NovelToon NovelToon
PERMAISURI PENGGANTI

PERMAISURI PENGGANTI

Status: tamat
Genre:Konflik etika / Ibu Pengganti / Pengganti / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:712.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: HANA ADACHI

Rani baru saja kehilangan kakaknya, Ratih, yang meninggal karena kecelakaan tepat di depan matanya sendiri. Karena trauma, Rani sampai mengalami amnesia atas kejadian itu. Beberapa bulan pasca tragedi tersebut, Juna, mantan kakak iparnya melamar Rani dengan alasan untuk menjaga Ruby, putri dari Juna dan Ratih. Tapi, pernikahan itu rupanya menjadi awal penderitaan bagi Rani. Karena di malam pertama pernikahan mereka, Juna menodongkan pistol ke dahi Rani dan menatapnya dengan benci sambil berkata "Aku akan memastikan kamu masuk penjara, Pembunuh!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HANA ADACHI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

18. (REVISI) Rebut Saja Suamiku

Rani menghela napas lega setelah akhirnya berhasil pergi dari perkumpulan nyonya-nyonya kaya itu. Ia beruntung karena Ruby yang sedang digendong oleh Juna menangis mencarinya, sehingga Rani bisa memberi alasan untuk pergi dari sana.

"Ruby mau macaron?" Rani memberikan kue kecil warna-warni itu pada Ruby. Tersenyum senang saat gadis kecil itu memakannya. "Enak?"

"Enyak!" jawab Ruby dengan mulut penuh.

Rani tersenyum puas. Ia juga turut mencicipi berbagai dessert yang disediakan di sana. Mendengarkan perkataan orang-orang kaya itu membuat perutnya lapar.

"Halo, ini pasti..Runi ya?" Laura tiba-tiba menghampiri mereka, bersikap sok akrab pada Ruby.

"Namanya Ruby Tante," jawab Rani membetulkan.

"Ruby mau ikut Tante, nggak?" Laura dengan sengaja mengabaikan Rani. "Tante punya banyak macaron seperti itu di rumah,"

"Ndak!" geleng Ruby.

"Kenapa?" Laura kemudian melirik Rani. "Nggak boleh ya sama Mama tiri mu?"

Rani mendengus kesal. Apa-apaan sih wanita itu? Kenapa membicarakan soal mama tiri di depan Ruby? Toh Ruby juga tidak akan mengerti.

"Kamu beruntung ya," Laura kini mengalihkan pandangannya pada Rani. "Berkat kakakmu meninggal, kamu bisa meneruskan estafet pernikahannya,"

"Maksud kamu apa ya?" Rani merasa ada kata-kata tersirat dalam ucapan Laura. Laura tertawa sinis. Ia melangkah mendekati Rani.

"Kamu harus banyak-banyak berterimakasih pada Tuhan. Karena Dia menjemput kakakmu lebih cepat, jadi kamu bisa merebut posisinya sekarang," bisik Laura.

"Jangan bicara sembarangan," Rani merasa emosinya mulai memuncak, tapi berusaha ia tahan. "Aku tidak pernah punya masalah denganmu,"

"Kamu memang tidak, tapi kakakmu punya," ujar Laura kesal. "Kalau bukan karena Ratih yang menggoda Juna, aku pasti sudah menjadi nyonya keluarga Wijaya. Dan, seorang kamu, mudah sekali merebut posisi itu hanya karena kamu adik kandung dari Ratih,"

Rani menghela napas panjang. Ternyata ini karena masalah asmara. Ia benar-benar tak mau terlibat dalam kisah percintaan mereka.

"Kalau begitu ambil saja posisi itu, aku akan memberikannya dengan sepenuh hati,"

"Yakin?" Senyum Laura mengembang. "Kamu tidak masalah kalau aku merebut suamimu?"

"Tidak sama sekali," jawab Rani yakin. "Aku hanya tidak yakin apakah kamu mampu melakukannya,"

"Apa?" Laura mendelik. "Kenapa menurutmu aku tak mampu?"

"Entahlah," Rani mengangkat bahu. Ia bergegas menggendong Ruby.

"Pikir saja sendiri," ujarnya sembari berlalu meninggalkan Laura. Tapi, belum sampai lima langkah ia berjalan, tiba-tiba terdengar seruan Laura di belakangnya. Rani sontak membalikkan badan untuk melihat.

