NovelToon NovelToon
Asisten Pribadi Mantan

Asisten Pribadi Mantan

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Balas Dendam
Popularitas:5.8k
Nilai: 5
Nama Author: @Caramel_Machiato

Dirga dan Asha..

Keduanya menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih saat duduk di bangku sekolah, Asha adalah cinta pertama Dirga begitu juga Dirga yang cinta pertama Asha.

Keduanya saling mencintai satu sama lain, bahkan mereka bermimpi untuk menikah suatu hari nanti.

Namun takdir berkata lain..

Orangtua Dirga menentang hubungan Asha dengan Dirga, meminta Asha untuk pergi dengan memberikan sejumlah uang kepada asha.

Asha pun pergi meninggalkan Dirga tanpa penjelasan yang jelas..


Lima tahun berlalu..

Asha kembali Ke Jakarta..
Asha berpikir semuanya sudah berubah, termasuk Dirga..

Namun takdir kembali mempertemukan Dirga dan Asha, bukan sepasang kekasih tapi Bos dan juga asisten pribadinya.

apakah mereka akan kembali bersatu ? atau justru sudah ada orang lain yang mengisi hidup mereka ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Caramel_Machiato, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 28

Di depan Dirga sudah duduk tiga orang sahabatnya, Reza, Kevin dan Bayu

Dirga menatap ketiga sahabatnya itu dengan tatapan dingin..

Ketiganya saling menyenggol satu sama lainnya

Ditengah keheningan itu, Asha masuk kedalam ruangan dengan membawa berkas ditangannya

" Kalian lagi ngapain ? " tanya Asha kepada tiga sahabat Dirga

" Pacar lo " ucap Reza, namun Bayu langsung berbisik

" Mantan " bisik Bayu

" Oh ya maksudnya mantan lo marah sama kita "

Asha bergantian menatap Dirga

" Marah kenapa ? " tanya Asha

" Ya itu karena kita tau tentang lo, dan cuma dia yang nggak tau katanya " jawab Reza membuat Asha menggelengkan kepalanya

" Pak Dirga.. " ucap Asha pelan

Dirga menghela nafasnya panjang

" Sha.. "

" Siapa yang nggak marah coba, mereka semua tau dan cuma aku yang nggak tau "

" Ya tapi memang itu mau aku, aku yang minta ke mereka "

" Jadi kamu belain mereka bertiga sekarang ? "

" Iyah, kenapa ? kamu mau marah juga sama aku ?

Dirga dengan cepat menggelengkan kepalanya

" Enggak, aku nggak marah sama kamu "

Bayu dan Reza menahan tawa

" Gue tau ya Bay, Za lo berdua ketawain gue "

Kevin yang sejak tadi diam pun akhirnya ikut bersuara

" Tapi gue kangen juga Sha kopi di tempat lo "

Dirga menatap Kevin sinis

" Maksud lo apa Vin ? " ucap Dirga

"Dulu Asha kan kerja di tempat kopi, ya wajarkan kalau gue kangen kopi di tempat dulu dia kerja "

Asha mengangguk setuju

" Mantan di larang cemburu " sindir Bayu

Mendengar ucapan itu, Dirga langsung melempar Bayu dengan pulpen miliknya

" Yaudah Pak Dirga, saya keluar dulu ya. Permisi "

Sebelum keluar, Asha tersenyum lebih dulu kepada Dirga

Dirga menatap punggung Asha yang mulai menghilang dari balik pintu

Setelah berada di ruangan, Asha membuka ponselnya.

Ia melihat pesan masuk dari Naufal, sahabatnya

[Naufal : Sha..]

[Naufal : Sibuk ga siang nanti ?]

[Asha : Enggak, kenapa Fal ? ]

[Naufal : Makan siang bareng, bisa ? ]

[Asha : Bisa ko, aman]

[Naufal : Oke, nanti gue jemput ya]

[Naufal : Nggak usah ajak mantan lagi ya]

Asha tertawa kecil

[Asha : Gue nggak ajak Fal, dia yang ga bisa jauh dari gue haha]

[Naufal : Bucin tingkat akut ]

Asha meletakkan ponselnya dan mulai kembali fokus bekerja.

...

Saat jam makan siang, Dirga pergi keruangan Asha untuk mengajak makan siang bersama

Namun begitu Dirga masuk, ruangan itu nampak kosong tidak berpenghuni

" Kemana, Asha ? " ucap Dirga bingung

Dirga menghubungi Asha, namun sayangnya ponsel perempuan itu tidak bisa di hubungi

" Apa jangan-jangan.. "

Dirga pun segera pergi dari kantornya menuju suatu tempat

..

