Sequel Story Of [ISTRIKU HARAM DISENTUH]
Aida adalah seorang wanita malam, suatu hari dia mendapati dirinya ditebus dan dinikahi oleh seorang pria asing bernama Darion.
Aida pikir, hidupnya akan lebih baik tapi rupanya dia malah diceraikan oleh Darion yang harus menikah dengan wanita pilihan orang tuanya.
Dua tahun berlalu, Aida mendapati Darion sedang mencari seorang Ibu Susu untuk anaknya, dikarenakan istri Darion sudah meninggal.
Aida yang merasa kasian, akhirnya melamar sebagai Ibu Susu, akankah kisah dua tahun lalu kembali terulang diantara Darion dan Aida?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 18. Satu Persatu
Aida tidak langsung menjawab pertanyaan dari Babah Arga kepadanya, dia hanya hening sejenak menyusui Reza.
"Kamu bukannya belum pernah hamil yah, tapi kenapa kamu bisa jadi ibu susu?" tanya Babah Arga saat Aida sudah menyusui Reza dan memberikannya kepada Babah Arga kembali.
Aida terdiam, lagi-lagi dia harus berbohong. "Aku suntik Hormon, Bah."
Babah Arga menatap Aida dalam kemudian mengabaikan Aida dan pergi begitu saja membawa cucunya untuk di ajak main.
Sedangkan Bunda Gevanya yang merupakan seorang dokter kandungan menatap Aida dalam. "Kamu, bohong kan?"
Aida membulatkan mata sempurna kemudian mengarahkan pandangannya kepad Bunda Gevanya yang baru saja melontarkan pertanyaan itu kepada Aida.
"M-maksud Bunda?"
"Bunda tahu Aida, kamu pernah hamil anak Darion kemudian keguguran di usia kandungan yang sudah sangat matang, itulah sebabnya kamu menghasilkan ASI."
"Ah, Bunda tahu darimana, Gak kok Bunda, Aida mana pernah hamil," Aida masih berusaha berbohong dan berkilah kepada Gevanya.
Gevanya berjalan ke arah Aida kemudian memegang kedua pundaknya. "Jangan bohongi Bunda Aida, Bunda tahu wajah kamu tidak akan bisa berbohong, Bunda ada disaat kamu suntik hormon dan Bunda denger penjelasan kamu kepada Dokter spesialis Hormon itu, Bunda ingin mengatakan ini kepada Darion tapi Bunda menghargai keputusan kamu untuk tidak berterus terang."
Aida menunduk, perlahan air matanya jatuh yang membuat Gevanya langsung memeluk mantan menantunya, Gevanya tahu bagaimana rasanya kehilangan anak dalam kandungan, karena sebelum hamil Darion, Gevanya pun pernah keguguran.
"Bunda, Maafin Aida, Aida gaada maksud buat bohongin Bunda, Kak Ion dan Babah," jawab Aida didalam pelukan Bunda Gevanya.
Bunda Gevanya langsung melepas pelukan itu kemudian menghapus air mata Aida. "Bunda tahu perasaan kamu sayang, sejujurnya ketika kamu bercerai dengan Darion, Bunda gak ikhlas karena menurut Bunda kamu adalah yang terbaik untuk Darion."
"Gak Bunda, Kak Agneslah jodoh terbaik Kak Ion saat itu."
"Tapi apakah Agnes ikhlas saat itu, Agnes tidak ikhlas Aida, dia dan Darion hanya berusaha menuruti kemauan Babah kalian yang saat itu sakit-sakitan."
"Aida tahu Bund, tapi rasanya kalau disebut jodoh terbaik, Aida belum pantas rasanya."
"Bunda selalu berdoa sama Allah yang terbaik buat kamu, dan semoga saja jika kamu dan Darion benar-benar jodoh, kalian akan dipersatukan lagi, karena kamu tahu? Jika Allah sudah menakdirkan dua manusia berjodoh maka dari sudut manapun dia berada, pasti akan dipertemukan juga." jelas Bunda Gevanya. "Sama seperti kamu dan Darion, bukannya kalian bertemu kembali karena tidak sengaja?"
Aida terdiam, dia sendiri juga bingung, jika ingin dikatakan dia masih menyimpan sedikit rasa cinta kepada Darion, tapi itu semua bukanlah prioritas utama seorang Aida.
"Maafin Aida, Bunda, tapi menikah bukankah prioritas utama Aida saat ini, Aida hanya ingin fokus kepada Reza, walaupun Reza buka anak kandung Aida," jawab Aida yang membuat Bunda Gevanya tersenyum.
Bunda Gevanya mengelus kepala Aida kemudian tersenyum kepadanya. "Bunda bisa minta satu permintaan sama kamu?"
Aida mengangkat kepalanya yang tadi menunduk, ia menatap dalam Bunda Gevanya sekali lagi. "Apa, Bund?"
"Jangan pernah sembunyikan, fakta dan kejadian setelah kalian berpisah, karena Darion pun berhak tahu tentang apa yang terjadi dengan kamu, apalagi kehamilan kamu setelah perceraian itu," jawab Bunda Gevanya.
"Kejadian apa?" tanya Babah Arga yang sudah ada di belakang mereka.
•
•
•
Assalamualaikum
Jangan Lupa Like
tapi karakter Aida di sini mirip Dirga di novel sebelah, bikin gemes soalnya gak cepet mau nerima cinta Darion lg..
tapi namanya orang trauma, ya wajar sih, hehe..
semua emang gara2 keegoisan Babah Arga, tau sendiri gimana sifat temprentalnya..
untung udah berkurang karena bertambahnya usia, tapi keras kepalanya masih tetep ada..
ya gak nyalahin jg seh, soalnya kan Aida emang mantan wanita malam..
setiap orang tua ingin yg terbaik buat anak2nya..
tapi masalahnya terkadang terbaik menurut kita belum tentu terbaik menurut Allah..
bener kata dek othor, kita ini hanya pemeran yg tugasnya menjalankan skenario dari Allah saja..
hanya saja kita bisa milih, mau jalan sesuai syariat atau nggak..
oke deh lanjut novel berikutnya..
makasih banyak atas ceritanya dek, semoga sehat selalu ya..
tetap semangat untuk berkarya dan semoga sukses selalu dan lancar2 kuliahnya..
barokallahu fiik🙏
mewek aku bacanya
dan ternyata aku udah baca kisah anak2 mrk, Reza dan Syahnaz 👍👍👍👍😍😍😍😍