NovelToon NovelToon
Sang Penggali Makam

Sang Penggali Makam

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Hantu / Romansa Fantasi
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: D.P. Auzora.

Bejo Mulyorejo pemuda berusia 18 tahun, dia hidup sendirian di Desa Krajan jauh dari hiruk-pikuk kota. Dia mendapatkan warisan dari leluhurnya menjadi Penggali Makam melanjutkan peninggalan sang kakek buyut.

Kehidupan sehari-hari Bejo terbilang cukup, dia selalu hemat dalam pengeluarannya. Walaupun sesekali dapat bantuan dari orang tak terduga tapi dia berusaha membuka usaha kecil-kecilan, akan tetapi perjalan panjang Bejo sedikit sulit.

Bukan kesulitan tentang kebutuhan tapi kesulitan dalam menghadapi segala penampakan setelah menggali makam, dia yang memiliki mata peka dan terbiasa dengan makhluk gaib namun dia juga memiliki rasa takut tersendiri.

Bagaimana kehidupan Sang Penggali Makam ini, kita lanjutkan dalam perjalanan panjangnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon D.P. Auzora., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Alam Bawah Sadar

  Bejo terbangun di sebuah tempat yang begitu indah, dengan tawa anak kecil berlari-larian di depannya. Ia duduk dengan pandangan bingung, entah di mana ia kini yang Bejo ingat dia berada di ruang tamu rumahnya.

"Ayah.. sudah bangun," seru seorang anak perempuan.

Bejo yang mendengarkan itu merasakan sangat pusing di kepalanya, ia memandang wajah anak perempuan yang terlihat begitu cantik di depannya.

"Mas.. kamu sudah bangun?,"

Suara yang begitu lemah lembut, membuat Bejo menoleh kebelakang. Namun ketika melihat sosok wanita itu dia mengenalinya, tapi ada sesuatu hal yang membuat Bejo sangat merasakan sakit di kepalanya.

"Bunda.. ayah kenapa diam saja?,"

"Ayah sedang sakit sayang.. kamu pijitin ayah biar cepat sembuh,"

"Baik Bunda."

Bejo masih termenung dia masih merasakan bingung.

"Mas.."

"Iya.."

"Kamu sudah merasakan mendingan?,"

"Sudah,"

"Apa kamu tidak mau memegang perutku lagi, ada sosok yang selalu menunggumu menyapanya,"

Bejo semakin terbawa oleh arus dalam alam bawah sadarnya, ia merasakan hidup bersama Sinta. Senyum bahagia tampak begitu jelas dengan kebahagiaan nyata, namun di sisi lain ada yang terus mendoakan Bejo.

"Gimana kondisinya Dok?,"

"Dia baik-baik saja, hanya mengalami syok yang sangat berat,"

Sudah dua hari ini Bejo belum sadarkan diri, membuat beberapa teman-temannya sangat khawatir.

Mbak Mala dua hari belum pulang, dia menjaga Bejo bersama sang ibunya.

"Mbak pulang aja, biar kita yang menjaga Bejo disini. Kasian Mbak Mala terlihat kurang istirahat," ucap Jarot.

"Tapi yang jaga Bejo nanti siapa?,"

"Aku dan Dirga akan disini Mbak, kita berdua izin dua hari untuk sekolah daring,"

"Baiklah kalau begitu, Mbak titip Bejo ya?,"

"Iya Mbak."

Setelah Mbak Mala pulang bersama ibunya, tidak berselang lama Dinda datang bersama Salsa dan Clara.

Mereka selalu datang melihat kondisi Bejo, apalagi Jarot dan Dirga selalu ada di sana.

"Kamu bawa apa itu Din?," tanya Jarot.

"Ini foto yang Bejo pegang pagi itu," jawab Dinda.

Jarot dan yang lain melihat foto itu, mereka semua di buat bingung dengan wanita muda di samping Bejo. Seperti tidak asing tapi mereka tidak pernah tau kapan Bejo dekat dengan wanita dalam foto itu.

"Oh iya, Bejo kemarin malam itu pergi kemana sih?," tanya Dinda.

"Hmmm.. kalau gak salah kerumah Intan," jawab Dirga.

Dinda yang mendengarkan itu langsung menatap tajam ke arah Dirga, membuat Dirga bersembunyi di belakang Jarot.

"Dia memang kesana Din, katanya ambil barang," jelas Jarot.

"Sepertinya barang yang kamu maksud itu ada di kardus besar kemarin aku bersihkan," ujar Dinda.

