NovelToon NovelToon
Jodoh Yang Tertukar

Jodoh Yang Tertukar

Status: tamat
Genre:CEO / Menantu Pria/matrilokal / Selingkuh / Pengganti / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Yenita wati

Satu bulan sebelum pernikahan, calon suami Lisa yang bernama Rafli, ketahuan berselingkuh dengan sepupunya sendiri, yaitu Mela.

Hal itu membuat Lisa menjadi sangat hancur. Saat ia dan ibunya mengadukannya kepada orang tua Mela, mereka malah membela Mela dan menyuruh Lisa untuk merelakan Rafli.

Orang tua Lisa yang selalu ditindas oleh orang tua Mela karena miskin, hanya bisa mengalah dan bersabar.

Namun, hal tak terduga terjadi. Mantan pacar Mela yang juga menjadi korban, Amar, mendatangi Lisa dan memintanya untuk menjadi pengantinnya agar membalas Rafli dan Mela atas apa yang mereka lakukan. Amar ingin menunjukkan bahwa ia dan Lisa bisa bangkit tanpa mereka.

Satu hal yang Lisa tahu menjadi penyebab Mela meninggalkan Amar adalah karena dia seorang yatim piatu dan seorang kuli bangunan.

Hingga suatu hari, saat mereka diusir dari kontrakan karena ulah Rafli dan Mela, seorang pria berjas dan bermobil mewah datang, lalu membungkuk memberi hormat pada Amar seraya berkata, "Tuan."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yenita wati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pesta Pernikahan 2

Tamu undangan yang semakin banyak membuat pesta pernikahan outdoor itu semakin meriah saja. Banyak sekali teman-teman kerja Hamid yang dulu datang untuk memberikan doa restu. Sama halnya dengan Lisa, Hamid juga orang yang sangat baik dan suka menolong, maka tak heran yang datang ke pesta pernikahannya sangat banyak.

"Pak, kok tamu undangan Hamid dan Marni banyak banget?" tanya Ayu pada Hasan. Kini mereka sedang duduk sambil menyantap makanan.

"Halah, palingan juga karena kasihan, Bu, mereka kan miskin. Pasti yang ngasih nggak jauh beda sama kita. Atau mungkin ada yang kasih sepuluh ribu," sahut Hasan.

"Bener juga, ya, Pak. Mereka kan miskin, memang pantes dikasihani," ucap Ayu sambil memasang wajah tidak sukanya.

Tak berselang lama, pasangan suami istri yang diketahui datang dari luar kota, duduk di depan mereka. Terlihat suami istri itu sesekali tertawa dan memuji Lisa yang terlihat sangat cantik.

"Lisa cantik, ya, Pak. Sayang, anak kita masih kuliah, kalau nggak, pasti udah Ibu jodohin sama Lisa," ucap si ibu.

"Iya, Bu, dari dulu Bapak sering bilang sama Hamid supaya anaknya jangan dinikahkan dulu, biar berhodoh sama Evan, tapi apa mau dikata, jodoh sudah diatur," sahut si bapak.

Ayu menepuk pundak si ibu hingga ia menoleh.

"Eh, Bu, masih kenal saya nggak?" tanya Ayu sok akrab.

"Oh, kakak iparnya Hamid sama Marni, ya, ingat, apa kabar?" tanya si ibu dengan senyum ramah.

"Baik, Bu. Wah Bapak dan Ibu datang jauh-jauh dari luar kota, pasti capek, ya. Maaf, ya, Hamid emang suka gitu, agak ngerepotin kalau bikin hajatan," ucap Ayu sambil tertawa.

"Nggak papa, Bu, saya dan suami juga seneng datang ke sini. Memberi doa restu sekaligus silaturahmi," ucap si ibu yang masih menghadap belakang.

"Iya, Bu, tapi kan pasti capek juga datang jauh-jauh, kan? Sampai sini pun hidangan hanya seperti ini, seadanya." Ayu mencoba memprovokasi lagi.

Si Ibu mengerti maksud dari Ayu, ia juga sudah tahu bahwa Hamid dan Hasan memang tidak cocok.

"Saya datang ke sini bukan untuk makanan, saya hanya ingin melihat Lisa dan juga teman kami." Tersenyum, mencoba membuat Ayu diam.

"Ya tetap aja bikin repot, Bu."

"Saya nggak merasa direpotkan, kalau boleh saya katakan, saya ke sini karena saya sangat menyayangi Lisa, anak baik dan suka menolong, bukan anak malas yang sombong."

Setelah mengatakan hal itu, si ibu langsung membenarkan posisi duduknya. Ie kembali menyantap makanannya yang terjeda gara-gara Ayu.

Ayu kembali menyenderkan tubuhnya ke bangku. Ia terlihat kesal dengan ucapan si ibu tadi yang jelas sekali bahwa ia menyindir Mela yang terkenal sebagai gadis pemalas dan juga sombong.

"Bu, kado buat Lisa udah di kasih?" tanya si bapak yang tentu ucapannya kembali didengarkan oleh Ayu.

