NovelToon NovelToon
Villain'S

Villain'S

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Spiritual / Reinkarnasi / Iblis
Popularitas:29.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ancilarry

Zhen, seorang anak kecil yang sangat lucu memiliki rahasia besar pada dirinya. Hidupnya menjadi jungkir balik setelah kematian ibunya. Saat dia sudah besar satu persatu musuh tak dikenal menyerangnya, memfitnah, dan mengejarnya. Satu rahasia sejak saat dia lahir, dan satu rahasia baru yang belum terungkap sejak saat ibunya meninggal.

Kepribadiannya berubah, dari seorang yang baik menjadi gila. Suka berbuat sesuka hati, sulit ditebak, dan hatinya misterius. Semua orang menganggapnya orang aneh dan psikopat gila.

Kalau dia tersenyum senang dan tertawa, percayalah dia sedang menertawakan dirinya sendiri.

Kalau dia menangis dan meraung raung, percayalah dia sedang menangisi dirinya sendiri.

Kalau dia hanya diam dan meratap ke hanya satu tempat, percayalah dia sedang sangat ingin membunuh seseorang.

Dia bukanlah seseorang yang bisa mengendalikan emosinya, karena dia hanyalah orang gila yang suka berbuat sesuka hati. Tapi, percaya tidak percaya dia adalah seseorang yang murah hati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ancilarry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15. Kota Chiliang

Malam hari

Di tengah wilayah hutan yang berlapang, kereta dagang keluarga Li bermalam di sana. Ada beberapa pelayan yang memasak, karena sebagian pengawal adalah prajurit bayaran palsu alias bandit, sebagian besar rombongan berkurang drastis.

Li Shui melihat Kakek Peng membawa semangkuk sup yang mereka masak. Karena penasaran, dia menghampiri Kakek Peng. "Kemana kakek akan membawa sup itu?" tanyanya penasaran.

"Ah, nona muda?! Aku ingin membawanya ke bocah itu." ujar Kakek Peng.

Mendengar kata 'bocah itu' pasti merujuk pada anak laki laki yang bernama Zhen. Seketika dahinya mengernyit, "Kenapa dia tidak ambil sendiri? Aoa sekarang dia menjadikan Kakek Peng sebagai pelayannya? Hmph, dia memang tidak tahu malu." ujarnya.

"T tidak bukan begitu. Anak itu sekarang sedang sakit. Jadi aku membawakannya makanan karena dia tidak bisa mengambilnya sendiri." jelas Kakek Peng.

"Sakit? Kakek Peng jangan bohong!? Dia begitu kuat, mana mungkin dia bisa sakit. Tunggu, apa dia terluka saat bertarung tadi?" tanyanya khawatir.

"Tidak, sepertinya hanya sakit biasa."

"Hmm, sakit biasa, ya? Kemari, biarkan aku saja yang antar!?" ujar Li Shui langsung berjalan menuju kereta barang.

"T tapi…"

"Jangan khawatir Kakek Peng, aku akan mengantarnya untukmu!?"

Li Shui sampai di belakang kereta, tampak seorang anak laki laki sedang tidur menutup kepalanya dengan lengan. Saat didekat Zhen dia teringat dengan omongan kakaknya bahwa Zhen adalah anak yang berbahaya. Tapi dirinya tidak percaya kalau tidak membuktikannya secara langsung. "Hei, apa kau bangun?" tanya nya pelan.

Zhen membuka matanya, ia menatap atap atap kereta dengan pandangan yang kabur. Ia melihat ada seseorang di dekatnya. Gambaran yang dilihatnya tidak begitu jelas, "Kakek Peng?" tanyanya. Karena terakhir kali yang berbicara padanya adalah Kakek Peng. Ia duduk dan memperhatikan baik baik seseorang didepannya.

Wajah Li Shui merah merona ketika Zhen melihatnya dengan sangat dekat. Wajah anak itu memang merah dengan nafas yang memburu. "B bukan, aku bukan Kakek Peng!?" ujarnya sembari mendorong pelan tubuh Zhen menjauh.

"Bukan?…Lalu siapa?… Apa kau… Jiafen?…"

Li Shui bertanya tanya siapa itu Jiafen? "Tidak, bukan!? Aku juga bukan Jiefen. Aku Li Shui, kau ingat?" ujarnya.

