NovelToon NovelToon
Cinta Karena Satu Alasan

Cinta Karena Satu Alasan

Status: tamat
Genre:Pengganti / CEO / Tamat
Popularitas:8.6k
Nilai: 5
Nama Author: Detia Fazrin

✰REKOMENDASI CERITA INTROSPEKSI✰

Novel ini berkisah tentang percintaan CEO muda yang sangat terkenal arogan, dan karena sikap itulah Liana yang merupakan kekasih Nata harus memutuskan untuk mengakhiri hubungan tersebut, penyebab kandas nya hubungan itu adalah Liana sudah merasa capek menghadapi sosok Nata, Liana berharap dengan keputusa itu Nata bisa belajar dan berubah.

Ternyata kepergian Liana tidak hanya di dalam hidup Nata namun Liana pergi untuk selamanya meninggalkan dunia. Kepergian Liana dikarenakan sebuah kecelakaan, namun kecelakaan itu ternyata menyimpan teka-teki yang penuh misteri. Sehingga Nata memutuskan untuk mencari tahu apa sebenarnya terjadi dan dalam menguak misteri itu dia tidak hanya sendiri akan tetep dibantu oleh Lian.

Kedekatan itu membuat Nata jatuh cinta karena Lian sangat mirip denga mmendiang, lalu apa kah mereka bisa bersatu?

"Cinta itu bisa datang kapan saja tanpa alasan, tapi cinta bisa keliru hanya karena satu alasan."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Detia Fazrin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Waspada

Entah mantra apa yang diberikan Gala kepada Lian sehingga dia mulai menerimanya, kebaikan dan kepedulian Gala yang bukan kepada dirinya akan tetapi kepada keluarganya membuat benih-benih cinta itu muncul. “Gala memang orang baik, bahkan dia tidak hanya peduli kepada diriku dia peduli kepada tante juga.” ucap di dalam hati Lian yang memperhatikan Gala sedang menuangkan sarapan.

“Ini Li, mau kamu yang memberi atau biarkan aku menyuapinya ?” ujar Gala sambil membawa sarapan bubur. 

“Biar aku saja, tunggu dulu di sini ya.” Lian meminta Anggara untuk menunggunya sejenak, Lian pun pergi ke kamar tante nya.

......................

Cafe London, pagi itu dengan wajah kesal Anggara yang melihat sahabatnya berpegangan tangan dengan Gala, dengan cepat menarik Lian dan melepas genggaman itu, hal itu membuat Lian marah karena Anggara yang bersikap seenaknya saja. “Lian!” bentak Anggara.

“Kenapa! Apa yang salah?”

“Bukankah ini lebih baik, dari pada aku dengan si playboy.” Jawab Lian sambil membandingkan Gala dengan Nata. “Oh ya, satu lagi kamu jangan ikut campur dengan pilihan ku, dan aku tidak percaya mengenai tuduhan itu.” Lian membisiki Anggara, lalu mengajak Gala pergi.

“Ayo Ga... kita pergi dari sini.”

“Tunggu Lian, Lian!”

“...Ah!” lanjut Anggara dengan kesal namun tidak bisa memaksa sahabatnya untuk percaya, yang jelas untuk saat ini dirinya harus segera membongkar kebusukan Gala dan teman-temannya.

Message.

Cafe London : Halo selamat pagi, dengan Direktur utama?

^^^Presiden : Benar. CS Cafe London, apa ada hal penting ?^^^

Cafe London : Bisa Saya hubungi sebentar, via telpon?

^^^Presiden : Bisa.^^^

......................

Hotel Festival Utama

Lian yang tidak percaya jika kematian Liana ada ketrkaitanya dengan Gala yang baik hati, hal itu tidak membuat Anggara berhenti untuk menguak kejahatan, dia pun pergi untuk berbicara kepada Nata, namun alangkah terkejutnya Angga melihat Nata sedang bercumbu mesra di hotel bintang lima.

“Sialan, gue datang jauh-jauh... si Nata malah asyik-asyikan di kolam sama tuh cewek-cewek! Katanya di sini lagi ada pekerjaan meeting proyek.”

“Gue telepon aja deh, males banget kalau gue samperin....” lanjut Anggara sambil mencari tempat untuk santai, ya! Di Festival Utama restaurant ala-ala cafe ini  Anggara merencanakan pertemuannya namun, sayang Nata menolak untuk bertemu karena Della sudah datang untuk menemani dan hal itu membuat dirinya menunda, Anggara berpikir kemungkinan waktunya belum tepat.