"Isinya apa aja emangnya?," tanya Clara, penasaran.

"Hmmm.. aku tidak berani membukanya, kita tunggu Bejo sendiri aja yang menjelaskan semua," jawab Dinda.

Mereka berbincang-bincang sebentar dengan pelajaran sekolah yang akan berakhir, seminggu lagi akan ujian terakhir. Hingga ketukan pelan pintu terdengar.

Tok..

Tok..

Tok..

"Permisi,"

"Sebentar," jawab Dinda.

Saat Dinda membukanya dia sangat terkejut melihat Intan datang dengan dua wanita di belakangnya.

"Apa ini ruangan Mas Bejo?," tanya Intan.

"Iya. Ada apa kamu kesini?," jawab Dinda, nada kesal.

"Mau menjenguknya," balas Intan.

Intan tidak menunggu izin dari Dinda, ia masuk kedalam setelah melihat Bejo yang masih terbaring di atas ranjang rumah sakit. Dinda sangat kesal, kalau menolak pasti nilai buruk oleh orang yang telat saat itu.

Jarot, Dirga, Salsa dan Clara seketika berdiri melihat kehadiran tiga wanita yang tiba-tiba datang masuk kedalam.

"Lah lu disini Rot," seru salah satu teman Intan.

"Devina. Ngapain lu kesini?," balas Jarot terkejut.

"Ini ngaterin Intan," ucap Devina.

Intan duduk di samping Bejo, wajahnya terlihat sedih dengan mata berkaca-kaca. Dia baru tau setelah Bejo tidak sadar selama dua hari.

Dalam alam bawah sadar Bejo, kini dia duduk bersama Sinta. Mereka terlihat sangat bahagia dalam kebersamaan nyata, sebuah keinginan nyata dalam perjalanan hidup, melihat sang buah hati berlari kecil bermain tanpa ada beban.

"Mas.."

"Iya sayang,"

"Kamu akan selalu ada disisiku kan?, kamu tidak akan pernah pergi meninggalkan aku lagi kan Mas?,"

"Tidak sayang.."

Sinta tersenyum manis, Bejo membelai rambutnya namun seketika dia merasakan sangat pusing di kepalanya. Sentuhan halus dalam kenyataannya di rasakan oleh Bejo, tangis pecah seseorang memecahkan kebahagiaannya.

Sosok Sinta yang melihat itu ekspresinya berubah tidak senang, dia terus merayu Bejo dengan rasa sayangnya namun tangis tulus derai air mata jatuh di tangan di rasakan Bejo.

Bejo samar-samar melihat gambaran sosok Intan yang terus menangis memegang tangannya, di tambah sosok Dinda yang terus menusuk dalam ingatan.

Pandangan Bejo kearah sosok Sinta semakin berubah dengan samar-samar kedipan mata melihat Sinta seperti kuntilanak dengan wajah hancur, sosok anak kecil yang berlarian bukan manusia nyata dalam pandangan sadar Bejo.

"Ada apa ini.. argghhh... Sakit sekali kepalaku..."

Dalam alam bawah sadar Bejo mulai terbangun sepenuhnya, dia melihat sosok yang menyerupai Sinta bukanlah manusia melainkan makhluk gaib dengan wajah hancur.

Namun di tengah kesadaran Bejo kembali dia melihat sosok putih putih melayang menghampiri. Senyum manis yang selalu di kenalnya dengan tanda hitam kecil di bibir kanannya, Bejo memandang pasti bahwa itu adalah Sinta yang asli.

"Dunia kamu bukan disini Jo, maafkan aku telah terlambat mengatakan ini semua,"

"Kenapa kamu membohongiku Nan?,"

"Bukan aku mau melakukan itu, tapi jika kamu tau aku membantumu pasti kau tolak. Aku tidak memainkan perasaanmu, kamu adalah pria yang aku cintai sampai ajal menjemputku. Tapi kamu harus segera kembali, karena ada sosok perempuan yang jauh mencintaimu sebelum diriku walaupun kau melupakan dia,"

Bejo terdiam sejenak, dia mencerna apa yang di katakan Sinta. Hingga tersadar satu hal dengan foto Nanda yang di pakai sangat mirip dengan wajah Intan, tapi sangatlah aneh bagi Bejo untuk mempercayai ini semua.

"Hhaha dasar manusia rendahan, kau seharusnya sudah aku dapatkan tapi gangguan dari bajingan satu ini membuat sangat kesal."

