NovelToon NovelToon
Jodohku Masa Laluku

Jodohku Masa Laluku

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Tamat
Popularitas:133.1k
Nilai: 5
Nama Author: yani.ctmur

novel ini menceritakan cinta yg berubah jadi benci namun perjodohan membawa ke pernikahan bisakah benci kan berubah jadi cinta lagi????
ayo mampir ke novel perdana saya maaf bila Ada pemilihan kata yang kurang sesuai🙏🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yani.ctmur, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 18

Di dalam kamar Serly mengambil ponselnya yang semenjak menikah ponsel itu di non aktifkan. dia lalu menekan tombol untuk mengaktifkannya kembali.

begitu banyak pemberitahuan WA maupun panggilan masuk,tak terkecuali dari orang yang dia cintai yaitu Leo

tak berselang lama ponsel itu berdering dilihatnya nama Leo terpampang dalam layar.

''Ya Tuhan Leo telfon aku harus gimana" gumam Serly seorang diri.

''hallo assalamualaikum''salam Leo di balik ponselnya

''waalaikumsalam''jawab serly dengan lirih sedikit takut

''Serly kamu kemana sih,HP mu aku hubungi ga bisa,aku kerumah kamu juga kosong''

''iya kemarin kita lagi berkunjung ke rumah saudara dan disana gak ada sinyal''jawab Serly yang terpaksa berbohong

''Hari ini kamu ada acara ga kita makan siang bareng yuk tar aku jemput"

''boleh tar kita ketemu di cafe deket kantor kamu aja""

''ya sudah kalau itu mau kamu,sampai ketemu ya''

''assalamualaikum''

''waalaikumsala,''jawab Serly sambil mematikan ponselnya.

Seketika hati Serly sangat bahagia karena dia akan bertemu dengan orang yang sangat dia cintai.

Sementara Frans di kantor sedang duduk bersandar di kursi kebesarannya

''Ya Tuhan kenapa dia selalu ada di pikiranku''gumam Frans seoang diri sambil membereskan beberapa berkas yang sudah selesai dia tanda tangani.

tok tok tok....

''masuk''

''Hallo pengantin baru,gimana Frans bagi bagi cerita dong''ucap Reno sambil duduk di sofa yang terdapat di ruangan Frans.

''mau ngapain kaya punya pasangan aja,heh sini aku mau bikin perhitungan ama kamu''Frans memanggil Reno untuk duduk di kursi yang ada di depan mejanya.

''ada apa sih bos''jawab Reno sambil berjalan ke meja Reno.

''kenapa kemarin kamu bawa Dara dan Serly ke cafe itu''tanya Frans dengan gaya khasnya kaki disilangkan dan pandangan mata yang lurus kedepan.

''itu aku ga tau kalau kamu disitu sama Jeni, pas kita selesai nonton mereka makan,lalu aku bilang didekat sini ada cafe yasudah kita kesitu''

''lalu buat apa kamu ajak mereka nonton''tanya Frans dengan sedikit mengintrogasi

''jadi ceritanya gini,pas aku kerumah ketemu tante dia bilang kamu baru aja keluar lalu Dara minta dianter jalan, kata tante suruh ajak Serly jadi semua ini juga atas ijin tante Meta''

Mendengar penjelasan Reno Frans cuma diam sambil memainkan pulpen di tangan kanannya.

''emang kenapa kamu cemburu''

''heh kenapa aku harus cemburu kamu kan tau dihatiku ada Jeni yang sampai kapanpun tak akan terganti''

''Frans apa kamu yakin dengan keputusanmu untuk mempertahankan Jeni aku rasa Serly wanita yang baik,jangan sampai kamu terlambat menyadari dan menyesal''ucap Reno yang berusaha menyakinkan Frans.

Frans hanya diam tanpa bisa berkata apa apa

''jangan bengong bentar lagi kita ada janji dengan pak Jen, aku siap siap dulu''ucap Reno sambil berlalu keluar ruangan.

"Ma Serly ke luar bentar ya mau ketemu sama temen" pamit Serly pada mama Meta yang sedang duduk nonton acara TV favorit nya.