"Udah, Pak, tapi langsung Ibu taroh di dalam kamar Lisa. Habisnya berat dan besar, maklum, kan isinya televisi."

Mata Hasan dan Ayu membeliak saat mendengar ucapan pasangan suami istri itu. Televisi bukanlah barang yang murah.

"Amplop gimana, Pak? Udah Bapak masukin uangnya?" tanya si ibu.

"Udah, Bu, tapi Bapak nggak usah kasih nama, ya, Bapak nggak mau membebani Hamid kalau-kalau dia berpikir mau mulangin. Bapak udah masukin satu juta."

Mata Hamid dan Ayu kembali membeliak. Satu juta? Yang benar saja? Bahkan mereka mendapatkan amplop terbanyak berisi lima puluh ribu.

Merasa semakin panas, Hasan dan Ayu pun bergegas pergi ke tempat lain.

Sementara itu,,

"Mas, ayo dong jalan-jalan kok malah tidur." Mela terlihat menggoyangkan tubuh Rafli yang sedang tertidur lelap di kamar.

"Mas capek, Sayang. Tadi malah bergadang," ucap Rafli dengan suara parau khas orang bangun tidur.

"Kamu kan bergadang sambil main game." Mela terlihat sangat kesal.

"Ya maaf, Sayang, habisnya Mas bosan."

"Makanya biar nggak bosen kita jalan-jalan."

"Mas capek, Minggu depan deh. Emangnya kamu nggak kondangan ke tempat Lisa?"

"Males ah, nggak ada duit."

"Nggak ada duit kok jalan-jalan?"

"Ya sekedar numpang foto aja, biar keren."

"Ya ampun, Mel." Rafli mengusap wajahnya kasar. "Jangan kebiasaan deh, Mas nggak suka."

"Biarin aja, kamu sih nggak mau kasih uang sama aku dikit aja. Makan sehari-hari juga dari ibu. Gimana sih." Mela mulai menggerutu.

"Sabar, Sayang, ini demi pesta pernikahan mewah kita."

Mela menghela nafas berat, namun tiba-tiba, ia merasakan mual. Ia pun segera berlari ke kamar mandi dan bersuara khas orang hendak muntah. Sedangkan Rafli kembali memejamkan matanya di tengah bisingnya suara Mela.

1
aliifa afida
luar biasa/Heart//Heart//Heart/
Yusmaniar
cerita nya bagus, dan bisa jadi pesan untuk kita.
agar kita jgan mempunyai sifat iri dan dengki yg hanya akan membuat kesengsaraan buat kita sendiri.
Asih Sulastri
Luar biasa
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
hmm lanangan gemblung, bisa kepikiran anak sendiri di duitin 😤
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
memang pantas? wow ibu hebat bgt sih, omongannya tinggi bgt sampw tiang listrik minder 😆 masih sama2 napas sama njejak di bumi gratisan dr yang Maha Kuasa aja bisa gini apalagi kalo napas nya dia bayar ya 👍👏
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
kalo "cuma segitu" yg kenapa ngutang bude, bayar langsung dong 😜
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
yee kagak bantu beli bisa2 nya bilang ada hak, giliran warisan medhit mampus 😏
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
gua kalo jadi lisa gua jawab: oh dirumah ga ada yg bantu2 cuci ya ra? slnya mbak di rumah pakai mesin cuci, mbak dirumah bukan karena ga ada kerjaan tp karena kerjaan nya udah pake alat semua ra 🤭
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
yak menyala mas ammar 🔥🔥
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
lah pantes bude 😂
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
ga sabar nunggu beberapa bulan lagi mas, pengen tau rumah yg mbok renov sm mobil yg katanya di service itu tu 🤭
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
HAHAHAHAH oh anak nya budhe hamil duluan yaa, kayak ga pernah di didik orang tua ih budhe 😜🤭🤣
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
halah halah budhe sibuk ngomongin orang kayak punya sawah sm mobil aja, budhe juga ga punya kan? wkwk
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
sama mbak aku juga udah ga sabar pengen tau gimana kalo ternyata suami mu cuma ngibul 🤭
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
wkwk omongan mu di balik ama Tuhan baru tau rasa pak 🤣
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
ngakak bgt sama konsep nya mbak mela nentuin pantes ga pantes nikah dr banyak nya sawah 🤣 emang kalo sawah nya banyak kenapa mbak mel? nikah mah urusannya personal ya, ttg visi misi dan isi manusia nya ga ada hubungannya sm jumah sawah sm jabatan seseorang 😂
Melizz
suka banget sama karya mu Thor yang selalu jelas padat & tidak bertele-tele yg paling penting banyak banget pelajaran & pesan yg bisa diambil pembaca🥰
Teh Yen
buang aj fotonya biar engg ada yg liat ,, smoga rahasianya akan tetap terjaga dengan baik demi kebaikan Zein jg
Teh Yen
datang lagi pengganggu ,, jangan macem" Ira kalau engg mau masuk rumah sakit jiwa lagi
Teh Yen
udah miskin sombong pula 😏😏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!