"Li Shui?…Hmm… coba kupikir… tidak, tidak, tidak, … aku tidak… ingat…siapa itu… Li Shui?" tanyanya bingung.

"A apa? Kau tidak ingat aku?" tak bisa dipercaya, baru tadi siang mereka mengalami kejadian yang sama tapi sekarang Zhen dengan mudah mengatakan kalau dia tidak ingat sama sekali. "Hmph, kau bahkan tidak ingat padaku!? Aku tidak akan memberikan sup ini padamu!? Aku tidak ingin…"

Selagi Li Shui bicara Zhen memikirkan sesuatu, 'Apa aku bunuh saja Li Shui ini? Tahun ini umurku bertambah, jadi kutukannya semakin kuat. Aku menyadarinya saat masih berada didalam tempat itu.'

Gadis itu merona ketika Zhen terus menatapnya, "I ini!? Apa kau tidak ingin makan sup ini?" dia menyodorkan sup di depan wajah Zhen.

"Tidak, aku… tidak suka sup." ujar Zhen.

"A apa? B bagaimana dengan ini?" Li Shui memberikan roti pada Zhen.

"Tidak, aku… benci roti."

"Apa kau tidak lapar? Dan kau sedang sakit bukan? Kau harus makan agar cepat sembuh." ujarnya dengan nada yang melembut. Sejujurnya dia paling tidak bisa bersikap kasar pada seseorang yang sedang sakit.

"Keluarlah,… aku ingin… istirahat!?" ujarnya menatap tajam gadis itu dengan pandangan yang kabur.

Menatap mata merah vertikal yang tajam, membuat Li Shui takut bertatapan dengan Zhen. Dia menelan ludahnya kasar karena sejujurnya ia merasa ketakutan. "Baik, aku akan menaruh makananmu disini. Aku pergi." ujarnya segera pergi keluar dari kereta kuda.

"Padahal tadi kesempatan bagus untuk membunuhnya. Jujur saja, kau sudah ingin membunuhnya kan? Tanganmu sudah siap dari tadi." ujar Qiyu memunculkan dirinya.

Zhen menghilangkan kembali kekuatan yang ia kumpulkan di tangan. "Akan merepotkan… kalau dia mati.…"

"Yah, kau benar. Akan mdnjadi drama kalau kau membunuh seseorang disini. Apalagi kau menumpang di keretanya. Aku terkejut kau terlihat waras, ternyata kau berpikiran kedepan!? Aha ha ha ha ha ha…" lanjut Qiyu.

Keesokan paginya

"Kita berangkat!?" ujar Kakek Peng. Pagi pagi sekali mereka berangkat melanjutkan perjalanan. Kakek Peng melihat Zhen yang terlihat lesu dengan kantong mata yang menghitam. "Astaga, apa kau makan tadi malam? Kau terlihat tidak sehat." ujar Kakek Peng.

"Aku tidak suka sup." ujarnya.

"Meskipun kau tidak suka, kau seharusnya tetap memakannya. Itu penting untuk pertumbuhanmu. Tapi, pertinya kau… tambah tinggi? kemarin tinggimu bahkan tidak sampai bahuku. Tapi sekarang kau sudah setinggi aku." ujarnya kaget. Kemarin tinggi Zhen memang sangat pendek, tapi sekarang sudah setinggi Kakek Peng hanya dalam semalam. "Apa yang terjadi semalam?" tanyanya.

"Tidak ada, aku hanya merasa seperti ditarik keberbagai arah sampai tangan dan kakiku putus dan otakku meledak." jawabnya.

Kakek Peng melongo mendengar deskripsi kejadian tersadis yang pernah didengarnya. "Ah ha ha ha, candaanmu sangat lucu." ujarnya dengan sedikit tawa.

"Aku tidak bercanda."

"……"

...***...

Setelah beberapa jam dalam perjalanan, rombongan mereka akhirnya sampai di kota Chiliang, provinsi Henan. Zhen turun dari kereta setelah mereka sampai di tengah kota.

"Jadi ini yang namanya kota Chiliang? Hmm, ramai juga." ujarnya sambil melihat lihat kanan kirinya yang dipenuhi orang berlalu lalang.

Tanpa sengaja dia melihat seorang pria tua lusuh dan kotor dengan mangduk dekil di depannya. Melihat pria itu ia jadi teribgat dirinya yang tidak berbeda jauh darinya. "Ya ampun, dia pasti korban penyiksaan juga." ujarnya melas.

