NovelToon NovelToon
Gadis Beracun(Dikira Giggolo, Ternyata CEO)

Gadis Beracun(Dikira Giggolo, Ternyata CEO)

Status: tamat
Genre:CEO / One Night Stand / Tamat
Popularitas:439k
Nilai: 4.7
Nama Author: Danie A

Hai hai semua pembaca yang Budiman, ini hanyalah cerita cinta picisan yang nggak jelas sebenarnya siapa MC cowok cewek nya.

Novel ini bercerita tentang dua wanita, yang saling bersahabat.

part awal menceritakan tentang Jeni gadis yang di hianati oleh kekasih dan sahabatnya, bahkan di usir oleh keluarganya yang kaya. Oleh karena putus asa, Jeni mabuk-mabukan dan memperkotak seorang CEO Bernama Suga Di toilet yang awalnya Jeni kira seorang Giggolo. Lalu berlanjutlah cinta segitiga antara Jeni, Suga, dan sang adik lelaki Vi.

Di part ke dua,

Perjalanan Cinta Lia sahabat Jeni yang terus di rong-rong oleh keluarganya yang mata duwitan. Bagai sapi perah yang terus di sedot hingga kering... Akankah Lia mendapatkan kebahagian yang akan membawanya keluar dari keluarga yang toxic itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Danie A, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17 • Sidang kelurga •

Di sebuah mansion yang megah dan mewah, dalam ruang utama yang sangat luas dengan sofa-sofa yang berjajar dan tersusun rapi. Susy duduk dengan memijit pelipisnya. Ia masih merasa pusing oleh sikap dan kelakuan Suga. Sementara di sisi yang lain, Suga sudah duduk dengan sangat santai.

Sementara Jeni, ia yang di jemput oleh utusan Mama Susy, baru saja melangkah masuk ke ruang utama. Ia tak begitu terkejut dengan adanya Suga disana. Saat tadi utusan Mama Susy datang menjemputnya, untuk bertemu dengan keluarga Suga. Ia pun tau ini semua pastilah tentang insiden cicak itu.

"Manager Jeni sudah datang nyonya."

"Duduklah." Titah mama Susy, menunjuk dengan kepalanya.

Jeni duduk di sofa yang Susy tunjuk.

"Kamu tau kenapa aku memanggil mu?"

Jeni mengangguk.

"Apa hubunganmu dengannya?" Tanya mama Susy dengan pandangan dan suara yang mengintimidasi.

"Saya.... Hanya pekerja di Relay."

"Aku tau.. aku tau... Aku dah tau dari asisten Arya. Kamu seorang manager engineering. Aku juga tau dari keluarga mana kamu berasal. Semuanya aku sudah tau. Yang aku ingin tau adalah... Apa hubunganmu dengan Suga, anakku..."

"Ti-tidak ada hubungan apa-apa. Saya hanya karyawan yang bekerja di perusahaan relay." Jelas Jeni dengan gugup, ia sudah sangat takut jika nanti nya dia di intimidasi, dipecat dari pekerjaannya. Dengan skandal nya saat ini, pastilah akan sangat sulit diterima kerja di manapun. Dan Ayahnya sudah pasti ia akan habis di bunuh.

Susy terlihat sangat mencoba bersabar, menghela nafas perlahan.

"Jadi kamu mau bilang kamu tak punya hubungan apapun dengan Suga selain hubungan atasan dan karyawan?"

"Benar." Jeni mengangguk cepat.

"Baiklah, lalu kenapa dia...." Susy menunjuk Suga anaknya yang hanya diam tidak peduli."kenapa dia sampai memasukkan tangannya kesana?"

Jeni memejamkan matanya, mencoba menenangkan diri sejenak.

"Itu... Dia... Mengambil cicak?"

"Apa?" Susy terlihat sangat terkejut."Kau mau bilang seorang mysopobia seperti nya sampai rela mengambil cicak?"

"My-myso..." Jeni semakin bingung,'ah, sudahlah, jelaskan saja keadaan yang sebenarnya bukan aku yang salah, tapi dia yang sudah melecehkan ku.'

"Sa-saya tidak tau, ada cicak yang tiba-tiba jatuh disana. Saya menjerit, saya sangat merasa jijik. Lalu... Tiba-tiba, tuan Suga memasukkan tangannya disana..." Tutur Jeni dengan mimik wajah yang terlihat frustasi ingin menolak, saat menceritakan nya.

Mata Suga mendelik mendengar penuturan Jeni yang kelewat jujur.

"Tangannya merayap kemana-mana, saya bahkan tidak tau apa ia memang sedang mencari cicak atau hanya modus menyentuh sana sini...."

"Heeeyyyyy!!" Suga memekik kesal tak terima. "Kenapa kau sembarangan menuduhku modus?"

"Itulah kenyataaannya. Nyonya, saya mengatakan yang sebenarnya, tangannya memang kesana-kemari sampai cicak itu berhasil tuan Suga ambil dan menginjaknya, sampai terkemet."

Mulut mama Susy membulat sempurna, menatap sinis sang anak. Lalu berganti menatap Jeni dengan mata yang mengintimidasi.

"Apa kamu mau aku percaya..?"

Mata dan wajah Jeni terlihat sangat gugup dan gelisah.

"Sungguh nyonya, saya tidak menggodanya, tuan Suga sendiri yang sudah melecehkan saya...."