Anggara tidak sia-sia saat itu dia ternyata bertemu dengan teman lamanya sejak SMP yaitu Aldi dan betapa bahagianya dia juga bertemu dengan Dewi yang merupakan kenalnya di aplikasi dating, mereka merasa dunia sangat kecil ketika Angga yang tiba-tiba saja menceritakan kematian Liana. Mereka akhirnya bersatu dan melanjutkan aksinya ke kantor polisi.

“Sayang, kita sudah menemukan semua bukti-bukti kuat.” ujar Dewi kepada Anggara.

"Enak banget ya lo, tiba-tiba datang si cinta… udah jodoh ni!" ucap Aldi. Mereka berdua hanya tersenyum mendengar Aldi. 

......................

Cafe London, siang ini Lian terdiam di kursi panjang sebelah dapur, hal itu sebab Anggara tidak ada di ruang kerja dan digantikan oleh pak Vikry sebagai sekretaris. Anggara tidak memberi tahu Lian kemana dia pergi hari ini. 

"Apa sebegitu marahnya dia kepada ku?" Lian berpikir kenapa Anggara tidak memberi tahu kepada dirinya. Padahal dulu Lian selalu menjadi orang pertama yang akan Anggara informasikan mengenai hal apa pun. 

"Jangan sampai hanya gara-gara cinta yang baru tumbuh, merusak persahabatan ku dengan Anggara." ujar Lian sambil melihat suasana sekitar yang sunyi. 

"Kamu Lian ya?" seseorang bertanya. Lian menatap dan memperhatikan orang yang berdiri di depannya. "... ya, ada apa?" tanya Lian lalu mempersilahkan wanita itu duduk di sampingnya. 

"Lian, aku ingin berbicara mengenai Gala." Lian yang mendengar nama Gala tiba-tiba saja terkejut, dia berpikir kenapa wanita ini datang tiba-tiba dan ingin berbicara tentang Gala, dan siapa wanita ini? 

Wanita itu menceritakan siapa dirinya, dan tujuan dirinya ingin menemui Lian. Namun wanita itu pun meminta agar Lian tidak pernah marah kepada Gala juga dirinya, dan Lian sebisa mungkin tidak akan marah kepada mereka berdua. "... ya sebisanya aku tidak akan marah, jika itu tidak mengecewakan." 

Setelah mendengar Lian dia pun menceritakan bahwa dirinya adalah kekasih Gala yang sudah berpacaran selama enam bulan. Dirinya datang dari kampung untuk menyampaikan hal-hal penting mengenai Gala. Sebelum itu wanita ini mengatakan bahwa dirinya tidak ingin Gala berselingkuh atau memutuskan dirinya sebab itu dia datang kepada Lian untuk meminta Lian menjauhi Gala. 

Dia juga menceritakan bahwa Gala tidak hidup sendiri, Gala memiliki ibu yang sedang sakit parah dan dirawat di rumah sakit dekat dengan Café London, dan dirinya mengetahui hubungan Lian dan Gala dari ibunya juga dari salah satu karyawan café, dia mengatakan dirinya sedang khawatir, takut terhadap seseorang yang terus mengancam. 

"seseorang sedang mengancam ku, bahkan Gala juga diancam." 

Wanita itu pun melanjutkan ceritanya, bahwa ada laki-laki bernama Abian sedang mengancam mereka untuk membunuh Lian, Anggara, dan juga Tantenya Lian lantaran berani mencoba menguak kematian Liana "Jika kalian tidak bisa membunuh mereka, maka! Nyawa ibu Gala yang akan melayang pertama!" selain itu Abian juga mengancam bahwa Gala akan masuk ke dalam jeruji besi, karena Galalah yang membuat rem blong.

"... Lian jangan marah dulu, Gala melakukan itu karena dia harus menolong nyawa ibu nya juga karena ancaman, jika dia tidak melakukan hal itu ibu Gala akan mati dalam hitungan menit." wanita itu menjelaskan sambil menangis. 

Di saat itu Lian hanya diam mendengar semua kebohongan Gala terhadap dirinya, Lian merasa kecewa tapi tak berdaya untuk meluap amarah kepada mereka dia sudah berjanji tidak akan marah, namun dirinya tidak bisa diam saja. "Gala telah melakukan kesalahan kejahatan, aku tidak mungkin diam saja." 

"Lian, jangan… aku mohon jangan biarkan Gala masuk kedalam penjara, kamu harus menolong Gala! Karena sepenuhnya bukan kesalahan Gala." 

"Tapi! Gala, dia… ikut andil dalam pembunuhan karena dia… dia membutuhkan uang! Untuk menolong ibunya, ini salah!" 