"Penyiksaan kepalamu!? Orang itu pengemis bodoh!? Mereka memang selalu kotor seperti itu!?" ujar Qiyu.

"Eh? Maksudmu dia sengaja kotor begitu? Dia sengaja tidak makan dan mandi?" tanya Zhen heran.

"Ehm, yah, kurang lebih begitu." jawabnya ragu. Tapi kebanyakan pengemis di dunia seni bela diri memang sengaja membuat diri mereka kotor untuk mendapatkan informasi. "Sudahlah, sekarang apa yang akan kau lakukan?" tanya Qiyu.

Zhen bingung apa yang harus dirinya lakukan sekarang. Ini pertama kalinya ia keluar dari wilayah klan. Berada di wilayah makhluk lain, membuatnya bingung harus bagaimana. "Tujuanku adalah menjadi penjahat terkenal, tapi apa yang harus dilakukan penjahat?" tanyanya.

"Hah, bukannya sudah jelas?" Qiyu tersenyum jahat, mungkin karena ini adalah keahlian di bidangnya. "Buatlah kejahatan sebanyak mungkin!?" ujarnya dengan senyum yang melebar dan tatapan yang membara.

"Membuat kejahatan? Bagaimana?" tanyanya.

Qiyu mendelik heran mendengar Zhen bertanya 'bagaimana?' bukannya pertanyaan itu perlu ditanyakan pada anak laki laki yang sudah jahat sejak kecil? Qiyu membuat wajah tak enak menatap Zhen, 'Bocah sialan ini, dia sudah sangat jahat dengan tidak menyadari kejahatannya sendiri. Aku harus berhati hati.' pikirnya. "Yah, misalnya kau harus membunuh seseo…"

Bruk

"Akh!?" seseorang tiba tiba saja menabraknya dari belakang. Saat berbalik ke belakang, terlihat seorang wanita cantik bermata biru dengan wajah kemerah merahan.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Yohan_Ge
duh manisnya zhen meski tak bergambar tp ttp terbayang gmn cerianya dia saat membicarakan tentang rencananya
????
ditunggu kelanjutannya...kuharap punya sifat manipulasi biar tambah seru..

semangat Thor,sehat-sehat terus ya!
Happy alone: iyaa, semoga aja imajinasi author makin bagus 😶 Dan akan diusahakan punya sifat manipulatif
total 1 replies
????
wah ada apa ini jadi penasaran ada kejadian apa!?..atau gara-gara kematian ibunya Zhen ngamuk dan membunuh anggota klan termasuk ayahnya?
????
ini nih yang gw suka...polos-polos tapi psikopat
????
kenapa Zhen selalu melihat ke kanan saat berbohong?sedang memikirkan alasan kah?
Yohan_Ge: kayaknya gitu
total 1 replies
????
kasian Zhen polosnya...fufufu~🤭
Yohan_Ge
shu itu yg psikopat bukan?
Yohan_Ge: oh iya baru keinget😁
total 2 replies
????
semangat Thor fufufu~🤭
Happy alone: iya, makasih selalu dukung. Walaupun up nya suka telat.
total 1 replies
????
Zhen imut-ku sudah besar!!✨
kont** berjalan: kaluw foto profil ku itu loncitol
total 2 replies
Zia⑅
lanjut thorr, gw nungguin nih🤧
????
Zhen imut ku...dikelilingi para monster(⁠╯⁠ರ⁠ ⁠~⁠ ⁠ರ⁠)⁠╯⁠︵⁠ ⁠┻⁠━⁠┻
????
semoga ga lama updatenya✨
????
whoaaa~ semangat thorrr ku tunggu up selanjutnya...kerenn✨✨✨
????
yah abiss😭..Thor semoga masih up..semangat🥀
????: oh oke..semangat ujiannya(>^-^)>
total 2 replies
????
lucunya~
????
sepertinya aku merasakan sesuatu yg aneh dengan Jun..seperti dia berbahaya?
????
aku penasaran apa yang terjadi??
????
uhh aku tak bisa membayangkan betapa imutnya~✨✨✨✨
????
kerenn~
Yohan_Ge
gak papa kak gak usah maksain, utamakan sekolah dlu, gak papa up nya lama juga, toh namanya juga sekolah pasti banyak tugas, semangat kak buat sekolah sama ujiannya


sukses terus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!