NovelToon NovelToon
Sugar Daddy Dunia Kuno

Sugar Daddy Dunia Kuno

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Sistem / Sugar daddy
Popularitas:10.5k
Nilai: 5
Nama Author: RAS( BY.AR)

Seorang ilmuan jenius yang meninggal di usia muda akibat kelelahan, karena memiliki tubuh yang lemah. Tidak disangka jiwanya merasuk pada seorang pria desa yang hidup sebagai petani miskin.

Orang tua baru saja mati dan dia mendapatkan jatah tanah warisan paling sedikit?

Dikenal orang yang pasif karena tidak pernah melawan?

Namun dia tidak mengeluh, dengan melihat tubuhnya yang kuat dan sehat saja dia sudah sangat bersyukur.

[ Selamat! Kamu telah terikat pada sistem Sugar Daddy ]

"Ha?!"

Dengan sistem yang aneh ini, Lin Chen mendadak menjadi Sugar Daddy zaman kuno.

"Suami, carilah istri lagi... Kami tidak kuat, huhuhu..." Istri pertama mengumpulkan keberanian nya dan menyuarakan suara hati para istri.

***
Kembali lagi di cerita author RAS(BY/AR)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RAS( BY.AR), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7

Satu minggu berlalu.

Hidup terasa damai di pedesaan yang asri, Lin Chen sangat puas dengan keadaan nya sekarang. Meskipun terkadang merasa was-was saat malam hari, namun hari-harinya berjalan sesuai keinginannya.

Dia akan pergi berburu ke hutan setiap harinya, mengumpulkan daging dan bersikap rendah hati dengan menyembunyikan daging yang dia miliki dengan aman.

Hari ini dia tidak berpikir untuk berburu lagi, karena daging yang telah di asap sudah cukup menumpuk di gudang bawah tanah. Namun masalah datang di kehidupan tenang nya, dia kehabisan garam.

Hari ini Lin Chen sudah menjadwalkan dirinya untuk pergi ke pasar membeli garam dan beberapa perlengkapan lain. Sekalian ia ingin menjual beberapa tanaman obat yang dia kumpul kan selama seminggu ke gunung.

Mengunci pintu dan mengangkat keranjang punggung, Lin Chen berjalan keluar rumah nya.

Hari ini masih relatif pagi, cahaya matahari masih bersinar dengan ragu-ragu. Berjalan menuju jalan keluar desa harus melewati beberapa rumah, saat melewati kerumunan bibi-bibi yang sedang berkumpul bergosip.

Seseorang menghentikan nya, dan sekali dengar Lin Chen dapat memastikan jika suara itu milik salah satu di antara bibi yang berkumpul disana.

"Lin Chen! Lin Chen, apakah kamu memiliki daging hari ini?"

Lin Chen terdiam sebentar, mengingat informasi wanita ini. Wanita setengah baya ini sering di panggil Bibi Guo, serumpun dengan Nenek Bao yang mendekati nya karena daging. Namun bedanya Bibi Guo membeli daging darinya dengan harga rendah.

Sesuai rumahnya yang setengah berbata, keluarga bibi Guo cukup kaya, dan karena itu mereka bisa menyekolahkan seorang putra. Bibi Guo sering menjadikan putranya yang belajar sebagai alasan untuk meminta daging dengan harga rendah, memang tidak seperti Nenek Bao yang agak tidak tahu malu. Namun memanfaatkan tetap lah memanfaatkan.

Dulu dia juga sering berkata manis jika Putranya akan sangat menghormati Lin Chen karena sering memberikan diskon. Harga daging saat ini adalah 15 Wen perkati, dan Bibi Guo seiring membeli darinya 5-7 Wen perkati.

Lin Chen sedikit tersenyum, dan mengangguk. "Ada"

"Baguslah, tolong berikan aku dua kati ya"

Lin Chen mengangguk dengan sopan, namun suaranya sengaja sedikit di besarkan. "Baik, semuanya 30 Wen"

"Apa?!"

Bibi Guo refleks terkejut, seketika dia menutup mulutnya saat sadar masih ada tetangga-tetangga nya di belakang.

