NovelToon NovelToon
My Man

My Man

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Diam-Diam Cinta / Gangster / Kriminal dan Bidadari / Mata-mata/Agen / Action
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Nonelondo

Terbit setiap senin & jumaat.

Bima seorang detektif swasta yang macho dan keren. Yang dulunya adalah seorang polisi hebat. Dapat job untuk mencari dimana kepala mafia berada. Namun disatu sisi, dia pun harus melindungi seorang wanita. Yang merupakan tokoh kunci dalam sebuah kasus. Namun juga, dicurigai terlibat dalam kasus tersebut. Seharusnya dia profesional dalam menjalani pekerjaannya. Bukankah sudah hal biasa dia menghadapi wanita dengan segala macam bentuknya. Namun entah mengapa, kali ini beda. Diam-diam ternyata dia jatuh hati. Sekarang yang jadi bahan pertanyaan, beranikah dia mengakui perasaannya sedangkan dia lagi menjalani tugas penyamaran?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nonelondo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mencari Kesempatan Setelah Tegang

"Oke! Kerjakan yang pertama."

"Baik, Dan. Tapi saya mohon, sehabis saya meledakan bom itu. Saya minta ada seorang polisi menghubungi kantor kepala geng area Jakarta Pusat. Katakan saja ke orang yang di sana, Tugu Tani akan di serahkan ke mereka. Tapi dengan catatan hanya boleh membuka bisnis judi saja. Ini adalah sudah negosiasi terakhir kita. Kalau tidak, kita akan melakukan serangan balik. Itu saja Dan, tambahan dari saya untuk poin yang pertama. Nanti semua akan saya jelaskan di rapat kita berikutnya."

"Baik lah!"'

Klik!

Bima langsung menutup telepon setelah Komandan mengatakan keputusan itu, dan menerima intruksinya. Lalu dia segera berlari ke parkiran demi mencuri motor di sana.

Setelah mengutak-atik motor tak berkunci, dia segera memakai maskernya. Ya, karena topinya sebelumnya sudah dipakainya. Kemudian tancap gas menuju Monas.

Roda dua itu terus membelah kota dengan kecepatan sangat tinggi. Maklum, waktunya sudah gak banyak. Dari dia berlari ke telepon umum, terus menelpon Komandan, menunggu keputusan, dan menelpon lagi, juga pergi ke parkiran, serta mengutak-atik motor. Belum lagi, sekarang ini dalam perjalanan menuju Monas. Entahlah, sudah berkurang berapa lagi dari sisa waktu sebelumnya. Jadi dia harus bergerak cepat.

Lalu sesampainya di sana. Dia memarkir motor itu ngasal, dan segera turun dari motor. Terus dia berlari kencang ke arah tugu Monas.

(Gambar hanya ilustrasi)

Memang jika bom itu meledak belum tentu guncangannya sampai ke istana. Karena itu tergantung daya ledak dari bom itu sendiri. Jadi kalau untuk ukuran kecil, paling hanya terdengar suara ledakannya saja. Tapi menimbang tujuan Ketua karena apa. Sudah pasti memakai daya ledak besar. Dan untuk daya ledak besar membutuhkan ukuran fisik yang besar. Jadi jika seseorang memakai bom itu. Pasti badannya akan terlihat mengembang. Walau pun sudah ditutupinya dengan baju yang dipakainya. Kebetulan saat ini, dia lagi membawa alat detektor. Jadi dia makin mudah mendeteksinya.

Tut! Tut! Tut!

Tiba-tiba alat detektornya berbunyi. Saat dia lagi melintasi saluran air. Secepat kilat dia berhenti berlari dan memutar badannya. Rupanya sumber suara tersebut berasal dari bawah jalan. Kalau begitu, sudah dipastikan bukan lah bom bunuh diri. Melainkan Ketua menaruh bom di gorong-gorong jalan.

Berarti tugas ini tidak ada hubungannya dengannya. Karena Ketua tidak ada menyuruhnya untuk mengurus bom Monas. Melainkan hanya menyuruhnya memberi peringatan ke polisi saja. Jadi sebenarnya ini kerjaan Ketua sendiri saja. Tapi memang kerjaan Ketua ini ada plot twist-nya.

Jadi sepertinya Ketua sudah puas dengan tugas-tugas yang dikerjainya sebelumnya. Cuman karena dia mau menobatkan kepala area baru Jakarta Pusat, tapi harus dibarengi dengan pelebaran wilayah. Jadi dia melakukan kerjaan ini. Untung lah, Tugu Tani nanti diserahkan padanya. Tapi instingnya memang sudah mengarah ke situ. Makanya tadi dia berbicara begitu ke Komandan.

