Cerita ini adalah sekuel dari novel yang berjudul "Penyamaran Seorang Pria Kaya Raya" yang menceritakan tentang perjodohan kedua putra putri Bara Abraham bersama dengan Mario Fernandez,
Apa jadi nya jika dimasa SMA ternyata kedua mama mereka malah memberi tahu soal perjodohan yang sudah di atur sejak kecil itu?
Apakah mereka berdua akan merasa bahagia? atau malah sebaliknya?
Ikuti terus kisah kedua pasangan tersebut yang tak lain adalah Flora Abraham Sanjaya bersama Leandro Fernandez 🥰
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ilham risa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kepanikan mama Cinta
Setiba nya dirumah, Lean langsung masuk kedalam kamar milik nya, hingga tak lama kemudian, Lean dikejutkan dengan suara pintu yang mulai terbuka dari arah luar..
"Lean" sapa wanita paruh baya yang tak lain adalah mama Cinta
"Mama...! kok mama belum tidur? ini sudah malam lo ma? " tanya Lean menatap wajah sang mama
Mama Cinta yang melihat kesedihan dikedua retina indah putra nya itupun langsung memeluk tubuh Lean dengan erat.. dia sangat mengerti dengan apa yang Lean rasakan saat ini
"Maafkan mama ya nak, karena perjodohan ini kau harus menanggung rasa sakit terhadap cinta yang tak terbalas kan, andai saja mama tahu jika semua tidak seindah yang mama rencana kan, mama pasti tidak akan menjodohkan kamu dengan Flora nak" ujar Mama cinta meneteskan air matanya
Dan Lean yang mengetahui itu pun langsung melerai pelukan nya untuk menghapus tetesan air mata yang mengalir di pipi Mama Cinta..
"Jangan menangis ma, karena mama tidak boleh meneteskan air mata karena diriku, lagian Lean merasa lebih baik saat ini, karena setelah Lean mengajak Flora untuk berbicara, dirinya menjadi lebih terbuka dengan Lean, tidak ada wajah cemberut ataupun marah lagi ma, yang ada hanya sikap ramah seperti seorang sahabat "
"Benarkah nak? itu artinya kau bisa memulai semua nya dari awal bukan, semoga saja dengan berjalan nya waktu, Flora bisa benar benar mencintai mu ya nak"
"Amiin ma. ! tapi aku juga takut jika sampai Flora mencintai pria lain, karena itu artinya aku harus merelakan dirinya ma"
"Iya, kita tidak tahu kedepan nya bagaimana, karena jodoh sudah di atur oleh Tuhan yang Maha Kuasa, bahkan mama sendiri dahulu tidak pernah menyangka jika akan berjodoh dengan papa menyebalkan mu itu, dia itu entah dari mana datang nya, Tiba-tiba langsung menjadikan mama seorang sandra" jelas Cinta yang sedang mengingat masa lalu nya bersama Mario
Jika dipikir pikir, memang pertemuan mereka berdua terjadi dengan cara yang sangat unik dan gila, maka Cinta berharap jika Lean tidak akan pernah melakukan hal bejad seperti masa lalu mereka berdua..
Lean tersenyum mendengar perkataan dari mama nya tersebut, hingga tak lama kemudian tiba-tiba saja Cinta melihat seberkas luka yang terdapat di atas pelipis Lean..
Sepertinya putra nya itu berusaha untuk menutupi nya, tapi Cinta tidak bisa dikibuli, karena dia adalah seorang wanita yang sangat teliti..
"Tunggu nak...! ada luka di atas pelipis mata mu? coba mama lihat lebih dekat nak" ujar Cinta panik
Lean yang mendengar hal itu pun berusaha untuk menghindar, jangan sampai mama nya tahu jika dirinya telah diserang oleh sekelompok orang tak dikenal sebelum sampai ke hotel milik keluarga Abraham
"Eh... tidak ma, ini bukan luka, tapi ini sedikit goresan karena aku kejedut pintu ma" sangkal Lean berusaha berbohong..
"Tidak, mama tidak percaya Lean, sekarang katakan yang sejujurnya, siapa yang telah membuat mu terluka? apakah kau diserang oleh seseorang Lean? "
Mama Cinta terus memaksa Lean untuk berbicara jujur, sehingga dengan terpaksa Lean mengatakan hal yang sebenarnya..