"Guo Nian, kenapa kamu terkejut begitu? Harga daging memang 30 Wen untuk 2 kati kan?" Seorang bibi bertanya dengan bingung.

"Ah iya iya, aku hanya terkejut ternyata harga nya masih 15 Wen per kati. Kemarin aku beli di pasar harganya 17 Wen perkati."

Lin Chen dalam hatinya tersenyum sinis. Melalui ucapan nya, Lin Chen memiliki gambaran tentang Bibi Guo. Orang yang berucap besar/sombong namun pelit, ibarat kata seperti tetangga yang pulang dari swish dan membawakan oleh-oleh-- namun nyatanya oleh-oleh itu adalah barang murahan yang dibeli di pinggir jalan.

Bibi Guo berjalan lebih dekat ke arah Lin Chen dan bersuara dengan pelan. "Lin Chen, itu... Apakah kamu bisa memberikan harga seperti biasanya?"

"Aduh, maaf Bibi Guo. Aku tidak lagi bisa memberikan harga seperti biasa, bagaimana pun daging yang aku dapatkan itu dengan mempertaruhkan nyawa sendiri."

Lin Chen berbicara tanpa menurunkan suaranya, membuat Bibi Guo seketika terkejut dan menegang. Bibi-bibi yang berkumpul itu segera teralihkan.

Seorang bibi yang tampak lebih senior bertanya. "Memangnya berapa harga biasanya itu?" Zhao Nian bertanya dengan penasaran.

"Oh itu, bibi Guo sering meminta diskon karena ingin memberikan daging untuk anaknya namun uang nya sering tidak cukup. Jadi aku memberikan nya 5 Wen per kati."

Bibi Guo melotot, Lin Chen ini kenapa hari ini begitu berbeda. Biasanya dia tidak akan banyak bicara, dan akan berprilaku seperti orang bisu yang suram.

"5 Wen per kati?!" Semuanya terkejut.

"Ini sama saja dengan menukarkan satu kati daging dengan tiga kati daging kan?"

Bibi-bibi itu terkejut.

Zhao Nian tertawa mengejek. "Aduh Guo Nian, kau kan orang kaya, punya uang banyak. Kenapa beli daging saja harus meminta diskon sampai begitu banyak nya?" Zhao Nian tidak ragu-ragu, dirinya memang merasa Bibi Guo ini besar kepala dan terlalu pamer. Sehingga begitu mendengar kenyataan nya, memberinya sedikit cemoohan anggap saja memberikan nya pelajaran.

"Lin Chen... Jika kau ingin menjual daging murah, apakah bisa memberi tahu ku? Ya..." ucap seorang bibi dengan ragu-ragu.

"Kau ini..." Bibi-bibi yang lain mengkritik nya.

Lin Chen tersenyum tipis, yah daging murah memang menggiurkan. Meskipun seseorang berbicara tentang kebenaran, tapi orang itu tetap akan merasa tergiur. Bagi seorang petani, daging adalah makanan mewah yang hanya bisa di makan saat malam taun baru dan acara-acara besar.

"Baiklah bibi, namun sepertinya itu mustahil karena saya tidak akan menjual daging lagi."

"Itu terlalu beresiko, apalagi jika yang membeli adalah penduduk desa yang meminta diskon."

Meskipun ucapannya menyindir, tapi karena Lin Chen memberikan senyuman di akhir membuat ucapan nya teralihkan oleh senyum tampan nya.

"Aduh Lin Chen, ternyata kamu ini begitu tampan ya!" Ucap Zhao Nian dan di ikuti yang lainnya memberikan pujian. Mereka baru sadar ternyata Lin Chen ini tampan, biasanya karena wajah muram tertutup tanah dan sikap acuh tak acuh nya sering membuat orang sungkan kepadanya.

Namun kali ini Lin Chen bersikap ramah dan wajahnya saat di tatap begitu tampan, membuat pemikiran mereka terhadap nya berubah.

Lin Chen hanya tersenyum tipis, setelah mandi dengan bersih dan menjaga penampilan. Dirinya memang jadi enak di pandang.

