NovelToon NovelToon
Cinta Beda Kasta

Cinta Beda Kasta

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Gek Nanie

Arabella Nandhita, gadis berusia 21 tahun, seorang mahasiswa dan pekerja paruh waktu di sebuah cafe ternama di kotanya, bekerja sambil kuliah, pilihan yang tepat untuk membantu meringankan beban kedua orangtua tercintanya.

Sifatnya yang manis, sopan dan periang membuatnya menjadi gadis supel dan mudah berteman dengan siapa saja.

Raka Brahmana, Seorang Rich Man berusia 27th yang kini menjabat sebagai CEO menggantikan ayahnya, Putra dari seorang pengusaha properti ternama di negeri ini, Indra Brahmana pendiri Brahmana Corp.

Sifat Raka yang cool dan sedikit introvert membuatnya selalu di segani.

Raka yang sering menghabiskan waktunya untuk nongkrong di cafe, jatuh hati pada salah satu karyawan cafe langganannya.

Ikuti kisah manis dan pahit perjalanan cinta mereka yukkk...

Happy Reading DarL..😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gek Nanie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17

Di rumah sakit, Rama menjaga Raka, tapi sepertinya Raka betah berlama lama di alam bawah sadarnya, sampai pagi datang, Raka belum sadar juga.

Rama tidak berani memberitahukan orangtuanya tentang kecelakaan yang di alami oleh Raka, kakaknya.

"Dok.. apa kakak saya baik baik saja?" tanya Rama ketika dokter datang untuk memeriksa keadaan Raka.

"alhamdulillah, dia sudah melewati masa kritisnya, seandainya dia terlambat mendapatkan donor darah, keadaannya pasti jauh lebih buruk!" sahut sang dokter.

"kira kira berapa lama lagi dia akan sadar?"

"berdoa saja, semoga hari ini atau paling lambat besok, dia sudah sadar kembali"

"terimakasih dok!" jawab Rama merasa lega mendengar ucapan sang dokter.

🎠🎠🎠🎠🎠🎠

Dirumah Ara

"kamu udah bangun nak??" tanya bunda padaku.

"iya bund, tapi rasanya lemes banget" jawabku.

"apa kamu sakit?" tanya bunda sambil meraba keningku.

"enggak bund, mungkin cuma kecapean!" jawabku berbohong,mungkin efek donor masih ada sampai sekarang.

"mending kamu istirahat saja, ga usah kuliah dulu!" saran Bunda.

"tapi dosennya hari ini killer bund!"

"ya tambah runyam, gimana kalo kamu malah pingsan di kampus? keadaan lemes begini malah dapat dosen killer!"

"iya juga sih bund, ya udah Ara ijin aja hari ini, titip absen sama temen!"

"oh iya, semalam kamu belum cerita tentang kecelakaan yang di alami bos kamu itu!"

Aku mulai menceritakan kejadian semalam dari awal sampai akhir tanpa dibubuhi kebohongan, aku ga mau kualat karena berbohong kepada orangtuaku sendiri.

"jadi kamu donorin darah kamu buat Raka?" tanya Bunda terkejut.

"iya bund..."

"pantes aja kamu lemes begini, udah kamu istirahat aja, jangan kemana mana dulu, bunda buatin susu plus telur supaya kamu ga lemes lagi!"

"iya bund..ya udah Ara tiduran lagi ya di kamar!"

"iya, nanti susu telurnya bunda bawain ke kamar kamu"

"makasih bunda..." jawabku sambil nyengir kuda.

🎭🎭🎭🎭🎭🎭

"hallo kak Beni, bisa ke rumah sakit sekarang ga?" kata Rama saat menelpon Beni.

"kamu kenapa Ram? sakit?" tanya Beni.

"bukan aku kak, tapi kak Raka, semalam kak Raka kecelakaan!" jawab Rama.

"apa??? kamu di rumah sakit mana? kak Beni meluncur ke sana sekarang!" sahut Beni panik.

"Rumah sakit Bhakti Asih kak"

Tak berselang lama Beni sudah sampai di ruang VVIP tempat Raka di rawat.

"Ram, gimana kejadiannya?" tanya Beni ingin tahu.

"aku ga tahu pasti kak.. " jawab Rama.

"lhoh kok bisa ga tahu?" tanya Beni lagi.

"Ara dan Gea yang nemuin kak Raka untuk pertama kalinya, kak Raka mengalami kecelakaan tunggal di jalan yang lumayan sepi dan untung saja Ara melihatnya, lalu mereka membawa kak Raka ke rumah sakit!" jawab Rama menjelaskan.

