NovelToon NovelToon
Ketika Istriku Tak Lagi Meminta Uang

Ketika Istriku Tak Lagi Meminta Uang

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Menantu Pria/matrilokal / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.6
Nama Author: khayra

Ratih seorang ibu rumah tangga dan harus berkerja untuk memenuhi kebutuhan ia dan anaknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khayra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ketika istriku tak lagi meminta uang (18)

"Mas Rahman...!" Teriakku setelah melihat mas Rahman sudah tergeletak di depan pintu, aku melihat wajah mas Rahman yang sudah pucat. Aku berlari keluar mencari bantuan tetangga untuk membantu mengangkat mas Rahman.

"Pak tolong bantu saya, suami saya pingsan," kata ku pada tetangga samping rumah yang kebetulan lewat.

"Ayo, kita bantu," kata pak Mukhlis.

Kami berjalan lalu mengangkat mas Rahman untuk di bawa ke dalam kamar, ia terlihat tidak berdaya. Sebenarnya apa yang terjadi dengan kamu, apa yang kamu sembunyikan. Aku merasa khawatir dengan keadaan mas Rahman, aku mengambil minyak kayu putih lalu aku letakkan di dekat hidungnya agar dia bisa siuman.

Aku menggantikan baju mas Rahman dengan piyama pendek, dia juga belum sadarkan diri. Aku duduk di sampingnya mengharap ia akan sadar sebentar lagi. Aku berjalan keluar kamar hendak mengambil air minum untuknya jika sadar nanti.

Namun, langkah ku terhenti ketika aku melihat mas Rahman menggerakkan tangannya.

"Mas, kamu sudah sadar," tanya ku melihat mas Rahman memegang kepalanya.

Aku berjalan mendekatinya kembali.

"Mas tunggu disini aku ambil minuman dulu?"

"Tidak usah, kamu disini saja. Tolong jangan pergi," mas Rahman menggenggam tanganku dengan erat, seakan ia takut jika aku pergi padahal aku hanya ingin mengambil air minuman untuknya.

"Berbaringlah, aku ingin ada di sampingmu dan memeluk mu, bolehkan?

Aku pun berbaring di samping mas Rahman, membiarkannya memeluk ku. Ku rasakan deru nafas mas Rahman yang teratur menerpa wajahku, ku tatap wajahnya dengan lekat. Setitik embun jatuh dari mata mas Rahman, apa ia menangis.

"Mas kamu kenapa, kok nangis?" tanya ku mengusap air matanya yang jatuh.

"Tidak, aku hanya rindu seperti ini makanya aku terharu."

Cup... Mas Rahman mencium kening ku. Tidak pernah ku rasakan ia memperlakukan ku seperti ini, ia benar-benar berubah untuk menjadi lebih baik tapi aku tahu ada sesuatu yang di sembunyikan mas Rahman padaku yang tidak aku ketahui.

Ku biarkan tubuh ini lebih dekat dengannya, sentuhannya membuat hati dan jiwa ku tenang, aku mencoba untuk memejamkan mata sedangkan mas Rahman sudah ketiduran, biarlah seperti ini agar suatu saat akan menjadi kenangan terindah di sisa-sisa pernikahan kami.

🍁🍁🍁

Suara wajan berdentang terdengar ke dalam kamarku, aku melihat ke samping tidak ada lagi mas Rahman. Kemana dia, ku lihat jam sudah pukul 06.00 pagi, aku bergegas keluar dari kamar untuk menyiapkan sarapan untuk mas Rahman.

Namun, langkah ku terhenti saat melihat mas Rahman sedang memasak nasi goreng di dapur. Aku kembali melihat keanehan dalam diri mas Rahman, pagi ini kembali gembira walaupun wajahnya tampak pucat tapi ketampanan pada dirinya tidak hilang.

"Mas, kamu masak?" tanyaku.

"Selamat pagi, sayang?" Mas Rahman mencium keningku. Aku hanya bisa melongo, ia selalu membuat aku kejutan setiap kali aku bersamanya.

"Aku belum mandi loe, Mas?" Kata ku mencibirkan bibirku ke depan.

"Lalu apa kamu mau mas mandikan kalau mau tunggu mas masak dulu?" Senyum menggoda terlihat di bibirnya mas Rahman, pipi ku merona membayangkan tidak-tidak membuat aku jadi malu.

"Enak saja, aku mandi dulu ya!" Kata ku.

"Iya, setelah sarapan kita sarapan bareng,"

Aku hanya mengangguk lalu berjalan kembali ke kamar untuk mandi. Setelah selesai dengan rutinitas yang satu itu, aku memakai baju kantor tak lupa hijab pashmina berwarna hitam. Ku poles bedak tipis dan lipstik untuk mencerahkan bibir ini.

Saat hendak keluar, aku tak sengaja melihat koper mas Rahman yang masih tergeletak di sudut kamar lalu aku membukanya untuk memasukkan baju mas Rahman kembali ke dalam lemari.

Brukk....

Sesuatu jatuh di sela baju mas Rahman, ternyata obat tapi obat apa ini. Kenapa ada di dalam sela bajunya mas Rahman, kalau dia sakit pasti ia akan ceritakan padaku.

"Ratih, ngapain kamu disitu?" tanya mas Rahman.