"iya sayang biar diantar pak Sugeng aja ya"

"gak usah ma aku bisa kok naik taxi lagian deket ini" tolak Serly Secara halus biar mama Meta tidak salah faham.

"ya sudah kamu hati hati ya sayang"

"iya ma assalamu'alaikum"

"waalaikum salam''

perjalan Serly menuju cafe deket kantor Leo butuh waktu 30menit.

Disana sudah terlihat Leo yang sudah datang terlebih dahulu menunggu kedatangan Serly.

" Hai sudah lama nunggunya"sapa Serly sambil menaruh tas di atas meja.

"belum cuma baru 1jam" jawab Leo dengan sedikit becanda dan diikuti gelak tawa mereka.

sambil menunggu pesanan datang mereka bercerita dan melepas rindu setelah lama tidak bertemu

''gimana kabar ayah sama ibu apa mereka sehat semua'' tanya Leo kepada Serly sambil memandang wajah Serly yang dilihatnya semakin hari semakin cantik.

''alhamdulilah ayah juga ibu pada sehat''jawab Serly yang diiringi senyum di wajahnya.

''Ser kenapa kamu kemarin tidak beri tau aku,kalau kamu mau pergi, apa kamu tau aku mencari kamu kesana kemari,aku coba hubungi Virly dia pun ga tau keberadaan kamu,sampai rumah kamupun kosong''ucap Leo sambil menatap lekat wajah Serly dan merapikan anak rambut Serly yang menutupi keningnya.

''aku minta maaf ya Leo semua ini tanpa rencana''Jawab Serly berbohong demi menutupi apa yang terjadi sebenarnya.

"aku harap kejadian seperti ini tak akan terulang kembali" ucap Leo sambil memegang kedua tangan Serly.

Mendengar perkataan Leo hati Serly luluh lantah dibuatnya.

bagaimana tidak dia harus menyembunyikan kebohongan besar tentang pernikahannya kepada orang yang dia cintai.

"Ya Tuhan apa yang harus lakukan haruskah aku berkata jujur tentang apa yang sebenarnya terjadi, atau aku tutup rapat rapat pernikahan ini toh juga dalam 1 tahun pernikahan ini akan berakhir di perceraian" gumam Serly dalam hatinya

Tanpa mereka sadari dari kejauhan Frans dan Reno yang sedang makan siang di cafe yang sama memperhatikan mereka berdua.

Frans yang awalnya ingin menghampiri meja Serly tapi dia mengurungkan niatnya karena dia teringat perjanjian sebelum pernikahannya yaitu tidak boleh mencampuri urusan satu sama lain

Diwajah Frans tergambar jelas sedari tadi menyembunyikan emosi karena terbakar api cemburu membuat Reno jadi yakin kalau Frans mulai mencintai Serly.

"Ren ini sudah tidak bisa dibiarkan mereka sudah keterlaluan''ucap Frans dengan nada sedikit meninggi.

" Frans jangan gegabah kamu ambil keputusan lebih baik kita selidiki dulu siapa laki laki itu"ucap Reno yang berusaha menenangkan Frans.

"apa seperti itu kurang jelas menurutmu? kamu lihat sendiri kan seperti apa kelakuan mereka"

"Frans aku tau Serly adalah istrimu tapi apa kamu lupa seperti apa perlakuan kamu dibelakang dia? apa kamu juga pernah membayangkan gimana perasaan dia kemarin? jangan egois bos" ucap Reno dengan penuh penekanan lalu pergi meninggalkan Frans.

Frans hanya bisa terduduk lesu mendengar ucapan Reno.

"benar apa yang dikatakan Reno tapi biar gimana pun Serly tak sepantasnya berbuat seperti itu dibelakang ku" gumam Frans seorang diri dan keluar mengikuti Reno.

jam menunjukan pukul 5 sore hari Reno masih bergulat dengan beberapa berkas yang menumpuk di depan meja kerjanya.

dia yang harus menghendel kerjaan selama belum ada penggantinya Carla.