"Ya! Tapi untuk saat ini tolong selamatkan ibu Gala, dia ada dalam ancaman, jika senja datang tapi Gala belum bisa membunuh kalian dan aku tidak bisa juga membunuh kalian maka ibu Gala akan mati." 

"Apa kalian akan membunuh ku, juga orang orang di sekitarku hari ini!" 

"Tidak, aku gak bisa melakukan itu, maka aku mengatakan hal ini." 

Tiba-tiba saja Lian menangis, "Tanteku sakit apa itu rencana kalian!" 

"Lian, jangan marah… Li, aku tahu kami salah tapi mohon untuk saat ini kita harus selamatkan ibu Gala." 

"Ya, mari kita selamatkan." 

......................

Lian dan wanita itu pergi ke rumah sakit untuk memindahkan ibu Gala, namun tidak mudah bagi mereka karena ruangan itu dijaga ketat oleh para penjaga, Lian juga tetap waspada dengan wanita itu karena dia berpikir bisa saja ini adalah jebakan wanita itu untuk mencelakakan dirinya dan Anggara. 

"Li, kita hanya punya waktu lima jam… jika kita tidak bergerak cepat ibu Gala akan mati, begitu dengan ku… dan Gala akan di penjara an dengan tuduhan yang tidak semestinya." 

"Ya, aku sedang memikirkan jalan nya!" jawab Lian sambil memikirkan cara, agar bisa membawa pergi ibu Gala. Dia juga berfikir jika hal ini dilaporkan polisi mungkin ini lebih tepat, akan tetapi bisa saja ini adalah senjata Abian untuk mengatakan hal yang tidak seharusnya walaupun di sini ada saksi, tapi tidak ada bukti yang nyata dan ada. 

"Abian memang cerdas!" ujar Lian sambil memikirkan untuk menyamar menjadi perawat. 

Ketika mereka berdua menyamar menjadi perawat, mereka dengan cepat menanyakan kartu nama. Lian juga wanita yang cerdas dia membawa kartu nama salah satu dokter bersama perawat nya, akhirnya mereka bisa masuk dan mencoba mengelabui para penjaga, yang salah satunya dikenal oleh Lian dan tidak lain adalah teman SMA. 

"Bukankah dia adalah teman SMA, ya… dia yang dulu mencalonkan diri setelah lulus sebagai anggota militer. Wah! Jika benar dia… booking an Abian memang gila!." 

"Apa aku bisa melawan mereka, tiga prajurit di luar dan dua orang prajurit di dalam." ucap di dalam hati Lian, dirinya muali terlihat khawatir hingga keringat dingin. 

"huh, kamu tenang… please tenang OK!" lanjutnya sambil tersenyum kepada dua orang prajurit. 

"Dokter Yani?" panggil teman SMA nya sambil memberikan tisu, hal itu juga membuat Lian harus terlihat tenang dan tidak gugup atau mencurigakan. 

"Terima kasih, memang tadi saya masih ada jam praktek bahkan harus segera kesini sangat mendesak… pak Abian menyuruh saya untuk melihat kondisinya." jawab Lian. 

"Ya! Biasanya memang pak Abian menghubungi Saya terlebih dahulu. Tapi entah kenapa pak Abian tidak memberikan kabar bahkan saya hubungi sangat sulit sekali. 

"... Mm begitu, pasien ini harus dipindahkan ke rumah sakit Citra Karya karena disana akan mendapatkan perawatan khusus penyakit jantung. Disini fasilitas ada yang kurang… jika tidak segera ditangani bisa saja menewaskan." 

Para prajurit itu menatap dan memperhatikan Lian juga wanita yang selalu di samping Lian.

"Saya juga sudah mendapatkan izin dari pak Bian, ini bukti chat nya."

"Baik."

......................

Setelah tiga jam akhirnya mereka berhasil memindahkan ibu Gala dari rumah sakit, dan tidak membawa nya ke rumah sakit Citra Karya melainkan itu hanya untuk mengelabui para prajurit. Lian juga membawa kekasih Gala untuk tinggal dengan dirinya semua tanpa sepengetahuan Gala. 

Message. 

Gala : Sayang, kita jadi untuk berkencan kan? Aku akan menjemput kamu… aku otw ke rumah ya. 

Pukul, 16 : 24 menjelang senja, Lian pun harus berhati-hati dengan Gala karena bisa saja dia tetap melakukan pembunuhan kepada dirinya karena Gala belum mengetahui tentang ibunya yang sudah di pindahkan kerumah sakit lain. 

......................

