NovelToon NovelToon
The Young Master'S Favorite Little Girl

The Young Master'S Favorite Little Girl

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / CEO / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Romansa
Popularitas:187.3k
Nilai: 5
Nama Author: selenophile

Selama bertahun-tahun kehidupan gadis kecil berusia 16 tahun itu sangat buruk. Selain dikurung di sebuah loteng sempit, dia juga dijadikan bank darah oleh keluarganya. Tidak sampai di sana, Alleta juga dijebak oleh keluarganya untuk melayani lelaki tua hanya demi keuntungan perusahaan ayahnya.


Hingga pada malam itu, dia berhasil melarikan diri dari tragedi yang akan menghancurkan hidupnya dan bertemu dengan pria dingin yang mengubah kehidupannya yang suram.



Akankah Alleta bisa hidup bahagia setelah mengikuti pria itu dan lepas dari keluarganya?

Dan apa yang terjadi jika Alleta tahu kalau orang yang selalu dia anggap keluarga ternyata bukan.


Bisakah dia menemukan keluarga aslinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon selenophile, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

Alleta menoleh ke depan dia begitu terkejut melihat  wanita paruh baya yang dia tolong ada di sini, begitupun Amelia yang tidak menyangka akan bertemu gadis penolongnya. 

"Nak kenapa ada di sini apa kamu sakit?"tanya Amelia. 

"Tidak, aku di sini menjenguk teman,"jelas Alleta

"Tante sendiri?"

"Tante ke sini mau ajak anak tante makan siang,"ujarnya sambil menunjuk Kayden yang berada di sampingnya.

"Loh Mommy kenal?"tanya Kayden. 

"Iya, gadis ini yang pernah Mommy ceritain."

"Oh begitu." Kayden mengangguk mengerti ternyata gadis yang ditemuinya kemarin adalah gadis yang sama yang udah nolongin ibunya. 

"Halo dokter,"sapa Alleta sopan. 

"Halo dok,"sapa Anna. 

Kayden hanya memberi senyum sopan sebagai tanggapan. 

"Nah kebetulan bertemu kamu di sini ayo ikut kami makan sama temanmu sebagai balas budi karena kamu udah nolongin tante,"ajak Amelia. 

"Mommy, tapi inikan makan siang keluarga,"protes Sienna, tidak tahu kenapa sejak pertama kali bertemu dengan gadis ini perasaannya sangat gelisah dan khawatir tanpa alasan. Apalagi saat melihat kedekatan ibunya bersama gadis itu membuat perasaannya semakin kuat. 

"Memangnya kenapa kita hanya makan bertiga tidak papakan mengajak mereka. Lagian Mommy udah janji mau traktir gadis ini. Kay, kamu gak keberatan, kan?"tanya Amelia sambil menatap putra keduanya. 

"Gak kok Mom."

"Tuh kakak kamu aja gak keberatan. Udah ah, ayo sayang,"ajak Amelia pada Alleta. 

"Maaf menyela tante, tapi saya harus segera pulang ibu saya sudah menunggu di rumah,"sela Anna merasa tidak enak. 

"Oh begitu. Kalau gitu hati-hati di jalan."

"Iya tante, saya izin pamit bye Al,"pamit Anna seraya melambaikan tangannya pada Alleta. 

"Bye hati-hati."

Anna mengacungkan ibu jarinya tanpa menoleh ke belakang. 

"Ayo Nak."

"Emm…."

°°°°°

Sesampainya di restoran mewah mereka langsung diantar oleh manajer resto sendiri ke ruang VIP. 

"Nyonya silahkan."

"Terima kasih."

Mereka langsung masuk ke dalam karena kursinya ada empat dan saling berhadapan Sienna memilih duduk bersama ibunya, sedangkan Alleta duduk bersama Kayden. 

Seorang pelayan datang sambil membawa menu makanan.

 

"Nyonya silahkan,"ucap pelayan itu sopan. 

"Kalian mau makan apa?"tanya Amelia pada mereka. 

