara laki - laki dan Indah memilikinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Norma Indah Susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hilang

Abil yang masih berdiri di belakang Indah dan belum melepas helm langsung mengajak Indah pulang. Indah pun mengiyakan dan langsung pamit pada nenek. Tak lupa iya mencium punggung tangan neneknya dan mengucap salam.

Sesampai di halaman rumah, ibu yang mendengar bunyi motor dan melihat Indah pulang bersama Abil segera membuka pintu rumah.

"Makasih, Om!" Indah turun dan berlari ke arah Ibu.

"Iya!" Jawab Abil.

"Mbak, Aku langsung pulang ya!" Abil pamit pada kakak iparnya

"Ga mampir dulu?" Bu Sri menawarkan pada om Abil untuk mampir sejenak, namun yang ditawarkan justru buru - buru pulang.

"Ga, mbak! Sudah hampir maghrib.

Assalamualaikum".

"Wa'alaikum Salam."

Abil langsung menghidupkan motor dan melajukannya dengan kecepatan sedang, karena jarak rumah mereka yang tidak terlalu jauh.

Usaha Ayah dan Ibu berhasil. Yaitu usaha untuk menghapus apa yang dikatakan pada Indah di memori anak satu - satunya itu.

Hilang sudah dalam pikiran Indah tentang apa yang disampaikan oleh Tante Sari.

Sementara di sekolah, Indah masih tetap bermain dan belajar bersama Ika.

Kelas VI~~~

Tiba saatnya kenaikan kelas. Indah dan teman - temannya naik ke kelas VI.

Seperti biasa,sejak kelas 1 Indah selalu duduk di bangku baris ke dua dari depan. Sedangkan Ika dipindah oleh Wali kelas ke deretan belakang karena Ika bertambah tinggi.

Namun begitu, Indah dan Ika tetap bersahabat.

Hari Senin, sebelum upacara selesai, Pak Sukardi guru Olah raga mengumumkan bahwa sekolah akan di rehab. Maka untuk sementara waktu, Siswa kelas 4, 5, dan 6 akan dipindah ke Madrasah Al-Islah di dekat rumah Ika di jalan Pahlawan.

Di rumah~~~

Pak Yusuf selalu memberikan apapun yang Indah minta selama itu tidak mengganggu sekolah dan kesehatan putrinya. Apalagi untuk kebutuhan sekolah.

Hari itu pulang sekolah, Indah merengek - rengek pada Pak Yusuf untuk dibelikan Jam tangan dengan Stop watch.

Pak Yusuf langsung mengajaknya pergi ke Toko Kitab rumah nenek Rifa untuk bertemu Abil. Ayah meminta Abil untuk mengantar Indah membeli apa yang diinginkan anak kesayangannya itu.

Dengan senang hati Abil langsung mengiyakan dan pergi bersama Indah setelah mendapatkan uang dari Pak Yusuf untuk membeli Jam tangan dan mendapat bonus uang dari kakak tercintanya itu.

Seperti biasa, ketika pergi bersama Abil Indah tidak pernah mau langsung pulang. Mereka masih jalan - jalan keliling kota. Jam 2 siang mereka kembali ke Toko Kitab.

Ayah langsung mengajak Indah pulang ke rumah.

Esok harinya Indah memakai jam tangan barunya. Dia meminta jam tangan tersebut karena akan menghadapi banyak Ujian sebelum lulus Sekolah Dasar. Sekaligus karena sekolah mereka akan pindah mulai hari ini.

Tidak ada pelajaran untuk hari ini. Siswa kelas 4, 5, dan 6 diminta untuk memindahkan buku - buku pelajaran yang dibutuhkan ke Madrasah Al-Islah yang akan mereka tempati. Jarak Sekolah Dasar R-1 ke Madrasah Al-Islah tidak terlalu jauh sehingga para siswa bisa berjalan kaki dan didampingi oleh Guru Olah Raga dan wali kelas mereka.

Hari Rabu Siswa kelas 4, 5, dan 6 langsung berangkat ke Madrasah Al-Islah sampai Rehab di Sekolah Dasar selesai. Pak Ahmad yang sudah tau, langsung menjemput Indah dan teman - teman satu becak ke rumah masing - masing kemudian mengantar mereka ke Madrasah Al-Islah.

Saat jam istirahat, Ika sering pulang ke rumah karena jaraknya yang memang dekat dengan sekolah yang sekarang mereka tempati. Indah juga sering ikut Ika kerumahnya. Bermain sejenak bersama Ika atau sekedar menunggu di teras saat Ika ke kamar mandi untuk buang air kecil.

**Jangan lupa like, vote n komentarnya ya Kak!!!

Pedasnya cabe, aku tak tahan tapi pedasnya komentar kalian akan aku tahan demi sebuah perbaikan ke depannya**.

1
Elisabeth Ratna Susanti
maaf baru sempat mampir lagi di karya keren ini 👍
Elisabeth Ratna Susanti
like plus favorit ❤️
Norma Indah Susanti
Nasi goreng, Nasi goreng
Norma Indah Susanti
Ada apakah gerangan Pak Ahmad datang?
Norma Indah Susanti
Lanjut, Kak!
Norma Indah Susanti
Lanjut Mak Othor
Norma Indah Susanti
Hadir
Radiah Ayarin
ceritanya bagus Thor, byk pelajaran dan begitu nyata yang sederhana dr kehidupan sehari-hari
Radiah Ayarin
ya, AQ jg sama sprt ana menginginkan memiliki kk atau ABG. tapi kenyataannya AQ anak pertama yang harus bijak dalam keluarga.
Nm@: Sulit, Kak!
Kecuali memang keadaannya seperti Indah. Apalagi Ibnu punya prinsip "Aku tidak akan menyakiti hati pasanganku, karena aku tak ingin adik perempuanku tersakiti oleh pasangannya!"
total 3 replies
Radiah Ayarin
iya, perkataan Ibnu ada benarnya juga sih
Nm@: Tul kak
total 1 replies
Radiah Ayarin
hahahaha... indah doyan makan juga ya
Nm@: Sebenarnya bukan doyan kak, tapi mubazir klo ga d makan.😁
total 1 replies
Radiah Ayarin
Ibnu khawatir dengan indah, teman atau dengan perasaannya sendiri sih
Nm@: Khawatir kak Radiah meninggalkan Indah🤭
total 1 replies
Radiah Ayarin
berarti sangat kontras sekali kemiripan mereka.
Nm@: Yups! Betul sekali kak
total 1 replies
Radiah Ayarin
sangat bijak dan akan membuat pembaca jadi lebih bijaksana.
Nm@: Terima kasih sudah bijak juga dalam membaca🙏🙏🙏
total 1 replies
Radiah Ayarin
kenapa tak berterus terang saja sih, kasihan kalau sudah jauh melangkah nanti jadi melukai hatinya teramat dalam
Radiah Ayarin
ih agak gimana ya bacanya ya, lebay mereka
Radiah Ayarin
banyak yang suka sama indah ya
Radiah Ayarin
knp sih c indah itu menolak c ibnuh, pdhl dia baper jug nya
Radiah Ayarin
kepribadian indah sangat baik
Radiah Ayarin
Duh, ada yg baper sama ibnuh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!