Pernikahan yang sengaja dia rencanakan untuk membalaskan dendam kematian orang tuanya.
Syakira, wanita yang di pilih Alif untuk memuluskan rencananya, setelah berhasil menikahi, Syakira. Berbagai siksaan fisik mau pun batin yang wanita itu rasakan, Hingga membuat wanita itu trauma dan berubah menjadi wanita dingin yang tidak tersentuh.
Setelah berpisah dengan Alif, Syakira memimpin sebuah perusahaan, hingga dia bertemu dengan seorang lelaki yang tanpa sengaja bertabrakan dengan dirinya. Siapa sangka, pertemuan nya justru semakin memikat dirinya dengan lelaki bernama Arion, hingga dirinya di pinang oleh lelaki itu.
Tapi saat Sya belum memutuskan untuk menerima Arion, Alif yang menyesal karna perbuatan nya dulu pada Sya, datang kembali untuk memperjuangkan kembali cinta nya.
Siapakah yang di pilih oleh Syakira, apakah Alif mampu membuat wanita yang dia cintai kembali padanya, atau Sya memilih jalan nya sendiri? Klik membaca untuk tau kelanjutan kisahnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ulfa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Apa maksudmu?
Syakira menatap heran pada beberapa orang perempuan di bawa masuk oleh Alif, rata-rata dari mereka hampir paruh baya, cuma satu orang yang terlihat masih muda, dan memakai seragam yang sama.
"Siapa mereka?" tanya Syakira bingung.
"Mereka pelayan di rumah ini, bi Rahma kepala pelayan di sini, karna dia sudah bekerja selama puluh tahun di mansion ini!" jelas Alif memperkenalkan para pelayan di rumah nya.
"Halo, Nona! Salam kenal. Saya senang bisa bertemu dengan anda!" ucap bi Rahma ramah, dan di ikuti oleh semua pelayan, tampaknya mereka senang menyambut kedatangan Sya di sana.
Syakira menatap heran, kenapa dia sampai mengajak para maid itu menemukan di dalam kamar, kenapa tidak menunggu dirinya di lantai bawah saja, pikir nya.
"Jangan heran, aku mengajak mereka ke sini untuk memperkenalkan kamu pada mereka, dan mereka bisa menyuruhmu untuk ikut bekerja di sini!" tukas Alif dengan penuh penekanan.
Deg...
"Apa maksudmu?" tanya Sya dengan nada terkejut, bukan hanya dia, akan tetapi para pelayan juga tak kalah kaget nya dengan Sya.
"Iya, sebagai istri yang baik kamu harus melayani suamimu bukan. Jadi semua pekerjaan yang menyangkut dengan suamimu harus kamu yang kerjakan, mulai dari masak, mencuci, dan membersihkan rumah ini, karna aku tidak suka ada kotoran saja di rumah ini, walaupun itu hanya secuil debu!" sarkas Alif menatap sinis ke arah, Sya.
"Dan kamu juga harus menyiapkan semua keperluan ku. Dan kalian semua," Alif menggantung ucapannya sambil tangannya menunjuk para pelayan.
"Jangan sesekali kalian takut atau patuh pada nya jika dia menyuruh kalian untuk melakukan tugasnya. Jangan takut padanya, tidak perlu juga menghormati nya, anggap saja dia sama dengan kalian!" hardik Alif menusuk tepat di relung hati Syakira.
"Tapi Tu--" bi Rahma ingin menyela, akan tetapi Alif langsung mengangkat sebelah tangan nya, menyuruh wanita paruh baya itu diam.
"Apa maksudmu? Aku tidak mau!" tolak Syakira, suaranya meninggi seraya dadanya naik turun karna marah dan juga sakit menjadi satu. Syakira sudah mendekati Alif, memukul dada bidang suaminya.
Sebelum menjawab, Alif mengibas tangannya untuk menyuruh para pelayan keluar. Tanpa membantah mereka semua mengangkatnya kaki dari dalam kamar besar bernuansa hitam itu.
Setelah pintu tertutup rapat, Alif langsung mendorong tubuh Syakira yang masih memukul nya dengan begitu kasar.
Bhuk...
"Akhhhh" pekik Syakira merasa bokong nya sedikit sakit.
"Apa yang kamu lakukan, Mas? Apa salah ku? Kenapa sikap kamu berubah menjadi kasar seperti ini?" tanya Syakira dengan melirih, air matanya mulai keluar tanpa bisa dia cegah.
"Mana Mas Alif yang baik dan penyayang yang ku kenal? Kenapa sekarang kamu begitu kejam, Mas? Apa salah ku?" lanjut Sya lagi bertanya.
Alif melipat lengan bajunya hingga ke siku, dia berjalan duduk di sofa, dengan begitu santai, tapi memberikan tatapan tajam pada Syakira.
"Apa yang dulu harus ku jawab? Pertanyaan mu begitu banyak!" dengan begitu sombong Alif berbicara pada Syakira, seolah wanita itu bukan siapa-siapa nya dia.
"Hem ... Oke, aku akan menjawab dari pertanyaan mu yang pertama,"
"Aku melakukan ini karena aku mau, dan kamu tidak salah, tapi ini semua karna kesalahan orang tua mu, dan Alif yang kamu kenal dulu, itu hanya topeng. Karna dia ingin mendapatkan apa yang dia inginkan!" lanjut Alif, dia bangkit dan mendekati Syakira.
Deg...
.
.
.
.
.
.
~Bersambung.
...Rasa sakit fisik mu akan kalah dengan rasa sakit di hatimu setelah ini, Syakira Wilmar. "Tersenyum sinis"...
...Jangan lupa Like komen dan juga Vote kakak ku sayang....