"Aku ingin lobster, tiramisu, sushi dan dessert,"jawab Sienna. 

"Oke, kalau kalian?"

"Aku terserah Mommy."

"Aku juga terserah tante."

"Kalau begitu saya pesan ini, ini, ini, dan ini." Amelia menunjukan beberapa makanan enak yang harganya setinggi langit.

"Baik, mohon ditunggu,"ucap pelayan itu setelah menulis semua pesanannya. 

"Iya."

Setelah pelayan itu pergi kini di ruangan itu tinggal mereka berempat. 

"Oh ya sayang tante belum tahu namamu?"

"Namaku Alleta Quennara, tante bisa memanggilku Alleta,"kata Alleta lembut. 

"Nama yang cantik persis seperti wajahmu, pasti orang tuamu juga cantik dan tampan,"puji Amelia. 

"Mereka pasti bangga mempunyai anak secantik dan sebaik dirimu,"lanjut Amelia. 

Ketika membahas orang tua Alleta sedikit tertegun lalu tersenyum masam. Dia sendiri tidak tahu bagaimana rupa orang tuanya. 

"Kalau mereka bangga kenapa malah membuangku?"gumam Alleta di dalam hati. 

"Mommy lihat ini hadiah dari Daddy cantik gak?" Sienna memperlihatkan arloji miliknya pada sang ibu agar perhatiannya teralihkan padanya. Dia tidak suka ibunya terus berbicara dengan gadis itu. 

"Bagus, Daddy mu tahu seleramu,"puji Amelia. 

"Iya kan, menurutku juga gitu,"ujarnya sesekali melirik Alleta. Dia ingin melihat tatapan iri dan cemburu darinya, namun nihil Alleta bahkan tidak memperhatikannya dan malah sibuk berbicara dengan kakaknya.

"Permisi, Nyonya makanannya sudah siap." Para pelayan itu menaruh semua hidangan di atas meja lalu keluar. 

"Selamat makan semua."

Tanpa berbicara mereka semua makan dengan tenang dan anggun. Alleta sudah belajar etiket bagaimana cara makan di restoran atau di manapun dengan baik dan elegan. 

"Tante terima kasih atas makan siangnya, sekarang aku sudah kenyang,"ucap Alleta sambil menepuk perut buncitnya. 

Melihat tingkah Alleta yang kekanakan Amelia sedikit geli begitupun Kayden. 

"Sama-sama sayang, kalau begitu yuk kita pulang."

"Ah sebentar tante saya izin ke toilet dulu."

"Oke, tante juga mau bayar bill dulu."

"Iya." Alleta langsung lari mencari kamar mandi untuk menuntaskan hajatnya yang datang secara mendadak. 

"Mom aku juga mau ke kamar mandi dulu,"celetuk Sienna. 

°°°°°

"Hah…." Hela Alleta lega setelah mengeluarkan hajatnya. Dia kemudian keluar dari kamar mandi, mencuci tangannya di wastafel tanpa memperhatikan orang di sampingnya. 

"Apa pun niatmu jangan pernah mendekati keluargaku, mengerti?! Terutama Mommyku, juga jauhilah saudara kembarku,"peringat Sienna dingin.

"Aku tahu orang miskin sepertimu pasti memiliki niat lain terhadap keluargaku, jangan memanfaatkan Mommyku karena kau seorang penolong,"lanjutnya seraya tersenyum mengejek lalu pergi meninggalkan Alleta yang tertegun. 

"Apa sih."

Sienna terkejut melihat kakaknya berdiri di luar toilet, perlahan tangan mulai mengeluarkan keringat dingin, tubuhnya membeku. 

"Ka-Kakak?!"

"Apa kakak mendengar pembicaraanku." Batinnya panik. 

Kayden tidak mengatakan apa-apa atas apa yang dia dengar tadi, tapi jika orang lain menyadari matanya yang selalu lembut menjadi lebih dingin.

"Mommy sudah menunggu di dalam mobil,"ucapnya seperti biasa. Membuat Sienna tidak menyadari perubahan dari kakaknya. 