"Katakan kepada mama Lean, mama mohon nak? "
"Baiklah... aku akan memberitahu mama, sebenarnya tadi saat dalam perjalanan menuju ke hotel, aku sempat dihadang oleh para orang yang tidak dikenal, mereka menyerang ku ma, dan aku bisa mengalahkan mereka dengan ilmu bela diri yang sudah aku pelajari sejak lama, "
"Ya Tuhan Lean" teriak mama Cinta menutup mulutnya..
Inilah yang dia takut kan sejak dulu, makanya Cinta berusaha sekuat tenaga agar suaminya mau berhenti dari dunia mafia, Cinta takut jika setiap orang yang pernah dikalahkan oleh nya dimasa lalu, akan kembali menuntut balas kepada keluarga nya kelak,
Terutama kepada kedua putra mereka, yang menjadi titik lemah seorang Mario Fernandez,
Setelah menjelaskan hal tersebut, mama Cinta langsung menarik tangan putra nya untuk bertemu dengan sang suami
Dia harus memberitahu jika para musuh nya dimasa lalu mulai bergerak untuk membalas kan dendam mereka..
Dan sesampainya didalam kamar milik nya, mama Cinta langsung membangunkan sang suami yang sudah tidur mendukur, sungguh mama Cinta merasa sangat heran, bagaimana mungkin suami borem nya itu bisa menjadi seorang ketua mafia terhebat dinegara ini..
"Sayang,... ayo bangun, aku ingin berbicara hal penting kepada mu" ucap Cinta memukul lengan Mario
Lean yang melihat hal itu pun, berusaha untuk menghentikan sikap mama nya,karena sepertinya sang papa sedang dalam keadaan lelah, sehingga telah tertidur dengan sangat lelap..
"Ma... sudah, besok saja kita bicara nya, kasihan papa karena sudah tidur nyenyak ma, lagian Lean juga ingin segera beristirahat, boleh ya ma" ucap Lean meminta izin
Cinta terpaksa mengiyakan permintaan putra nya tersebut, dan langsung mencium kening Lean dengan perasaan sayang. .
Dan setelah melihat kepergian Lean dari kamar mereka, Cinta langsung meluapkan kekesalan nya terhadap sang suami..
Dia benar benar marah kepada Mario, karena dirinya tidak pernah menghiraukan perkataan dirinya dimasa lalu..
"Mario, ayo bangun.... atau jika tidak aku akan menyunat burung mu sampai habis" teriak Cinta tepat ditelinga Mario
Membuat Mario langsung bangkit dari tidur nyenyak nya karena terkejut mendengar kata sunat untuk dirinya.
Cinta tersenyum miring melihat kepanikan yang ditampilkan oleh suaminya tersebut, akhirnya dia bisa membangunkan Mario dengan cara yang sangat jitu
"Apakah kau sudah gila sayang...! kenapa kau ingin menyunat burung ku lagi hah? " tanya Mario penasaran..
Pasal nya malam ini dia tidak ada membuat kesalahan apapun, tapi kenapa istri nya itu malah mengancam dirinya.
"Sekarang ayo pergi cuci muka, agar kau bisa fokus mendengar apa yang sedang aku bicarakan kepada mu"
"Tapi sayang... ini kan sudah malam..! kenapa tidak besok saja bicara nya? " tanya Mario merayu
"Tidak bisa Suamiku, pokoknya malam ini juga kita harus bicara berdua"
"Baiklah... jika begitu aku ke kamar mandi sebentar"
"Sebentar ya, jangan sampai kau tertidur didalam kamar mandi sayang"
"Tidak akan sayang" jawab Mario berlalu masuk ke kamar mandi..
Hingga beberapa menit menunggu,, akhirnya Mario sudah keluar dari kamar mandi dengan raut wajah yang tampak segar...
Dia mengelap wajah nya menggunakan handuk kecil yang ada dileher milik nya.
"Sayang... ayo katakan sekarang juga apa yang ingin kau sampai kan, karena aku sudah sangat mengantuk" ujar Mario sambil mengucek sebelah matanya..
"Baik lah..dengar kan perkataan ku ini baik baik sayang, "
"Iya sayang..., "
"Tadi malam kau tahu kenapa putra kita bisa terlambat tiba di tempat acara,? "
"Aku tidak tahu sayang, kenapa kau membahas masalah itu lagi? " jawab Mario malas..
"Iya, karena anak kita ternyata sudah dihadang oleh beberapa orang jahat Mario, dan mereka ingin menyakiti Lean"
"Apa.....!!! " teriak Mario terkejut dengan mata yang terbuka lebar
lanjut lagi cerita ya