Bibi Guo benar-benar merasa malu, orang-orang ini berbicara dengan ceria namun sebenarnya sedang menyindir nya. Apalagi Lin Chen ini, sikapnya benar-benar berubah! Bahkan dia berani menyindir nya, berbicara terang-terangan mengenai pembelian daging murah nya.

Dia benar-benar malu setengah mati, biasanya dagu nya terangkat karena kekayaan keluarganya. Namun kali ini dia harus menundukkan kepala.

"L-lin Chen, aku teringat jika suamiku akan pulang membawa daging malam ini. Tidak jadi beli daging yaa..." Bibi Guo langsung berjalan pergi, menghilang dari pandangan semua orang.

Bibi-bibi lainnya hanya bisa menertawakan dan menggeleng kan kepala. "Guo Nian ini hanya suka pamer, tapi sebenarnya pelit! Aduh, Lin Chen, kamu jangan mau di tipu olehnya lagi."

"Benar, dia sering bilang kalau gaji suami dan anak sulung nya yang bekerja di kota sangat besar hingga mampu membeli kuda"

Lin Chen hanya tersenyum tipis dan mengangguk mengiyakan. "Kalau begitu aku pamit"

"Lin Chen, mau aku carikan istri tidak!"

Seorang bibi berteriak namun segera di cubit oleh Zhao Nian. "Kamu ini, tidak sopan sekali."

"Hehehe... Kak Zhao, Lin Chen itu tampan dan pekerja keras. Pasti banyak perempuan suka, adik ku sudah menjanda dua tahun, siapa tahu tertarik padanya"

"Benar, He Lianhua benar-benar biadab. Meninggalkan suami sebaik Lin Chen dan malah pergi dengan tuan tanah yang kejam!"

"Benar, tunggu saja beberapa bulan. Pasti akan menyesal, Tuan tanah Wang itu kan hanya suka bermain-main"

1
Gege
dan sang ilmuwan pun mencicilnya...🤣 bukannya langsung keroyokan biar terlihat kejantanannya...🤭
Gege
pikir adegan tiga some empat some lima some..ternyata..masih lemah ilmuwannya..🤭😄🤣
Owner MBG, Amiin: Sabar, taklukin satu-satu dulu. Kalo semua udah takluk, di ajak nganu barengan juga no problem
total 1 replies
Ofu Madu
👍
Owner MBG, Amiin: Thanks
total 1 replies
Gege
mantab dikasih satu tokoh wanita yang sifatnya licik..dan mesti dihukum tusukan 99 gerakan ini Thor ..🤣🤣
Owner MBG, Amiin: Duh, tepar gak tuh 😮‍💨
total 1 replies
Rusadi Koyun
di perbanyak lgi update xx Thor?😍😍
Owner MBG, Amiin: Sehari 2× 😇
total 1 replies
Gege
karya yang warbyasaaah
Gege
otor mencoba memainkan durasi..🤣🤭.. namanya pengantin baru ga ada adegan kamasutra 99 gerakan yaa salah juga Thor..🤭 yook bisa 7 hari 7 malam..ilmuwan kok lemah..🤣
Owner MBG, Amiin: Santai, bisa di atur
total 1 replies
Gege
Acik Acik jozzz..lima some doong.. 7 hari 7 malam...
Owner MBG, Amiin: Is dead lah 😭
total 1 replies
Tisna pwk
ceritanya menarik
Owner MBG, Amiin: Komentar mu juga menarik, tengkyu 🫰
total 1 replies
penggemar_Uangkecil?!
♥️
Gege
wuasyeekk.. ada rencana ini lima some...woww...empat wanita satu pejantan...🤣🤭
Owner MBG, Amiin: Shutt ah, nanti bisa nambah kok 🤫
total 1 replies
Gege
ini MC namanya siapa seeh Thor.. sekarang lu Tian..🤭😄
Owner MBG, Amiin: Eh, namanya Lin Chen... Kayaknya author masih terngiang2 nama MC cerita sebelumnya Lu Tian 🫣
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
kasihan juga Bao Chunchua
Gege
su qinran Iki sopo Thor?!...😄🤣
Owner MBG, Amiin: Eh, typo 🥹🫣
total 1 replies
penggemar_Uangkecil?!
♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️♥️♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!