NovelToon NovelToon
Dewa Untuk Dewi

Dewa Untuk Dewi

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Cinta pada Pandangan Pertama / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:63.2k
Nilai: 5
Nama Author: fania Mikaila AzZahrah

Cinta yang suci yang tulus dari dalam hati lah yang patut mendapatkan pengorbanan. Tetapi jika, cinta itu hanya sekedar basa-basi di bibir saja tanpa melibatkan hati dan perasaan maka sepatutnya untuk diakhiri saja.

Hiduplah dengan orang yang tulus mencintaimu Tak perlu hidup dengan orang yang yang kamu cintai. Karena jika menikah dengan orang yang mencintaimu pasti ia akan berusaha untuk berkorban demi kebahagiaan kamu.

Sequel dari anak-anak dan cucunya Rina dan Emre yang di BDP.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fania Mikaila AzZahrah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 18

Tiba-tiba Dewi merasakan sesuatu yang aneh dari bagian perutnya, "Aahh!!! Mas sakit!!" Pekiknya Dewi yang mengeluh kesakitan dibagian rahimnya.

Dewa kaget dan segera mendatangi Istrinya yang tengah berbaring di ranjang king size-nya. Dia sangat panik karena ini pertama kalinya Dewi mengeluh kesakitan dan itu di bagian rahimnya.

"Kamu kenapa sayang??" tanya Dewa yang sudah panik dan tidak tahu berbuat apa-apa lagi.

"Sakit Mas, tolong!!!" Keluhnya yang sudah mengeluarkan keringat dingin dan sudah meneteskan air matanya.

Dewa segera menghubungi Paman Park Kim Ji-Jung untuk segera ke kamarnya.

Dewi memegang perutnya, "Aaaahhh sakit Mas!!!" Pekiknya Dewi dengan mengelus perutnya yang terasa melilit dan diremas-remas.

Dewa kaget melihat istrinya kesakitan, karena ini pertama kalinya Dewa melihat istrinya mengeluh kesakitan selama mereka menikah. Dewa dibuat kalang kabut tak tahu harus berbuat apa-apa lagi. Tapi raut wajahnya semakin cemas dan nampak khawatir melihat wanita yang dicintainya kesakitan.

"Bagian mana yang sakit?" tanyanya Dewa yang memeriksa kondisinya Dewinta yang ikut khawatir dan ketakutan.

Dewi segera menunjuk ke arah atas permukaan perutnya, "Perutku Mas!!, sakit banget!!" Keluhnya Dewi sambil terus memegang perutnya.

Dewa segera memeriksa sekujur tubuhnya Dewi, tanpa sengaja tangannya Dewa memegang cairan yang berwarna merah yang mengalir di bagian kaki Dewi.

"Sayang kok ada darah??" Tanya Dewa yang keheranan sambil mengangkat tangannya yang penuh dengan noda darah tepat di hadapannya Dewi.

Dewi semakin lama semakin tidak sanggup dan tidak kuasa menahan sakitnya, akhirnya Dewi pun menangis.

Dewa segera menghubungi Paman Park Kim Jung untuk segera ke kamarnya, tapi sebelum Paman Jung datang, Dewi sudah tidak sadarkan diri dan pingsan.

Dewa segera mengangkat tubuhnya Istrinya dan berlari ke arah garasi mobilnya dan berteriak kepada Paman Park Kim Jung kalau mereka akan ke rumah sakit.

"Uncle Jung!!! Cepat kami akan ke rumah sakit!!" Jeritnya Dewa.

Semua orang yang berada di rumah itu tersentak terkejut, panik dan kaget melihat sekaligus mendengar Tuan Mudanya berteriak histeris sambil menggendong tubuh Istrinya. Dewa mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Dan selalu mengajak Dewi untuk berbicara walaupun istrinya sudah tidak sadarkan diri.

Untung saja letak rumah sakit tidak berada jauh dari rumah Eyang Ester yang ada di Seoul Korea Selatan. Paman Park dan dua orang asisten rumah tangga ikut di belakang mobil yang Dewa pakai. Rombongan paman Park memakai mobil milik Bu Ester yang terparkir di carport rumahnya bersama dengan dua orang yang lainnya.

"Bertahanlah sayang, kita sudah di jalan mau ke rumah sakit," ujarnya Dewa yang sesekali melirik sekilas ke arah istrinya yang sudah pingsan tersebut.

Dewa tidak memarkirkan baik mobilnya, ia secepatnya menggendong Istrinya masuk ke dalam rumah sakit. Ia kembali berteriak untuk memanggil dokter dan perawat untuk segera menangani Istrinya.

"Suster!!! Dokter!! Help Me!!" Teriaknya Dewa.

Untung saja Paman Park sudah menghubungi pihak rumah sakit sebelum mereka datang sehingga perawat sudah berjaga-jaga sebelumnya. Rumah sakit yang mereka datangi adalah rumah sakit milik keluarga Wijaya yang ada di Kota Seoul.

Perawat segera membantu Dewi naik ke brankar rumah sakit. Semua dokter yang berjaga saat itu pun datang ke arah Dewia tanpa menunggu lama-lama Dokter segera memeriksa keadaan dari Dewi.