"Mahkluk jahanam, duniamu tak sama dan kamu telah berani menyerupaiku sampai membuat dunia kecil untuk menjebak orang yang aku cintai,"

"Lenyapnya kau bersamaku."

Sinta memandang wajah Bejo, dia tersenyum manis penuh arti. Bejo memandang kepergian Sinta yang selama ini menyamar sebagai Nanda.

Hingga Bejo tersadarkan, dia telah menaruh hati pada foto Intan yang di pakai Sinta menyamar.

Sebuah kilatan cahaya membuat Bejo terkejut.

Perlahan dalam dunia nyata Bejo membuka matanya, tangannya bergerak ketika Intan masih menangis tersedu-sedu.

Intan yang merasakan gerakan jari Bejo, dia langsung memalingkan wajahnya. Tepat saat itu pandangan mereka bertemu dengan samar-samar Bejo memastikan sepenuhnya.

"Nanda apa itu kamu?," ucap Bejo.

Membuat semua orang terdiam kecuali Intan yang tau sebenernya.

Tangis Intan semakin menjadi-jadi, rasa penyesalan dalam perjalan panjang tampak jelas terlihat. Cinta dalam diam itu sangat menyakitkan, apalagi dia saudara jatuh cinta pada satu pria yang sama.

"Iya ini aku Jo," balas Intan.

Bejo tersenyum kecil, ia sadar suara yang selama ini dalam keseharian dalam dua wanita jadi satu menyembunyikan tapi tanpa di sadarinya.

"Maafkan aku, ini semua salahku," ucap Intan.

"Tak perlu, aku sudah tau semuanya," balas Bejo, suaranya sangat pelan dan berat.

"Jika kamu sudah tau, aku tidak keberatan untuk pergi agar aku tak melihatmu seperti ini," ujar Intan.

Bejo menghela napasnya, rasa kesal memang ada tapi bantuan diam-diam keduanya sangatlah penting dalam kehidupannya. Tanpa mereka berdua mungkin Bejo tidak bisa melanjutkan sekolah ataupun akan putus sekolah sejak lama.

"Tinggalkan aku bersama Intan berdua, sebentar saja," pinta Bejo.

Semua teman-temannya Bejo dan teman Intan keluar dari ruangan meninggalkan mereka berdua. Namun pandangan Dinda penuh enggan untuk pergi tapi itu adalah permintaan Bejo.

"Aku mau penjelasan semuanya, apa tujuan kalian berdua melakukan itu?," Bejo berkata, mata berkaca-kaca memandang wajah Intan di sampingnya.

Intan di buat terdiam tanpa bisa mengatakan apa-apa, dia termenung seribu bahasa melihat tatapan Bejo kepadanya. Seakan-akan semua akan berhenti saat ini tanpa ada kelanjutan dalam perjalanan panjang hubungan mereka.

1
Eliermswati
lnjut lg thor up nya😍
herupratama_
kenapa pocong nya gak ganti cewe thor 🤣
D.P. Auzora.: Nanti ada, tapi di bab selanjutnya. Dia sosok yang belum lama ini tiada, ada sebuah misteri atas kematian. Jadi Bejo akan memecahkan masalah itu, tunggu ya!! mungkin di bab 23 nanti 😊🙏
total 1 replies
Eliermswati
lnjut lg thor seru nih 😍😍smngt thor up nya
Eliermswati
smngt thor up nya lnjut lg dong cerita seru bngt g klh seru sm cerita aldi enk buat d bc nya😂😂
Eliermswati
ih ko serem banget sih thor cerita nya, tp q suka walaupun ad rasa takut klo mau bc gmn dong q g mau kelewatan walaupun 1 bab😂😂😂smngt thor up nya
Andi Akhasay: baca ceritaku kak
total 2 replies
Eliermswati
wah cerita nya mkn seru thor q suka bngt😍😍smngt thor up nya
Eliermswati
wah thor bkin penasaran nih jngn2 d rmh bejo ad tamu tak d undang yg nm nya geser laki sm mb kunti😂😂😂smngt thor up nya
D.P. Auzora.
Kalau itu sudah ada nanti, kemungkinan sama akhir bulan depan Aldi akan kembali juga. ada kejutan pokoknya tunggu saja 😊🙏
Eliermswati
g klh seru sm cerita aldi y thor, tp bnran kn thor nnti d cerita in ad aldi nya jg soalnya dah kangen nih😍smngt thor up nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!