NovelToon NovelToon
ISTRI BAYARAN CEO DINGIN

ISTRI BAYARAN CEO DINGIN

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Nikahkontrak / CEO / Selingkuh / Nikah Kontrak / Kaya Raya / Angst / Romansa / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Kayenna

"Maaf? Setelah kau tahu kebusukan kekasihmu, kini kau meminta maaf? Apakah maafmu itu bisa menghidupkan anakku yang sudah mati?" ucap Jazira dengan derai air mata sambil menatap netra suaminya.

Wanita rapuh itu pun pergi meninggalkan suaminya, dengan jenazah sang bayi yang berada di gendongannya.
Hancur sudah semua yang sudah dia bangun. Meskipun dia hanya istri kontrak, tetapi harapannya seakan terlalu tinggi walau hanya sekedar ingin hidup lebih lama bersama suaminya.

Setelah melalui semua kerumitan ini, akankah Jazira mampu bertahan menjadi istri bayaran Albirru atau memilih jalan lain?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kayenna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 18

Malam berganti pagi, Jazira yang memang sengaja tak tidur pun segera turun menuju lantai satu. Dia berjalan menuju dapur dan mendapati Mbok Sum yang sedang memasak. Dengan perlahan Jazira pun mendekati Mbok Sum dan memeluknya dari belakang.

"Ya Gusti! Astagfirullah Non, Simbok kaget." Pekik Mbok Sum sambil mengelus tangan Nona barunya. Jazira terkekeh perlahan lalu berpindah kesamping Mbok Sum.

"Kenapa sepi, Mbok? Cuma ada Simbok aja kah dirumah ini? Nggak ada yang bantuin Simbok gitu?" Tanya Jazira sambil memotong wortel yang tadinya sedang dipotong oleh Mbok Sum.

"Nggak ada Non. Simbok cuma berdua sama Den Albirru, paling-paling Johan yang mampir atau tidur disini sesekali." Terang Mbok Sum yang membuat Jazira sedikit terkejut. Bukankah kebanyakan orang kaya akan memiliki banyak pelayan dan yang lain-lain?

Akhirnya mereka berdua pun memasak bersama sambil sesekali bercanda lalu tertawa. Setelah beberapa saat, mereka berdua telah menyelesaikan acara masak mereka. Tepat saat Jazira meletakkan nasi yang baru saja dia angkat, Albirru keluar dari kamarnya.

Entahlah, dia merasa bahwa ada yang berbeda dengan suaminya tersebut. Tatapan datar dan dingin yang Albirru layangkan kepada Jazira membuat gadis tersebut menundukkan kepalanya.

Ini bukan Albirru yang semalam, kali ini Albirru berubah banyak.

Tanpa mengucapkan sepatah kata apapun, Albirru duduk dihadapan Jazira dan langsung membalikkan piring keramik yang berada didepannya. Jazira yang bingung hendak melakukan apa pun menatap Mbok Sum yang juga sedang menatapnya.

"Nona mau makan sekalian? Biar Simbok yang siapkan." Ucap Mbok Sum hendak menyentuh piring dihadapan Jazira. Namun belum sempat tangannya sampai, tangan Albirru terangkat.

"Tunggu saya selesai makan, Mbok. Saya tidak ingin diganggu ketika sedang makan." Ucap Albirru datar sambil meneruskan sarapannya. Hati Jazira sedikit berdenyut mendengar perkataan dari Albirru, yang kini telah sah menjadi suaminya. Lebih tepatnya Suami sementaranya selama 10 bulan kedepan.

Bahkan hanya untuk sekedar makan bersama pun tak boleh? Benar-benar gila lelaki yang ada dihadapan Jazira ini.

Seketika tangan Mbok Sum pun mundur dengan teratur. Matanya menatap Jazira yang masih diam mematung. Dada Jazira sudah kembang kempis. Tak ingin kembali kecewa, Jazira pun berjalan menjauhi meja makan dan hendak naik menuju kamarnya.

Namun belum tiga anak tangga dia pijak, suara manja seorang wanita mengganggu pendengarannya.

"Selamat pagi, sayang! Ah kenapa kau semakin tampan setelah menikah!" Ucap seorang wanita yang langsung duduk dipangkuan Albirru.

