NovelToon NovelToon
Penjara Hati Sang Mantan

Penjara Hati Sang Mantan

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Cinta Murni / Romansa / Tamat
Popularitas:57.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ruth89

Terjebak dalam hubungan pernikahan yang tidak diinginkan, adalah sebuah malapetaka bagi Liana. Ia yang sudah sangat membenci Andra, harus menghadapi pria itu lagi. Nyatanya, Andra sendiri yang menjebak Liana.

Apa yang akan Liana lakukan, saat mengetahui, jika pernikahan antara dirinya dan Andra adalah rencana suaminya? Akankah Liana dan Andra kembali saling mencintai seperti dulu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ruth89, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pergi

Matahari mulai meninggi, saat Andra bergerak dan membuka matanya. Ia menatap Liana yang masih terpejam. Pria itu pun melepas genggaman di tangan Liana. Menggerakkan tubuhnya yang terasa kaku. Kemudian, berjalan keluar meninggalkan ruang rawat.

Perutnya sudah meronta meminta diisi. Tak lama setelah Andra keluar, Liana membuka matanya. Tubuhnya masih terasa sangat lemah. Ia menatap pintu ruangan yang kini  sudah tertutup.

Aku harus keluar dari sini sebelum Andra datang, gumamnya.

Perlahan, Liana mendudukkan dirinya. Ia mencabut selang infus yang terpasang di lengannya kasar. Kemudian, bergegas meninggalkan ruangan itu. Baru saja ia berjalan menuju pintu, napas Liana sudah tersengal-sengal.

Liana menguatkan diri dan melanjutkan keinginannya. Ia terus berusaha keluar dari sana secepat mungkin. Liana tak menghiraukan bulir keringat yang sudah membasahi tubuhnya. Semua itu, karena ia terus berusaha pergi dari rumah sakit tanpa diketahui Andra.

***

Andra kembali ke ruang rawat Liana. Begitu pintu terbuka, ia menyadari bahwa Liana tak ada di atas ranjang. Ia melangkah ke arah toilet, tetapi gadis itu tak ada.

"Kemana dia?" tanya Andra pada dirinya sendiri.

Pria itu segera menuju meja perawat. Mungkin saja, di antara mereka ada yang melihat keberadaan Liana. Hanya ada dua orang yang berjaga di sana.

"Suster, maaf. Apa lihat pacar saya keluar dari ruang rawatnya?" tanya Andra.

"Kami baru selesai memeriksa ruang lain. Jadi, tidak memperhatikan. Apa tidak ada di toilet?" Perawat mulai terlihat panik.

"Kalau saya temukan di toilet, untuk apa saya bertanya di sini?" Andra berbalik dan meninggalkan perawat yang terlihat panik tadi.

Ia mencari ke tempat yang mungkin Liana lalui. Matanya terus menelusuri seluruh rumah sakit. Bodoh. Kenapa aku tidak mengecek cctv saja?

Andra bergegas menuju ruang cctv. Namun, langkahnya terhenti karena penjaga tidak mengizinkannya masuk. Andra memukul angin, guna menyalurkan rasa kesalnya. Ia pun mengambil ponsel dan menghubungi seseorang.

"Halo, kasih gue wewenang untuk memeriksa cctv!" ucap Andra. Tanpa basa-basi, ia memutus panggilan sepihak.

Beberapa menit ia terlihat gelisah dan mengecek ponselnya. Saat berdering, ia segera mengangkatnya. Entah apa yang dibicarakan orang di seberang sana, hingga membuat Andra menerobos masuk ke ruang cctv.

"Tunjukkan padaku rekaman cctv ruang mawar," titahnya.

Tak lama, seseorang masuk ke sana. Ia menepuk pundaknya. Andra menoleh sesaat, kemudian kembali menatap layar cctv.

"Ada apa? Apa yang lo cari?" tanya Nino.

