NovelToon NovelToon
"Tuan Nathan, Anda Terlalu Posesif"

"Tuan Nathan, Anda Terlalu Posesif"

Status: tamat
Genre:Beda Usia / CEO / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:5.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: KGDan

Valerie Walton tidak pernah sedikitpun terpikir, akan terlibat hubungan asmara dengan Paman mantan pacarnya, dan menjadi posesif padanya.

Dua tahun menjalin hubungan, pacar Valerie selingkuh dengan sepupunya!

Di saat ia jatuh dengan perasaan terluka, Nathan Edmund, Paman mantan pacarnya, mengulurkan tangan kepada Valerie saat ia menangis sendirian.

Nathan Edmund, pria dewasa berusia tiga puluh delapan tahun, yang masih melajang itu, seorang CEO yang mendominasi, dan sangat di takuti mantan pacar Valerie. Nathan melamar Valerie, saat di hari pertunangan mantan pacar Valerie, dengan sepupu Valerie.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 18.

Philip dan Lea membeku di tempat mereka berdiri, memandang Valerie membuang muka tidak ingin melihat mereka.

Aura dingin Valerie terasa sekali, membuat lidah mereka tidak mampu untuk bicara lagi membujuk Valerie agar memaafkan mereka.

"Pergilah!!" sahut Valerie lagi dengan nada yang begitu dingin, sembari masih memalingkan wajahnya, tidak ingin memandang ke dua orang tuanya.

"Tuan dan Nyonya Walton, jika anda semakin memancing amarah Valerie, luka jahitan di kepala Valerie akan terbuka!" sahut Nathan dengan nada yang tegas, ikut menambah penjelasan Valerie agar Philip dan Lea segera pergi.

"Jahitan?" tanpa sadar Philip bergumam, dan Valerie sangat jelas sekali mendengar, apa yang di ucapkan suara pelan Ayahnya itu.

"Huh!" dengus sinis Valerie, "Jangan pura-pura merasa bersalah! selama ini bukankah kalian begitu tidak perduli nya pada apa yang kalian lakukan saat menindas ku!!"

"Valerie, bukan begitu... " suara Lea terdengar bergetar.

"Keluar! aku tidak ingin melihat kalian! jangan pasang wajah sedih padaku, aku tidak suka!!" sentak Valerie dengan dinginnya, menoleh memandang tajam pada ke dua orang tuanya.

"Valerie.. maaf, kami sebenarnya tidak ingin... " Philip mencoba menjelaskan kepada Valerie.

"Paman, suruh mereka keluar!!" Valerie menarik Nathan merapat padanya, dan masuk ke dalam dekapan Nathan untuk menyembunyikan wajahnya, karena merasa sangat marah sekali, tidak ingin melihat wajah ke dua orang tuanya.

"Tuan Walton, anda tidak mendengar apa yang di katakan putri anda, apakah saya perlu memanggil seseorang untuk memaksa anda berdua keluar dari sini?!" tanya Nathan dengan tegas.

"Baiklah, kami akan pergi, kami akan kembali lagi esok kalau marah Valerie sudah reda!" jawab Philip.

"Jangan datang lagi! aku tidak butuh perhatian kalian! kesalahpahaman yang kalian katakan, tidak berguna sama sekali meluruskan luka yang telah kalian buat padaku!!" nada dingin Valerie terdengar begitu tegas menolak kehadiran Philip dan Lea untuk datang lagi menjenguknya.

"Valerie!" Philip tanpa sadar merasa kesal dengan keras kepala Valerie, yang meremehkan niat mereka untuk berdamai dengannya.

"Tuan Walton!" Nathan menatap tajam Philip, memberi peringatan pada tatapan matanya.

Philip seketika terdiam melihat raut wajah Nathan yang datar, dengan tatapan mata tajam memandangnya. Ia merasakan aura Nathan yang mulai tidak sabaran.

"Baik, kami pergi!" jawab Philip mengurungkan niatnya untuk menegur Valerie, ia pun berbalik bersama Lea, lalu meninggalkan ruang rawat inap Valerie.

Philip tidak berkutik berhadapan dengan Nathan. Pengaruh Nathan sangat kuat, ia tidak bisa di singgung. Ia bisa melakukan apa saja, pada siapa pun yang menyinggungnya.

Philip merasa heran, dengan kedekatan Valerie dengan Nathan. Sejak kapan mereka jadi dekat satu sama lain? pikir Philip mengerutkan keningnya.