Kemudian Putra segera mencari penutup gorong-gorong. Setelah ditemukannya, dia langsung membukanya dan masuk ke dalam.

Di gorong yang sempit, dia terus menerobos masuk ke titik dari sumber suara tersebut. Maklum, saluran itu hanya muat untuk satu orang. Dia pun ke sana dengan tengkurap. Sudah pasti, badannya dari tadi sudah basah kuyup akibat dari air got.

Lalu sebaik dia menemukan hal yang dicarinya, matanya terpana. Rupanya benar dugaannya tadi, Ketua memakai daya ledak besar. Namun sudah tersetel waktunya.

Kemudian dia segera mengutak-atik bom tersebut agar daya ledaknya menjadi kecil. Termasuk menyeting waktunya agar lebih cepat. Dia melakukan itu karena ada tujuannya. Tapi biar begitu, dia pun menselaraskan waktu yang disetelnya di bom itu ke jam tangannya. Tepatnya, dia mengubah settingan jam tangannya menjadi menit saja. Dia begitu, untuk pegangannya agar tahu kapan saatnya bom itu meledak.

Lalu setelah selesai semua dikerjainya, dia segera keluar dari sana. Kemudian setibanya di atas, dia langsung berteriak sekeras-kerasnya sambil berlari kencang ke arah pohon.

Dia memang sengaja begitu agar sosoknya tidak diingat orang. Maklum, takutnya nanti setelah bom itu meledak. Orang-orang yang tadi mendengar teriakannya jadi pada bercerita tentang perawakannya, dan itu terdengar ke geng. Kalau dia begitu kan, mereka hanya melihat sekilas saja. Mungkin juga akan lupa karena panik.

"AWAS ADA BOM...!!!"

Sontak orang-orang yang mendengar itu pada panik, dan langsung berlari kencang demi menyelamatkan diri. Tapi karena manusia punya indra kepekaan. Jadi mereka berlari sambil menyuarakan hal tersebut, dan itu sudah diperkirakan Putra. Pasti, manusia akan begitu.

"Awas ada bom...!"

"Awas ada bom...!"

"Awas ada bom...!"

Kemudian Putra di bawah pohon, matanya terus bolak-balik mengamati jam tangan dan orang-orang yang pada berlari ke sana-sini. Ya! Dia harus memastikan saatnya bom itu meledak area itu sudah kosong. Karena kalau tidak, mau gak mau dia harus membantu orang-orang yang masih berada di situ.

Lalu tiba waktunya...

BOOOM...!

(Gambar hanya ilustrasi)

Akhirnya bom itu meledak. Untung lah, tidak ada korban jiwa. Maka Putra segera pergi meninggalkan lokasi.

Tahu, kemana? Ya! Dia pergi ke tempat Saras. Mungkin karena badannya kotor dan bau. Jadi dia harus membersihkan diri dulu kalau mau balik ke geng. Tentu, tempat Saras ada pilihan yang tepat. Karena dia bisa mandi, dan mencuci pakaian di sana. Paling hanya menunggu beberapa jam bajunya sudah kering.

Saras terbelalak saat melihat Boy hadir di dalam rumah itu.

"Astaga... Kamu habis dari mana sih...?" ucap Saras, sambil menutup hidungnya.

Bukannya menjawab apa yang ditanyakan. Boy malah berkata lain, sambil pergi ke kamar mandi.

"Nanti aku taruh semua pakaianku di depan kamar mandi. Tolong kamu cuci semua itu ya."

Selang sesaat, Boy keluar dari kamar mandi. Kemudian dia berjalan menghampiri Saras yang lagi berada di depan mesin cuci. Setibanya dia langsung menyandarkan ke dua tangannya ke mesin cuci kiri dan kanan. Jadi dia memerangkap Saras dari belakang.

"Gimana sekarang, apa aku sudah bisa mendekatimu?"

Sontak Saras terkesima. Rupanya dia begitu bukan hanya atas perkataan itu, dan sikap orang itu yang tampak mesra. Tapi juga pas dia balik badan. Sungguh, apa yang dilihatnya ini lebih gila dari kemarin.

Boy hanya pakai handuk, dan sisa-sisa dari air mandinya masih ada di badannya, dan itu menjadi daya tarik yang sulit dielakkan. Karena tubuh Boy jadi tampak segar dan makin menggoda.