Nino, adakah pewaris rumah sakit tempat Liana di rawat. Karena itu, Andra menghubunginya untuk meminta akses melihat cctv.

"Liana menghilang dari ruangannya," jawab Andra tanpa menoleh.

Pandangannya masih terfokus pada layar cctv. "Sorot bagian ini!" titah Andra kembali.

"Dia akan keluar!" seru Nino panik.

"Minta bagian keamanan di pintu keluar menghalanginya. Cepat!" pekik Andra.

Ia segera menuju lift khusus, yang biasa digunakan oleh Nino. Tiba di lantai dasar, Andra segera menuju pintu keluar. Di sana, Liana masih ditahan oleh keamanan.

"Lepas! Saya mau pulang!" berontak Liana.

Andra menangkap lengan Liana dan membalik tubuh gadis itu. "Apa kau mencoba kabur dariku?" tanya Andra pelan.

"Lepas! Gue mau pulang!" Liana mengabaikan pertanyaan dari Andra.

"Nanti, setelah kondisimu pulih!"

Tak mempedulikan keinginan Liana, Andra menggendong dan membawanya kembali ke ruang rawat. Liana terus berontak. Namun, Andra tak menghiraukannya.

Andra meletakkan tubuh Liana perlahan. Perawat yang melihat kedatangan mereka tadi, segera memasang selang infus kembali. Liana membuang pandangan dari Andra. Ia merasa sangat kesal pada pria itu.

"Terima kasih, Sus," ucap Andra.

Perawat itu hanya tersenyum dan keluar dari ruang rawat. Andra duduk di samping Liana. Mengambil jatah makan siang yang telah disiapkan oleh pihak rumah sakit. Pintu kembali terbuka. Kali ini, Nino yang masuk.

Pria itu menghela napas kasar melihat sikap Liana yang seakan menolak kebaikan sepupunya, Andra. Ia pun menarik nampan dari tangan Andra dan menyuapkannya pada Liana.

"Makan!" perintah Nino.

Liana mengerutkan dahi melihat tingkah sepupu dari mantan kekasihnya itu. Mode galaknya keluar, gumam Liana dalam hati.

"Aku tidak mau!" tolak Liana.

"Apa dengan cara begini, Lo bisa bangunin Tante dari kuburnya? Ah, atau Lo berniat nyusul Tante ke alam baka?" sewot Nino.

"Nino!" pekik Andra. Ia menatap tajam sepupunya itu.

"Apa? Gak ada yang salah dengan ucapan gue. Selama dia masih ada di sini, dia pasien gue!"

Andra menghela napas kasar. Sepupunya itu, jauh lebih keras kepala dibanding Liana. Lihat saja, caranya memaksa Liana makan.

"Dengar! Mamamu, tidak akan suka kau terlihat lemah seperti ini."

"Apa peduli lo? Apa pun gue lakukan, bukan urusan lo!" desis Liana.

Nino terperangah. Liana yang ia kenal, sudah berubah 180 derajat. Melihat Nino yang kehilangan fokus, ia pun mendorong nampan yang dipegang pria itu. Nampan itu terjatuh.

Andra dan Nino menatap nanar makanan yang terbuang itu. Liana segera merebahkan tubuhnya. Menarik selimut dan menutupi seluruh tubuh.

Melihat sikap Liana yang tak bersahabat, membuat Nino semakin geram. Andra menahan sepupunya, agar tak bertindak bar-bar pada wanita. Nino mendengus kesal dan memilih keluar dari ruang rawat Liana.

Helaan napas kasar terdengar dari mulut Andra. "Kenapa kau seakan memusuhiku? Jika karena masalah waktu itu, bukankah aku sudah minta maaf?"

"Udah gue maafin!" ketus Liana tanpa menatap Andra.

"Lalu, kenapa kau masih bersikap seperti ini?"

"Gue udah gak mau punya hubungan apa pun sama lo atau siapa pun!"