Sontak, Jazira membalikkan badannya hingga melihat perbuatan wanita yang berada di pangkuan sang suami. Betapa terkejutnya Jazira karena melihat Larina yang mencium rakus bibir milik sang suami tanpa malu dihadapannya dan Mbok Sum.

Nafasnya tercekat didada melihat hal tersebut. Tapi dia tak ingin terlihat lemah atau bahkan cemburu dihadapan Albirru. Jazira menatap keduanya dengan tatapan datar. Sejenak, tatapannya dengan sang suami bertemu. Namun dengan cepat, Jazira mengalihkan pandangannya.

Entah dia sadar atau tidak, Jazira kembali melangkahkan kakinya menaiki tangga menuju kamarnya seolah-olah dia tak melihat adegan tadi. Meninggalkan Albirru yang kini tengah merasa heran dengan sikap istri kecilnya itu. Apakah mungkin, Jazira cemburu?

Mereka yang berada di lantai dasar terperanjat kaget, saat mendengar suara pintu yang terbanting dengan keras dari lantai atas. Bahkan Albirru sampai merasa terkejut atas tindakan istrinya. Lebih tepatnya, istri kontraknya.

Jazira meluruhkan tubuhnya tepat saat pintu tersebut tertutup. Gadis itu merasakan sangat sesak, seolah dadanya terhimpit oleh beban yang begitu berat. Tangan mungil itu meremas kuat dadanya dengan air mata yang mulai meluruh.

Jazira tak bisa lagi menahan tangisannya. Sekuat tenaga, Jazira menggigit bibir bawahnya untuk menahan isakan yang akan keluar dari bibirnya. Suara tangisan, kini mulai terdengar memenuhi setiap penjuru kamar tersebut.

Jazira merasakan begitu sakit. Melihat kedekatan suaminya dengan wanita lain, mambuat Jazira seakan tak rela. Apakah ia akan sanggup menjalani bahtera rumah tangganya? Entahlah, bahkan Jazira tak tahu bagaimana kedepannya.

"Baru semalam kau meminta agar aku bertahan padamu, tapi apa? Sekarang kau bertingkah seolah-olah aku bukan siapa-siapamu. Apakah sesakit ini melihat suami bermesraan dengan wanita lain? Hiks..." Lirih Jazira sambil memukul dadanya perlahan.

"Kenapa kau menangis, Zi? Apakah kau akan kalah sebelum berperang? Biarkan saja! Berlakulah bahwa seolah-olah kau bukan siapa-siapanya. Bukankah dia yang mengatakan bahwa kau tak boleh mengurus keperluan pribadinya? Baiklah kita buat Jazira yang baru!" Ujarnya pada dirinya sendiri lalu berdiri dari duduknya.

Dia berjalan untuk mengganti pakaiannya dan mengambil tas selempangnya. Tak lupa Jazira sedikit memoleskan make up di wajahnya dan bersiap untuk keluar dari kamar.

Gadis itu memejamkan matanya sejenak, mencoba untuk menguatkan mentalnya saat bertemu dengan pria itu. Perlahan namun pasti, Jazira membuka gagang pintu dan keluar dari kamarnya dengan wajah datar tanpa ekspresi.

Albirru yang tengah memangku kekasihnya pun, menoleh ke arah tangga di mana Jazira berjalan dengan wajah yang sangat dingin. Wajah wanita itu terlihat sangat datar, dengan tatapan yang sama sekali tak menatap Albirru.

Jazira terus berjalan melewati tempat duduk Albirru dan Larina. Gadis itu sama sekali tak menghiraukan tatapan tajam dari suami kontraknya itu. Jazira melangkah menuju Mbok Sum yang berada di meja makan, tak jauh dari posisi Albirru.

"Mbok, Zizi pergi keluar sebentar ya? Mbok Sum mau titip apa sama Zizi?" Tanya Zizi sambil menatap lembut kepada wanita tua yang ada dihadapannya.

"Non Maira mau kemana? Ini masih pagi loh, Non." Ujar Mbok Sum sambil memegang tangan Jazira. Jazira pun hanya tersenyum dan mengelus lengan milik lansia yang sudah dia anggap sebagai ibunya.

"Zizi mau beli makanan di komplek depan. Mbok Sum mau Zizi beliin apa?" Tanya Jazira lagi sambil menatap Albirru melalui ekor matanya. Albirru yang sedari tadi memangku mesra Larina pun mulai mengeratkan rahangnya.