"Oh…." Sienna buru-buru lari keluar dari toilet, pergi menemui mommynya. 

"Lok Kak Kay kenapa di sini? Inikan toilet cewe?"tanya Alleta bingung.

"Kakak takut sesuatu terjadi padamu, jadi kakak menyusul ke sini. Kamu udah selesai ke toiletnya?"

"Udah."

"Kalau gitu ayo pulang, Kakak akan mengantarmu." Kayden menarik tangan mungil Alleta, menuntunnya keluar. 

"Alleta!"

Mendengar suara akrab dari depan Alleta mengangkat kepalanya, matanya terbelalak tak percaya melihat wajah yang dikenalnya dengan ekspresi dingin dan amarah membara di dalam matanya. 

"K-kak Axel?!"

Axel berjalan cepat ke depan, menarik Alleta ke dalam pelukannya. Pupil matanya yang dingin dan berbahaya menatap pihak lain dengan tajam. 

"Apa yang anda lakukan pada adik saya?!"

"Adik? Setau saya anda tidak memiliki adik perempuan Tuan Axel dan juga saya tidak melakukan apa pun terhadapnya,"ujar Kayden seraya tersenyum lembut. 

"Kamu apa-apaan sih kenapa meluk perempuan lain di hadapanku." Sabrina berusaha melepaskan tangan Axel yang melilit pinggang gadis tak dikenal itu. Bukannya lepas pelukannya semakin erat. 

Alleta meringis kesakitan. "Kakak…."

1
Jue
Menjadi kekasih itu tidak berhak untuk mengatur pasangan kita ketika dia masih di dalam batas wajar dan tidak melencong ke arah keburukan , Saat hidup berumahtangga pula haruslah bertimbang rasa , Axel terlalu mengongkong hingga menyebabkan pasangan rasa terkekang sepatutnya Axel berdiri kokoh untuk menyokong setiap langkah kaki kekasih bukannya menghalang Alleta juga kepala angin tidak mahu berbincang baik-baik dengan Axel .
Binti Rofikoh
lanjut toooor
Alice_zeailin10
akhirnya nya kak aku ga jadi mati penasaran deh ☺️💔 udah lama banget aku nunggu up nya tpi ko ga nongol, lah akhirnya sekarang nongol juga nih semangat terus untuk author terbaik ku😄💪
Erna Fkpg
ah terima kasih akhirnya up kembali terus semangat y thor dan sehat selalu biar bisa up terus❤❤❤
Ira
ka', up nya jgn lama" dong udh keburu lupa sama jln ceritanya
Ira
kpn, up Lg ka'
perasaan udh 1bln lebih gk up'lg
Sumringah Jelita
keren, semangat terus Thor!!!
T o R a 21
maka'y ular bulu jangan kepedean../Chuckle/
T o R a 21
mau bundir..bundir aja sana ular bulu dasar.../Facepalm/
T o R a 21
Uda dpt nih greget'y mantap Thor ganbathe../Good/
Erna Fkpg
nah lo singa betina ngamuk tu kak alex gara2 dr sekolah badmood gara2 dijahuin sahabat2nya gara2 kak alex
YuniReno
kak ,masih lama gk sih updete ny🤔🤔🤫😒😒
Miftahudin Ajah
semangat thoor
Erna Fkpg
terimakasih udah update kembali semangat y thor semoga bisa setiap hari up-nya
Jue
Yang satu anak kandung yang satu lagi anak selingkuhan .
Narimah Ahmad
makasih thor 👍 tetap sihat dn semangat teruss,😍
Erna Fkpg
wah udah up lagi terimakasih thor udah up kembali setelah lama gk up tetep semangat sehat selalu thor biar bisa up tiap hari💪💪💪
Ni Luh Arminiasih
lanjut up kak
Narimah Ahmad
cari masaalah 😠 tak tau apa yg kau akan kau dpt huh mampus kau 😡😡😡
Anita Anita
dimana Axel,kasian alleta disiksa😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!