"Tidak bisakah kita memulai segalanya dari awal lagi?"

"Tidak!"

Lelah membujuk, Andra memilih memberi Liana ruang untuk berpikir. "Kalau begitu, istirahatlah. Aku dan Nino tidak akan mengganggumu. Setelah pulih, kau bisa keluar."

Pria itu segera melangkah keluar dari ruang rawat Liana. Mencoba memberi ruang pada gadis yang masih bertahta di hatinya.

***

Beberapa hari kemudian, Liana sudah diizinkan pulang. Andra sudah mendapatkan informasi dari orang yang Nino tugaskan menjaga Liana. Tak ingin Andra menjemputnya, Liana memilih pergi lebih dulu dari sana.

Namun, belum sempat Liana meninggalkan rumah sakit, ibu dari Fia datang ke ruangannya. Liana mendesah lelah. Entah apalagi, mau wanita itu. Tidak puaskah dia melihat penderitaan Liana?

"Aku tidak akan bicara dua kali. Pergi dari kota ini diam-diam. Aku tidak mau kau kembali menyusahkan ayahmu. Apalagi putriku. Kematian ibumu saja, sudah menyita uang dan waktu mereka!"

Mendengar ucapan wanita itu, Liana tertawa remeh. "Kau takut aku menginginkan bagianku?" desisnya.

"Bagian? Kau tidak pernah memiliki bagian dari harta suamiku! Camkan itu baik-baik!" Ia menunjuk wajah Liana.

"Kalau begitu, berikan uang yang pernah kau terima, dari hasil menjual diriku dulu!"

"Uang apa? Kau saja lari, dari mana aku bisa mendapatkan uang?"

"Ah, begitu? Sepertinya, kau jauh lebih cocok menjadi seorang mucikari, dibanding seorang istri," ejek Liana.

"Jaga mulutmu!" pekiknya dengan mata melotot lebar.

"Kau yang lebih dulu mencari perkara denganku."

Liana menabrak bahu wanita itu dan meninggalkan ruangannya. Cukup lelah menghadapi wanita yang pandai dalam memanipulasi orang lain. Liana menjatuhkan tubuhnya lemah, begitu tiba di rumah. Tanpa terasa, air mata jatuh menetes membasahi pipinya, saat teringat kejadian tadi di rumah sakit.

"Lebih baik aku meninggalkan kota dan rumah ini. Terlalu banyak kenangan pahit dan manis secara bersamaan," gumamnya.

Ia pun membereskan barang-barangnya dan pergi diam-diam. Ia mampir ke tempat pemakaman sang ibu lebih dulu.

"Ma, suatu saat, Liana akan kembali menjenguk mama. Maaf, Liana harus pergi. Sampai jumpa."

1
Shifa Burhan
kenapa dalam novel selalu membela kelakuan dang wanita dan pria lain
*suami ketemu pria lain adalah kesalahan fatal tapi istri ketemu pria lain dianggap hal wajar
*suami berbicara dengan wanita lain dianggap kesalahan fatal tapi istri sampai curhat bahkan mengumbar Ian suaminya pada pria lain kalian anggap hal wajar
*istri membela dan bahkan lebih memilih pergi dengan pria Lian didepan suaminya kalian anggap hal wajar
*istri menjatuhkan harga diri suaminya didepan pria lain sampai pria lain itu meremehkan suaminya kalian anggap hal wajar
*suami kontak fisik dengan wanita lain kalian anggap keslaahan fatal tapi istri bahkan sampai pelukan dengan lelaki lain kalian anggap wajar