Ketika Anggara hendak kembali ke Café London dia mendapatkan spam telpon dari sahabatnya, namun tidak terjawab dan sangat membuat dirinya terkejut ketika mendapatkan pesan agar tetap waspada dengan sekitarnya, Lian juga meminta Anggara untuk tidak mengendarai mobil melainkan harus memesan mobil taxi hal itu karena Lian tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak di inginkan seperti kecelakaan. 

Lian juga memberitahu agar Anggara berhati-hati dengan Gala, hal itu membuat Anggara penuh dengan tanda tanya karena tiba-tiba saja Lian mengatakan hal itu setelah dirinya mengatakan bahwa "Gala adalah laki-laki baik, yang tidak mungkin melakukan kejahatan." 

Message. 

Anggara : Lo, dimana sekarang? 

Sayang pesan dari Anggara tidak ada jawaban, bahkan ketika Anggara menghubungi Gala nomornya tidak lagi aktif sehingga membuat dia khawatir. "Apa jangan-jangan terjadi seseatu." Anggara segera pergi kerumah Lian yang dimana di rumah terlihat kosong bahkan pintu gerbang terkunci. 

Telepon rumah, dan nomor tantenya pun tidak bisa di hubungi. Dia dengan terpaksa meminta Nata untuk mencari dimana keberadaan Lian, saat Anggara hendak menghubungi pihak kepolisian dia teringat bahwa Lian menyampaikan pesan agar tidak melibatkan polisi dan hal itu akan berakibat fatal, begitu dengan laporan tentang tuduhan atau bukti tentang penyebab kematian Liana agar menunggu, dan tidak melaporkan kepada pihak kepolisian di daerah itu. 

Semua itu membuat Anggara sangat kebingungan, sebenarnya apa yang sedang terjadi! Begitu dirinya sendiri telah mengirimkan laporan tentang dugaan itu kepada kepolisian setempat. Walaupun mereka memang sama sekali lamban dalam menindaklanjuti laporan itu. 

1
Mamah Tati
Luar biasa
🎧✏📖
hadir😇🙏
Cute
Eh tlg d revisi dong Fa... 🙏🤗
Qy ࿐: Siiip benar sekali, aku revisi ni ya. thanks😊
total 1 replies
Cute
loh ini tamat?
Qy ࿐: iyaaa udah 😆😆😆
total 1 replies
Yoanita_Situmorang
Semangat kk
Iam-aam
Mskn dikit tlg coba revisi lihat penempatan sop y xixixi
ini dh bagus 👍👍👍
Cute
fayang I yg plg baik hati ama cerita ni dkngan penuh awok😂😂 ksn bgt kau😩
Cute
Spa cewex yg jd wanita berwjh Liana😠😡 Nata merahasiakan sesuatu tuh. 💔💔💔
Qy ࿐: dia wanita 😂 penasaran kan Tika? tetep jadi pembaca setia ya
total 1 replies
teti kurniawati
sudah saya tambahkan ke favorit ya
teti kurniawati: InsyaAllah.. nyicil ya.. ☺
total 2 replies
Cute
fayang buru update 😱😱
Cute: Bnyk mau y ih fayang 💔 retak ni hub kita 😠
total 2 replies
Iam-aam
🅝🅘🅒🅔
Iam-aam
e pkr ni Lian y dlu sama² suka💗
Cute: iya ih 1pemikiran kita
total 1 replies
Iam-aam
😘wanita idaman bnr dah dr awal e baca y terpkt ama ni cewek ❤❤❤ namanya Eliza Bunga Berlian nama yg indah skli 💐 💎
Iam-aam
sumpeeh kgk d duga²y ni cerita🤔 d kira si Anggara loh yg mau famly time krn abs brantem ama istrinya kok tbtb si Kim😌 Kim Aurora Ttp 🅝🅘🅒🅔
Iam-aam
lelet bgt mu mkn aja kok e yg esmosi 😡😤 LIAN SI ELIZA BUNGA BERLIAN
Iam-aam: sdh love sm dia dh jd doi💗
total 2 replies
Iam-aam
Paaas bgt e mau mkn tp bm tak tahu ingin pa 😌
Qy ࿐: ko emang belum makan? hehe selamat makan.
total 1 replies
Darrel🐈🐈
tertata rapi tulisan nya menarik
Qy ࿐: Terima kasih ba Angel, 🤗
total 1 replies
Darrel🐈🐈
jgn terlalu hanyut dgn masa lalu😁😁
Qy ࿐: iya ya "masa lalu biarlah masa lalu.... " 😂😂
total 1 replies
Darrel🐈🐈
jauh banget cafe nya di.london😂😂
Arjuna'Bayu: dir ☝️☝️☝️☝️☝️☝️
total 3 replies
Adico
ayo kak lanjutt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!