"Aw!" Gaun putih Laura sudah penuh dengan cairan wine berwarna merah. Gadis itu tiba-tiba saja sudah jatuh terduduk.

"Ada apa? ada apa?" Dalam sekejap, orang-orang berkumpul di sekitar mereka. Rani memandang sekeliling, segera tersadar jika dirinya sekarang bisa disangka sebagai pelakunya.

"Apa yang terjadi?" Juna datang dan langsung bergegas menolong Laura. "Laura? Kamu nggak apa-apa?"

"Nggak apa-apa Kak," Laura menjawab dengan suara lemah, kemudian ia memandang Rani dengan wajah memelas. "Maafkan aku Rani, aku tidak tahu kalau kata-kataku sampai membuatmu marah begini,"

"Apa?" Rani terbelalak. Tatapan orang-orang otomatis langsung beralih kepadanya. Mereka saling berbisik membicarakan Rani.

"Palingan dia iri karena Laura jauh lebih cantik," bisik salah seorang tamu.

"Iya, Laura kan dulu pernah jadi mantannya Juna,"

"Aku nggak melakukannya!" ujar Rani membela diri. "Dia jatuh sendiri!"

"Ya ampun Rani, ada apa ini?" Lily sudah berdiri di sampingnya, terbelalak kaget melihat kondisi Laura. "Laura! Kamu kenapa?"

"Tante.." manja Laura dengan air mata sudah mengalir di pipinya. Lily langsung memeluk gadis itu.

"Rani, cepat minta maaf pada Laura!" bentak Juna.

"Kak! Bukan aku yang melakukannya! Dia itu jatuh sendiri! Kenapa kamu nggak percaya?"

"Sudah Kak," Rani menghapus air mata palsunya dan menahan tangan Juna. "Aku yang salah karena sudah menyinggung Rani. Aku memang pantas mendapatkan perlakuan seperti ini,"

Rani terperangah. Mulut gadis itu benar-benar licik. Pintar sekali dia membalikkan fakta yang sebenarnya. "Jangan percaya sama dia Kak! Dia berbohong!"

"Rani!" kali ini Lily ikut membentak Rani. "Kenapa kamu kekanak-kanakan sekali? Cepat minta maaf pada Laura sekarang!"

"Mi, aku tidak melakukan apapun!" teriak Rani kesal. Percuma ia menjelaskan sampai mulutnya berbusa, karena tetap tidak akan ada yang percaya.

Di tengah keributan itu, tangis Ruby pecah. Dia sepertinya ketakutan karena semua orang bersuara keras. Rani langsung berjalan pergi meninggalkan tempat pesta untuk menenangkan Ruby. Langkahnya diiringi dengan tatapan penuh cemooh dari seluruh tamu undangan.

1
Nilovar Beik
ada rahasia apa sebenarnya
Dev..
bikin gregetan ceritanya thor 😁
kurnia rahayu
👍👍👍💪💪💪♥️♥️♥️
Moreno
bukankah Rani ingin kabur? kesempatan donk
𝗔𝗧𝘂𝗮 𝗞𝗼𝗲𝗶𝗻𝗮𝘁𝗮
...
Omah Tien
malas baca nya cewe nya g ada pendirian
Omah Tien
tigal kan aja gapain susah2 jd pebantu
Omah Tien
lari aja gapein mau di siksa
komalia komalia
kurang greget karena yang jahat nya engga ada balasan
komalia komalia
kurang greget karena yang jahat nya engga ada balasan
komalia komalia
aah kurang seru si bian nya engga tau lagi gimana ceeita nya terus si anak dan istri simpanna pun belum terbalas kan dan harta nya belum di rebut lagi sama si juna
komalia komalia
kurang memuas kan aah kurang greget si wanita simpanan nya ko bemu dapat karma nya
komalia komalia
kira kira warisan nya kembali lagi engga ya
komalia komalia
Engga di ceritain mp nya kan pingin tau si rani kan masih gadis jadi si juna biar ngerasain dan perbedaan sama si rati yang bukan lagi gadis
komalia komalia
bukan nya juna tidur sekamar tapi di sopa ya
komalia komalia
aaah kasihan bian
komalia komalia
lemah kamu rani
komalia komalia
ternyata musuh dalam selimut
komalia komalia
semoga warisan nya jatoh ke tangan si juna lagi
komalia komalia
beruntung kamu juna si rani Istri yang kamu hina kamu siksa lahir batin mau merawat mu udah gitu fitnahan yang bertubi tubi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!