*Andra banyak melakukan kebodohan
tapi liana banyak melakukan kesalahan fatal
*munafik dia marah suami dekat dengan wanita lain tapi dia malah curhat bahkan pelukan dengan pria lain
*mengumbar aib rumah tangga dan suami pada pria lain
*menjatuhkan harga diri dan kehormatan suami didepan pria lain
*membiarkan pria lain meremehkan dan merendahkan suaminya

dan yang membuat novel ini miris dan munafik adalah novel ini membela dan membenarkan semua kelakuan laknat liana
Shifa Burhan: kebanggaan apa yang kau dapat dari novel mu ini Thor saat novel malah membela kelakuan istri yang munafik dan bahkan sudah sangat menjijikan dan tidak bermoral
total 1 replies
Shinta
ckp bagus,ceritanya ringan gk bertele2...
Sky Blue
Smangt berkarya kax, d tungguin klanjutn critnya ya kax🥰🥰🥰
Ddek Aish
bukanny ponsel fia jatuh d TKP.?liana hamidun
Ddek Aish
udah lama nggak nongol e.e sx nongol bkin kesel
Ruth: 😅😅😅😅😅
total 1 replies
gaby
Buah kebodohan Andra yg pernah terpedaya pesona Fia. Gara2 Andra Liana menderita mlulu slama jd istrinya. Skrg malah dipenjara karena alsn ga jelas, kalo tau gt ngapain Liana nolongin Fia, dah tau Fia licik
cahaya: konflik yang pelikkk.
total 1 replies
gaby
Baguslah, biar Fia diperkosa abis itu trauma & depresi. Soalnya emaknya tll keras kpala, ga ada kapoknya ngganggu Liana. Liana ko skrg jd org yg sok baik sih. Dulu Andra slh sdikit lngs ngamuk + kabur. Skrg Fia & emaknya dah jelas2 njebak Andra biar seolah berselingkuh tp dgn mudahnya di maafin. Ga keren lg Liana skrg
gaby
Dah kaya gitu, ayahnya masih aja di hormatin. Biarin aja dia mati karena penyakitnya, anggep aja karma karena dgn ga tau diri menguasai harta istri pertama buat nafkahin gundiknya beserta anak gundik. Jgn tll baik sm org jahat, ga ada untungnya. Kalo mau nolong mending nolong anak panti asuhan atau penghuni panti jompk, ktauan dpt pahala.
ariyan
cerita'y makin menarik,lanjut thor....
gaby
Bukannya Liana dulu mau di jual ke aki2 tua y thor. Mudah2an sih orgnya dah tua, biar di jodohin sm Fia. Fia biar di jadiin pemuas doang, kalo ga gitu emaknya ga bakal tobat. Biar dia tau hukum Tuhan berlaku
gaby
Lah itu kan perusahaan milik ibunya Liana, ko malah mau d ksh ke Fia smuanya?? Dulu Andra yg bego, skrg malah Liana. Skalian aja kasih Suaminya buat Fia, biar lengkap kebodohannya
Nana Conley loehat
bukan main ibu tiri
klw q smpai pnya ibu tiri dia yg bekal kuhabisi
bicara dgn nada keras aja udh kusikat😠😠
hemm jd ank tiri yg jahat wkwkkkk
Ruth: jangan sadis² kak. biarkan hukuman Tuhan yang bekerja...☺️✌️
total 3 replies
gaby
Mudah2an Fia nanti kalo dah nikah, suaminya slingkuh & ninggalin Fia beserta anaknya. Biar Fia & emaknya sadar gmn rasanya di hancurkan pelakor. Asal jgn minta tolong ke Liana pas jadi janda, yg ada Andra di garap sm Fia
Ruth: 😅😅😅😅😅
total 1 replies
cahaya
andra cpt bangun istrimu dlm bahaya ,smg Liana baik" saja,dan karena keadaan bisa mempererat hubungan mereka berdua....
gaby