"sekarang dimana Ara dan Gea?"

"mereka udah pulang semalam kak"

"jadi kamu sendirian disini mulai semalam?"

"iya kak..Ara pulang setelah mendonorkan darahnya untuk kak Raka! ssstt.. tapi Ara bilang jangan sampai kak Raka tahu akan hal ini!" kata Rama setengah berbisik pada Beni.

Beni hanya menganggukkan kepala saja mendengar ucapan Rama,

"Ara memang gadis yang baik, walau dia sudah di sakiti oleh Raka, dia masih mau membantu Raka bahkan rela mendonorkan darahnya untuk Raka!"

"iya kak, dia memang baik, semalam dia pulang dengan tubuh yang lemas!"

"kenapa kau membiarkannya pulang?"

"dia memaksa untuk pulang!"

"dan kau menyuruhnya pulang sendiri?"

"dia memaksa kak.. dia tidak mengijinkan aku untuk mengantarnya, dia tidak ingin kak Raka sendirian saat membuka mata!"

"gadis itu..." gumam Beni.

"jadi bagaimana keadaan Raka saat ini?"lanjut Beni bertanya pada Rama.

"kata dokter, dia sudah melewati masa kritisnya dan kemungkinan akan sadar hari ini atau besok!"

"oh begitu.. sebaiknya kau pulang dan istirahat, biar aku yang menjaganya sekarang, nanti setelah istirahat, kau kembali kesini lagi, kita menjaganya secara bergantian!"

"benarkah kak?? apa tidak merepotkan kak Beni?"

"ish.. kau ini! kalian sudah seperti saudara bagiku, jadi tidak ada kata merepotkan!"

"terimakasih kak!" ucap Rama senang.

"Ram.. apa kau memberitahu kedua orangtuamu?"

"tidak kak.. aku tidak berani!"

"bagus.. sebaiknya mereka tidak tahu.. !" jawab Beni.

🛩🛩🛩🛩🛩🛩

"kak Gama.. Ara ijin hari ini ya, Ara ga enak badan" aku mengirim pesan WA pada Gama.

"kau sakit apa Ra? sudah ke dokter?" balas Gama.

"cuma kecapean kak, Ara sudah dibuatin jamu sama bunda, mungkin besok sudah baikan" balasku.

"ya sudah, kau istirahat saja dan semoga lekas sembuh" balas Gama lagi.

"terimakasih banyak kak"

Gama memberitahukan perihal absennya Ara hari ini pada Lila dan Gea,

"Ara sakit kak?" tanya Gea.

"iya, katanya kecapean!" jawab Gama.

"pasti gara gara semalem, upss....!" Gea keceplosan.

"gara gara semalem? emangnya ada apa Ge?" tanya Gama penasaran.

"enggak kak.. anu... itu..." sahut Gea tergagap.

"anu anu apa Ge? yang jelas donk ngomongnya!" sahut Gama gemas dengan tingkah Gea.

"anu kak, semalam aku dan Ara membantu pak Raka, semalam kami ga sengaja menemukan pak Raka yang mengalami kecelakaan mobil!"

"apa? kamu kok ga bilang dari tadi sih? sekarang pak Raka dimana?" tanya Gama.

"pak Raka di rawat di rumah sakit Bhakti Asih kak!" jawab Gea sambil menundukkan kepalanya.

"ya sudah, kalian jaga cafe, saya akan ke rumah sakit sekarang!" jawab Gama sambil berlari ke parkiran.

Sampai di rumah sakit, Gama bertemu Beni yang sedang menjaga Raka,

"Ben.. kok ga hubungi aku kalau pak Raka kecelakaan?"

"aku juga baru tahu tadi pagi, Rama yang menelponku!"

"bisa bisanya mereka tidak menghubungi kita!" sungut Gama.

"mereka siapa maksud kamu?"

"Ara dan Gea!"

"mereka terlalu panik dan lelah semalam jadi hanya bisa menghubungi Rama saja!" jawab Beni.

"dan hari ini Ara minta ijin untuk istirahat, katanya tidak enak badan, apa semalam dia menjaga Raka disini?" tanya Gama penasaran.

"kalau masalah itu aku tidak tahu, tadi aku hanya bertemu Rama saja!" jawab Beni berbohong, sesuai janjinya pada Rama, untuk merahasiakan masalah Ara mendonorkan darahnya untuk Raka.