"Simbok nggak mau pesen apa-apa. Non Maira pulang dengan selamat, Mbok Sum udah seneng." Tolak Mbok Sum terhadap penawaran Jazira.

"Yaudah, Zizi berangkat dulu ya Mbok? Kalau Simbok mau makan dulu juga nggak apa-apa. Intinya jangan bareng sama si onoh. Mau tunggu Zizi juga boleh Mbok. Nanti Zizi akan cepet-cepet belinya." Ujar Jazira sambil mencium punggung tangan milik Mbok Sum.

Sontak tubuh Mbok Sum pun menegang dan menatap kepergian Jazira dengan tatapan sayang. Baru sekarang majikannya dengan rendah hati mau mencium tangannya.

"JAZIRA ALTAMAIRA! Mau kemana kau? Apakah kau lupa bahwa kau sudah punya suami?!" Bentak Albirru sambil berjalan mendekati Jazira setelah mendudukkan Larina di bekas bangku nya.

Jazira pun menghentikan langkahnya dan memejamkan matanya serta menghirup nafas dalam-dalam. Seketika perasaan sesak yang tadi menjalari dadanya kembali hadir. Dengan kasar Albirru pun membalikkan tubuh Jazira sehingga menatapnya.

"Jawab pertanyaanku!" Tekan Albirru tepat ditelinga Jazira. Dia mendongakkan kepalanya dan menatap sang suami.

"Apakah kau lupa? Kau sendiri yang membuat surat kontrak itu. Disana tertulis jelas bahwa kita tak boleh mencampuri urusan pribadi masing-masing bukan? Tanpa perlu ku jabarkan lagi, kau pasti sudah tahu bukan?" Jawab Jazira sambil memberanikan diri menatap netra Jazira.

"Tapi ini dikuar konteks, Ra. Aku nggak suka kamu seperti ini." Lirih Albirru yang membuat Jazira mengernyitkan dahinya bingung. Disaat itu pula, Larina berjalan mendekati Albirru yang sedang menundukkan kepalanya menatap Jazira.

"Kenapa kau marah padaku, suamiku? Aku tidak akan meninggalkanmu." Desis Jazira sambil membelai lembut pipi suaminya.

Alhamdulillah bisa up. Eh kakak kakak semua ada yang mau Kayenna double up atau bahkan tripple up nggak? Kalau ada comment dibawah ya🤗

1
Lisa Halik
lagi thor
Siti Afifah
kayen...ini kok g lnjut2 ya
Helva Dianti
Kecewa
Yunita Faiz
next ya Thor dh kangen ma Zizi dan albiru
candra rahma
lanjut thor 💪🏻
Karina Na: siap kak, ditunggu notifnya yaa
total 1 replies
candra rahma
aku tuh nanti" giliran up aku br tau
Ika Rukmiati
ditunggu upnya
Sulis Sda
visual nya thor
VBEAR
welcome back 😍😁
Karita Ta
Akhirnya lanjut update lagii 😍
Ga sabar nunggu baby-nya Albirru Jazira launching lagii 🤭
Bryant Ibrahim
knp jadi kemana-mana Thor... bikin bingung aja
Bryant Ibrahim
pasti jari otorny kepeleset...
Krn byk typo ny 🤭
Karina Na: astaghfirullah, authornya malah baru nyadar Bun 🫣 dulu kan kalau nulis pakai google voice, belum lagi waktunya yang mepet jadi langsung setor tanpa baca dulu 😂
total 1 replies
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
baalveer??
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
Maira??
Muliahati Ziliwu
up y jgn lm dunk.....
Ryanti Yanti
nyesek jadi zizi
candra rahma
semoga akan lbh baik lg ya jazira
Yunita Faiz
aduh baper Thor, dh di nanti lama nonggol juga next ya?
Carlos Tuka
semngat tulisnya...dinantikan cerita selanjutnya..🙏🙏
Karina Na: Siap bun, ditunggu bab selanjutnya ya. Terimakasih banyak bundaa
total 1 replies
Slamet Sri Rahayu
akhirnyaaa setelah sekian purnama kk othor kayenna balik jugaa😍😍😘😘 selalu aku tunggu2 lanjutan love story zizi sma albi thor☺sehat2 ya kk othor dan semoga bisa up setiap hari/mggu🤗😊
Karina Na: Alhamdulillah, terimakasih banyak bundaa. Salam hangat dari Kayenna bun
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!