"Aku temuin ini di sela baju-baju kamu," aku memperlihatkan obat tablet pada mas Rahman lalu mengambilnya dengan tergesa-gesa. Ia begitu terkejut melihat ke arah ku.

"Obat apa ini, Mas!"

"Oh itu cuma obat sakit kepala," kata Mas Rahman.

"Ayo kita sarapan dulu?" Mas Rahman menarik tanganku, aku hanya diam mengikutinya ke meja makan.

"Duduk saja biar mas siapkan semuanya,"

"Tidak, Mas. Biar aku yang siapkan, kamu kan sudah capek masak pagi ini dan ingat kamu semalam pingsan atau kita pagi ini kerumah sakit aja," tanya ku sambil mengambil nasi untuk mas Rahman.

"Mas, sudah sehat kok dan kamu berangkat saja duluan karena mas akan berangkat sedikit terlambat,"

Mas memasukkan nasi ke dalam mulutnya, aku hanya mengangguk sesekali menikmati masakan mas Rahman yang enak ini. Mas Rahman memang pandai memasak, jadi tidak heran jika masakannya enak seperti ini makanya dulu aku berniat untuk membuka warung tapi karena sikap pelit mas Rahman membuat aku mengurung niat itu.

Jam sudah menuju pukul 07:30 menit, aku langsung berangkat dan Rania akan di titipkan pada tempat pengasuhan anak untuk sementara. Aku tidak ingin mas Rahman merasa malu jika kami harus pergi bersama, lagian kan mas Rahman tidak tahu jika aku juga bekerja disana.

"Rahman...," seseorang berteriak dari luar, aku yang baru saja selesai makan langsung keluar untuk melihat siapa yang datang.

"Kamu...,"

1
midah khamidah
bagus ceritanya kak
Aisyah Putri Angel
maaf kok hampir sama cerita dgn kisah hidup sepupuku..dulu THN 97..tiap hari cuman dikasih uang 5rb untuk satu hari ,1anak umur 2thn.
suami dan mertua minta tiap hari masak ayam dan ikan .
emang jaman dulu uang segitu ada harganya..tp ngak cukup juga .
beras ,lauk dan bumbu dapur juga jajan mana cukup.
tiap HR sepupuku bantuin aq beres2 dagang ku dan bersih rumah .tiap hari aq kasih dia uang
Khayra: 🙂 mungkin ada sebagian ibu rumah tangga merasakan seperti itu
total 1 replies
Dhea Dhea
anak sama mamak 11 12
Siti Uhanita
balasan suami celaka mertua setan
Purwati
semangat Thor 💪💪💪
Kasih
kesel banged deh, kalo hanya mau nutupin knp sampe selingkuh, sampe mau nyolong sertifikat, sampe membahayakan rania... pasti balik lg tu karna br tau kalo sakit parah
Dwi kristina
author penuh kejutan
Hi Hii
hmm gimana sih ceritanya kan udan di gugatan cerai sing Rahman 😕.
Rahmawaty❣️
Pdhl di dlm dompetnya duitnya banyak tp pelitt bnget sma istri
Husain La Mamin
bagus dan menarik
Anggur Kolesom
heh... goblok...... kalo hanya untuk menutupi penyakit,kenapa kemarin selingkuh... bahkan berencana mencuri sretifikat rumah ratih, bahkan di cerita ini rahman sudah tiga kali menampar ratih. GOLBOK
Anggur Kolesom
ni yg goblok siapa sih..??? kemaren kan siti emang pacaran ma rahman lebih tepatnya slingkuh, bahkan siti di suruh rahman mencuri sertifikat rumah ratih dan jika berhasil akan menjualnya dan menikahi siti, dan sekaran kata rahman tidak pernah ada hubungan dengan siti, dan siti pun ngomong tidak ada hubungan dengan rahman dan hanya berteman, yg gobloknya lagi ratih percaya padahal dulu ratih melihat dan mendengar dengan matanya sendiri perselingkuhan rahman dan rencananya. mobilang goblok tatuk dosa gk bilang tp geregetan
Anggur Kolesom
trus masalah rahman kemaren gimana..? kok ratih kaya lupa ma perlakuan rahman dulu, katanya mo balas dendam bahkan rahman dan ibunya di usir trus tiba tiba rahman dateng lagi tidur bareng lagi.dan sekarang ratih malah membela rahman
Anggur Kolesom
sampai d bab kok ceritanya gk mutu ya, udah kebaca ceritanya, kek drama ikan terbang
Asri Perwati
bingung ko msh bs balikan...pdhl sll berkata aku bukan wanita yg bodoh ,aku tidak mudah di tindas,sampa jumpa di pengadilan....tp ga da satupun yg bener
Yuli Kohunussa
bagus
Jumi Saddah
kalau boleh nanya kok cerita rania dn aira di lanjut,,kyakx seru,,,
Khayra: belum sempat di lanjutkan kak
total 1 replies
Ahmad Affa
😭😭😭😭 sumpah nyesek sekali thor...... awalnya sikap rahman bikin gedek tp ternyata dia menyembunyikan rahasia besar dr istri tercintanya...... 😭😭😭😭
Anna Wamey
tolong thor jangan sampai anggara jatuh cinta pd Stefani,,,!!!
anggara hanya untuk Ratih,,,!
Jumi Saddah
👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!