"Hei! Aku tidak melecehkan mu, aku membantumu mengambil cicak. Seharusnya kau berterima kasih padamu, jika bukan karena aku, cicak itu sudah bergentayangan di tubuhmu!"

Jeni bergidig geli. "Jangan mengingatkanku, itu membuatku ngeri."

Jeni memegangi kepalanya dengan kedua tangan, menggeleng kuat.

"Sudahlah, kau boleh pulang." Ucap mama Susy yang sudah tak tega melihat Jeni yang terlihat sangat tertekan itu.

"Apa?" Jeni mendongak tak percaya menatap mama Susy.

"Iya, kau pergilah, aku akan memanggilmu lagi nanti."

.

.

Jeni keluar dari mansion dengan mobil yang tadi menjemputnya, membawa gadis malang itu kembali ke kantor relay grup. Sementara di ruang utama mansion yang besar itu.

"Kau mau kemana Suga?" Mama Susy melirik sinis pada anak pertamanya yang mengendap hendak kabur.

"Hahaha, karena urusan sepertinya udah selesai, jadi ku mau lanjut bekerja mencari uang, mama." Jelas Suga dengan senyum terpaksa sembari menggaruk kepalanya yang tidak gatal itu.

"Ha-ha-ha... Siapa yang bilang urusan sudah selesai?" Mama Susy tampak menahan kekesalan.

"Sekarang, juga, pergi ke kediaman Direktur Roman."

"Apa? Kenapa harus dengan pak tua itu?"

Itu karena kau sudah melecehkan anak nya Di depan umum! Kau Harus bertanggung jawab! Dasar anak sialan!" Mama Susy sudah saking emosinya Sampai segala barang ia lemparkan Pada Suga.

"Iya! Iya! Iya ma, aku akan langsung kesana!" Seru Suga kewalahan menghindari lemparan dari mama nya.

"Diam kamu disitu! Jika sampai yang kali ini nggak kena, kubuat kau jadi gembel!" Geram mama Susy hendak melemparkan vas keramik kearah anaknya.

"Sabar! Sabar! Nyonya, jika anda lemparkan itu, akan membuat anda semakin susah." Ucap kepala pelayan Jaehe dan Arya sekretaris nya yang menahan emosi Susy. Jaehe sampai mengambil vas keramik dari tangan Susy. Dan menggantinya dengan bantal sofa.

"Pegangin dia."

Asisten Arya dan Jaehe bergegas memegangi tubuh Suga yang sedari tadi berhasil menghindar.

"Tunggu, tunggu! Ini tidak adil." Pekik Suga yang udah dipegangi tubuhnya oleh kedua asisten mamanya.

"Tuan muda, buatlah ini mudah dan cepat!"

Susy yang sudah sangat kesal itu melempar kan bantal sofa bertubi-tubi ke tubuh anaknya.

"Kalau kau tidak berhasil membujuk ayahnya. Mati saja kau!"

.

.

Suga merapikan setelan dan rambutnya, setelah mendapatkan amukan dari sang Mama. Ia bergegas mendatangi kediaman Roman ayah Jeni sekaligus orang yang pernah bersitegang dengannya dulu.

"Kenzo!"

Kenzo menunduk dibelakang.

"Kau sudah membawa semua sesajen dan hadiah buat calon mertua?"

"Sudah tuan. Juga 10 persen saham Relay."

"Sialan!" Gumam Suga dengan wajah di tekuk-tekuk karena malas berurusan lagi dengan Roman, walau ia sempat berfikir akan melamar Jeni, namun tidak secepat ini dalam situasi yang sangat tidak menguntungkan nya."Semoga pak tua itu tidak mempersulit."

Bersambung....

Wah, kira-kira Suga bakal berhasil nggak ya?

1
ahyuun.e
Lah kok udahan thor? bkin epsde anak" mereka dong thor? terus adeknya lia sama jeni dong
ahyuun.e
makanya jngan lamban v
ahyuun.e
hahahha suga sumpah lawak banget 😂
ahyuun.e
muka tembok si yovie ada ya mnusia bgtu
ahyuun.e
kasian anak gak berdosa blum apa" msih sebiji jagung udah di omeli kenapa hadir di dunia, heh kau jeni mulut rombeng kau kira siapa yg buat dia hadir kedunia klo bukan krn ulah mu yg sembrono itu
ahyuun.e
ngakak sih ini
ahyuun.e
astaga ampe sakit perut ku kalimat suga buat si cicak malang 😂
ahyuun.e
ngakak ya Allah dasar suga
ahyuun.e
ekekeke ngakak bacanya
" sarmila"
hahahahaha.aku sampe ngakakakak.
krna merasa d kerjain🤣🤣🤣
" sarmila"
dasar sialan mati kau
nah ini yg membuat.ku tertawa d atas.mndritanya suga🤣🤣🤣🤣🤣
" sarmila"
hahshahahaha.psti jantungan ken jen
🤣🤣🤣🤣🤣
" sarmila"
lnjut lgi ke sini selalu top setiap epidod2 nya
Ran Aulia
terimakasih author , ceritanya manis 😍😍😍😍👍👍👍👍👍
Muji Mbakyu
kok. jeni menghilang
@"siti waluya"🏞
suka
@"siti waluya"🏞
hamil...ya
Rizka Bawel
y ampun thor ngakak q tuh
Samaniah
bolone henry🤣🤣🤣🤣🤣🤣
bengek wsss
Samaniah
yovie lg ngimpi,harap maklum 😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!