Tanpa bisa mengontrol dirinya atas pemandangan itu, Saras jadi terang-terangan menulusuri air yang mengalir melewati lekuk tubuh Boy yang berotot dan sexy.

Atas kenakalan mata Saras, Boy jadi menarik tangan Saras. Lalu menempatkan ke dadanya. Dan lewat tangan itu, dia meraba dirinya sendiri.

"Kenapa? Apa kamu makin menyukainya."

"Uhuk! Uhuk! Uhuk!"

Saras langsung batuk-batuk karena akibat itu dia jadi tersadar, dan segera menarik tangannya. Namun nggak segampang itu, karena ditahan oleh Boy agar kembali meraba dadanya.

"Bukankah kamu sudah melihatnya, dan memegangnya sebelumnya."

"Kamu sepertinya sengaja menggodaku." Saras berkata, sambil berusaha menarik tangannya lagi.

"Aku begini, karena gak mungkin memakai bajumu, 'kan?" Putra membalas, sambil mendekatkan wajahnya.

"K-amu, k-amu, mau apa?" Saras jadi kegugupan.

"Menurutmu?"

"S-epertinya ka, kamu salah paham atas sikapku s-elama ini."

"Ya, kalau begitu jangan buat salah paham."

Kemudian Boy memberi kecupan kecil membuat mata yang dikecupnya itu jadi berpijar. Namun karena melihat reaksi Saras hanya terkejut saja. Boy jadi berani melakukan adegan selanjutnya. Dengan menarik pinggang Saras, dan memberi ciuman panas.

Awalnya Saras gelagapan alias menolak. Namun rupanya nggak lama dia ikut tenggelam dalam api asmara yang dilempar Boy. Akhirnya mereka jadi saling bertukar saliva. Ciuman mereka pun jadi semakin menggelora, dan sulit dihentikan.

1
Juragan
waduhhh, Thor...edan! eps ini JD mau gasak bini yang LG tidur🤣
Nonelondo (ig : nonelondo): wehhh.....
total 1 replies
Martha
alamak tor...😍
Irwandi sapta Diawan
oke, tor! Memang syuuuur itu eps😜😍🤣🤣🤣
Irwandi sapta Diawan
wah... mantap banget novel ini byk pertarungannya...Semoga Mbak Author selalu sehat dan bisa memfinishkan novel ini ya😇👍
Nonelondo (ig : nonelondo): Amien... Makasih atas doanya. Syukur deh kalo suka☺
total 1 replies
Irwandi sapta Diawan
kok si saras bisa dikejar sama mereka😳
Firdi Yanti
meremang y satras /Drool/
Firdi Yanti
aw... aw... aw... 😍
Martha
macho dan gentle y putra ni😍
Juragan
Apaan nih! bini mana bini wkowko...
Juragan
Mantap👌 nulis lagi 🔥...
Juragan: hehe... iya mbak
total 3 replies
Martha
suami.. mn .. suami🥵
Martha: ia....🤣
total 3 replies
Irwandi sapta Diawan
jadi ikutan tegang wktu mreka diburu anak geng
Firdi Yanti
Duh, saras..tp wajar sih dia kan pasti stress gtu. pasti takut la.
Firdi Yanti
aQu datang./Smirk/... thx infonya. tor
Nonelondo (ig : nonelondo): aseekkk.... 😘
total 1 replies
Irwandi sapta Diawan
Mantap... lanjut....
Irwandi sapta Diawan
Finally, mbak author aktif lagi...Badabest👍
Nonelondo (ig : nonelondo): Hai, apa kabar? Tq bintangnya🙏
total 1 replies
Martha
Lupa gw ksh bintang
Martha
👏emg out of thr box lo ya kl buat crita. dpt ide dr mana sih. Keren! keren👍lanjutkn... jgn hiatus lg ya. ini hadiah ala kdrnya dr gw biar lo smgat he...❤😜
Martha
busyettt... author kesayangan gue comeback!!!!😍🎇 athor terantimaintream terkren sjagata mngatoon. kaget gw, lo dm. demi lo nih tor.. gw smpe instal lg ni mngaton.
Nonelondo (ig : nonelondo): Masa sih 4 tahun? Apa iya ya, lupa gue. Habis real life gue membutuhkan waktu lama. Tapi gue ada tetbitin ebook, cmn gk kayak disini lebih ke laga. ebook gue ke fairytale romantis2 gt... Eh, bls dm gue. Ngomong di dm aja
total 3 replies
༄༅⃟𝐐Loeyeolly𝐙⃝🦜
pantes Iwan berkata" seperti kata terakhr, emang dia mw pergi utk selama"nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!