Asha dan Naufal pergi makan siang bersama di salah satu tempat makan tak jauh dari kantor Asha

Asha sengaja tidak izin kepada Dirga, karena ia tau Dirga pasti akan mengikuti dirinya seperti sebelumnya

Bahkan Asha juga mematikan data ponselnya, agar Dirga tidak bisa menghubungi dirinya

" Gue pikir setelah baikan sama mantan, nggak mau ketemu sama gue "

" Mana ada sih Fal.. "

Naufal mengangguk sambil tersenyum

" Sha.. "

" Hmm ? "

" Lo beneran udah ceritain semuanya ke Dirga ? "

" Nggak semua Fal "

" Salah satunya ? "

" Dia nggak tau kalau gue yang jadi pendonor darah waktu kecelakaan dulu "

" Kenapa ? "

" Karena gue nggak mau bikin dia tambah bersalah aja, lagian udah berlalu juga kan. "

Asha meneguk minumannya..

" Tadi pagi, nyokap Dirga ngajak gue ketemu '

Wajah Asha pun langsung berubah

" Ngapain dia ngajak lo ketemu ? "

" Dia ngajak gue kerjasama buat misahin lo sama Dirga. Dengan iming-iming gue boleh minta apapun, termasuk uang "

" Terus lo mau ? "

Naufal tertawa

" Sha.. "

" Gue ga mungkin rusak persahabatan kita dengan hal kayak gitu "

" Lagian sampai kapanpun juga gue nggak bisa milikin lo, karena gue tau hati lo cuma Dirga dan Dirga "

" Dia ngomong gimana emang Fal ? "

" Ya dia bilang kalau ngajak gue kerjasama buat misahin kalian berdua terus gue bilang, boleh tapi ada syaratnya "

" Udah seneng tuh dia pas gue ngomong boleh "

" Gue jawab lagi kalau gue minta bayaran 10 Milyar, 2 perusahaan, 10 unit apartment "

Asha mulai tertawa, ia membayangkan wajah ibu Dirga yang kesal

" Terus mamahnya jawab apa ? "

Naufal mencontohkan cara bicara ibu Dirga

" Kamu ini gila ya, kamu berniat meras saya ? "

Asha semakin tertawa lepas

" Terus lo jawab apa Fal ? "

" Ya gue jawab aja, yaudah kalau ibu nggak mau saya ga masalah sih "

" Lagian ya bu, saya dan Asha itu murni sayang karena sahabat dan tidak pernah berharap lebih dari itu karena saya tau Asha itu sayang dan cintanya sama Dirga "

Asha tersenyum

" Terus Sha, dia natap gue marah "

" Gue bangun kan dari duduk gue, gue bilang kalau gue bakal lupain apa yang ibu ucapkan hari ini. Lagian saya ga butuh uang dari ibu, saya juga punya uang "

" Yaudah gue cabut deh '

Asha menggenggam tangan Naufal

" Makasih Fal.. "

" Makasih doang ? "

" Terus lo mau apa ? "

" Ya uang dong 10 milyar "

" Katanya punya uang, tapi ko masih ngarep duit dari gue "

Naufal dan Asha sama sama tertawa..

...

Dirga mencari ibunya dirumah, namun sang ibu tidak berada disana..

Akhirnya Dirga pun segera memutuskan kembali ke kantor dengan rasa khawatir

" Kalau sampai mamah nemuin Asha lagi, gue nggak akan tinggal diam "

Saat Dirga sampai di lobby, Dirga melihat Asha yang turun dari motor Naufal dengan wajah ceria

" Cih, dia lagi " ucap Dirga dengan wajah cemberutnya

Dirga pun segera masuk kedalam lift dan naik menuju ruangannya

Asha segera kembali keruangan kerjanya, begitu ia masuk kedalam ruangan ia dibuat terkejut oleh Dirga yang sedang duduk di kursi kerjanya

" Pak Dirga.. "

" Pak Dirga ngapain diruangan saya ? "

Dirga menatap Asha dengan wajah datar

" Pak Dirga..?? "

" Kamu kemana ? "

" Makan siang "

" Kenapa nggak bilang saya kalau kamu keluar ? "

" Ya karena jam istirahat, lagian Pak Dirga nggak ada jadwal apapun hari ini "

Dirga bangun dari kursinya dan mendekati Asha

" Pak Dirga, mau ngapain ? "

Asha sedikit berjalan mundur, Dirga tak menjawab apapun dan semakin mendekat kearah Asha

" Dirga.. "

" saya lapar Asha "

Asha menghentikan langkahnya

" Kamu tau nggak ? Saya itu mau ngajak kamu makan siang bareng, tapi kamu malah pergi ninggalin saya "

" Maaf Pak, saya tadi keluar sama Naufal "

" Sepertinya Naufal lebih penting daripada saya "

Belum sempat Asha menjawab, Dirga sudah lebih dulu meninggalkan ruangan Asha

" Dia marah ? " Ucap Asha pelan

Sejujurnya Dirga tidak marah kepada Asha

Justru Dirga cemburu kepada Naufal

Tapi Dirga sendiri tau diri dengan statusnya saat ini

Mantan ..

Apa berhak seorang mantan cemburu??

1
partini
satu kata buat kamu Dirga STUPID
partini
ya sat set lah cari tau
Angga Gati
lanjut kak👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!