"rasanya aku sudah bosan dengan tumpukan ini, Frans begitu menjengkelkan dia mau nyari sekertaris apa istri sih ini itu ga ada yang cocok" gumam Frans seorang diri sambil menggeleng gelengkan kepala karena merasa heran dengan tingkah bos nya.

dia lalu keluar ruangan berjalan menuju ruangan Frans.

tok.. tok.. tok...

"masuk" ucap Frans mempersilahkan Reno masuk.

"Frans aku rasa kamu harus segera mencari sekertaris baru, kerjaan kita terbengkalai numpuk" keluh Reno sambil merebahkan badannya di atas sofa.

"kok malah kamu nyuruh aku nyari kan itu tugas kamu"

"iya tapi kamu sadar gak banyak yang masuk tapi kamu tolak semua, aku bingung kamu mau cari yang kaya apa? "

"iya besok aku pastikan sudah ada pengganti Carla, sekarang aku mau pulang dulu" ucap Frans sambil merangkul pundak Reno karena dia sudah hafal dengan sepupunya pasti dia mulai jenuh dengan keadaan.

Dan mereka pun meninggalkan kantor.

Sesampainya dirumahnya Terlihat rumah begitu sepi, Frans langsung menuju ke kamarnya dilihat nya Serly pun tak ada dikamar.

"kemana dia jam segini belum pulang juga apa dia masih bersama laki laki itu"? Frans bertanya pada dirinya sendiri rasa cemburu yang sudah menguasai hatinya seakan kembali muncul.

" Frans... Frans.... "teriakan mama Meta terdengar dari dalam kamar Frans

" ada apa sih ma teriak teriak"jawab Frans sambil berjalan menemui mama Meta.

"Kamu sudah pulang,mana Serly? "

"mana Frans tau ma kan aku baru pulang, emangnya dia kemana"?

" tadi siang dia bilang mau ketemu temennya sebentar tapi ini sudah malam kenapa dia belum pulang juga"tanya mama Meta dengan khawatir.

"ya sudah tunggu aja dulu dia bukan anak kecil lagi tar juga pulang sendiri" jawab Frans dengan cuek sambil berbalik mau masuk ke dalam kamarnya.

"kamu itu ya, istri jam segini belum pulang tenang tenang aja, mama sudah coba hubungi Serly tapi ga bisa, coba kamu telfon dia, cari Serly sampai ketemu mama ga mau tau" ucap mama Meta dengan nada tinggi karena kesal dengan sikap Frans yang cuek tentang keberadaan Serly.

Frans lalu keluar menuju parkir mobil dan melaju menelusuri jalan untuk mencari Serly.

"dasar tu cewek memang bikin rebet aja" gumam Frans dalam mobilnya sambil terus menelusuri jalan.

1
Eti Jigo
dasar Frans goblok,,,,
momy, 1resh
ditunggu up selanjutnya y kak,
terimakasih atas dukungannya
Ujang Enjah
kak ini ceritanya udh bares apa blm ,berasa menggantung jdi penasaran gmna klanjutannya tor..
Ika WS
bejat juga si frans ...kirain sdh sadar ternyata parahnya kecewa banget
zoya
aku suka dengan karakter dara
zoya
reno cuek sekali.
zoya
bagus thor
zoya
aku bacane dekdekan deh
zoya
novelnya bagus dengan bahasa yang gamoang kita pahami
zoya
semangat thor
zoya
seru
zoya
frans mulai
Zhu Yun💫
Ceritanya sangat menarik untuk diikuti. Semangat terus kakak dalam berkarya 🥰💪
putri
kikuk kikuk
momy, 1resh: kuki kuki
total 1 replies
putri
Frans aku padamu deh
momy, 1resh: aduh tar serly marah gimana
total 1 replies
putri
lanjut
momy, 1resh
amin
momy, 1resh
ujung ujungnya biasane gitu
momy, 1resh
begitulah cinta
momy, 1resh
dukung terus y kak
momy, 1resh: aku ada jg karenamu kak
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!