"lalu bagaimana keadaan Raka sekarang?"

"dia sudah baik baik saja.. hanya menunggu siuman!"

"syukurlah kalau tidak ada hal yang serius!" jawab Gama.

Sampai malam, Gama dan Beni menjaga Raka,

"aaargh...." Raka menggeliat sambil memegang kepalanya.

"kau sudah sadar Raka?" tanya Beni lalu memencet bel untuk memanggil dokter.

"kepalaku sakit sekali!" jawabnya dengan lirih.

"sebaiknya kau jangan banyak bergerak dulu, dokter akan segera datang untuk memeriksa keadaanmu!"

Tak lama kemudian, dokter datang dan memeriksa keadaan Raka,

"tidak ada yang perlu di khawatirkan, pasien sudah baik baik saja, hanya bekas benturan masih terasa sakit karena benturannya lumayan keras" kata dokter menjelaskan.

"tapi tidak berpengaruh apa apa kan dok?"

"tidak ada yang perlu di khawatirkan lagi, berterimakasih lah pada orang yang mendonorkan darahnya secara sukarela dan tepat waktu, jika tidak mungkin nyawanya tidak akan tertolong!" kata sang dokter sambil tersenyum.

"baiklah dok.. terimakasih banyak!" sahut Beni dengan cepat agar dokter tersebut segera pergi dan tidak bicara tentang donor lagi.

Raka nampak menerawang ke langit langit kamar,

"siapa yang telah berbaik hati menolongku?" lirihnya.

"kau tidak perlu berpikir macam macam dulu, sebaiknya kau istirahat yang cukup agar segera pulih, aku tidak mau berlama lama menginap di rumah sakit ini!" cetus Beni lalu terkekeh.

"apa semalam kau juga yang menjagaku disini?"

"bukan, Rama yang menjagamu, aku menggantikannya pagi ini dan menyuruhnya beristirahat"

"sudah jangan di ajak bicara terus, kapan dia akan istirahat!" sergah Gama.

"dan kau sejak kapan ada disini?" tanya Raka sambil memegangi kepalanya yang sakit.

"sejak tadi sore!" sahut Gama singkat, Gama mendapat lirikan tajam dari Beni, agar tak banyak bicara pada Raka.

🎶🎶🎶🎶🎶🎶

1
Safa Almira
suka
Tuk Marul
otor ni Ara kok jd yg kedua
🌹Fina Soe🌹
hilanglah mesin penghasil uang buat ny louisa dan suami jika dilla pergi...
🌹Fina Soe🌹
Ara selalu lemah kalo sdh di rayu Raka...nanti di sakiti lagi...kecewa lagi...kayak gitu dibilang cinta...
🌹Fina Soe🌹
Raka kamu itu arogan sekali...lupa ya bahwa kamu juga semena² sama dila ataupun ara...
🌹Fina Soe🌹
astaga rakaaa ternyata kamu gak berubah ya masih egois seperti dulu, kasian ara....
pengorbanan ara sia² pdhl yg dia lakukan demi kamu dan anak istrimu..
🌹Fina Soe🌹
beristri dua itu pening ya raka...apalagi salah satunya egois...
🌹Fina Soe🌹
sedihnyaaa ...😭😭
🌹Fina Soe🌹
padahal dulu raka sdh beli rumah lengkap dengan isinya..berharap menua bersama Ara..
🌹Fina Soe🌹
kasian rafa...jd gak rela kalo rafa pergi...
🌹Fina Soe🌹
Rafa sakit apa yaa...kok kayaknya serius banget sakitnya...
🌹Fina Soe🌹
Ara gak usah berharap sama Raka lagi...bikin kecewa kamu aja...
🌹Fina Soe🌹
ngapain juga rachel ikut campur urusan orang..kasian ara
🌹Fina Soe🌹
cewek seperti grace yang raka mau...sama angkuhnya
🌹Fina Soe🌹
Bagus Ara harus tegas ngadepin Raka...
🌹Fina Soe🌹
Raka....sombong banget jadi orang...makan tu gengsimu...
mending Ara tinggalin aja Raka
🌹Fina Soe🌹
ternyata raka gak berubah masih aja arogan seenaknya memperlakukan ara..
🌹Fina Soe🌹
kenapa harus takut rachel diambil orgtuanya...kalo dulu diadopsi dengan cara baik² kan gak masalah..
🌹Fina Soe🌹
tetap semangat Ara...
🌹Fina Soe🌹
Rama patah hati...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!