"Segera siapkan kamar operasi!" Perintah dokter Liem seorang dokter wanita itu.

Dewa menolehkan kepalanya ke arah dokter tersebut karena kaget mendengar perkataannya itu, "Maksudnya dokter istri saya mau dioperasi! memangnya apa yang terjadi pada dirinya Dok?" tanya Dewa yang sudah dibuat semakin khawatir saja.

"Istri Anda mengalami pendarahan di bagian rahimnya jadi kami harus segera melakukan tindakan operasi segera untuk menyelamatkan nyawa dan calon bayi Bapak!" Timpalnya Dokter laki-laki yang satunya.

Dewi segera di bawah ke dalam kamar ruang operasi. Paman Park dan dua orang art juga sudah datang. Dewa melarang Paman Park untuk menyampaikan hal ini kepada keluarga besarnya yang ada di Indonesia.

"Paman jangan beritahukan musibah ini kepada Mama Elisah dan yang lainnya, aku tidak ingin mereka khawatir," harap Dewa dengan wajah yang sudah pucat pasi takut melihat kondisi dari Dewi yang sudah tidak sadarkan diri.

"Baik Tuan Muda, dan sebaiknya tuan muda mengganti pakaian dulu, karena pakaian Tuan Muda sudah kotor, ijinkan aku saja yang menjaga Istri Tuan Muda selama Anda pergi berganti pakaian," pinta Paman Park Kim Jung sambil menyodorkan paper bag ke tangan Dewa.

Dewa spontan memperhatikan pakaiannya yang sudah penuh dengan noda darah segar. Dia mengambil pakaian yang diberikan oleh Paman Park Ji-Sung, dan segera ke kamar ganti yang ada di rumah sakit yang telah disediakan paman Park untuknya.

Sudah 3 jam berlalu tapi operasi yang dilakukan oleh Dokter terhadap Dewi belum memperlihatkan tanda-tanda kalau akan berhenti. Tiba-tiba pintu ruangan operasi terbuka dan keluarlah seorang perawat. Arya segera mendatangi perawat tersebut.

Dewa segera berjalan ke arah suster tersebut sembari berucap, "Maaf sus, apa yang terjadi dengan istriku kok operasinya belum selesai juga?" tanyanya Dewa.

"Maaf Pak, operasinya Belum selesai dan kami membutuhkan 2 kantong lagi darah" ucap perawat itu.

Paman Park segera mengambilkan Beberapa kantong darah dan menyerahkan kantong darah itu ke tangan perawat.

"Makasih Pak," tuturnya Perawat itu sambil kembali ke dalam ruang operasi.

Kim dan beberapa keluarga besar Wijaya yang ada di Seoul telah datang dan menguatkan hati Dewa agar tidak putus asa dan terus berdo'a.

****************

Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Dewa untuk Dewi judulnya ada dibawah ini:

Hikayat Cinta Syailendra

Pelakor Pilihan

Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan

Cinta Kedua CEO

Hanya Sekedar Baby Sitter

Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..

Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...

I love you all Readers…..

1
Viona qaiha
nest
Lestari
PING pung lanjut
Lestari
lanjutkan
Nabila iar
lanjut saja
Alia atta
semangt aku sellu baca
diefa tata
next kk karena aku selalu baca
Juwita @ppa
lanjut aku suka
MauLya 💟andi
suka ceritanya kakak next
Susanti Wahyuningsih
q mampir kak....😊
penasaran,,,,😇
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: makasih banyak KK 🙏
total 1 replies
FILM INDONESIA
Haiiii
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: hai juga
total 1 replies
ǫᴜᴇᴇɴʀᴀ 😏
semnat thorr✍️💪
ǫᴜᴇᴇɴʀᴀ 😏: masama kaka🤗🤗
total 2 replies
ǫᴜᴇᴇɴʀᴀ 😏
Dewa Dewi😁😁
ǫᴜᴇᴇɴʀᴀ 😏
Assalamualaikum Queen mampir torr🤗
ǫᴜᴇᴇɴʀᴀ 😏: sɪᴀᴘ ᴋᴋ ɪɴsʜᴀ ᴀʟʟᴀʜ
total 2 replies
Erni Fitriana
mpir..cekidot...siap aku liat" novelmu thor
Mommy Marchya: Halo Kak..

Mampir di karyaku juga ya kak.

One Month in Jakarta

Thank you
total 2 replies
Bunda Gilang
kata kata nya kadang kak kadang mas gimana si..
bunda f2: mampir juga kak ke karyaku "Ketika cinta harus menentukan" moga kaka suka
total 3 replies
fania Mikaila a6
crazy up kakak
MommyAtha: hai Kak..
tolong mampir diceritaku
Pilihan Hati Kiara (End)
Hei Jun (On going)
siapa tahu suka
terima kasih
total 1 replies
Naila
up lagi
Zaenab ali Said
next
MommyAtha: hai Kak..
tolong mampir diceritaku
Pilihan Hati Kiara (End)
Hei Jun (On going)
siapa tahu suka
terima kasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!