Ya ampuun Andra, kalo emang niat mau nyerein Liana, knp mesti di perkosa dulu. Licik bgt Andra. Katanya dia maksa berhubungan sm Liana spy Liana hamil & ga minta cere lg. Lah skrg kl Andra cerein Liana trus beberapa bln kmudian Liana hamil gmn?? Org hamil perasaannya sensitif & butuh dukungan suami, apalg Liana ga pny siapa2 lg, ayahnya cm nyusahin doang bisanya. Lagian cere itu hrs melibatkan 2kluarga, rembuk kluarga dulu biar ktemu jln tengah. Lagian Andra kan pny ortu y, knp ga curhat sm ortunya yg berpengalaman dlm rmh tangga. Dan drpd dia ndeketin Fia buat tau sifat istri, knp dia ga ndeketin emaknya sendiri yg merupakan seorang istri. Seenggaknya walau emaknya ga tau karakter Liana tapi kan sesama perempuan & sesama istri bukan jalang seperti Fia. Libatin kluarga sblm mengambil keputusan bercerai, nikah aja izin kluarga dulu. Emang Liana sampah main buang setelah dinikmati
gaby
Hadeeh Andra begonya ga abis2 kayanya. Bukannya nahan Liana biar ga pergi sambil membuktikan ketulusannya, ini malah Liana di suruh pergi. Serasa Liana abis di perkosa trus di campakan bgitu aja. Ga nanggung2 lg 1thn di suruh pergi. Membuka celah lebar org ketiga masuk dlm hub. mreka. Peluang Fia & Dilan sbg pelakor & pebinor terbuka lbr dlm wkt 1thn perpisahan mereka. Jgn mau di atur2 mlulu sm Andra, gugat aja cere. Yg namanya rmh tangga sebaik mungkin kl ada mslh jgn ada yg kabur, tp rembukin bareng2. Lah ini Andra yg tertuduh slingkuh, abis itu merkosa istrinya, setelah itu istrinya di usir & perusahaannya di ambil alih suaminya. Ga ngerti deh jln pikiran Andra
gaby
Hadeeh Andra, bego di piara, tuyul noh piara biar makin kaya. Mau mengenal seseorang yg hrs di dekati ya orgnya langsung, bukan malah Rivalnya dia deketin. Yg ada jd fitnah, mana dah ke geb & janji ga ktemuan lg sm Fia, ujung2nya diem2 ktemuan d blkg. Dah tinggalin aja laki ga peka, hati org ga ada yg tau. Ini malah nanya musuh istrinya demi tau pribadinya. Kayanya seru thor kalo Liana kabur sementara, biar Andra kapok
cahaya
intinya klu g ada kejujuran drpd mereka seumur hidup pun konflik ny ya begitu terus saling curiga dg ego masing",Liana ttp ketemu Dilan, begtu jg Andra ttp ketemu Fia, konflik yang tk berhujung ,eh tp kn waktu Liana curhat sm Dilan kira"andra smpt denger g ya,klu Liana sebnrny jg cinta sama Andra cm , cb klu andra mendengar curhat an Liana mungkin g sampe mukul Dilan x ya, dan setelah itu andra jg jujur ke Liana, pasti konflik segera berakhir, dan andra bisa mendapatkan Liana dg kerelaan hati untuk menerima Andra sepenuhnya. tnp pemaksaan. tp udh terlanjur di minta dg paksa 🙊, ya udh buat Liana pergi aja,mumpung Andra nya masih terlelappp thorrrrr....😂😂😂😂
cahaya
happy new year 2023 🎉🎉🎉
makasih crazy up nya 🙏🙏
Ruth: 😘😘😘😘😘
total 1 replies
gaby
Mksh thor utk crazy up nya🙏🙏.
Utk Andra, apapun alsnmu bertemu sm Fia, tetep salah. Karena dia dah janji ga akan ktemu Fia lg, tp terbukti bahwa smp skrg dia msh bertemu. Tinggalin aja dulu Andra ya Liana. Ga usah cere, temuin Andra lg setelah 50thn kmudian sambil kau bawa anak cucu mu🤣🤣. Slamat thn baru 2023 thor🥳🥳
Ruth: 😂😂😂😂😂
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!