Apakah sejak Valerie sering datang ke Mansion Edmund? pikir Philip lagi, semakin mengerutkan keningnya, apa Nathan menyukai Valerie??

Philip melirik Nathan yang terlihat begitu peduli pada Valerie, tidak mungkin! Nathan cukup tua untuk Valerie, dia seorang CEO grup Edmund, tidak mungkin menyukai gadis muda seperti Valerie! kerutan kening Philip semakin dalam memikirkan rasa peduli Nathan kepada Valerie.

Philip pun keluar dari dalam ruang inap Valerie, dengan pikiran yang masih penuh tanda tanya, dengan sikap Nathan terhadap Valerie.

Valerie perlahan melepaskan tangannya memeluk Nathan, setelah Ayah dan Ibunya pergi.

Dan ia pun tersadar dengan apa yang ia lakukan kepada Nathan, membuat wajahnya memerah dan menggeser dirinya menjauh dari Nathan.

"Maaf Paman.. aku tidak sengaja memeluk anda, karena aku tidak ingin melihat wajah Papa dan Mama memandang ku" ucap Valerie pelan, menundukkan wajahnya.

Wajah Valerie kembali seperti saat sebelum Philip masuk ruang inap tersebut, dan menggeser posisi tubuhnya menjauh dari Nathan.

Nathan tadi sudah merasa lega, karena Valerie sudah tidak takut lagi padanya, tapi setelah Philip dan Lea pergi, sikap Valerie kembali canggung padanya.

Sepertinya butuh waktu bagi Valerie, untuk beradaptasi dengannya. Karena selama ini ia sangat dingin jika Valerie datang ke Mansion Edmund.

Tapi tadi sudah ada kemajuan di antara mereka, Valerie tidak begitu takut lagi padanya.

"Tidak apa-apa, aku bisa merasakan kamu marah pada mereka, karena melakukan kekerasan padamu!" kata Nathan dengan suara yang tenang.

Bersambung.....

1
Marina Tarigan
senang sm vihur Natan sangat mencintsi isyrinya dan tanggung jswab penuh pf keluarga nya
Marina Tarigan
bahus memang harus dikarantina katena sdh hola dan psikopat
Marina Tarigan
giti ya orang gila otaknya pendek lanjiy
Marina Tarigan
lili belum kapok ya benar Ramon sebelum kamu menemui valeri mungkin kepalamu sdh menggelinding duluan jgn terhasut orang gila. lili
Marina Tarigan
sdh hancurpun masih menghina orsng lain
Marina Tarigan
lili sdh maduk bubupin masih ngeyel terus manusia atau monyet kamu lilo
Marina Tarigan
la jut lili orang gila dan dungu sekali
Marina Tarigan
lili kamu sangat keras kepala menganggap kamu pintar ya tunggu hasil perbuatanmu yg sadis sekali
Marina Tarigan
nasip penculik ditangan yg berbahaya dan juga kamu lili
Marina Tarigan
tammat riwatmu lili dgn sangat mengenaskan sungguh miris nasipmu
Marina Tarigan
lanjut
Marina Tarigan
bertobatlah lili cari pekerjaan tata hidupmu kefepanmya
Marina Tarigan
mkmya jgn keras kepala Nico ayahmu sendiri tdk berani melawan pamanmu ini istrinya mau kau usik terus kamu memang keras kepala terima saja
Marina Tarigan
urung gagak lagi cari masallah deh
Marina Tarigan
lanjut saja biarkan i u kejahatan kalian berdua luar biasa anjing di rmh pun didayang ini anak sendiri dilukai terus pasrah saja
Marina Tarigan
perbuatan kalian kelewat batas sm Faleri sm anak tiri saja tdk smpi melukai neberapa kali sampai bdn nya punya cacat semua aneh sekali sbgi orangtua
Marina Tarigan
kalian bukam tdk perduli fan marah pd zvalery tapi memyiksa sampai luka2 diselujur tubuhmya
Marina Tarigan
tes DNA siap 1 hari ya tes. abal2
Marina Tarigan
kok banyakan nvomongnya seharusnya dodunia nyata bukan dialoh terus tapi bertimdak segera melaporkan pd pihak polisi agar cepat tertanhkap ngomong jhn2 lea yh akan ditikam iriana utk menyelamatkan diti
Marina Tarigan
syukuri Lea fan pbilip kenodohanmu memyiksa anakmu sendiri demi orang lain kamu sdh kehilangan anakmu Faleryi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!